Atlet Gulat Tiongkok Berusia 28 Tahun Meninggal Dunia Secara Mendadak dan Donasikan 3 Organ — Picu Perhatian Publik

Baru-baru ini, Yan Jianbo, seorang atlet gulat asal Tiongkok berusia 28 tahun, meninggal dunia secara mendadak. Setelah kematiannya, keluarganya menyumbangkan beberapa organ tubuhnya, yang kemudian menarik perhatian dan menimbulkan perdebatan publik.

EtIndonesia. Menurut laporan media daratan Tiongkok, artlet gulat bernama Yan Jianbo mulai masuk sekolah olahraga sejak usia 9 tahun, dan memilih cabang olahraga gulat. Ia kemudian menjadi atlet gulat tingkat nasional kelas satu dan pernah menjuarai kompetisi gulat di Pekan Olahraga Provinsi Hunan. Setelah pensiun pada usia 24 tahun, ia memulai usaha di Kota Changsha.

Diberitakan bahwa Yan meninggal dunia akibat pendarahan otak mendadak di Changsha. Setelah itu, orang tuanya menyumbangkan organ tubuhnya secara sukarela dan tanpa bayaran.

 Pada pukul 06.00 pagi, 30 Oktober, Rumah Sakit Keempat Changsha melaksanakan operasi pengambilan organ dari tubuh Yan, termasuk dua ginjal, satu hati, dan sepasang kornea, yang dikatakan akan diberikan kepada lima pasien penerima.

Ibunya mengatakan bahwa kesehatan Yan selama ini sangat baik, dan ia tidak pernah mengalami penyakit serius sejak kecil.

Menurut unggahan keluarga Yan di internet, “Saya adalah sepupu Yan Jianbo, pada 31 Oktober kami akan mengantarnya ke peristirahatan terakhir di Rumah Duka Mingyangshan.”

Banyak warganet yang mengungkapkan belasungkawa, menulis: “Semoga ia tenang di alam sana, semoga orang tuanya kuat menjalani hidup.”

Namun, kabar mengenai donasi organ Yan Jianbo juga memicu kecurigaan dan perdebatan di media sosial.

Beberapa komentar menyebutkan:

  • “Tidak boleh mendonorkan, itu donasi dari orang yang masih hidup!”
  • “Orang tuanya terlalu polos.”
  • “Kamu tahu artinya pengambilan organ dari orang hidup?”
  • “Seseorang harus hidup agar bisa mendonorkan organ. Banyak kasus di mana pasien sebenarnya masih bisa diselamatkan, tapi diberitahu sebaliknya agar organnya diambil.”

Komentar lain berbunyi:

  • “28 tahun! Atlet nasional tingkat satu! Organ sebagus itu, pasti sudah ‘diatur’ sebelumnya.”
  • “Untuk mencuri organ, dokter bisa saja membuat pasien mengalami pendarahan otak atau dinyatakan mati otak!”

Ada juga yang mempertanyakan, “Kalau organnya didonasikan, apakah rumah sakit akan memberikannya secara gratis kepada yang membutuhkan?”

Beberapa warganet menanggapi:

  • “Satu organ bisa bernilai puluhan hingga ratusan ribu yuan.”
  • “Katanya untuk pasien yang menunggu, tapi tidak mungkin tanpa biaya.”
  • “Sebenarnya ini adalah rantai industri yang melibatkan biaya besar.”
  • “Coba lihat kasus Luo Shuaiyu, itu serupa.”

Tiongkok daratan sebelumnya pernah mengalami banyak kasus kematian misterius yang menimbulkan kecurigaan publik. Kasus Yan Jianbo juga mengingatkan orang pada kasus mahasiswa pascasarjana Wuhan, Long Xingyu, beberapa tahun lalu.

Menurut laporan media daratan Mei 2023, Long Xingyu, 24 tahun, adalah mahasiswa program magister di Universitas Geosains Tiongkok (Wuhan) jurusan Sumber Daya dan Rekayasa Geologi, sekaligus anggota tim bola voli kampus.

Pada pertengahan Maret 2023, ia terkilir lutut saat berolahraga, lalu pada 30 Maret mengalami henti jantung mendadak dan dirawat di rumah sakit. Ia didiagnosis mengalami emboli paru akibat trombosis vena dalam di tungkai bawah.

Pada malam 23 Mei 2023, Rumah Sakit Tongji Universitas Sains dan Teknologi Huazhong menyatakan Long Xingyu mengalami “mati otak”. Keesokan harinya, jantung, hati, dua ginjal, dan sepasang kornea miliknya didonasikan kepada pasien lain. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine