Kasus Perampokan Perhiasan di Museum Louvre: Dua Tersangka Baru Didakwa

EtIndonesia. Jaksa Paris pada Sabtu (1 November) mengajukan dakwaan terhadap dua tersangka baru yang diduga terlibat dalam kasus perampokan besar perhiasan di Museum Louvre.

Tiga hari sebelumnya, kedua tersangka ditangkap dalam operasi penyelidikan besar-besaran. Jaksa Paris, Laure Beccuau, dalam pernyataannya mengatakan bahwa seorang pria berusia 37 tahun didakwa atas tuduhan pencurian terorganisir dan konspirasi kriminal, sementara seorang wanita berusia 38 tahun didakwa sebagai kaki tangan. Keduanya kini ditahan.

Pada Sabtu, jaksa resmi mengajukan tuntutan terhadap mereka, meskipun kedua tersangka membantah terlibat dalam kejahatan tersebut.

Pengacara wanita tersangka, Adrien Sorrentino, menyatakan bahwa kliennya “sangat terpukul.”

Adrien Sorrentino berkata, “Dia benar-benar hancur. Dia menyangkal semua tuduhan dan tidak mengerti mengapa dia dikaitkan dengan kasus ini.”

Sebelumnya, polisi juga telah menangkap dua pria dari wilayah Aubervilliers di Paris utara, yang “sebagian mengakui” keterlibatan mereka dalam perampokan di Louvre. Diduga, merekalah yang memaksa masuk ke dalam Galeri Apollo di museum tersebut.

Untuk melindungi penyelidikan dan privasi korban, nama serta data pribadi para tersangka belum dipublikasikan. (Hui/asr)

Laporan oleh Tang Li dan Tian Yuan untuk NTD Television

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine