Kisahnya Pendek, Tapi Mencerahlan


EtIndonesia. Suatu ketika, seseorang bertanya kepada Bill Gates — orang yang dijuluki sebagai salah satu manusia terkaya di dunia: “Apakah ada orang yang lebih kaya dari Anda?”

Bill Gates menjawab dengan tenang: “Ada. Bahkan dia jauh lebih kaya dari saya.”

Lalu dia menceritakan sebuah kisah —

“Pada masa muda, saya belum punya uang, belum terkenal.  Di sebuah bandara di New York, saya ingin membeli koran, tapi menyadari uang receh saya tidak cukup. Maka saya mengembalikan koran itu pada pedagang kecil di sana.

Saya berkata: ‘Maaf, uang saya tidak cukup.’

 Namun pria itu tersenyum dan berkata :‘Ambil saja, ini saya berikan gratis untuk Anda.’

Karena dia bersikeras, saya pun menerimanya.

Beberapa bulan kemudian, saya kembali berada di bandara yang sama — dan kejadian yang sama terulang. Uang receh saya tetap tidak cukup untuk membeli koran.

Dan pria yang sama itu kembali berkata:‘Ambillah, saya bagikan dari keuntungan saya. Tidak rugi kok.’

Lalu saya pun menerimanya untuk kedua kalinya.”

“ 19 tahun berlalu.  Saya kini dikenal dunia. Tiba-tiba, saya teringat pria penjual koran itu — dan mulai mencarinya.

Setelah sekitar enam minggu, akhirnya saya menemukannya.

Saya bertanya : ‘Apa kamu ingat saya?’

Dia menjawab: ‘Tentu. Anda Bill Gates.’

Saya melanjutkan :‘Apa kamu ingat dulu kamu memberikan saya dua koran secara cuma-cuma?’

Dia mengangguk : ‘Tentu saya ingat. Dua kali, bukan?’

Saya berkata : ‘Sekarang saya ingin membalas kebaikanmu. Mintalah apa saja — akan saya wujudkan.’

Namun jawaban pria itu membuat saya terdiam.

‘Tuan, apakah Anda tidak merasa bantuan Anda pada saya sekarang — tidak bisa dibandingkan dengan bantuan kecil saya pada Anda saat itu?’

Saya penasaran : ‘Apa maksud Anda?’

Dia berkata dengan tenang : ‘Saat saya tak punya apa-apa, saya tetap mau berbagi.
Sedangkan Anda baru ingin berbagi setelah menjadi orang terkaya di dunia.
Lalu, siapa yang sebenarnya lebih kaya?’

Dan pada saat itulah, saya benar-benar sadar…

Bahwa pria itu jauh lebih kaya dari saya —  karena dia memiliki hati yang kaya, jauh sebelum dia memiliki harta.”

“Orang yang benar-benar kaya, bukanlah yang paling banyak uangnya — melainkan yang paling banyak ketulusan dalam memberi.”

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine