Putin Pecat Lavrov Diam-diam: Kremlin Panik, Elit Rusia Siapkan Jalur Kabur!

EtIndonesia. Di balik gemuruh perang militer dan tekanan sanksi yang dialami Vladimir Putin, muncul indikasi goyahnya posisi elit politik Rusia dan manuver internal yang semakin mengerucut. Laporan terbaru menyebut bahwa Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mulai tersingkir dari lingkaran terdekat Kremlin setelah rangkaian kegagalan diplomasi—sementara sejumlah elit Rusia dilaporkan tengah menyiapkan “rencana kapal tenggelam” atas kemungkinan skenario terburuk rezim.

Gagalnya Diplomasi dan Tersingkirnya Lavrov

Menurut laporan dari The Moscow Times yang dipublikasikan 6 November 2025, Lavrov dilaporkan semakin kehilangan kepercayaan di Kremlin setelah membelot dalam persiapan pertemuan puncak antara Putin dan Donald Trump di Budapest—yang kemudian dibatalkan akibat kebuntuan diplomatik.

Sumber menyebut bahwa pada 5 November 2025, Lavrov tidak lagi diundang ke rapat penting Dewan Keamanan Rusia, di mana Putin dikabarkan membahas kemungkinan melanjutkan kembali uji coba nuklir—sesuatu yang telah dihentikan sejak 1990-an.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, secara resmi mengonfirmasi bahwa Lavrov dilepas dari posisi kepala delegasi Rusia untuk forum G20, dan digantikan oleh penasihat presiden Maxim Oreshkin. Langkah ini dipandang sejumlah pengamat sebagai sinyal bahwa Putin mencari kambing hitam atas sejumlah kegagalan diplomasi luar negeri, dan mencoba memindahkan beban kesalahan ke sistem diplomatik Rusia.

“Elit yang Melarikan Diri” dan Fenomena Aset yang Terangkat

Lebih jauh, tulisan terbaru dari kepala sosiolog Kremlin, Alexander Kharichev — yang diterbitkan dalam jurnal resmi institusi-Kremlin pekan awal November — mengejutkan publik. Dalam artikelnya yang berjudul “Who Are We?”, Kharichev memperingatkan bahwa banyak elit Rusia kini memindahkan aset dan keluarga ke luar negeri, membeli properti di Prancis atau Montenegro dan menempatkan dana pensiun di yurisdiksi asing.

Menurut analis, tindakan tersebut menggambarkan kesiapan elit Rusia menghadapi kemungkinan keruntuhan rezim—serupa dengan pola yang dikenal di kalangan pejabat tinggi Tiongkok sebagai “rencana kapal tenggelam”.

Interpretasi dan Potensi Dampak

Peter (analis independen Rusia) menyatakan bahwa sinyal-sinyal ini menggambarkan dua hal:

  1. Rezim Putin menghadapi tekanan internal yang semakin berat, baik karena perang di Ukraina maupun sanksi global.
  2. Para elit kekuasaan tampak berupaya melindungi diri mereka sendiri — bukan hanya mempertahankan rezim — dengan menyiapkan jalur keluar jika situasi memburuk.

Dampak yang bisa muncul antara lain:

  • Risikonya terhadap kredibilitas diplomasi Rusia, jika tokoh seperti Lavrov dikesampingkan tanpa pengganti yang jelas pengalaman internasionalnya.
  • Eksodus aset dan elite bisa memperlemah sistem politik dan ekonomi dalam negeri — aliran modal keluar dan penghindaran risiko rezim bisa mengosongkan sumber daya vital.
  • Signal ke mitra asing bahwa rezim mulai kehilangan stabilitas internal bisa memicu reaksi pasar dan geopolitik.

Catatan Fakta & Verifikasi

  • Laporan Moscow Times menyebut tanggal 6 November 2025 sebagai tanggal publikasi artikel yang mengangkat isu Lavrov.
  • Artikel Kharichev terbit dalam periode 3-7 November 2025 menurut Riddle News Week analisis.
  • Meski demikian, detail seperti tanggal persis rapat Dewan Keamanan atau keputusan penggantian Lavrov sebagai delegasi G20 belum dikonfirmasi secara publik oleh sumber resmi independen.

Kesimpulan

Manuver internal di Kremlin—dengan tersingkirnya Lavrov dan perilaku elit yang mulai “menyimpan tali pelarian”—menunjukkan bahwa rezim Rusia berada pada titik kritis. Bukan hanya soal perang atau diplomasi yang membara, melainkan soal bagaimana kekuasaan mempertahankan diri di saat situasi eksternal dan internal mengikis pijakannya. Jika pola ini berlanjut, kita bisa menyaksikan perubahan signifikan dalam lanskap politik dan kekuasaan Rusia dalam waktu dekat.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine