Sektor Jasa Keuangan Menjadi Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) Indonesia tetap terjaga dan resilien, meskipun menghadapi tantangan perlambatan ekonomi global. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK pada 29 Oktober 2025, yang menilai SJK menjadi penopang ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Ekonomi global menunjukkan perlambatan, dengan aktivitas melemah di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa. Namun, ekonomi domestik tetap solid dengan pertumbuhan triwulan III-2025 sebesar 5,04% (yoy) dan PMI manufaktur yang konsisten di zona ekspansi.

Pasar Modal dan Derivatif Tembus Rekor
Pasar modal domestik mencatatkan kinerja gemilang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai posisi all-time high di level 8.274,34 pada 23 Oktober 2025. Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham juga mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di Rp25,06 triliun. Jumlah investor pasar modal terus bertambah, dengan penambahan 520 ribu investor baru pada Oktober 2025, sehingga total menjadi 19,18 juta investor.

Perbankan Kuat dengan Intermediasi yang Meningkat
Kinerja intermediasi perbankan menguat dengan kredit yang tumbuh 7,70% (yoy) menjadi Rp8.162,8 triliun. Kredit Investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,18%. Likuiditas perbankan sehat dengan rasio Alat Likuid/DPK sebesar 29,30% dan CAR di level 26,15%. Kualitas kredit terjaga dengan NPL gross 2,24%.

Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Stabil
Industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) menunjukkan ketahanan yang solid. Aset industri asuransi mencapai Rp1.181,21 triliun, tumbuh 3,39% (yoy). Sementara itu, aset dana pensiun tumbuh 8,18% (yoy) menjadi Rp1.622,78 triliun. Tingkat solvabilitas (RBC) industri asuransi komersial jauh di atas threshold, menunjukkan fondasi yang kuat.

Lembaga Pembiayaan Tumbuh dengan Risiko Terkendali
Piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan (PP) tumbuh 1,07% (yoy) menjadi Rp507,14 triliun. Profil risiko terjaga dengan NPF gross di level 2,47%. Sektor pergadaian mencatat pertumbuhan pesat 30,92% (yoy), didominasi oleh produk gadai konvensional.

Inovasi Teknologi Keuangan dan Aset Kripto Berkembang Pesat
OJK terus mendorong inovasi melalui regulatory sandbox. Hingga Oktober, 9 penyelenggara ITSK telah disetujui sebagai peserta sandbox, dengan 2 di antaranya telah “Lulus”. Perdagangan aset kripto juga menunjukkan tren positif dengan 18,61 juta konsumen dan nilai transaksi Oktober 2025 mencapai Rp49,28 triliun, meningkat 27,64% dari bulan sebelumnya.

Edukasi dan Pelindungan Konsumen Diperkuat
OJK gencar melakukan edukasi keuangan, dengan 4.768 kegiatan yang menjangkau 8,3 juta peserta hingga Oktober 2025. Layanan pengaduan konsumen juga ditingkatkan dengan meluncurkan Kontak 157 yang beroperasi 24/7. Dalam pemberantasan keuangan ilegal, OJK telah menghentikan 1.841 entitas ilegal (pinjol dan investasi) hingga Oktober 2025.

Arah Kebijakan Strategis OJK
OJK mengeluarkan sejumlah kebijakan strategis, antara lain:

  1. Roadmap Pergadaian 2025-2030 untuk memperkuat industri pergadaian.
  2. POJK tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum untuk memberikan kepastian bagi nasabah.
  3. Taksonomi Hijau Indonesia Versi 3 yang sedang disusun untuk mendukung keuangan berkelanjutan.
    OJK juga menyelenggarakan Indonesia Pension Fund Summit 2025 dan Indonesia Islamic Finance Summit 2025 sebagai wujud komitmen pengembangan SJK yang inklusif dan berkelanjutan.

Penegakan Hukum dan Pengawasan Ketat
OJK terus melakukan penegakan hukum secara tegas. Hingga Oktober 2025, Penyidik OJK telah menyelesaikan 165 perkara. OJK juga telah mengenakan sanksi administratif dengan total denda mencapai Rp5,65 miliar terkait pelanggaran ketentuan iklan dan kewajiban pelaporan literasi keuangan.

Komitmen Keuangan Syariah
Sektor keuangan syariah mencatatkan kinerja positif dengan indeks saham syariah (ISSI) menguat 30,81% (ytd) dan AUM Reksa Dana Syariah tumbuh pesat 55,41% (ytd). OJK mendorong penguatan ekosistem syariah melalui berbagai forum dan kolaborasi strategis.

Dengan fondasi yang kuat, kinerja yang solid di berbagai sektor, dan kebijakan yang pro-stabilitas, Sektor Jasa Keuangan Indonesia siap terus menjadi pendorong utama ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine