Di Tengah Kekisruhan Internal Militer Partai Komunis Tiongkok, Wakil Direktur Kantor Umum Komisi Militer Pusat Serukan “Pengetatan Ikat Pinggang”

EtIndonesia. Setelah gelombang besar pembersihan internal di tubuh militer, beberapa pejabat tinggi Kantor Umum Komisi Militer Pusat (CMC) Partai Komunis Tiongkok (PKT) jatuh satu per satu. Kini, Mayor Jenderal Qiu Yang, Wakil Direktur Kantor Umum CMC, menulis artikel panjang mengenai tata kelola militer dan menyerukan agar tentara “hidup hemat”.

Para pengamat menilai, seruan ini bisa jadi mencerminkan bahwa anggaran pertahanan PKT mulai mengalami kesulitan keuangan.

Seruan “Hidup Hemat” di Tubuh Militer

Menurut laporan South China Morning Post, Mayor Jenderal Qiu Yang mengimbau agar militer bersiap “menjalani masa-masa sulit” dan dalam penyusunan Rencana Lima Tahun ke-15, harus memangkas biaya di berbagai sektor.

Ungkapan “hidup hemat” selama beberapa tahun terakhir sering digunakan dalam sistem Partai dan pemerintahan PKT, namun jarang sekali terdengar di lingkungan militer, sehingga menimbulkan perhatian luas.

Para analis menilai, seruan Qiu Yang menunjukkan bahwa pengeluaran pertahanan PKT kini berada dalam kondisi sulit dan tidak seimbang dengan pendapatan.

Pandangan Analis Taiwan

Peneliti dari Institut Penelitian Keamanan Pertahanan Nasional Taiwan, Shen Ming-shih, mengatakan: “Selama beberapa tahun terakhir, Tiongkok terus mengembangkan sistem seperti 5G militer dan melakukan latihan besar-besaran. Apalagi setiap hari mereka mengerahkan banyak pesawat dan kapal di sekitar wilayah laut Taiwan, semua itu menghabiskan biaya yang sangat besar. Kondisi ini menunjukkan bahwa anggaran militer dan pengeluaran pertahanan mereka sudah berada di titik kesulitan dan kekurangan dana.”

Tujuan Politik dan Psikologis di Balik Seruan Ini

Namun, sebagian pengamat berpendapat bahwa langkah ini tidak hanya terkait dengan keuangan, tetapi juga bagian dari persiapan perang skala penuh.

Mereka menilai Partai Komunis Tiongkok (PKT) ingin menunjukkan kepada dunia bahwa meskipun terjadi pembersihan besar di tubuh militer, partai masih mampu mengendalikan dan menggerakkan tentara dalam kondisi siap tempur, untuk menebar pesan ancaman kepada dunia luar.

“Pada titik waktu seperti ini, publikasi artikel dari Kantor Umum Komisi Militer bukan hanya bentuk pernyataan niat berperang, tapi juga sebuah isyarat politik penting. Mereka ingin menunjukkan kepada dunia bahwa meski Xi Jinping sedang melakukan penindakan keras di tubuh militer, Partai Komunis masih mampu mengarahkan pasukan untuk memasuki kesiapsiagaan tempur total, demi menakut-nakuti dunia,” kata ahli hukum Tiongkok yang tinggal di Australia, Yuan Hongbing. 

Sumber Dana Militer dari Hasil Pembersihan

Analis juga mengungkapkan bahwa meski keuangan negara sedang sangat ketat, anggaran militer tidak menurun, bahkan meningkat.
Sumber dana tambahan ini diyakini berasal dari aset koruptor yang disita selama kampanye pembersihan internal militer.

“Sumber utama anggaran militer Xi Jinping — terutama dana rahasia — berasal dari hasil penyitaan kekayaan para pejabat korup yang dijatuhkan melalui kampanye besar-besaran,” Yuan Hongbing menambahkan. 

“Dana ini digunakan untuk dua tujuan utama: pertama, memperkuat jaringan intelijen dan keamanan internal demi menjaga stabilitas politik domestik; kedua, mengalirkan dana ke anggaran rahasia guna mempersiapkan kemungkinan perang di Selat Taiwan dan mempercepat militerisasi Tiongkok,” lanjutnya.  (Hui)

Laporan oleh Chen Yue dan koresponden khusus Luo Ya — NTD Television

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine