Wabah Flu di Tiongkok Meningkat Tajam: Virus Bermutasi, Anak-anak Terjangkit Parah — Ada yang Jadi “Paru-paru Putih” Hanya dalam Sehari

 Flu di daratan Tiongkok kali ini datang dengan sangat ganas. Virus telah mengalami mutasi, memiliki daya tular yang kuat, dan menyebar jauh lebih cepat, dengan jumlah infeksi yang terus melonjak — terutama di kalangan anak-anak. 

Baru-baru ini, seorang gadis berusia 12 tahun di Zhejiang mengalami demam hanya satu hari, namun paru-paru kirinya berubah menjadi “paru-paru putih” (white lung), saluran pernapasannya tersumbat, dan kondisinya sangat kritis. Para ahli memperingatkan bahwa puncak wabah flu ini sebenarnya belum benar-benar datang.

Seorang blogger kesehatan mengatakan: “Tahun ini strain flu yang beredar adalah tipe A H3N2. Dokter mengingatkan bahwa sebagian besar orang tidak memiliki kekebalan terhadap virus ini.”

EtIndonesia. Saat ini, tidak hanya provinsi-provinsi di selatan Tiongkok yang mengalami peningkatan aktivitas flu, tetapi juga wilayah utara yang menunjukkan tanda-tanda epidemi yang memburuk dengan cepat.

 “Flu semacam ini memang sering terjadi. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok disebut ‘penyakit dingin’. Hampir setiap tahun selalu ada wabah dalam skala tertentu,” kata Doktor medis Universitas Okayama, Jepang — Zhen Lixue. 

Namun, media daratan melaporkan bahwa musim flu tahun ini datang lebih awal, dan strain yang dominan telah bermutasi dari subtipe H1N1 menjadi H3N2. Virus ini bukan hanya lebih menular, tapi juga menyebar jauh lebih cepat.

Di Rumah Sakit Anak Rumah Sakit Terlampir Pertama Universitas Pengobatan Tiongkok Henan, jumlah pasien rawat jalan hanya dalam dua hari akhir pekan lalu telah melebihi 4.000 kunjungan, dengan peningkatan signifikan pada pasien anak-anak.

Seorang warga Tiongkok memperingatkan:  “Wabah flu kali ini benar-benar tidak bisa dianggap enteng. Kalian harus menjaga diri baik-baik.”

Baru-baru ini di Zhejiang, seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang hanya demam selama satu hari, paru-paru kirinya langsung menjadi “paru-paru putih” dan ia sesak napas sampai tidak bisa berbaring. Awalnya orang tuanya mengira itu hanya flu biasa, namun kondisi anak itu memburuk dengan sangat cepat.

Seorang orangtua di Tiongkok mengatakan:  “Gelombang flu kali ini benar-benar parah. Sekolah anak saya sudah meliburkan kelas selama empat hari karena banyak yang sakit. Anak saya juga sudah demam empat hari dan masih batuk terus.”

Menurut laporan terbaru dari Pusat Perlindungan Kesehatan Departemen Kesehatan Hong Kong, hingga 7 November, terdapat 17 kasus flu berat pada anak-anak, termasuk satu kasus meninggal dunia.

Namun hingga saat ini, pemerintah Tiongkok belum mengumumkan angka kematian akibat flu di daratan. Banyak netizen mengeluhkan bahwa gejala flu kali ini sangat parah — bahkan lebih buruk daripada ketika terinfeksi COVID-19 — dan menduga bahwa ini merupakan gelombang baru wabah penyakit.

Zhen Lixue menambahkan:  “Sejak munculnya COVID-19, berbagai macam penyakit menular terus bermunculan. Pemerintah tidak akan memberi tahu masyarakat angka sebenarnya. Tapi kita bisa melihat dari hal-hal lain — misalnya tingkat kematian meningkat dan krematorium sangat sibuk. Itu menunjukkan masalah serius. Mereka tidak mau rakyat tahu kenyataan yang sebenarnya.”

Meski demikian, menurut otoritas setempat, puncak wabah flu di Tiongkok belum tiba. Pada 10 November, seorang peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok mengatakan dalam konferensi pers bahwa puncak epidemi flu kali ini diperkirakan akan terjadi antara pertengahan Desember hingga awal Januari tahun depan.

Para ahli memperingatkan bahwa situasi epidemi di Tiongkok masih sangat serius, masyarakat disarankan untuk terus mengikuti informasi yang akurat dan tidak meremehkan ancaman penyakit ini. (Hui)

Laporan oleh wartawan New Tang Dynasty: Tang Rui dan Qiu Yue

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine