Lapor Media : Ukraina Akan Memasang Dinding Pertahanan Drone Unik untuk Menghancurkan Drone Shahed

EtIndonesia. Ukraina akan segera memasang dinding pertahanan drone pertama di dunia, yang dirancang untuk menghancurkan drone serang Rusia, menurut Business Insider.

Pendiri perusahaan Barat, Atreyd, mengatakan kepada media tersebut bahwa sistem ini terdiri dari puluhan drone kecil yang membentuk “ladang ranjau drone terbang”.

Menurutnya, dinding pertahanan drone tersebut telah dikirim ke Ukraina dan diperkirakan akan segera beroperasi.

Business Insider mencatat bahwa pemasangan dinding pertahanan drone ini akan menjadi penggunaan pertama teknologi pertahanan semacam itu dalam pertempuran nyata, yang akan memberikan Ukraina tingkat perlindungan baru terhadap serangan Rusia.

Sistem ini awalnya diharapkan akan digunakan untuk melindungi kota dan infrastruktur penting, tetapi nantinya dapat dipasang lebih dekat ke garis depan — untuk mempertahankan diri dari bom udara berpemandu Rusia.

Cara Kerja Dinding Pertahanan Drone

Sebelumnya, NATO mengadakan kompetisi di Ukraina bagi perusahaan pertahanan Ukraina dan Barat untuk menemukan solusi melawan bom udara Rusia. Konsep dinding pertahanan drone Atreyd termasuk di antara para finalis.

Sistem ini terdiri dari sekelompok drone yang dikendalikan FPV yang diluncurkan dari platform ketika radar mendeteksi ancaman.

Setiap drone bertenaga baterai dan membawa bahan peledak kecil. Drone dapat diposisikan pada ketinggian yang berbeda.

Setelah lepas landas, drone membentuk “tirai” di langit yang dirancang untuk meredam serangan — drone meledak di dekat amunisi yang datang dan menetralisir ancaman.

“Kami menganggap diri kami sebagai lapisan pertahanan terakhir,” kata pendiri Atreyd.

Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan yang memungkinkan konfigurasi “dinding” berubah secara real-time tergantung pada lintasan target yang terdeteksi. Sistem ini juga dianggap hemat biaya: satu intersepsi hanya membutuhkan biaya beberapa ribu dolar, dan drone yang tidak meledak dapat kembali ke platform mereka dan digunakan kembali.

Atreyd mengatakan sistem ini dapat beroperasi bahkan jika GPS terganggu, karena memiliki peta 3D yang telah dimuat sebelumnya dari wilayah tanggung jawabnya. Fitur ini sangat penting mengingat peperangan elektronik aktif yang umum terjadi di garis depan Ukraina.

Drone-drone ini dapat terbang hingga beberapa ribu meter dan dilengkapi dengan sistem identifikasi untuk mencegah “tembakan kawan”. Meskipun memiliki tingkat otonomi yang tinggi, operator dapat melakukan intervensi kapan saja dan secara manual memicu penghentian darurat.

Satu personel militer dapat mengendalikan sekitar seratus drone, dan mereka tidak memerlukan pelatihan khusus atau pengalaman menerbangkan drone — pelatihan dasar sistem ini sudah cukup.

Menurut Atreyd, selama pengujian, dinding drone menunjukkan efektivitas 100%, tetapi penggunaannya di Ukraina akan menjadi pengerahan pertama sistem ini dalam kondisi pertempuran sesungguhnya.

Pendiri perusahaan tidak mengungkapkan di mana di Ukraina sistem ini akan dikerahkan. Dia juga mengatakan sistemnya akan mampu melawan bahkan drone bertenaga jet Rusia.

Perusahaan telah menandatangani kontrak dengan setidaknya satu negara anggota NATO, yang memesan platform peluncur dan drone.

Intersepsi KAB (bom udara berpemandu)

Kebetulan, pada 15 Oktober, perwakilan nasional Ukraina untuk JATEC dan direktur implementasi program di Pusat Gabungan NATO–Ukraina, Kolonel Valerii Vyshnivskyi, berbicara tentang uji coba pencegat bom udara berpemandu.

Menurutnya, para pemenang kompetisi Tantangan Inovasi NATO mengusulkan teknologi baru untuk menghancurkan KAB. (yn)

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine