Demo Besar di Meksiko Berujung Bentrok, 120 Luka-Luka — Presiden Sheinbaum Tuding “Aksi Tidak Alami, Dibayar”

EtIndonesia. Ribuan warga Mexico City turun ke jalan pada 15 November 2025 untuk memprotes kekerasan narkoba dan kebijakan keamanan pemerintah. Aksi yang awalnya damai itu berubah ricuh dan menyebabkan setidaknya 120 orang terluka, mayoritas dari pihak kepolisian. Presiden Claudia Sheinbaum mempertanyakan motif demonstrasi tersebut, menyebutnya “tidak alami” dan “aksi protes yang dibayar”.


Aksi Didorong Z-Generation, Simbol One Piece Bertebaran

Demonstrasi ini banyak digerakkan oleh generasi Z melalui media sosial. Di antara kerumunan, terlihat sejumlah peserta membawa bendera Bajak Laut “One Piece”, yang belakangan menjadi simbol internasional anak muda saat memprotes pemerintahan.

Namun, jurnalis AFP mencatat bahwa usia para peserta sangat beragam, bukan hanya anak muda.

Keterangan gambar: Seorang pria mengibarkan bendera “One Piece” dalam aksi anti-pemerintah di Mexico City, 15 November 2025. (ALFREDO ESTRELLA/AFP via Getty Images)

Kerusuhan Pecah Setelah Kelompok Bertopeng Menyerang

Pablo Vázquez, pejabat keamanan Mexico City, mengatakan kepada media:

“Aksi berlangsung damai selama beberapa jam, hingga sekelompok orang bertopeng mulai berbuat kekerasan.”

Keterangan gambar: Seorang pria melempar batu di Zócalo saat aksi menentang pemerintah, 15 November 2025. (ALFREDO ESTRELLA/AFP via Getty Images)

Menurut Vázquez:

  • 100 polisi terluka,
  • 40 di antaranya dilarikan ke rumah sakit akibat luka gores dan tusukan,
  • 20 demonstran mengalami luka,
  • 20 orang ditangkap, termasuk satu orang yang menyerang seorang jurnalis.

Demonstran Memberi Penghormatan kepada Wali Kota Anti-Narkoba yang Dibunuh

Banyak peserta demonstrasi membawa poster dan mengenakan topi untuk mengenang Carlos Manzo, wali kota Uruapan yang dikenal vokal memerangi kartel narkoba dan ditembak mati pada 1 November.

Namun istri mendiang Manzo menolak dikaitkan dengan aksi tersebut, mengatakan keluarganya tidak terlibat dalam protes apa pun.


Sheinbaum Disorot karena Kenaikan Kekerasan — Klaim Demo “Tidak Alami”

Claudia Sheinbaum, yang menjabat sebagai presiden sejak Oktober 2024, awalnya menikmati tingkat kepuasan publik lebih dari 70%. Namun rentetan pembunuhan dan kejahatan berat membuat kebijakan keamanannya semakin dikritik.

Dalam konferensi pers mingguan, Sheinbaum meragukan keaslian mobilisasi massa pada 15 November:

“Mobilisasinya tidak alami. Ini adalah aksi yang dibayar.”

Ia juga mengklaim bahwa demonstrasi tersebut merupakan operasi anti-pemerintah yang didukung dari luar negeri. (jhon)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine