Pusat Logistik Korea Selatan Terbakar Dua Hari, 11 Juta Pakaian Ludes Dilalap Api

EtIndonesia. Pusat logistik fashion milik E-LAND Group di Kota Cheonan, Provinsi Chungcheong Selatan, Korea Selatan, mengalami kebakaran hebat pada Sabtu (15/11/2025). Api terus membakar selama dua hari berturut-turut, dan lebih dari 11 juta pakaian dan sepatu yang disimpan di dalam gudang dikhawatirkan hangus seluruhnya.

Pusat logistik ini sebelumnya dikenal sebagai pusat logistik terbesar di Asia.

Video yang beredar di internet menunjukkan seluruh bangunan pusat logistik dikepung kobaran api besar, dengan asap hitam pekat membubung ke langit. Foto-foto lain memperlihatkan hampir seluruh kompleks telah berubah menjadi puing-puing hitam yang hangus.


Kronologi Kebakaran: Api Mulai dari Lantai 4, Menyebar Tak Terkendali

Menurut laporan Yonhap News dan News1, kebakaran mulai terjadi pada 15 November sekitar pukul 06.08 pagi di lantai empat bangunan.

Dalam waktu 7 menit, pemadam kebakaran mengaktifkan respons kebakaran tingkat pertama. Sekitar 50 menit kemudian, status dinaikkan ke tingkat dua.

Otoritas pemadam kebakaran mengerahkan:

  • 11 helikopter pemadam
  • 150 mobil pemadam
  • 430 petugas penyelamat

Setelah 9 jam 30 menit upaya pemadaman, pada pukul 15.31 siang api berhasil dikendalikan secara awal. Namun, karena gudang dipenuhi pakaian dan sepatu yang sangat mudah terbakar, api terus menyala dan sulit dipadamkan sepenuhnya.

Beruntung, kebakaran terjadi sebelum jam kerja dimulai. Tiga pegawai yang sedang bertugas dan petugas keamanan berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa.


Bangunan Mulai Runtuh, Pemadam Kebakaran Tak Bisa Masuk

Karena api membakar gedung dalam waktu lama, struktur bangunan mulai runtuh, membuat petugas pemadam kebakaran tidak bisa masuk untuk melakukan pengecekan internal.

Pusat logistik ini selesai dibangun pada Juli 2014, terdiri dari 4 lantai di atas tanah dan 1 lantai bawah tanah, berdiri di atas lahan seluas 11.000 pyeong dengan luas total bangunan mencapai 58.000 pyeong.

Gudang ini menyimpan sekitar 11 juta barang fashion, dan memiliki kapasitas parkir hingga 150 truk secara bersamaan.

Laporan media menyebutkan bahwa hampir seluruh bangunan hangus total, dan sejumlah besar produk seperti pakaian serta sepatu dipastikan telah terbakar habis. Kerugian diperkirakan akan sangat besar.


Status Kebakaran, Risiko Runtuhan, dan Dampaknya pada Industri Fashion

Pada 16 November, Dinas Pemadam Kebakaran setempat mengumumkan pencabutan status respons tingkat pertama. Mereka menurunkan sekitar 150 petugas pemadam, 80 kendaraan pemadam, dan peralatan tambahan untuk melanjutkan proses pemadaman.

Bagian utara bangunan telah ambruk, sementara bagian selatan masih berdiri tetapi berada dalam kondisi sangat berisiko runtuh.
Pemadam kebakaran mengatakan api belum sepenuhnya padam, tetapi penyebaran api berhasil dikendalikan dan tidak lagi mengancam bangunan di sekitarnya.

Sejumlah merek yang dikelola oleh E-LAND, seperti New Balance, WHO.A.U, dan SPAO, menyampaikan pernyataan bahwa insiden ini kemungkinan akan mengganggu pengiriman pesanan ke depannya.

Otoritas kepolisian dan pemadam kebakaran Korea Selatan menyatakan bahwa mereka akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kebakaran serta besar kerugian yang ditimbulkan. (Jhon)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine