AS Susun Rencana 28 Poin untuk Gencatan Senjata Rusia–Ukraina: Kyiv Mungkin Diminta Melepas Wilayah

EtIndonesia. Pada Rabu, 19 November 2025, Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina bagian barat—salah satu serangan paling mematikan di kawasan tersebut sejak perang dimulai. Intensitas serangan begitu tinggi hingga angkatan udara Polandia harus menerbangkan jet tempur secara darurat demi mengamankan wilayah udara mereka. 

Di saat bersamaan, beberapa media melaporkan bahwa Amerika Serikat tengah merumuskan “rencana 28 poin gencatan senjata terbaru,” yang kemungkinan berisi tuntutan agar Kyiv melepaskan sebagian wilayahnya.


Serangan Udara Mematikan di Ukraina Barat, Jet Polandia Tergesa-Tergesa Mengudara

Rentetan rudal melesat cepat, diikuti ledakan besar yang menimbulkan bola api raksasa—pemandangan yang mengerikan. Pada Rabu, Rusia menembakkan 476 drone dan 48 rudal ke berbagai wilayah Ukraina, menghantam infrastruktur energi, jalur transportasi, dan fasilitas sipil.

Serangan ini menewaskan setidaknya 25 orang dan melukai 73 lainnya.

Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa mereka berhasil mencegat 41 rudal, termasuk 10 rudal jelajah Rusia yang ditembak jatuh menggunakan pesawat tempur F-16 dan Mirage.

Di kota Ternopil, Ukraina barat, sebuah apartemen sembilan lantai nyaris terbelah dua akibat hantaman rudal. Asap hitam membumbung tinggi, sementara tim penyelamat menyisir puing-puing untuk mencari korban selamat.

Seorang ibu yang putranya tinggal di lantai sembilan mengatakan ia tak lagi bisa menghubungi anaknya.

Kobeł, ibu korban yang terjebak:  “Saya sedang bekerja ketika mendengar ledakan. Saya menelepon anak saya dan berkata, ‘Bohdan, cepat ke tempat perlindungan, pakai bajumu.’ Dia menjawab, ‘Mama, aku sudah bangun. Semuanya akan baik-baik saja.’”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa memperkuat sistem pertahanan udara adalah prioritas mendesak untuk melindungi rakyat dari serangan berikutnya.

Polandia Siaga Tinggi

Karena sebagian serangan terjadi dekat perbatasan Polandia, maka pada Rabu pagi jet tempur Polandia dan negara-negara NATO mengudara dalam status darurat. Sistem radar dan pertahanan darat langsung masuk kondisi kesiapan tertinggi.

Polandia juga mengumumkan langkah baru:
— menutup konsulat Rusia terakhir di negara tersebut,
— mengerahkan 10.000 tentara untuk menjaga infrastruktur penting,

sebagai respons terhadap sabotase besar terhadap jaringan kereta api akhir pekan lalu, yang dituduhkan pada Moskow.

Kremlin membantah terlibat dan menyebut hubungan Rusia–Polandia sudah “sepenuhnya memburuk.”


AS Susun Proposal Gencatan Senjata Baru, Kyiv Mungkin Diminta Melepas Wilayah

Zelensky: “Perang harus diakhiri. Perdamaian adalah satu-satunya pilihan.”

Pada Rabu, Zelensky berkunjung ke Turki untuk bertemu Presiden Recep Tayyip Erdoğan. Keduanya membahas secara mendalam kemungkinan menghidupkan kembali proses perundingan damai Rusia–Ukraina yang mandek sejak lama.

Presiden Erdoğan mengatakan: “Kami percaya bahwa menghidupkan kembali proses Istanbul secara lebih komprehensif akan sangat bermanfaat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang semakin genting. Kami juga menilai keterlibatan Amerika Serikat sangat penting.”

Menurut laporan Axios, pemerintahan Trump sedang merumuskan rencana gencatan senjata versi terbaru, yang mencakup 28 poin, mulai dari paket perdamaian bagi Ukraina hingga jaminan keamanan di Eropa. Washington dan Moskow dikabarkan telah melakukan pembahasan mengenai proposal tersebut.

Sumber Reuters menyebut Amerika Serikat telah memberi sinyal kepada Kyiv bahwa mereka diharapkan menerima kerangka perdamaian baru ini—yang antara lain mencakup:

  • Ukraina menyerahkan sebagian wilayah
  • pengurangan skala angkatan bersenjata Ukraina
  • pembatasan jenis senjata tertentu
  • penataan ulang posisi militer Kyiv

Saat ini, pemerintah Zelenskyy menghadapi tekanan berat baik di medan perang maupun dalam negeri. Pada Rabu, Menteri Energi dan Menteri Kehakiman Ukraina diberhentikan oleh parlemen akibat skandal korupsi, sementara pasukan Rusia terus menekan di beberapa garis depan.

Pada Kamis, 20 November, dua pejabat tinggi Angkatan Darat AS dijadwalkan bertemu Zelensky dalam sebuah pertemuan yang digambarkan “sangat jarang terjadi,” demi mendorong percepatan jalur perdamaian. (Jhon)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine