AS Sebut Perundingan Jenewa Sebagai ‘Langkah Signifikan’, Bersumpah Tidak Akan Tercapai Kesepakatan Damai Tanpa Kedaulatan Penuh Ukraina

EtIndonesia. Gedung Putih pada hari Minggu (23 November) memuji perundingan damai baru di Swiss sebagai “langkah signifikan” untuk mengakhiri perang di Ukraina, sekaligus menekankan bahwa perjanjian apa pun akan “sepenuhnya menegakkan” dan melindungi kedaulatan Ukraina.

Pernyataan bersama dari Washington dan Kyiv menyatakan bahwa para negosiator telah menghasilkan versi terbaru kerangka kerja perdamaian setelah berjam-jam diskusi tertutup di Jenewa.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio memimpin delegasi Amerika, bertemu dengan pejabat Ukraina dan Eropa untuk mempersempit perbedaan pendapat tentang bagaimana perang, yang kini memasuki tahun keempat, dapat diakhiri.

Presiden Donald Trump telah menetapkan batas waktu 27 November bagi Kyiv untuk menerima kesepakatan. Draf sebelumnya, yang diungkapkan awal bulan ini, memicu kemarahan di Ukraina karena mengharuskan negaranya menyerahkan wilayah yang diduduki, mengurangi kekuatan militernya, dan mengorbankan ambisi NATO-nya — garis merah yang telah lama berlaku bagi Presiden Volodymyr Zelenskyy dan pemerintahannya.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan pada hari Minggu menunjukkan bahwa beberapa tuntutan tersebut mungkin telah dilunakkan.

“Sebagai hasil dari diskusi tersebut, para pihak menyusun kerangka kerja perdamaian yang diperbarui dan disempurnakan,” kata kedua negara, seraya menambahkan bahwa “Perundingan tersebut konstruktif, terfokus, dan penuh hormat, menggarisbawahi komitmen bersama untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi”.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa para negosiator membuat “kemajuan yang berarti” dan menyepakati langkah-langkah yang jelas ke depan.

“Diskusi tersebut menunjukkan kemajuan yang berarti dalam menyelaraskan posisi dan mengidentifikasi langkah-langkah selanjutnya yang jelas. Mereka menegaskan kembali bahwa setiap perjanjian di masa mendatang harus sepenuhnya menjunjung tinggi kedaulatan Ukraina dan menghasilkan perdamaian yang berkelanjutan dan adil,” katanya lebih lanjut.

Kedua belah pihak menekankan bahwa kedaulatan Ukraina harus sepenuhnya dijunjung tinggi dalam setiap kesepakatan akhir, sebuah perubahan nada dari rancangan sebelumnya yang tampaknya mendukung klaim teritorial Rusia.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan Rubio dan timnya menegaskan kembali bahwa “memastikan bahwa kedaulatan, keamanan, dan kemakmuran Ukraina di masa depan tetap menjadi inti dari proses diplomatik yang sedang berlangsung.” (yn)

INSPIRASI ERABARU

Ketahui Jalan Kehidupan yang Dapat Menyelamatkan Anda dari Kesalahan yang Memakan Waktu Puluhan Tahun

Sebagian besar jalan memutar dalam hidup bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan, melainkan oleh kesalahan penilaian kecil yang dilakukan berulang kali.  Apa yang akan dibahas berikut...

Rahasia Membangun Kekayaan: Pelajaran dari Tiga Tokoh Besar dalam Sejarah Tiongkok

Kerja keras dapat menopang kehidupan. Namun, kerja keras jarang menghasilkan kekayaan atau harta besar dengan sendirinya. Perbedaan antara sekadar mencari nafkah dan membangun kekayaan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine