Jarak Jauh Menguji Kekuatan Kuda, Waktu Lama Menguji Ketulusan Manusia

EtIndonesia. Selama ini saya selalu mengira bahwa “路遙知馬力,日久見人心” berarti jalan yang jauh baru bisa menguji tenaga kuda; waktu yang lama baru bisa melihat hati manusia.

Hari ini baru saya tahu:“Lu Yao” (路遙) dan “Ma Li” (馬力) ternyata nama dua orang, dua sahabat sejati.

 Dan kisah di balik pepatah itu — benar-benar luar biasa.

Cerita ini sering disebut sebagai:  “Kamu membuat istriku menunggu kamar kosong, dan aku membuat istrimu menangis sampai patah hati.”

Persahabatan Sejak Kecil

Lu Yao dan Ma Li tumbuh bersama sejak kecil. Mereka belajar bersama, bermain bersama, bahkan wajah dan bentuk tubuhnya mirip satu sama lain.

Keduanya punya kebiasaan buruk: saling menggoda dan menjahili tanpa henti.

Waktu berlalu.

Saat memasuki usia menikah, nasib mereka berbeda jauh.

Lu Yao berasal dari keluarga kaya raya; mencari istri bukan urusan sulit.

Ma Li hidup miskin dan susah, sehingga tak ada keluarga yang datang melamar. Dia sangat sedih karenanya.

Hingga suatu hari, tiba-tiba ada keluarga yang melamar Ma Li. Ma Li sangat gembira — tapi pihak perempuan menuntut uang mahar yang mahal.

Ma Li yang tak berdaya pun meminta bantuan sahabatnya.

Lu Yao bercanda sambil tertawa: “Wah, kamu benar-benar beruntung. Ada gadis secantik itu mau menikah denganmu! Entah keberuntungan dari kehidupan mana yang kamu bawa kemari. Uang akan aku pinjamkan. Tapi syaratnya: tiga malam pertama di kamar pengantin, biar aku yang menggantikanmu.  Bagaimana?”

Ma Li langsung marah besar : “Bukankah ada pepatah ‘Istri teman tidak boleh digoda’? Mengapa kamu seperti ini?!”

Namun setelah merenung — dia sadar dirinya tidak mungkin menunda pernikahan lagi. Dia sudah cukup menderita menjadi bujang, dan dia butuh keturunan.

Dengan perasaan berat, Ma Li akhirnya mengangguk.

Tiga Malam Penuh Penyiksaan Batin

Hari pernikahan pun tiba.

Ma Li hanya bisa bersembunyi di sudut, menahan sakit hati, sementara Lu Yao masuk ke kamar pengantin menggantikan dirinya.

Tiga malam penuh itu menjadi siksaan paling pahit dalam hidup Ma Li. Pada malam keempat, akhirnya giliran Ma Li memasuki kamar.

Namun dia tidak merasa bahagia sedikit pun. Begitu malam tiba, dia langsung menutup tubuhnya dengan selimut dan tidur membelakangi istrinya.

Istrinya heran dan bertanya:  “Suamiku, mengapa tiga malam pertama kamu selalu begadang membaca buku… tapi malam ini kamu malah tidur cepat?”

“…Apa yang kamu bilang?”  Ma Li terkejut.

Saat itu dia baru menyadari —  Lu Yao sebenarnya tidak pernah melakukan apa pun. Selama tiga malam itu, dia hanya duduk membaca buku di kamar pengantin.

Perasaan Ma Li bercampur aduk:  marah, lega, terharu, dan kesal sekaligus.

Namun setelah dipermainkan seperti itu, Ma Li justru bangkit dan bertekad untuk belajar lebih giat.

Dia bersumpah harus membuktikan diri.

Dan benar saja — setelah bertahun-tahun berusaha, Ma Li akhirnya lulus ujian negara dan menjadi pejabat tinggi di ibukota.

Ketika Nasib Berbalik

Bagaimana dengan Lu Yao?

Lu Yao adalah sosok yang gagah, berjiwa ksatria, berhati hangat, dan suka menolong — hanya saja dia memang gemar bercanda.

Dia yang diam-diam mencarikan jodoh untuk Ma Li, ia yang memberikan uang mahar, ia pula yang tidak menyentuh sedikit pun istri sahabatnya. Semua dia lakukan dengan tulus.

Namun nasib manusia tak selalu mulus. Keluarga Lu Yao mendadak jatuh miskin. Tak sanggup bertahan hidup, dia akhirnya teringat pada Ma Li — sahabatnya yang kini sudah menjadi pejabat.

Dia dan istrinya berdiskusi, lalu dia pergi ke ibu kota mencari bantuan. Ma Li sangat senang menyambutnya, bahkan menjamunya dengan baik.

Namun ketika waktu makan malam tiba dan Lu Yao menyampaikan maksudnya…

Ma Li mengalihkan pembicaraan dan hanya berkata: “Minum dulu! Minum saja!”

Beberapa hari berlalu. Lu Yao mulai merasakan perubahan: Ma Li tampak ingin mengusirnya.

“Saudara Lu, pulanglah lebih cepat. Supaya istrimu tidak terlalu mengkhawatirkanmu.”

Hati Lu Yao hancur.  Dengan kecewa dia pulang ke rumah.

Hadiah yang Mengguncang Batin

Namun sesampainya di rumah, dia melihat sesuatu yang membuatnya hampir jatuh pingsan:

Rumah dipenuhi kerabat. Istrinya dan anak-anak sedang menangis di depan sebuah peti mati.

Melihatnya pulang, mereka ketakutan, mengira dia adalah hantu.

Setelah dijelaskan berkali-kali bahwa ia masih hidup, keluarganya barulah yakin.

Lu Yao kebingungan.  “Apa yang terjadi? Peti mati ini… untuk siapa?”

Ternyata — peti mati itu dikirim oleh utusan dari Ma Li.

Pesan yang dibawa:

“Lu Yao jatuh sakit keras di ibu kota. Setelah berobat, dia tetap meninggal.”

Lu Yao marah, kesal, kecewa, dan bingung. Dia membuka peti mati dengan keras…

Dan di dalamnya —bukan jenazah.

Melainkan emas, perak, harta berharga yang memenuhi peti.

Di atasnya ada secarik kertas: “Kamu membuat istriku menanti kamar kosong, maka aku membuat istrimu menangis sampai patah hati.”

Lu Yao terdiam. Air matanya jatuh.

Dia baru sadar bahwa Ma Li selama ini membalas persahabatan dengan cara paling dalam, paling menyakitkan, namun paling tulus.

Karena dia tahu — jika dia memberikan bantuan secara terang-terangan,  Lu Yao pasti tidak akan menerimanya.

Maka dia memilih cara yang hanya sahabat sejati bisa mengerti.

Makna Sejati dari Persahabatan

Dalam hidup yang singkat ini, kita mengenal banyak orang, namun tidak banyak yang benar-benar tulus.

Sahabat yang mengerti hati kita, yang peduli tanpa syarat, yang tetap mengingat kebaikan kita walau waktu dan jarak memisahkan — itu sangat jarang.

Jika kamu memiliki satu saja orang seperti itu, jaga baik-baik.

Jangan biarkan kesalahpahaman sepele merusak persahabatan besar. Teman yang tulus adalah harta paling berharga dalam perjalanan hidup.

Karena hanya waktu yang membuktikan hati seseorang — Jarak panjang menguji kekuatan kuda, waktu panjang menguji ketulusan manusia.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine