EtIndonesia. Sistem Pertahanan Golden Dome Amerika Serikat yang dicanangkan Trump mulai terwujud. Sumber yang mengetahuinya pada Selasa (25 November) mengungkapkan bahwa Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat telah memberikan sekitar enam kontrak kepada para kontraktor dalam program “Golden Dome”, untuk membangun prototipe sistem pertahanan rudal secara kompetitif. Langkah ini membuka persaingan besar menuju kontrak bernilai puluhan miliar dolar di masa depan.
Menurut Reuters yang mengutip dua sumber, beberapa perusahaan besar seperti Northrop Grumman, Lockheed Martin, dan Anduril Industries menerima kontrak tersebut dari Angkatan Luar Angkasa AS.
Dikabarkan bahwa kontrak antara Angkatan Luar Angkasa AS dengan Northrop Grumman serta Anduril masing-masing bernilai 10 juta dolar AS.
Kontrak-kontrak ini menandai kemajuan besar bagi Pentagon dalam kemampuan melacak dan menghancurkan rudal musuh, termasuk pengembangan prototipe pencegat berbasis ruang angkasa dan sistem terkait lainnya.
Menurut perkiraan para eksekutif industri, biaya pengembangan dan pengujian satu prototipe pencegat berbasis ruang angkasa bisa berada di kisaran 200 juta hingga 2 miliar dolar AS.
Juru bicara Angkatan Luar Angkasa AS mengkonfirmasi bahwa kontrak telah diberikan kepada beberapa kontraktor, namun menolak mengungkapkan nama mereka, dan menambahkan bahwa kontrak senilai di bawah 9 juta US dolar tidak wajib dipublikasikan.
Para kontraktor yang mendapat kontrak awal ini akan bersaing untuk mendapatkan kontrak produksi final yang nilainya diperkirakan dapat mencapai puluhan miliar US dolar.
Dana dari kontrak tersebut akan digunakan untuk mengembangkan prototipe perangkat sistem yang saling bersaing, termasuk:
- Pencegat rudal yang dapat menjatuhkan rudal musuh saat memasuki ruang angkasa
- Stasiun kendali tembak yang mengkoordinasi sinyal satelit, membantu pencegat diluncurkan dan menemukan target
Sebelumnya, pemerintah meminta kontraktor mengembangkan empat jenis pencegat yang dapat menghadapi ancaman pada ketinggian dan kecepatan berbeda, namun hingga kini kontraknya belum diberikan.
Ada juga kabar bahwa empat jenis pencegat tersebut mungkin akan diintegrasikan menjadi tiga kategori.
Program pencegat berbasis ruang angkasa ini merepresentasikan pendekatan baru dalam sistem pertahanan rudal, yaitu menempatkan senjata di orbit sehingga ancaman dapat dihancurkan lebih awal dibandingkan sistem berbasis darat saat ini. (Hui/asr)
Laporan oleh NTDTV, disusun oleh Yu Liang dan Zhao Jialin.


