EtIndonesia. Usaha dan hasil selalu dipisahkan oleh jarak tertentu. Perbedaan antara sukses dan gagal hanyalah satu: mampukah kamu bertahan melewati jarak yang tak pasti itu.
Kuasailah buku—jangan biarkan buku menguasai dirimu. Bacalah demi hidup, jangan hidup demi membaca.
Jangan pernah membicarakan orang-orang dalam lingkaran yang sama kepada seseorang yang juga berada di lingkaran itu—tidak peduli seberapa dapat dipercaya orang tersebut.
Hidup seseorang adalah perjalanan perjuangan. Untuk meraih keberhasilan, manusia harus terus berupaya, karena keberhasilan hanyalah hasil dari perjuangan, dan perjuangan adalah satu-satunya jalan menuju keberhasilan.
Disiksa oleh hidup itu kadang sebuah kenikmatan, kadang sebuah kebahagiaan— namun lebih sering merupakan bentuk ketidakberdayaan.
Kadang dengan sedikit menunduk, hidup kita justru menjadi lebih indah, dan kemampuan kita pun ikut bertumbuh.
Cinta boleh tanpa materi, tapi hidup tidak bisa.
Orang yang positif melihat peluang di setiap kesulitan. Orang yang negatif melihat kesulitan di setiap peluang.
Harapan adalah ibu susu dari kehidupan.
Hidup manusia singkat— tapi jika dijalani dengan kehinaan dan keburukan, dia terasa terlalu panjang. Hanya mencipta barulah kenikmatan sejati; hanya berjuang barulah hidup terasa penuh.
Syukurilah setiap tantangan baru, karena merekalah yang menempa kemauan dan membentuk karakter kita.
Orang yang hanya berkhayal tanpa bertindak tidak akan pernah merasakan indahnya memetik buah usaha.
Setiap orang memiliki energi tersembunyi dalam dirinya— yang mudah tertutupi oleh kebiasaan, kacau oleh waktu, dan terkikis oleh rasa malas.
Setiap orang memiliki dunianya sendiri, sunyi dan kesepian.Teman itu seperti gunung, seperti air— tanpa teman, ke mana pun kita pergi rasanya seperti mengembara tanpa rumah.
Hidup bukan sekadar bernapas; hidup adalah bergerak dan bertindak.
Siapa yang bekerja sekeras aku, akan meraih keberhasilan seperti aku.
Jika kehendak menyerah, sekecil apa pun, itu sama saja membantu kekuatan yang menindasmu.
Bukan orang lain yang membuatmu menderita— tapi karena ketabahan dan kedewasaanmu belum cukup.
Tidak ada “simpul mati” dalam hidup. Begitu kau memahami, hidup hanya sesederhana — lapar makan, lelah tidur.
Yang menentukan keberhasilan bukan kemampuan, tetapi pilihan.
Langkah tercepat bukanlah lompatan besar, melainkan terus melangkah. Langkah terlambat bukan langkah kecil, melainkan ragu-ragu. Jalan terbaik bukan jalan raya, melainkan jalan yang kau tempuh dengan hati-hati. Jalan paling berbahaya bukan tebing curam, melainkan lubang perangkap yang tak terlihat.
Awan gelap menutupi bulan, tak ada jejak manusia— betapa dalamnya kesepian itu.
Tidak memikirkan sesuatu tiga kali akan membawa kegagalan; orang yang mampu seratus kali menahan diri tidak akan punya keresahan.
Dalam hidup, jangan menuntut kesempurnaan mutlak— sisakan sedikit ketidaksempurnaan, maka akan muncul keindahan yang tak terbatas.
Belajar tanpa berpikir akan membuatmu tersesat; berpikir tanpa belajar akan membuatmu celaka.
Seorang pedagang yang penuh semangat harus memiliki kebiasaan berhati-hati, cekatan, dan tidak menggampangkan sesuatu.
Jika ingin disukai orang lain, ubah dulu sikapmu terhadap orang lain— bersikap ringan, ekspresi alami, selalu tersenyum— maka orang pun akan menyukaimu.
Untuk meningkatkan diri, kamu harus berusaha lebih keras dan memberi lebih banyak dari yang lain. Saat itu mungkin terasa berat dan melelahkan, tapi dalam jangka panjang kamu pasti mendapat hasilnya.
Tidak ada awal yang bisa selesai sekali kerja. Tidak ada akhir yang tidak bisa diselamatkan.
Dalam hidup, yang perlu kamu genggam adalah: yang harus dimulai, mulailah tanpa ragu;
yang harus diakhiri, akhirilah dengan tegas.
Banyak orang terus-menerus membuat kesalahan karena mengira meminta maaf setelahnya lebih mudah daripada menahan diri sebelumnya.
Menyadari dan memperbaiki kesalahan tidak pernah terlambat.
Memiliki seseorang yang peka membaca kesedihanmu dan berusaha membuatmu tersenyum— itu sudah sangat cukup.
Hidup adalah proses perubahan— kadang menyakitkan, kadang indah, tapi lebih sering… keduanya sekaligus. (jhn/yn)


