EtIndonesia. Sebuah perusahaan Rusia telah mematenkan sistem perlindungan tank terhadap drone First-Person View (FPV) yang membuat kendaraan tersebut tampak seperti bunga dandelion raksasa.
Dijuluki “sistem anti-drone dandelion” di media sosial, ide terbaru Rusia untuk menangani drone kendali jarak jauh ini telah menarik banyak perhatian di dunia maya. Banyak orang takjub melihat betapa anehnya tampilan tank ini, sementara yang lain membandingkan desainnya dengan paku logam anti-burung untuk bangunan.

Sistem pertahanan anti-drone terbaru Rusia terdiri dari puluhan cabang logam yang terpasang pada tank sehingga dapat memicu drone FPV penyerang sebelum mencapai lambung kendaraan. Batang-batang tersebut terbuat dari bahan fleksibel dan saling terhubung membentuk sistem seperti cabang menggunakan elemen kopling yang mudah dilepas.
“Struktur seperti pohon ini terdiri dari beberapa tingkat. Setiap tingkat berisi batang fleksibel dengan panjang dan penampang yang bervariasi,” tulis pengguna X, AndreiBtvt, di jejaring sosial populer tersebut. “Tingkat atas terbuat dari batang-batang tipis, sementara tingkat bawah terdiri dari batang-batang yang lebih tebal. Jumlah batang bertambah dari tingkat bawah ke atas.”
In Russia, a "dandelion tank" has been patented.The invention relates to passive protection systems designed to shield stationary and mobile objects (particularly tanks) from strikes by FPV drones.The passive protection device consists of sets of rods made of flexible material,… pic.twitter.com/YqzgUNAEzp
— Andrei_bt (@AndreiBtvt) November 18, 2025
Tidak ada tank dandelion yang terlihat di garis depan Ukraina, tetapi beberapa ahli memperkirakan sistem ini akan segera diuji oleh pasukan Rusia dalam kondisi dunia nyata. Secara teori, sistem ini tampaknya dapat berfungsi, tetapi hanya untuk drone FPV. Rudal anti-tank dan bom Baba Yaga akan membuatnya sama sekali tidak berguna.
Jika ada satu hal yang tampaknya disetujui semua orang, itu adalah betapa jeleknya tank dandelion yang ditutupi oleh lusinan bunga ini.(yn)


