Isu “Paling Bermasalah” dalam Konflik Rusia-Ukraina

EtIndonesia. Isu wilayah masih menjadi isu “paling bermasalah” dalam diskusi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina, ujar seorang pejabat yang mengetahui negosiasi tersebut kepada AFP pada hari Senin (8/12), menjelang pertemuan Presiden Volodymyr Zelenskyy dengan sekutu Eropa di London setelah perundingan AS-Ukraina.

Para negosiator Zelenskyy mengadakan serangkaian pertemuan dengan utusan AS, Steve Witkoff dan menantu Presiden AS, Donald Trump, Jared Kushner, di Miami selama beberapa hari terakhir, dalam upaya merevisi rancangan rencana AS yang awalnya menggaungkan banyak tuntutan inti Presiden Rusia, Vladimir Putin tentang bagaimana perang harus berakhir.

Isu wilayah tetap menjadi “isu paling bermasalah. Putin tidak ingin membuat perjanjian tanpa wilayah. Jadi mereka mencari opsi apa pun untuk memastikan Ukraina menyerahkan wilayahnya,” ujar pejabat yang berbicara dengan syarat anonim tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Amerika Serikat mendesak penyelesaian yang cepat.

“Amerika menekan, seperti ‘lebih cepat, lebih cepat, lebih cepat,'” tambah sumber itu, seraya mengatakan bahwa Ukraina “tidak bisa menyetujui semuanya tanpa menyelesaikan detailnya.”

Di London, Zelenskyy dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, Kanselir Jerman, Friedrich Merz, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk membahas negosiasi tersebut.

Pemimpin Ukraina itu juga dijadwalkan berangkat ke Brussels untuk berunding dengan para pemimpin Uni Eropa dan aliansi pertahanan NATO pada hari Senin.

Sebelum kembali menjabat, Presiden AS, Donald Trump mengatakan dia akan menyelesaikan perang dalam “24 jam”, tetapi setelah berbulan-bulan upaya diplomatik, dia mengakui bahwa mencapai kesepakatan lebih rumit dari yang dia perkirakan.

Pekan lalu, Zelenskyy mengatakan masalah teritorial adalah yang “paling sulit” setelah secara konsisten menolak konsesi apa pun, dengan alasan bahwa hal itu sama saja dengan kapitulasi Kyiv.

Rusia ingin Ukraina mundur dari sekitar seperlima wilayah Donetsk timur, yang belum direbut Moskow, tetapi di mana pasukannya bergerak maju dengan kecepatan tercepat dalam setahun.

Ukraina Timur telah porak-poranda sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022, dengan puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine