Kokoon Hotel Surabaya Nyalakan Cahaya Natal dan Harapan Bersama Anak Panti Asuhan

Surabaya, 6 Desember 2025 – Di tengah suasana kota yang semakin ramai oleh hiasan gemerlap, sebuah cahaya yang berbeda dinyalakan di kawasan kota lama Surabaya. Cahaya itu bukan hanya berasal dari lampu-lampu pohon Natal, tetapi juga dari senyum dan tawa ceria puluhan anak-anak dari Panti Asuhan LKSA Immanuel. Mereka menjadi tamu kehormatan dalam Christmas Tree Lighting Ceremony yang digelar oleh Kokoon Hotel Surabaya pada Sabtu (6/12) siang hingga petang di lobi hotel.

Acara yang mengusung tema “Kado Natal Untuk Kita” ini berhasil menciptakan atmosfer perayaan yang hangat, khidmat, dan penuh makna, melampaui sekadar seremoni formal. Acara ini menjadi simbol pembuka rangkaian perayaan Natal hotel sekaligus wujud nyata komitmen sosial mereka terhadap komunitas di sekitarnya.

Natal sebagai Momentum Berbagi Kasih dan Harapan

Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Wiwied A. Widyastuti, Hotel Manager Kokoon Hotel Surabaya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan karena dapat kembali menyelenggarakan momen yang mengedepankan nilai-nilai kasih, kepedulian, dan kebersamaan. “Natal adalah tentang memberi, berbagi, dan menghadirkan harapan,” ujarnya, menggemakan semangat yang ingin disampaikan.

Suasana semakin terasa syahdu saat Pendeta Adrians O. Koedoeboen, S.Si-Teol., memimpin pelayanan firman. Dalam renungannya, Pendeta Adrians mengajak seluruh hadirin—dari tamu hotel, komunitas, donatur, hingga anak-anak panti asuhan—untuk merefleksikan makna Natal yang sesungguhnya. Natal, katanya, adalah anugerah dan hadiah terbesar bagi umat manusia, yang seharusnya menginspirasi setiap orang untuk membagikan kasih, damai, dan sukacita kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Puncak Acara: Dari Cahaya Lilin ke Cahaya Mata Anak-anak

Momen paling dinantikan tiba saat prosesi penyalaan lilin dan lampu pohon Natal. Dengan diiringi doa dan kidung, cahaya dari lilin yang dibagikan kepada para tamu mulai menyala satu per satu, menerangi ruangan sebelum akhirnya berpindah ke pohon Natal utama. Prosesi ini bukan hanya sekadar simbolis, melainkan representasi visual dari harapan dan kebaikan yang disebarkan dari satu individu ke individu lain. Cahaya pohon Natal yang kemudian bersinar terang menandai dimulainya musim perayaan di Kokoon Hotel Surabaya.

Setelah momen sakral tersebut, suasana berubah menjadi riuh rendah keakraban. Acara dilanjutkan dengan santap malam bersama. Meja-meja panjang mempertemukan berbagai lapisan: staf hotel, anggota komunitas seperti Pernak Pernik Surabaya Lama, para donatur, rekan media, dan tentu saja, anak-anak dari LKSA Immanuel. Makan malam ini menjadi jembatan yang menghapus sekat, menciptakan percakapan hangat dan tawa yang mengalir alami.

Puncak kebahagiaan benar-benar terpancar saat tiba waktu pembagian kado Natal. Setiap anak dari panti asuhan menerima bingkisan khusus yang telah disiapkan dengan penuh perhatian oleh manajemen Kokoon Hotel Surabaya bersama para mitra donatur: Grand Nirwana, Etos, Ina Cookies, dan Agatis. Sorot mata berbinar dan senyum sumringah mereka menjadi “kado” yang tak ternilai bagi semua pihak yang terlibat.

Kolaborasi Komunitas yang Mempererat Makna

Tegar Kanugran, Assistant Marcomm Manager Kokoon Hotel Surabaya, dalam kesempatan wawancara menekankan aspek komunitas dari acara ini. “Melalui Tree Lighting Ceremony tahun ini, kami ingin menghadirkan momen yang tidak hanya merayakan Natal, tetapi juga mempererat hubungan antarkomunitas,” ujarnya. Kehadiran komunitas lokal seperti Pernak Pernik Surabaya Lama menunjukkan bahwa acara ini dirancang untuk merangkul, bukan mengisolasi.

Kolaborasi dengan berbagai donatur juga menunjukkan bahwa semangat berbagi ini dapat digaungkan bersama-sama, menciptakan dampak yang lebih besar. Acara ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diintegrasikan dengan elegan dalam kegiatan hospitality, menciptakan pengalaman yang meaningful bagi semua pihak.

Lebih dari Sekadar Perayaan Hotel

Terletak di jantung kawasan kota tua Surabaya yang bersejarah, Kokoon Hotel Surabaya dengan desain kolonialnya, seolah ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan masa lalu dalam konteks kekinian. Christmas Tree Lighting Ceremony 2025 ini sukses mentransformasi lobi hotel dari sekadar ruang transit menjadi ruang berbagi dan pengharapan.

Acara ini mengirimkan pesan yang jelas: dalam gegap gempita perayaan akhir tahun, ada ruang untuk berdiam, merenung, dan mengulurkan tangan kepada mereka yang dekat dengan kita. Kokoon Hotel Surabaya, melalui iniciatif ini, tidak hanya menawarkan kenyamanan akomodasi tetapi juga posisinya sebagai bagian dari jaringan sosial kota yang peduli. Cahaya pohon Natal di lobinya kini telah menyala, membawa pesan bahwa kado Natal terindah adalah kebersamaan dan kepedulian yang kita bagikan kepada sesama.

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine