EtIndonesia. Dua ekor harimau berjalan melewati sebuah padang rumput yang subur dan indah. Salah satu harimau melihat pemandangan yang menawan itu dan langsung merasa terpikat. Dia ingin tinggal di sana.
Harimau lainnya menasihatinya: “Tempat ini memang indah, tapi tidak ada seekor sapi atau domba pun. Lingkungan ini tidak cocok untuk kita hidup.”
Namun harimau pertama mengabaikan peringatan itu dan tetap tinggal di padang rumput tersebut. Beberapa hari kemudian, dia pun mati kelaparan.
Pesan Inspiratif
Hubungan atau keterkaitan adalah dasar keberadaan dan perkembangan segala sesuatu. Jika sesuatu kehilangan koneksi dengan lingkungan atau kondisi yang mendukungnya, maka dia juga kehilangan peluang untuk bertahan hidup dan berkembang.
Elang terbang di langit luas, ikan berenang di perairan, harimau mengaum di rimba, unta berjalan di gurun— semuanya karena mereka memilih lingkungan yang sesuai dengan kodrat dan keunggulannya. Hanya dengan berada di tempat yang tepat, sesuatu dapat mencapai potensi tertingginya.
Harimau yang mati itu mengabaikan kenyataan: dia memutus hubungan antara kebutuhan hidupnya dan lingkungan tempat dia berada. Dia terpikat oleh keindahan yang tidak memberikan makanan, mengabaikan kondisi yang memungkinkan dia bertahan hidup, dan akhirnya mengalami akhir yang tragis.
Inilah gambaran nyata bagaimana “surga” yang terlihat indah bagi satu makhluk, bisa menjadi neraka bagi makhluk lainnya.
Makna untuk Kehidupan Kita
Tidak semua hal yang baik untuk orang lain akan baik untuk kita.
Setiap orang memiliki:
- kelebihan,
- kebutuhan,
- kondisi,
- dan jalur hidup yang berbeda-beda.
Karena itu, “surga” orang lain mungkin saja menjadi “neraka” bagi diri sendiri — jika kita memaksa diri berada di tempat yang tidak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kita.
Temukan lingkungan yang tepat, posisi yang sesuai, dan cara hidup yang cocok untuk diri sendiri. Itulah jalan menuju pertumbuhan, nilai, dan kebahagiaan sejati.(jhn/yn)


