EtIndonesia. Hidup ini memang menarik: jika kamu hanya mau menerima yang terbaik, sering kali kamu akan mendapatkan yang terbaik.
Ada seseorang yang sangat sering bepergian dinas. Hampir setiap kali bepergian dengan kereta, dia tidak mendapatkan tiket dengan nomor tempat duduk. Namun anehnya, baik perjalanan jauh maupun dekat, sepadat apa pun kereta itu, dia selalu berhasil mendapatkan tempat duduk.
Caranya sebenarnya sangat sederhana: dia mencari dengan sabar, gerbong demi gerbong.
Metode ini terdengar biasa saja, bahkan terkesan tidak istimewa. Tetapi justru itulah yang membuatnya efektif. Setiap kali naik kereta, dia sudah menyiapkan diri untuk berjalan dari gerbong pertama hingga gerbong terakhir. Namun, hampir setiap perjalanan, sebelum sampai ke gerbong terakhir, dia selalu menemukan kursi kosong.
Dia pernah berkata, alasannya sederhana: penumpang yang benar-benar mau bersabar dan terus mencari seperti dirinya, jumlahnya sangat sedikit.
Sering kali, di gerbong tempat dia akhirnya duduk, masih tersisa beberapa kursi kosong. Sementara di gerbong lain, lorong dan sambungan antar-gerbong justru penuh sesak oleh penumpang yang berdiri berdesakan.
Menurutnya, kebanyakan orang mudah tertipu oleh kesan awal—melihat satu atau dua gerbong yang penuh, lalu mengira seluruh kereta sama padatnya. Mereka jarang memikirkan bahwa selama puluhan kali kereta berhenti, dengan belasan pintu yang terus membuka dan menutup, selalu ada peluang bagi kursi kosong untuk muncul.
Bahkan jika terpikir pun, banyak orang tidak memiliki kesabaran untuk mencarinya. Berdiri di satu sudut kecil yang sempit sering kali sudah cukup membuat mereka merasa aman. Membawa tas dan barang sambil berpindah-pindah demi satu atau dua kursi dianggap tidak sepadan. Mereka juga takut, jika tidak menemukan kursi, mereka justru kehilangan tempat berdiri yang relatif nyaman.
Seperti halnya dalam kehidupan, orang-orang yang terlalu cepat puas, takut gagal, dan enggan melangkah maju, sering kali hanya akan berhenti di titik awal tanpa pernah benar-benar mencapai keberhasilan. Begitu pula para penumpang yang enggan mencari tempat duduk—kebanyakan dari mereka akhirnya berdiri dari awal naik hingga saat turun dari kereta.
Renungan
Kepercayaan diri, ketekunan, pandangan ke depan, dan kesediaan untuk bertindak nyata— semua itu akan memberimu sebuah tiket duduk seumur hidup dalam perjalanan kehidupan.


