Si Optimis dan Orang yang Pesimis

EtIndonesia. Orang yang optimis melihat peluang dalam setiap krisis, sementara orang yang pesimis melihat krisis dalam setiap peluang.

Seorang ayah berniat melakukan semacam “pembentukan karakter” terhadap sepasang anak kembarnya, karena yang satu terlalu optimis, sementara yang satunya lagi sangat pesimis.

Suatu hari, sang ayah membeli banyak mainan baru yang berwarna cerah dan memberikannya kepada anak yang pesimis. Sementara itu, anak yang optimis justru dimasukkan ke dalam sebuah gudang yang penuh dengan kotoran kuda.

Keesokan paginya, sang ayah melihat anak yang pesimis menangis tersedu-sedu. 

Dia pun bertanya: “Mengapa kamu tidak bermain dengan mainan-mainan itu?”

Anak itu menjawab sambil terus menangis : “Kalau dimainkan, nanti rusak.”

Ayahnya menghela napas, lalu pergi ke gudang. Di sana, dia justru melihat anak yang optimis berseri-seri, sedang mengais-ngais tumpukan kotoran kuda dengan penuh semangat.

“Ayah, dengar ini!” serunya dengan bangga. “Aku yakin di dalam tumpukan kotoran ini pasti ada seekor anak kuda yang tersembunyi!”

Renungan

Perbedaan antara orang optimis dan pesimis sungguh menarik: yang optimis melihat donat, sementara yang pesimis hanya melihat lubangnya.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine