EtIndonesia. “Coba katakan padaku, berapa berat sekeping salju?” tanya seekor burung robin kepada merpati liar.
Merpati menjawab singkat : “Tak ada artinya. Sangat ringan.”
“Kalau begitu, dengarkan sebuah kisah yang tidak biasa,” kata si robin.
“Aku pernah hinggap di sebuah dahan pohon cemara, tepat di dekat batangnya. Saat itu, salju mulai turun. Keping-keping salju yang indah melayang turun dengan perlahan. Karena tidak ada yang bisa kulakukan, aku pun mulai menghitung setiap keping salju yang jatuh di dahan tempatku bertengger.”
“Jumlah pastinya adalah 141.254 keping.”
“Lalu, ketika satu keping salju lagi—yang menurutmu tidak berarti apa-apa—jatuh di dahan itu, cabang pohon tersebut pun patah.”
Setelah mengatakan itu, burung robin pun terbang pergi.
Merpati liar terdiam sejenak, lalu bergumam pada dirinya sendiri : “Barangkali… kedamaian di dunia ini pun hanya kurang satu kekuatan kecil dari satu orang.”
Renungan
Bukankah setiap usaha kecil yang kita lakukan sehari-hari sama seperti keping-keping salju itu?
Dia jatuh tanpa suara, menumpuk perlahan, mengendap dalam diam.
Namun ketika jumlahnya cukup, perubahan besar pun terjadi.
Karena itu, jika kita ingin mencapai hasil dalam suatu bidang, kita harus tekun mengumpulkan usaha kecil itu tanpa henti. Jika kita hanya mengejar hasil instan dan mudah menyerah, maka pintu keberhasilan tak akan pernah terbuka.(jhn/yn)


