Rusia Memperketat Kontrol Atas Media Sosial, Memaksa Para Blogger untuk Menyebarkan Propaganda Negara

EtIndonesia. Dewan Rusia sedang menyiapkan undang-undang yang akan mewajibkan blogger untuk menyebarkan iklan propaganda negara, menurut Pusat Pemberantasan Disinformasi (CCD) di bawah Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina.

Rancangan undang-undang di Rusia akan mewajibkan blogger dan platform online utama untuk memuat konten propaganda wajib, mengalokasikan setidaknya 5% dari seluruh ruang iklan untuk pesan yang mempromosikan apa yang disebut “nilai-nilai tradisional,” “patriotisme,” dan “budaya.”

Berdasarkan proposal tersebut, semua pemilik saluran publik besar dan akun media sosial akan diwajibkan untuk menempatkan konten tersebut. CCD menggambarkan inisiatif ini sebagai langkah lain menuju kontrol Kremlin yang komprehensif atas media sosial dan blogger di Rusia.

Pusat tersebut mencatat bahwa sejak dimulainya invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, pihak berwenang secara sistematis telah memanfaatkan blogger untuk secara terbuka membenarkan perang dan memperkuat narasi negara. Mereka yang menolak untuk bekerja sama, menurut peringatan CCD, menghadapi hukuman hingga hukuman penjara sungguhan berdasarkan undang-undang yang mengkriminalisasi penyebaran apa yang disebut “berita palsu” tentang angkatan bersenjata Rusia.

Propaganda dan pengendalian informasi

Langkah-langkah pengendalian juga diperketat di Krimea, di mana akses internet dapat diputus tanpa pemberitahuan. Menurut pejabat Ukraina, dinas keamanan mendorong pemutusan akses selama “periode yang tidak tepat,” seperti penembakan, insiden penting, atau lonjakan ketidakpuasan publik. Internet seluler dipandang sebagai risiko karena perannya dalam pengorganisasian diri yang cepat, mendokumentasikan pelanggaran, dan menyebarkan informasi tidak resmi.

CCD juga telah menyoroti kampanye disinformasi yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk mendiskreditkan pasukan Ukraina, termasuk video yang dihasilkan AI dan cerita kejahatan palsu yang secara keliru dikaitkan dengan anggota militer Ukraina, serta klip TikTok palsu yang menuduh “penyerahan massal” di dekat Pokrovsk. (yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine