Nasry Asfura Resmi Diumumkan Sebagai Presiden Terpilih Honduras 

EtIndonesia. Komisi Pemilihan Umum Nasional Honduras (CNE) pada Rabu (24/12/2025), setelah menyelesaikan penghitungan 99,93% suara, merilis hasil resmi pemilihan presiden dan mengumumkan bahwa kandidat Partai Nasional, Nasry Asfura, terpilih sebagai presiden. CNE Honduras akan merilis jumlah suara final resmi sebelum 30 Desember.

Data resmi Komisi Pemilihan Honduras menunjukkan:

  • Kandidat Partai Nasional (PN) Nasry Asfura memperoleh 1.481.517 suara, dengan 40,26% suara.
  • Kandidat Partai Liberal (PL) Salvador Nasralla memperoleh 1.455.169 suara, dengan 39,54% suara.
  • Kandidat dari partai kiri berkuasa Partai Kebebasan dan Pembangunan Kembali (Libre), Rixi Moncada, yang berasal dari partai Presiden petahana Xiomara Castro, memperoleh 706.266 suara, dengan 19,19% suara.

Setelah kemenangannya dikonfirmasi, Asfura menulis di platform media sosial X:  “Honduras, saya siap memimpin negara dan tidak akan mengecewakan kalian.”

Pemilihan presiden Honduras digelar pada 30 November, namun proses penghitungan suara berlangsung lambat karena berbagai faktor dan mendapat perhatian luas. Sebelum pemilu, kandidat dari Partai Nasional dan Partai Liberal yang berada di oposisi sama-sama menyatakan bahwa jika menang, mereka mungkin akan memulihkan hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Setelah kemenangan Asfura dikonfirmasi sebagai presiden terpilih Honduras, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyampaikan sambutan positif. Dalam pernyataannya, ia mengatakan:  “Kami menantikan kerja sama dengan pemerintahan yang akan datang (Asfura) untuk mendorong kerja sama keamanan bilateral dan regional, menghentikan imigrasi ilegal ke Amerika Serikat, serta memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara.”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga menyatakan dukungannya kepada Asfura, dengan mengatakan bahwa keduanya dapat bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkoba. Trump juga menyebutkan bahwa jika Asfura kalah, Amerika Serikat akan mengurangi bantuan kepada Honduras. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine