Pencerahan Mandela

EtIndonesia. Nelson Mandela adalah pejuang nasional Afrika Selatan. Karena memimpin perlawanan terhadap kebijakan apartheid (pemisahan ras kulit putih), dia dipenjara oleh rezim kulit putih dan diasingkan selama 27 tahun di Pulau Robben—sebuah pulau terpencil di Samudra Atlantik.

Saat itu, meskipun Mandela sudah berusia lanjut, para penguasa kulit putih tetap memperlakukannya dengan kejam, sama seperti tahanan muda lainnya.

Pulau Robben terletak sekitar tujuh mil di barat laut Cape Town, di Teluk Table. Pulau itu dipenuhi bebatuan, dengan lingkungan keras yang dihuni anjing laut, ular, dan berbagai satwa liar.

Mandela ditahan di sebuah kamp utama, tinggal di barak beratap seng. Pada siang hari dia dipaksa memecah batu—menghancurkan bongkahan besar dari tambang menjadi kerikil. Kadang dia harus menyelam di air laut yang dingin untuk mengambil rumput laut, atau bekerja di tambang kapur.

Setiap pagi, dia berbaris menuju lokasi tambang. Setelah belenggu kakinya dilepas, dia turun ke ladang batu kapur yang luas, menggali dengan cangkul dan sekop besi.

Karena Mandela dianggap sebagai tahanan penting, dia dijaga khusus oleh tiga orang sipir. Mereka tidak ramah dan kerap mencari-cari alasan untuk menyiksanya.

Namun, pada tahun 1991, setelah Mandela dibebaskan dan terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan, sebuah tindakan pada upacara pelantikannya mengguncang dunia.

Saat upacara dimulai, Mandela berdiri menyampaikan pidato sambutan. Dia terlebih dahulu memperkenalkan para tamu kehormatan dari berbagai negara. Lalu dia berkata, meskipun dia merasa sangat terhormat menyambut begitu banyak tokoh penting, hal yang paling membuatnya bahagia adalah kehadiran tiga mantan sipir penjara Pulau Robben yang dulu mengawasinya.

Dia meminta ketiganya berdiri agar dapat diperkenalkan kepada seluruh hadirin.

Kebesaran jiwa dan kelapangan hati Mandela membuat para mantan penguasa kulit putih—yang telah menyiksanya selama 27 tahun—terdiam tanpa kata. Seluruh hadirin pun berdiri dengan rasa hormat yang mendalam.

Ketika Mandela yang telah lanjut usia itu berdiri perlahan dan dengan penuh hormat memberi salam kepada tiga orang yang pernah memenjarakannya, seisi ruangan—bahkan dunia—seakan hening seketika.

Kelak, Mandela menjelaskan kepada sahabat-sahabatnya bahwa di masa mudanya dia memiliki watak keras dan mudah marah. Justru di dalam penjara itulah dia belajar mengendalikan emosi—dan itulah yang membuatnya mampu bertahan hidup.

Tahun-tahun di balik jeruji memberinya waktu dan dorongan untuk belajar mengelola rasa sakit akibat penderitaan yang dialaminya.

Dia berkata bahwa rasa syukur dan kelapangan hati sering kali lahir dari penderitaan dan ujian, dan keduanya hanya bisa dibentuk melalui latihan keteguhan yang luar biasa.

Mengenang hari pembebasannya, Mandela berkata: “Ketika aku melangkah keluar dari sel dan melewati gerbang penjara menuju kebebasan, aku sudah tahu—jika aku tidak meninggalkan kepedihan dan kebencian di belakang, maka sesungguhnya aku masih berada di dalam penjara.”

Nelson Rolihlahla Mandela

Pejuang kebebasan Afrika Selatan yang dipenjara selama 27 tahun karena melawan apartheid, dan akhirnya memimpin negaranya mengakhiri sistem pemisahan ras menuju demokrasi multiras.

  • Lahir: 18 Juli 1918
  • Wafat: 5 Desember 2013

Renungan (Hikmah Cerita)

Cinta terbesar manusia adalah memaafkan kesalahan orang lain—terutama ketika dia berada dalam posisi kekuasaan yang sangat besar. Mampu mengampuni mereka yang pernah menyiksa dan menyakiti dirinya bukanlah perkara mudah. Namun justru di sanalah letak keagungan seorang manusia.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine