Viral “Angsa Bergoyang” Sambil Ikut Irama Musik, Ada yang Menawar Lebih dari Rp 20 Juta tapi Ditolak 

Baru-baru ini, seekor “angsa bergoyang” di Anhui, Tiongkok  menjadi viral. Angsa tersebut bisa mengayunkan leher ke kiri dan kanan mengikuti irama musik untuk menghindari lemparan gelang dari pengunjung. Ada orang yang bersedia membayar 10.000 yuan atau Rp 24 juta untuk membeli angsa itu, namun ditolak oleh pemilik lapak. Warganet pun bercanda: “Ini bukan angsa, ini pohon uang berjalan.”

EtIndonesia. Video yang beredar di internet memperlihatkan bahwa selama perayaan Tahun Baru Imlek, sebuah lapak permainan lempar gelang untuk mendapatkan angsa di Anhui menarik perhatian banyak wisatawan karena seekor angsa ‘bergoyang mengikuti musik’.

Terlihat angsa besar itu duduk di atas bangku, menggerakkan lehernya ke kiri dan kanan seiring alunan musik, dengan sangat tepat menghindari gelang yang dilempar. Di dada angsa tersebut tergantung sebuah papan bertuliskan:
“Jika berhasil mengait angsa, hadiah 100 yuan per lemparan. Angsa tidak diberikan. Terima kasih atas kerja samanya!”

Video angsa “bergoyang mengikuti musik” ini langsung meledak di dunia maya. Angsa tersebut pun menjadi angsa selebritas internet, dan para netizen ramai-ramai bercanda:
“Ini bukan angsa, ini benar-benar mesin pencetak uang.”

“Angsa penggeleng kepala: tanpa aku, lapak ini sudah bangkrut sejak lama.”

Seorang blogger Tiongkok bernama 虎哥別鬧 (Hu Ge, jangan ribut) tahun lalu juga pernah bertemu seekor “angsa bergoyang”. Saat itu, pemilik lapak menantangnya:
“Jangan banyak omong. Kalau hari ini kamu bisa mengait angsa ini, seluruh lapak ini aku serahkan padamu.”

Hu Ge langsung menerima tantangan dan membeli gelang untuk mencoba mengait angsa tersebut. Tak disangka, si pemilik lapak dengan santai berkata, “Tunggu sebentar, belum mulai. Saya putar musik dulu.”

“Putar musik?” Hu Ge sempat bingung. Begitu lagu 讓我們一起搖擺/mari kita bergoyang bersama diputar, angsa yang tadinya duduk diam di kursi langsung mulai menggelengkan lehernya mengikuti irama, tampak sangat menikmati musik itu.

Hu Ge pun dibuat tak berkutik—bagaimana cara mengaitnya?
“Angsa bermusik ini benar-benar sulit dihadapi!”

Di kolom komentar video Hu Ge, banyak netizen ikut bercanda:
“Begitu musik mulai dan kepala angsa ikut bergoyang, aku langsung tertawa.”
“Ini bukan angsa, ini partner bisnis.”

Seorang blogger lain juga pernah bertemu angsa bergoyang yang lebih kocak lagi. Angsa itu bukan hanya menggelengkan kepala untuk menghindari gelang, tetapi juga menunduk pura-pura mati, lalu melempar gelang yang sudah mengenai tubuhnya. Sang blogger pun tak berdaya dan mengeluh, “Seumur hidup juga tidak akan bisa mengaitnya!”

Menurut penuturan Hu Ge, sebagian angsa memang secara alami bisa menggelengkan kepala—satu dari ribuan atau bahkan puluhan ribu ekor. Ada pula yang merupakan “angsa bergoyang hasil pelatihan”. Sejak kecil, angsa-angsa ini dibiasakan mendengar musik atau digoyangkan kepalanya ke kiri dan kanan dengan tangan, hingga akhirnya membentuk kebiasaan.

Hu Ge juga mengatakan bahwa ada pedagang yang membeli angsa dari pelatih khusus. Untuk angsa yang sudah terlatih seperti ini, meskipun ada orang yang bersedia membayar beberapa ribu yuan, bahkan hingga 10.000 yuan, pemilik lapak tetap tidak mau menjualnya. Alasannya, nilai ekonomi potensial dari seekor “angsa bergoyang” jauh melebihi 10.000 yuan.

Laporan gabungan oleh reporter Luo Tingting / Editor penanggung jawab: Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine