Pada 28 Maret 2026 malam, sebuah bangunan komersial di Taiyuan, Provinsi Shanxi, Tiongkok, mengalami kebakaran. Hingga 29 Maret pagi, sedikitnya 3 orang dilaporkan tewas dan 23 lainnya terluka dengan 9 orang di antaranya dalam kondisi serius.
EtIndonesia. Beberapa video yang beredar di internet menunjukkan bahwa kebakaran terjadi di dekat Jalan Qin Xian Bei, Distrik Xiaodian, Taiyuan, sekitar pukul 19.50 pada 28 Maret 2026. Menurut rekaman saksi mata, api awalnya muncul di bagian atas sebuah restoran barbekyu di lantai bawah bangunan, lalu dengan cepat merambat ke atas sepanjang dinding luar gedung. Potongan material yang terbakar jatuh bersama asap tebal.
Bangunan yang terbakar merupakan gedung komersial dengan berbagai usaha di dalamnya, termasuk restoran barbekyu, rumah makan, kedai makanan ringan, supermarket, toko lotre, serta lantai atas yang digunakan untuk KTV dan warnet.
Seorang saksi mengatakan api menyebar sangat cepat, terutama karena material dinding luar seperti panel aluminium-plastik ikut terbakar dan jatuh.
3月28日晚,山西太原,亲贤北街茂业怡和巷一饭店大楼发生大火,官方通报24死伤!#太原 #火灾 pic.twitter.com/uZsvMm3utw
— 中国悲剧档案 (@newszg_official) March 28, 2026
Seorang pemilik toko di sekitar lokasi menyebut, “Belum jam 8 malam, karyawan saya sudah melihat dari kaca bahwa gedung seberang terbakar, bagian luar bangunan terbakar dengan sangat cepat.”
Media resmi awalnya melaporkan 1 orang tewas dan 25 orang terluka. Namun kemudian diperbarui bahwa 2 orang meninggal dunia setelah gagal diselamatkan di rumah sakit, sehingga jumlah korban tewas meningkat menjadi 3 orang, dengan total 23 orang terluka, termasuk 9 orang dalam kondisi serius.
Namun demikian, beberapa netizen menyatakan bahwa saat kebakaran terjadi, ada orang yang melompat dari gedung untuk menyelamatkan diri, sehingga jumlah korban sebenarnya belum dapat dipastikan.
突发火灾!
— XIAOHUA WANG (@Xiaohua_wang1) March 28, 2026
3月28日晚,山西太原小店区亲贤北街附近一高层建筑突发大火。
已致1人死亡、25人受伤,其中7人重伤。 pic.twitter.com/4JQ2k9Dwjw
Seorang saksi yang mengaku berada di dekat lokasi kejadian mengatakan bahwa mobil pemadam kebakaran sempat terhambat aksesnya. Ia menulis bahwa sejak awal api belum besar, mobil pemadam sudah terlihat dari kejauhan, namun terhalang jalan sempit dan kemacetan, termasuk pedagang kaki lima dan kendaraan yang parkir sembarangan, sehingga menghambat waktu emas untuk pemadaman.
Seorang netizen yang mengaku mengetahui situasi mengungkapkan tiga kemungkinan penyebab kebakaran:
- Titik api berada di bagian luar lantai bawah (dekat restoran).
- Penyebab langsung diduga karena material pelapis dinding yang tidak tahan api sehingga memicu kebakaran pada bahan insulasi luar.
- Proyek bangunan tersebut pernah dikeluhkan karena belum lulus inspeksi keselamatan kebakaran dan lama tidak bisa mendapatkan sertifikat properti, sehingga diduga memiliki masalah keselamatan sejak lama.
Setelah kebakaran terjadi, orang-orang di dalam gedung dan toko-toko sekitar segera menyelamatkan diri.
Seorang pemilik toko di sebelah gedung, bermarga Tang (nama samaran), mengatakan kepada media bahwa saat kebakaran terjadi, adiknya sedang bekerja di toko dan segera menghubunginya setelah berhasil menyelamatkan diri, mengatakan bahwa “toko sebelah terbakar.”
Ia menambahkan bahwa awalnya mengira hanya kebakaran kecil, tetapi kemudian menjadi sangat besar. Setelah melihat berita, ia mengetahui papan nama tokonya juga telah hangus terbakar, dan seluruh barang masih berada di dalam toko, sehingga kerugian belum dapat dihitung.
Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian tampak porak-poranda. Dinding luar bagian timur bangunan terlihat hangus terbakar, beberapa toko di sekitar jalur akses mengalami kerusakan parah, banyak sepeda listrik terbakar hingga tinggal rangka, dan jalanan dipenuhi puing-puing serta barang berserakan. (Hui)
Sumber : NTDTV.com


