Amnesti yang Diberikan Kuba kepada Tahanan Politik Dipantau Secara Ketat oleh AS dan Organisasi HAM

Pemerintah Kuba mengumumkan amnesti besar-besaran atas dasar “kemanusiaan” setelah adanya tekanan dan negosiasi dari Amerika Serikat. Pembebasan tahanan dimulai pada Jumat (3 April) dan menjadi salah satu operasi pembebasan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Para pengamat menilai langkah ini bertujuan meredakan ketegangan hubungan Kuba-AS serta mencari bantuan ekonomi.

EtIndonesia. Pemerintah Kuba pada  Jumat (3/4/2026) mengumumkan program amnesti besar-besaran. Beberapa jam kemudian, sejumlah tahanan mulai dibebaskan. Media resmi Kuba menyebut langkah ini sebagai “tindakan kemanusiaan dan kedaulatan”, dengan lebih dari 2.000 tahanan akan dibebaskan.

Seorang mantan tahanan, Harold Báez, mengatakan:  “Saya berterima kasih atas langkah ini, karena memberi saya kesempatan untuk membangun kembali kehidupan dan kembali ke masyarakat.”

Amerika Serikat menyatakan akan memantau perkembangan ini secara ketat untuk memastikan bahwa tahanan yang dianggap sebagai tahanan politik oleh otoritas Kuba juga dibebaskan. 

Sejumlah organisasi hak asasi manusia menunjukkan bahwa pemerintah Partai Komunis Kuba masih menahan ratusan tahanan politik, meskipun jumlah pastinya berbeda-beda menurut berbagai pihak. Organisasi-organisasi tersebut berjanji akan terus mengawasi proses pembebasan ini.

Selama bertahun-tahun, pembebasan tahanan politik menjadi salah satu isu utama dalam negosiasi antara Amerika Serikat dan Kuba. Di tengah meningkatnya tekanan diplomatik dan ekonomi dari Amerika Serikat, organisasi HAM dan pemerintah AS disebut memberikan tekanan terkuat dalam beberapa dekade terakhir terhadap pemerintah komunis Kuba.

Ini merupakan amnesti terbesar di Kuba dalam sepuluh tahun terakhir. Para analis menilai langkah ini merupakan respons terhadap kebijakan keras pemerintahan Donald Trump, yang bertujuan mengurangi tekanan embargo. Hal ini juga mencerminkan upaya Kuba, di tengah kesulitan ekonomi dan tekanan eksternal, untuk memperbaiki hubungan internasional melalui penyesuaian kebijakan diplomatik dan HAM dalam negeri.

Pemerintah Kuba tidak merilis daftar rinci para tahanan yang dibebaskan. Namun, organisasi HAM menyebutkan bahwa banyak dari mereka adalah aktivis oposisi yang ditahan setelah ikut serta dalam aksi protes besar pada 11 Juli 2021.

Pada awal Maret tahun ini, Kuba juga telah membebaskan 51 tahanan politik berdasarkan kesepakatan dengan Vatikan. (Hui)

Laporan oleh Li Qingyi dan Qi Shaowei.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine