PLTN Bushehr Iran Terdampak Serangan, 1 Tewas — Perusahaan Rusia Evakuasi Lagi 198 Orang

Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (4 April) melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap ibu kota dan berbagai kota di Iran. Pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr terkena dampak serpihan ledakan, dan dilaporkan satu orang tewas. Perusahaan nuklir milik negara Rusia kembali mengevakuasi 198 karyawan.

EtIndonesia. Badan Tenaga Atom Internasional pada 4  April melalui platform media sosial X menyatakan bahwa seorang petugas keamanan fisik di pembangkit nuklir Bushehr tewas setelah terkena serpihan proyektil. Selain itu, satu bangunan di dalam fasilitas juga terdampak gelombang kejut dan serpihan ledakan.

Direktur Rosatom, Alexei Likhachev, mengkonfirmasi kepada media Rusia bahwa korban tewas tersebut adalah warga negara Iran.

Likhachev mengatakan bahwa situasi di sekitar pembangkit nuklir tersebut berkembang sesuai dengan skenario terburuk yang diperkirakan, dan ia telah melaporkan kondisi di sekitar Bushehr kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Sejak pecahnya konflik Iran pada 28 Februari lalu, pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr telah menjadi sasaran serangan untuk keempat kalinya, sementara Rosatom terus mengevakuasi staf dari lokasi tersebut.

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine