Gadis 12 Tahun Jago Kungfu Pecahkan Dua Rekor Guinness dengan 69 Salto Kepala dalam 1 Menit dan 11 Kali Split dalam 1 Menit

EtIndonesia. Topik “Gadis 12 tahun mencetak dua Rekor Guinness dengan kungfu Tiongkok” pada 22 Mei menjadi trending di Tiongkok. Zhang Sixuan, yang berasal dari Tangyin, Henan, Tiongkok, berhasil mencetak dua Rekor Dunia Guinness sekaligus dengan melakukan 69 salto kepala dalam satu menit dan 11 kali gerakan split di atas bangku dalam satu menit.

Menurut laporan, Zhang Sixuan mulai belajar bela diri sejak usia 5 tahun dan berlatih sekitar 6 jam setiap hari. Pada usia 9 tahun, ia telah memperoleh gelar “Bintang Kungfu Shaolin Selatan Dunia”. Ia bercita-cita menjadi pelatih bela diri dan meneruskan seni bela diri Yuejiaquan (Tinju Keluarga Yue).

Pada 14 Juli 2024, dalam “Final Kompetisi Global Shaolin Kaogong 2024” yang diadakan di depan Kuil Shaolin, Dengfeng, Henan, lebih dari seratus peserta dari 47 negara dan wilayah ikut bertanding. Saat itu, Zhang Sixuan yang baru berusia 9 tahun tampil di atas panggung. Gerakan tendangan tinggi “Chaotian Deng” yang bersih dan tegas langsung mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penonton.

“Gadis kecil ini sangat stabil!” puji para juri di lokasi. Setelah itu, Zhang Sixuan melanjutkan dengan serangkaian salto belakang dan gerakan “Tongzi Baifo” (anak kecil memberi penghormatan kepada Buddha), menunjukkan dasar kungfu yang sangat kuat dan kembali mendapat tepuk tangan panjang.

Kepala Sekolah Bela Diri Jingzhong di Kabupaten Tangyin, Zhao Zhenwu, mengatakan bahwa Zhang Sixuan sejak kecil berlatih “kungfu anak Shaolin”. Selain sangat mahir dalam kelenturan tubuh, ia juga mampu memainkan Yuejiaquan.

“Kungfu anak Shaolin membutuhkan tiga sampai empat tahun latihan untuk bisa dikuasai, dan hanya anak-anak yang tahan menderita yang bisa mencapai tingkat seperti ini,” kata Zhao Zhenwu. Ia menambahkan bahwa Zhang Sixuan sangat kuat mental dan tidak pernah menangis saat latihan.

“Ia sangat menyukai seni bela diri. Saat liburan pun sering tetap tinggal di sekolah untuk berlatih, dan bercita-cita menjadi pelatih bela diri,” ujarnya.

Lahir dan besar di kampung halaman Jenderal Yue Fei, Zhang Sixuan sejak kecil sudah mampu menghafal dengan lancar puisi klasik patriotik 《滿江紅·寫懷》 (“Man Jiang Hong · Menulis Perasaan”). Zhao Zhenwu mengatakan bahwa menghafal puisi itu merupakan pelajaran wajib di sekolah:

“Mereka harus bisa menghafal ‘Man Jiang Hong’ agar dapat mempelajari dan memahami semangat Yue Fei.”

Laporan gabungan reporter Luo Tingting / Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine