EtIndonesia.com Menurut laporan New Tang Dynasty Television (NTD), baru-baru ini beredar informasi di internet bahwa seorang pelaut Tiongkok mengeluhkan nasibnya melalui media sosial. Ia mengatakan kapal kargo Tiongkok tempatnya bekerja telah tertahan di Selat Hormuz selama lebih dari 94 hari.
Setelah unggahan tersebut beredar, banyak warganet meninggalkan komentar bernada sindiran dan humor, dengan menyarankan agar ia “mencari Wu Jing”.
Kolom Komentar Dipenuhi Candaan “Wolf Warrior”
Menurut informasi yang beredar secara daring, pada 1 Juni seorang awak kapal dari sebuah perusahaan pelayaran mengatakan bahwa kapal kargo Tiongkok yang ditumpanginya telah terjebak di Selat Hormuz selama 94 hari.
Tak lama setelah kabar itu tersebar, kolom komentar berubah menjadi ajang berbagai lelucon yang berkaitan dengan film Wolf Warrior dan bintangnya, Wu Jing.
Beberapa komentar yang muncul antara lain:
- “Tempel saja foto Wu Jing di wajahmu.”
- “Coba tunjukkan paspor Tiongkok kepada mereka, mungkin langsung bisa lewat tanpa hambatan.”
- “Kibarkan bendera nasional dan teriak lewat pengeras suara: ‘Saya orang Tiongkok!'”
Komentar-komentar tersebut merujuk pada adegan terkenal dalam film Wolf Warrior 2, yang menampilkan tokoh utama menghadapi konflik di luar negeri sambil membawa simbol-simbol nasional Tiongkok.
Warganet Mengusulkan Judul Film Baru
Sebagian warganet bahkan bercanda dengan menciptakan judul film baru, yaitu:
“Operasi Hormuz” (Operation Hormuz).
Ada pula yang berkomentar:
“Sudah 94 hari berlalu, cukup waktu bagi Wu Jing untuk menyelesaikan syuting Wolf Warrior 3.”
Memicu Diskusi tentang Film dan Realitas
Perbincangan hangat di dunia maya ini kembali memunculkan diskusi mengenai perbedaan antara narasi heroik yang ditampilkan dalam film-film patriotik dan kenyataan yang dihadapi warga Tiongkok di luar negeri.
Banyak komentar bernada satir yang membandingkan gambaran kemampuan negara dalam film dengan situasi nyata yang dialami para awak kapal tersebut.


