Muncul Kembali Setelah Hilang Setahun di Alam Liar! Misteri Kematian Ilmuwan Nuklir Wanita Kembali Menjadi Sorotan

EtIndonesia.com Ilmuwan nuklir Amerika Serikat, Melisa Mondragon Casias, yang menghilang secara misterius pada Juni tahun lalu, akhirnya ditemukan setelah keluarganya melakukan pencarian selama hampir satu tahun. Namun, kabar yang datang merupakan hasil yang memilukan: jasadnya ditemukan di sebuah kawasan hutan di negara bagian New Mexico.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengumumkan penyebab kematiannya. Namun, sebuah senjata api ditemukan di dekat jasadnya. Seorang detektif swasta menyatakan bahwa kasus ini masih menyimpan banyak kejanggalan dan kemungkinan pembunuhan tidak dapat dikesampingkan.

Casias semasa hidup bekerja sebagai asisten administrasi di Los Alamos National Laboratory. Karena laboratorium tersebut sejak lama terkait dengan penelitian senjata nuklir Amerika Serikat, kasus hilangnya dirinya juga mendapat perhatian luas.

Menurut laporan New York Post, pada hari ia menghilang pada Juni tahun lalu, Casias terlebih dahulu mengantar suaminya ke laboratorium untuk bekerja. Setelah itu, ia mengatakan bahwa dirinya lupa membawa kartu identitas kerja dan akan pulang ke rumah untuk mengambilnya. Ia juga memberi tahu putrinya bahwa hari itu ia akan bekerja dari rumah.

Putrinya mengatakan bahwa saat itu ibunya tampak normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan.

Orang terakhir yang melihatnya melaporkan bahwa sekitar pukul 14.20 siang hari itu, Casias sedang berjalan sendirian ke arah timur di sepanjang Jalan Raya Negara Bagian 518 di New Mexico. Setelah itu, semua kontak dengannya terputus.

Menurut laporan, sebelum menghilang ia telah menghapus riwayat di telepon genggamnya serta meninggalkan ponsel dan dokumen identitasnya di rumah.

Detektif swasta bernama McNally mengatakan bahwa keadaan yang mengelilingi hilangnya Casias sangat tidak biasa. Ia menduga bahwa Casias mungkin sedang berusaha menghindari seseorang.

Para penyelidik menemukan sebuah senjata api di dekat lokasi ditemukannya jasad korban. Namun, pihak berwenang hingga kini belum mengumumkan penyebab resmi kematiannya. McNally menilai bahwa kemungkinan pembunuhan masih perlu dipertimbangkan dalam penyelidikan.

Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah ilmuwan Amerika yang berkaitan dengan bidang ilmu nuklir, kedirgantaraan, UFO, atau penelitian terkait lainnya dilaporkan meninggal dunia atau menghilang dalam berbagai keadaan.

Kasus Casias saat ini masih dalam proses penyelidikan, dan keluarganya berharap kebenaran mengenai penyebab kematiannya dapat segera terungkap.

Laporan oleh Liu Jiajia, NTD Television, Amerika Serikat

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine