Seru! Ascott East Java Resmi Buka Move and Art 2026: Olahraga, Seni, Donor Darah, dan Main Tradisional

Surabaya – Sebuah harmoni antara semangat kompetisi, kreativitas tanpa batas, dan kepedulian sosial menyatu dalam pembukaan Move and Art 2026 yang digelar oleh Ascott Regional Jawa Timur. Acara yang berlangsung di Oakwood Hotel & Residence Surabaya pada Rabu (10/6/2026) ini sekaligus memperingati Hari Donor Darah Sedunia melalui aksi kemanusiaan yang menggugah.

Move and Art tahun kedua ini bukan sekadar ajang internal antar properti Ascott. Lebih dari itu, ia menjadi panggung bagi karyawan untuk menunjukkan bakat di bidang olahraga, seni, hingga pelestarian permainan tradisional—semua dibalut dalam semangat kolaborasi dan kebersamaan.

Donor Darah Buka Rangkaian Kegiatan

Sebelum seremoni pembukaan, puluhan karyawan, tamu hotel, dan masyarakat umum antusias mengikuti kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya. Dalam dua jam (10.00–12.00 WIB), terkumpul puluhan kantong darah. Aksi ini didukung penuh oleh sponsor seperti Yakult Surabaya, Benings Clinic, Kimia Farma, Mitra Optik Kacamata, dan Daune Spa, yang memiliki visi sama dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan karyawan.

Tujuh Properti, Satu Semangat

Move and Art 2026 diikuti oleh tujuh properti di bawah naungan Ascott Regional Jawa Timur:

  • Ascott Waterplace Surabaya
  • Oakwood Hotel & Residence Surabaya
  • Shanaya Resort Malang
  • HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya
  • HARRIS Hotel & Conventions Malang
  • YELLO Hotel Jemursari Surabaya
  • POP! Hotel Diponegoro Surabaya

Masing-masing properti datang dengan kostum meriah, yel-yel kreatif, dan penampilan yang memukau. Ada yang membawakan lagu tradisional Cublak-Cublak Suweng dalam aransemen modern, pertunjukan perkusi, tarian viral Kicau Mania, hingga HARRIS Move yang ikonik dan mengundang tepuk tangan meriah.

Resmi Dibuka: “Lebih dari Sekadar Kompetisi”

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Agus Susanto, perwakilan Ascott Regional Jawa Timur sekaligus General Manager HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya. Dalam sambutannya, ia menegaskan makna mendalam di balik Move and Art.

“Move and Art bukan sekadar kompetisi. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat hubungan antar properti, mengembangkan kemampuan para karyawan, serta membangun budaya kerja yang positif dan kolaboratif. Kami berharap semangat yang terbangun selama rangkaian kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta,” ujar Agus.

Beragam Cabang: Dari Badminton hingga Sustainable Fashion Show

Kompetisi tahun ini mempertandingkan berbagai cabang, antara lain:

  • Badminton
  • Futsal
  • Mobile Legends (e-sports)
  • Making Bed Competition
  • Mirror Art Competition
  • Make-up and Sustainable Fashion Show
  • Permainan Tradisional (bertepatan dengan semangat Hari Kemerdekaan RI)

Rangkaian Move and Art 2026 akan berlangsung dari Juni hingga Agustus 2026, dimulai dari POP! Hotel Diponegoro Surabaya dan ditutup di Shanaya Resort Malang. Para peserta akan memperebutkan medali serta piala bergilir Move and Art.

Antusiasme Peserta: Lebih Meriah dari Tahun Lalu

Gitvy Marethasary, perwakilan dari Shanaya Resort Malang yang turut hadir dalam donor darah dan pembukaan, mengaku tak sabar menjalani kompetisi.

“Sebagai peserta yang sudah mengikuti Move and Art sejak tahun lalu, saya melihat pembukaan tahun ini jauh lebih meriah dengan persiapan yang semakin matang. Semangat dari setiap properti juga luar biasa. Saya sudah tidak sabar mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dan tentunya berjuang untuk membawa pulang medali bagi tim kami,” ungkap Gitvy.

Komitmen Ascott: Serentak di Seluruh Indonesia

Move and Art tidak hanya digelar di Jawa Timur. Program ini berlangsung serentak di berbagai regional Ascott di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Dengan semangat kompetisi yang sehat, sentuhan seni, dan kepedulian sosial, Move and Art 2026 menjadi bukti bahwa dunia perhotelan bisa menjadi ruang untuk tumbuh bersama—baik secara profesional maupun kemanusiaan.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik.Oleh Fjolla ArifiPesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyataArsh SaraoKetika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine