OJK Jamin Stabilitas Sektor Keuangan Tetap Solid di Tengah Gejolak Global dan Tekanan Inflasi

Jakarta, 7 Juli 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga meskipun dibayangi ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi global. Hal ini terungkap dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 1 Juli 2026, yang dirilis secara resmi hari ini.

Di tengah perlambatan ekonomi global dan meningkatnya risiko higher for longer, OJK menilai sektor keuangan domestik masih menunjukkan ketahanan yang solid. Meskipun berbagai indikator ekonomi global menunjukkan divergensi—dengan Amerika Serikat yang tetap tangguh namun inflasinya naik, sementara Tiongkok masih menghadapi lemahnya konsumsi domestik—OJK meyakini respons kebijakan yang memadai telah menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.【1†L32-L33】

IHSG Terkoreksi, Namun Likuiditas Pasar Tetap Terjaga

Di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Juni 2026 ditutup di level 5.643,19, terkoreksi 7,90 persen secara bulanan atau 34,74 persen secara tahunan.【1†L44-L45】Meski demikian, likuiditas pasar saham domestik secara umum tetap manageable dengan rata-rata bid-ask spread berada di level 1,75 persen.【1†L47-L48】

Investor asing tercatat melakukan net sell di pasar saham senilai Rp19,63 triliun seiring volatilitas pasar global.【1†L49-L50】Namun di sisi lain, minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) tetap positif, tercermin dari net buy sebesar Rp22,43 triliun secara bulanan.【1†L57-L58】

Jumlah investor di pasar modal domestik terus menunjukkan tren peningkatan, dengan penambahan sebanyak 1,21 juta investor baru pada Juni 2026, sehingga total investor mencapai 28,96 juta atau tumbuh 42,22 persen secara tahunan.【1†L69-L70】

Kredit Perbankan Tumbuh 11,51%, NPL Terjaga

Kinerja intermediasi perbankan meningkat dengan profil risiko yang terkendali. Pada Mei 2026, kredit tumbuh sebesar 11,51 persen secara tahunan menjadi Rp8.918 triliun.【1†L97-L98】Kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi yaitu 21,95 persen, diikuti kredit modal kerja sebesar 8,09 persen, dan kredit konsumsi sebesar 5,89 persen.【1†L99-L100】

Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,17 persen dan NPL net di angka 0,84 persen.【1†L111-L112】Ketahanan permodalan perbankan juga tercatat kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,74 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan.【1†L116】

Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13,49 persen secara tahunan menjadi Rp10.294 triliun, dengan pertumbuhan giro yang melonjak 20,53 persen.【1†L105-L106】

Asuransi dan Dana Pensiun Tunjukkan Kinerja Positif

Industri asuransi komersil mencatat total aset Rp977,81 triliun atau naik 4,05 persen secara tahunan, dengan akumulasi pendapatan premi mencapai Rp139,54 triliun.【1†L149-L151】Industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi mencatatkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 481,20 persen dan 319,12 persen, jauh di atas ambang batas 120 persen.【1†L153】

Di sisi dana pensiun, total aset tumbuh 7,71 persen secara tahunan mencapai Rp1.693,37 triliun.【1†L160】OJK juga mencatatkan prestasi dengan disahkannya pendirian DPLK Sinarmas Asset Management pada Juni 2026, yang merupakan DPLK pertama yang didirikan oleh Manajer Investasi.【1†L172-L173】

OJK Terbitkan Regulasi Baru, Perkuat Pengawasan

Dalam rangka penguatan sektor jasa keuangan, OJK telah menerbitkan sejumlah regulasi baru, di antaranya:

  1. POJK Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan, yang mengatur perilaku financial influencer dalam menyampaikan informasi keuangan kepada masyarakat.【1†L347-L350】
  2. POJK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum Bank Perekonomian Rakyat, untuk mendorong penguatan permodalan BPR.【1†L351-L355】
  3. POJK Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaporan dan Permintaan Data Transaksi Pendanaan oleh Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, sebagai landasan pengawasan pelaporan data transaksi fintech lending secara harian.【1†L356-L359】

Pemberantasan Pinjol Ilegal dan Penipuan Terus Digencarkan

OJK bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memerangi aktivitas keuangan ilegal. Sepanjang 2026 hingga 30 Juni, OJK telah menangani 1.218 entitas ilegal, terdiri dari 238 investasi ilegal, 951 pinjaman online ilegal, dan 27 gadai ilegal.【1†L441】

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dibentuk OJK bersama anggota Satgas PASTI telah menerima 608.167 laporan penipuan, dengan total dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp674,1 miliar dan dana yang dikembalikan kepada korban sebesar Rp196,93 miliar.【1†L453-L456】

OJK Terus Perkuat Literasi Keuangan

Sepanjang 2026, OJK telah menyelenggarakan 2.571 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 10,86 juta peserta.【1†L335】Melalui program GENCARKAN, telah diselenggarakan 31.178 program yang menjangkau 102 juta peserta di seluruh Indonesia.【1†L339】

Program OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia) telah mencatat 44.085 duta literasi keuangan sejak diluncurkan pada April 2025.【1†L337】

Penegakan Hukum: 184 Perkara Diselesaikan, 41 Aset Disita

Dalam pelaksanaan fungsi penyidikan, sampai dengan 30 Juni 2026, Penyidik OJK telah menyelesaikan total 184 perkara yang terdiri dari 145 perkara perbankan, 9 perkara pasar modal, 25 perkara perasuransian, dan 5 perkara pembiayaan.【1†L439】Sebanyak 158 perkara telah diputus pengadilan.【1†L440】

Penyidik OJK juga berhasil menyita dan mengamankan 41 aset yang diduga terkait dengan tindak pidana perbankan syariah di Kota Medan, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian bank (asset recovery).【1†L447-L449】

OJK Optimistis Sektor Keuangan Tetap Tangguh

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan semangat kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak, kami optimistis sektor jasa keuangan Indonesia dapat tetap tangguh menghadapi dinamika global,” demikian pernyataan resmi OJK dalam siaran persnya.

INSPIRASI ERABARU

Membangun Nostalgia Hari Ini: Apa yang Akan Diingat Anak-Anak Anda di Masa Depan?

Perjalanan berkemah tahunan, buku cerita favorit, atau tradisi hari raya dapat menjadi kenangan emosional yang melekat sepanjang masa kanak-kanak. oleh Walker Larson Kata nostalgia berasal dari...

Cara Mengurangi Ketergantungan Anak pada Layar dan Mengajak Mereka Kembali Bermain di Alam Terbuka

Sekarang waktu di depan layar telah menjadi bagian utama masa kanak-kanak bagi jutaan keluarga. Perangkat digital dirancang untuk menarik dan mempertahankan perhatian jauh lebih...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine