EtIndonesia.com Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 23 Juli mengeluarkan pernyataan mengenai Iran melalui platform Truth Social. Ia menyatakan bahwa setiap kerugian yang dialami kapal, kargo, atau barang terkait lainnya akan dibayar menggunakan dana milik Iran yang saat ini berada di bawah kepemilikan dan kendali Amerika Serikat.
Pada pukul 18.00 waktu Pantai Timur AS tanggal 23 Juli, Trump menulis di Truth Social: “Sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, dengan ini saya menyatakan bahwa mulai saat ini, setiap dan seluruh kerugian yang dialami kapal, muatan, atau barang terkait lainnya akan dibayar dari dana Iran yang dimiliki dan dikendalikan oleh Amerika Serikat.”
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan tindakan yang adil.
Trump menulis: “Kerugian tersebut mungkin bernilai sangat besar, tetapi ini adalah cara yang adil dan masuk akal.”
Houthi Juga Akan Dianggap Tanggung Jawab Iran
Sebelumnya, Trump juga menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan kelompok Houthi akan dianggap sebagai tanggung jawab Iran.
Ia mengatakan bahwa sekitar setahun lalu, Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar sebagai balasan terhadap Houthi. Sejak saat itu, menurut Trump, Houthi “berperilaku cukup baik”, terutama selama konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Namun, Trump menyatakan bahwa kini Houthi kembali melakukan provokasi.
Menurutnya, “tadi malam mereka menembaki dua kapal Arab Saudi.”
Dalam unggahan lain di Truth Social, Trump menulis: “Harap diingat, jika mereka kembali melakukan tindakan semacam ini, Amerika Serikat akan meminta pertanggungjawaban Iran, karena Houthi adalah proksi Iran. Iran maupun Houthi sendiri akan menghadapi sanksi militer yang sangat keras.”
Trump juga mengatakan: “Saya sangat kecewa terhadap Houthi, karena sampai sekarang tindakan mereka sebelumnya sangat profesional dan bijaksana.”
Serangan Udara AS Terhadap Iran Berlanjut
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan melalui platform X putaran terbaru serangan udara terhadap Iran, disertai rekaman video operasi tersebut.
Menurut pengumuman itu, pada 23 Juli pukul 21.00 waktu Pantai Timur AS, militer Amerika telah menyelesaikan malam ke-13 berturut-turut operasi serangan udara terhadap Iran.
Militer AS juga menyatakan bahwa meskipun Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) baru-baru ini melancarkan sejumlah serangan, jalur pelayaran internasional tersebut tetap terbuka dan dapat dilalui.
Laporan diterjemahkan oleh Jin Hong / Editor: Li Quan


