Merampok Jam Tangan Mewah Senilai Miliaran Yen di Siang Bolong, Polisi Jepang Tangkap Dua Warga Chile

EtIndonesia.com Pada 25 Agustus 2026, kawasan pertokoan Nakano Broadway di Distrik Nakano, Tokyo, Jepang, dirampok pada siang hari. Empat jam tangan mewah senilai sekitar 200 juta yen dibawa kabur. Pada 27 Agustus, polisi menangkap dua pria warga Chile yang diduga terlibat dalam pencurian itu.

Kedua tersangka masing-masing berusia 23 dan 33 tahun. Pada 21 Agustus, mereka tiba di Bandara Haneda, Tokyo, dari Sydney, Australia, dengan menggunakan visa tinggal jangka pendek.

Sekitar pukul 11.50 pada 25 Agustus, para tersangka menggunakan palu untuk memecahkan kaca etalase toko jam Time Walker di Nakano Broadway. Mereka hanya berada di dalam toko sekitar 10 detik, kemudian mengambil tiga jam tangan mewah Richard Mille dan satu jam tangan Patek Philippe.

Total nilai jual keempat jam tangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 juta yen atau sekitar US$1,187 juta.

Setelah melakukan aksi tersebut, kedua tersangka melarikan diri secara terpisah. Salah satunya menggunakan skuter listrik, sementara yang lainnya melarikan diri dengan berjalan kaki.

Pada 27 Agustus, Kepolisian Metropolitan Tokyo menangkap keduanya di sebuah penginapan di Kota Osaka. Saat ditangkap, salah satu dari mereka membawa sebuah jam tangan yang mereknya sama dengan salah satu jam tangan yang dicuri. Polisi menduga jam tangan tersebut juga merupakan hasil rampokan.

Tersangka berusia 33 tahun mengakui keterlibatannya dalam kejahatan tersebut. Kepada polisi dia mengatakan, “Awalnya saya berencana menjual jam tangan tersebut dan membawa uangnya kembali ke negara asal.”

Namun demikian, tersangka lainnya mengatakan, “Saya hanya mencuri satu jam tangan dan tidak tahu mengenai tiga jam tangan lainnya.”

Polisi Tokyo mengatakan bahwa dua tersangka tersebut telah mendatangi lokasi kejadian dua hari sebelum perampokan untuk melakukan pengamatan.

Polisi kemudian menelusuri rekaman kamera pengawas dan informasi lainnya. Dari penyelidikan tersebut, polisi mengetahui bahwa kedua tersangka telah pergi ke Kota Osaka. Mereka akhirnya ditangkap di sebuah penginapan di Osaka.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Bagaimana Topi Biasa Menjadi Simbol Jabatan dalam Sejarah Tradisional Tiongkok

Topi kasa hitam pada awalnya hanyalah penutup kepala sehari-hari yang dikenakan baik oleh rakyat biasa maupun para juru tulis. Dibutuhkan waktu sekitar seribu tahun—serta...

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine