EtIndonesia.com Pada 4 September, Kementerian Keamanan Meksiko mengatakan bahwa pihaknya menyita 16,8 ton amfetamin dari sejumlah pabrik narkoba rahasia di negara bagian Sinaloa, wilayah barat laut Meksiko.
Ini merupakan salah satu pukulan terbesar terhadap produksi narkoba sintetis sejak Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mulai menjabat pada Oktober 2024.
Negara bagian Sinaloa merupakan salah satu basis kekuatan kartel narkoba terbesar di Meksiko.
Menurut laporan AFP, Menteri Keamanan Meksiko Omar García Harfuch mengatakan bahwa pihak berwenang menemukan tiga pabrik narkoba rahasia di kawasan pegunungan Sinaloa. Salah satu fasilitas tersebut memiliki luas sekitar 5.700 meter persegi.
Di bawah tekanan pemerintah Amerika Serikat, pemerintahan sayap kiri Meksiko yang dipimpin oleh Claudia Sheinbaum kini meningkatkan upaya pemberantasan kartel narkoba.
Pemerintah Meksiko telah menyerahkan puluhan orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kartel narkoba kepada Amerika Serikat.


