[Obrolan Medis di Luar Klinik]  Kurangi Konsumsi Makanan Dingin untuk Menyehatkan Yang Qi

Leon Xie (Praktisi Pengobatan Tradisional Tiongkok)

Makanan beku yang tidak sepenuhnya beku biasanya akan cepat mencair setelah dikeluarkan; namun, jika beku sepenuhnya, akan sulit untuk mencairkannya meskipun dibiarkan selama setengah hari. Akibatnya, orang-orang secara bertahap belajar bahwa jika mereka ingin memakannya keesokan harinya, mereka harus mengeluarkannya untuk dicairkan semalaman sebelumnya.

Proses pencairan mengonsumsi energi Yang, juga dikenal sebagai energi penghangat. Semakin hangat cuaca, semakin cepat proses pencairannya. Saya ingat menjual es loli saat masih kecil, masing-masing hanya seharga sepuluh sen. Saat itu, tidak ada keluarga yang memiliki kulkas, jadi para penjual akan membawa es loli dalam kotak styrofoam dan mengendarai sepeda di sepanjang jalan, sambil meneriakkan dagangan mereka. Mereka harus menjualnya dengan cepat, jika tidak, es loli di bagian bawah akan meleleh menjadi air, dan mereka harus menanggung kerugiannya sendiri——banyak orang mungkin masih mengingat pemandangan ini.

Dengan adanya lemari es saat ini, banyak anak tidak hanya sering makan es krim, tetapi juga minuman dingin dan buah-buahan, serta susu dan yoghurt. Makanan yang mudah basi seringkali hanya dimasukkan ke dalam lemari es dan langsung dimakan. Inilah salah satu alasan mengapa semakin banyak orang menderita sakit perut dan nafsu makan yang buruk ——- energi Yang dalam tubuh telah terkuras tanpa disadari.

Bayangkan jika tidak ada matahari di langit, tanah akan lembap dan suram; jika menemui hujan, akan lebih sulit untuk berjalan. Saat ini, jalan beton lebih baik, tetapi di masa lalu, semuanya adalah jalan berlumpur, licin di setiap langkah, yang membuat orang lebih menghargai kehangatan matahari.

“Matahari” dalam tubuh manusia mengacu pada ginjal Yang (juga dikenal sebagai gerbang kehidupan) dan jantung Yang. Pepatah mengatakan “Ketika matahari bersinar terang, halimun akan sirna dengan sendirinya”, persis seperti matahari bersinar, kegelapan akan sirna secara alami, menggambarkan pentingnya energi Yang. Jika jantung Yang tidak mencukupi, itu seperti langit tanpa matahari, membuat tubuh terasa stagnan.

Mengamati orang yang mengalami pencernaan lambat seringkali kekurangan energi Yang, baik karena Yang ginjal yang lemah, Yang jantung yang lemah, atau Yang limpa yang tidak mencukupi. Penyebab utama penipisan energi Yang pada manusia saat ini adalah konsumsi berlebihan minuman beku, buah dan sayuran mentah dan dingin, serta produk susu.

Ketika zat-zat dingin dan Yin ini masuk ke dalam tubuh, dibutuhkan lebih banyak energi Yang untuk mencerna dan mengubahnya, mirip dengan proses pemanasan. Namun, energi Yang dalam tubuh tidaklah tak terbatas; konsumsi yang berlebihan menyebabkan penipisannya secara bertahap.

Ketika energi Yang tidak mencukupi, seseorang akan mengalami pencernaan yang lambat, kelelahan, dan tidak tahan dingin. Hal ini mungkin tidak mudah disadari ketika seseorang masih muda karena energi Yang masih berlimpah; tetapi lihatlah mereka yang memiliki limpa dan lambung yang lemah, mengapa mereka mengalami diare setelah minum sedikit air dingin, tidak berani menyentuh buah, dan mengalami asam lambung atau sakit perut setelah memakannya? Akar penyebabnya justru adalah kekurangan energi Yang.

Sebagai contoh, dalam kasus di mana mengonsumsi makanan dingin menyebabkan sakit perut, nyeri perut, atau diare, mengapa pengobatan Barat seringkali sulit untuk menyembuhkan kondisi tersebut? Pengobatan Barat seringkali mengaitkannya dengan “spasme gastrointestinal,” sementara Pengobatan Tradisional Tiongkok segera mengidentifikasinya sebagai tanda kedinginan ——- dingin menyebabkan kontraksi, artinya ketika patogen dingin menyerang tubuh, hal itu menyebabkan penutupan pori-pori kulit (kontraksi pori), kontraksi Qi (energi vital), dan kontraksi serta spasme meridian dan otot. Pengobatan hanya melibatkan pemberian obat penghangat dan menasihati pasien untuk menghindari makanan dingin di masa mendatang.

Apa itu obat penghangat? Obat-obatan ini hanyalah zat yang menambah energi Yang, seperti menambahkan kayu bakar ke anglo. Oleh karena itu, seseorang tidak boleh selalu mengonsumsi makanan dingin dan lembap, terutama orang yang energi Yang-nya sudah kurang. Konsumsi berlebihan hanya akan menyebabkan stagnasi Qi dan darah, yang mengakibatkan lebih banyak masalah.

Memelihara energi Yang berarti memelihara sumber kehangatan kehidupan; menghindari makanan dingin dan mentah juga merupakan naluri untuk menyayangi tubuh. Mengetahui kapan harus mengonsumsi makanan hangat atau dingin memastikan kesehatan yang baik. (lin)

INSPIRASI ERABARU

Jangan Sembarangan Bersihkan Telinga! Serumen Ternyata Punya Manfaat Penting bagi Kesehatan

Serumen telinga ternyata memiliki peran yang jauh lebih penting dalam melindungi telinga daripada yang mungkin Anda sadari.Emma SuttieSerumen telinga memang lengket dan sedikit menjijikkan—kebanyakan...

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila BonczekIla meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine