Pernah Membela Gereja Bawah Tanah dan Mengalami Tekanan, Pengacara HAM Beijing Melarikan Diri ke Taiwan 

EtIndonesia.com Pengacara hak asasi manusia (HAM) Tiongkok Wang Xiahong, yang pernah membela sebuah gereja bawah tanah terkenal di Beijing, melarikan diri dari Tiongkok bersama suaminya dan dua anak mereka yang masih kecil. 

Pada 2 September, mereka tiba di Bandara Taoyuan, Taiwan, untuk mencari bantuan dari Taiwan dan masyarakat internasional. Sementara itu, firma hukum tempat Wang bekerja telah menjadi sasaran tindakan keras dan pembubaran oleh otoritas Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Wang Xiahong merupakan salah satu mitra di Kaimen Law Firm. Sejak Oktober 2025, ia juga menjadi salah satu anggota tim pengacara yang mewakili pendeta Gereja Zion Beijing serta sejumlah anggota gereja lainnya.

Dalam wawancara dengan Associated Press (AP), Wang mengatakan bahwa otoritas PKT secara langsung menekannya dan memberitahukan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya harus membubarkan firma hukum tersebut secara sukarela. Jika tidak, mereka akan menghadapi penutupan secara paksa oleh pemerintah.

Wang mengatakan pendiri Kaimen Law Firm sekaligus mentornya, Zhang Kai, telah dicabut izin praktik hukumnya dan dilarang bepergian ke luar negeri. Sementara itu, pengacara lain di firma tersebut dikenai larangan menjalankan praktik selama enam bulan. (***)

INSPIRASI ERABARU

Jangan Sembarangan Bersihkan Telinga! Serumen Ternyata Punya Manfaat Penting bagi Kesehatan

Serumen telinga ternyata memiliki peran yang jauh lebih penting dalam melindungi telinga daripada yang mungkin Anda sadari. Emma Suttie Serumen telinga memang lengket dan sedikit menjijikkan—kebanyakan...

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila Bonczek Ila meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine