Saat Badai Mangkhut Menerjang Filipina

Jack Phillips- The Epochtimes

Epochtimes.id- Super Typhoon Mangkhut, topan kategori 5 yang sangat berbahaya di Pasifik yang dikenal sebagai Super Typhoon Ompong di Filipina, menerjang Filipina, Sabtu (15/09/2018).

Badan Meteorologi Filiphina PAGASA melaporkan bahwa badai menghantam wilayah Baggao, Cagayan. Ribuan orang telah mengevakuasi daerah itu sebelum badai datang.

CNN melaporkan badai memiliki kecepatan angin 180 mph (285 kph). Badai Kategori 5 pada Skala Angin Badai Saffir-Simpson adalah 157 mph atau lebih besar.

The New York Times juga melaporkan bahwa badai berdiameter 550 mil.

PAGASA mengatakan gelombang badai bisa setinggi 20 kaki (6 meter) di Cagayan dan 7 kaki (2 meter) di Isabela.

“Kami bersiap untuk yang terburuk di sini,” kata Lanelyn Carrillo, juru bicara World Vision, organisasi kemanusiaan, CNN melaporkan.

“Ada rasa takut bahwa kita mungkin menghadapi badai seburuk Haiyan atau Haima.” Pada tahun 2013, Topan Haiyan, yang dikenal sebagai Yolanda di Filipina, menewaskan 6.000 orang.

Kantor Berita Filipina melaporkan bahwa angin kencang dan hujan menghantam Kota Laoag, ibu kota provinsi Ilocos Norte, Filipina, pada malam 14 September, dan lebih dari 2.000 orang yang tinggal di daerah dataran rendah di Ilocos Norte telah dievakuasi.

“Beberapa dari mereka yang menolak untuk mengungsi di kota Pasuquin sekarang sedang ditangani oleh polisi,” kata Gubernur Ma. Imelda Josefa “Imee” Marcos.

Prakirawan cuaca Rene Paciente memperingatkan bahwa badai “dapat mengangkat mobil. Anda tidak bisa berdiri, Anda bahkan tidak bisa merangkak melawan angin itu,’ seperti laporan Al Jazeera.

Menurut prakirawan cuaca, badai itu dijadwalkan melewati Filipina sebelum menerjang China selatan serta Hong Kong

Observatorium Hong Kong mengatakan topan itu menimbulkan “ancaman besar” bagi penduduknya,” seperti dilaporkan Al Jazeera.

Sebelum melanda Filipina, Mangkhut menghantam wilayah pulau Guam di Amerika pada 13 September yang merobohkan 80 persen listrik seperti dilaporkan Times. (asr)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine