Laporan Menemukan Pinjaman Program Perlindungan Gaji AS Senilai Jutaan Dolar Masuk ke Perusahaan Milik Tiongkok

Cathy He

Tinjauan atas data pinjaman Paycheck Protection Program atau Program Perlindungan Gaji masyarakat oleh perusahaan konsultan Horizon Advisory, menemukan bahwa usd 192 juta hingga usd 419 juta, dalam bentuk pinjaman diberikan kepada lebih dari 125 perusahaan milik Tiongkok atau investasi Tiongkok yang beroperasi di AS. 

Horizon Advisory menemukan, banyak dari pinjaman itu adalah besar, di mana setidaknya 32 perusahaan milik  Tiongkok menerima lebih dari usd 1 juta di bawah program tersebut, secara keseluruhan bernilai antara usd 85 juta hingga usd 180 juta.

Para penerima pinjaman mencakup perusahaan milik negara Tiongkok, perusahaan yang mendukung program pengembangan militer Beijing, perusahaan yang diidentifikasi oleh Amerika  sebagai ancaman keamanan nasional, dan outlet media yang  dikendalikan oleh Partai Komunis Tiongkok. 

Banyak perusahaan tersebut berbasis di industri kritis seperti manufaktur dirgantara, farmasi, dan semikonduktor. Ini adalah sektor-sektor yang direncanakan oleh Partai Komunis Tiongkok untuk pembangunan yang agresif untuk mencapai dominasi global, dengan tujuan menggantikan pesaing Amerika dan negara lain.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa “tanpa pegangan kebijakan yang tepat dan pemantauan dolar-dolar pajak AS yang dimaksudkan untuk bantuan, pemulihan, dan pertumbuhan ekonomi Amerika, ada risiko bermakna yang akan mendukung dana saingan strategis asing, yaitu Tiongkok.”

Banyak dari perusahaan yang terkait dengan Tiongkok ini dapat menyadap sumber modal lain dari pasar publik atau swasta untuk mendukung operasinya di Amerika Serikat.

“Partisipasi Program Perlindungan Gaji  menyelamatkan pekerjaan yang berbasis di Amerika Serikat, tetapi sangat cenderung mengorbankan bisnis kecil lainnya di Amerika Serikat.”

Temuan Horizon Advisory muncul di tengah meningkatnya pengawasan terhadap perusahaan Tiongkok, terutama perusahaan teknologi, di AS. 

Pada 3 Agustus, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia akan melarang aplikasi video singkat TikTok yang dimiliki Tiongkok pada tanggal 15 September, jika tidak dijual ke Microsoft atau perusahaan AS lainnya. Pemerintahan Donald Trump juga mempertimbangkan untuk melarang aplikasi media sosial Tiongkok yang lain, mengutip risiko keamanan nasional. 

Pejabat AS semakin waspada bahwa aplikasi-aplikasi ini dapat digunakan untuk memata-matai orang Amerika, mengingat bahwa undang-undang Tiongkok memaksa semua perusahaan untuk bekerja sama dengan badan keamanan saat diminta.

Sementara itu, pemerintahan Donald Trump juga sedang mengkaji apakah perusahaan Tiongkok yang terdaftar di bursa AS harus dipaksa untuk mematuhi hukum audit Amerika Serikat. Rezim Tiongkok menolak akses regulator AS ke buku audit perusahaan Tiongkok, mengutip informasi tersebut sebagai rahasia negara.

Sekitar usd 517 miliar pinjaman Program Perlindungan Gaji, dikeluarkan sejak bulan Maret, saat tindakan diperkenalkan untuk membantu bisnis dengan 500 pekerja atau kurang membayar staf dan tagihannya, selama penurunan ekonomi sebagai akibat pandemi. 

Program tersebut menuai kritik, setelah laporan bahwa perusahaan-perusahaan besar dapat memiliki akses ke bentuk kredit pinjaman lain yang diterima, mendorong Kementerian Keuangan untuk memperingatkan bahwa perusahaan-perusahaan yang lebih besar, dapat menghadapi hukuman jika perusahaan-perusahaan itu tidak dapat menunjukkan pinjaman itu adalah penting.

Laporan tersebut mengatakan, bahwa pinjaman diberikan kepada afiliasi dari tiga perusahaan Tiongkok yang ditampilkan dalam sebuah daftar Pentagon, terdiri dari 20 perusahaan yang dimiliki atau dikendalikan oleh militer Tiongkok. 

Laporan tersebut menemukan bahwa enam penerima berafiliasi dengan perusahaan-perusahaan milik negara yang memasok senjata ke Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, yang mencakup Aviation Industry Corp of China, China Aerospace Science and Industry, dan China North Industries Group Corporation (Grup Norinco).

Perusahaan bioteknologi yang terkait dengan Tiongkok juga diidentifikasi, yang mencakup Dendreon Pharmaceuticals yang berbasis di California, yang menerima antara usd 5 juta hingga usd 10 juta dalam bentuk pinjaman Pinjaman Program Perlindungan. 

Dendreon Pharmaceuticals dimiliki oleh Nanjing Xinbai, sebuah perusahaan investasi negara Tiongkok yang dikendalikan oleh seorang  konglomerat teknologi yang memiliki hubungan dekat dengan Partai Komunis Tiongkok.

Perusahaan robotika dan perusahaan kecerdasan buatan yang berbasis di California, CloudMinds Technology Inc. menerima pinjaman antara usd 1 juta sampai usd 2 juta. 

CloudMinds Technology Inc. adalah anak perusahaan CloudMinds berbasis di Beijing, yang ditambahkan ke daftar hitam Kementerian Perdagangan Amerika Serikat karena hubungannya dengan militer Tiongkok pada bulan Mei lalu.

Pinjaman juga diberikan kepada anak perusahaan Amerika Serikat dari Phoenix TV yang berbasis di Hong Kong, sebuah outlet media pro-Beijing. Meskipun perusahaan itu adalah perusahaan swasta, laporan tahun 2019 oleh Institut Hoover di Universitas Stanford mengatakan Phoenix TV “sepenuhnya dikendalikan oleh [pemerintah] Tiongkok.”

Kongres Amerika Serikat dan pemerintahan Donald Trump saat ini sedang merundingkan sebuah paket stimulus kedua yang kemungkinan akan mencakup lebih banyak pendanaan untuk Program Perlindungan Gaji. Senat Partai Republik baru-baru ini mengusulkan agar RUU stimulus mendiskualifikasi entitas yang berafiliasi dengan Tiongkok dari program pinjaman, meskipun tetap untuk dilihat apakah ini akan dimasukkan dalam paket stimulus akhir.

Kementerian Keuangan AS tak menanggapi permintaan komentar. (vv)

Keterangan gambar : Seorang pria melihat model pesawat tempur siluman J-31 gyrfalcon yang dirancang oleh Aviation Industry Corporation of China (AVIC) di Beijing International Aviation Expo di Beijing pada 17 September 2015. (WANG ZHAO / AFP via Getty Images)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine