Kim Jong Un Mengucapkan Agar Donald Trump dan Ibu Negara Segera Sembuh

Ivan Pentchoukov

Pemimpin rezim Korea Utara Kim Jong Un pada  Jumat 2 Oktober berharap Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump secepatnya pulih dari COVID-19.

Kantor berita negara Pyongyang merilis “pesan simpati” dari Kim Jong Un kepada Donald Trump pada hari Sabtu waktu setempat. Kim Jong Un “menawarkan simpatinya kepada Presiden dan Ibu Negara Amerika Serikat” dan “berharap mereka pasti akan mengatasinya,” menurut rilis berita.

Donald Trump dan Kim Jong Un telah bertemu di dua pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi saat merundingkan kesepakatan denuklirisasi Korea Utara. Kedua pemimpin tersebut mengembangkan sebuah hubungan yang tidak biasanya dan saling surat menyurat.

Rezim komunis di Korea Utara mengaku belum ada kasus COVID-19 yang dipastikan meskipun wabah besar terjadi di negara tetangganya yaitu Tiongkok dan Korea Selatan. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan kepada CNN pada bulan Juli bahwa Organisasi Kesehatan Dunia telah menguji 922 orang yang semua hasilnya adalah negatif.

Dokter yang merawat Donald Trump, Dr. Sean Conley, hari Jumat pagi mengumumkan bahwa Presiden dan Ibu Negara Amerika Serikat dinyatakan positif menderita virus Partai Komunis Tiongkok, yang juga dikenal sebagai Coronavirus. Pasangan pertama tersebut diuji setelah penasihat senior Presiden Donald Trump, Hope Hicks, dinyatakan positif menderita virus tersebut.

Donald Trump pada hari Jumat memindahkan kantornya ke Pusat Kedokteran Militer Nasional Walter Reed tempat ia akan terus bekerja, menurut pihak Gedung Putih. Presiden Donald Trump menerima suntikan obat antibodi eksperimental sebelum meninggalkan Gedung Putih.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas dukungan yang luar biasa. Saya akan pergi ke Rumah Saki tWalter Reed. Saya pikir saya melakukannya dengan sangat baik, tetapi kami akan memastikan semuanya berjalan lancar. Ibu Negara Amerika Serikat dalam keadaan yang sangat baik. Maka saya sangat berterima kasih dan saya menghargainya. Saya tidak akan pernah melupakannya. Terima kasih,” kata Donald Trump dalam video yang diposting di Twitter tidak lama setelah ia tiba di Walter Reed.

Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan pada hari sebelumnya bahwa “ Donald Trump tetap bersemangat, menderita gejala ringan, dan bekerja sepanjang hari.”

Kayleigh McEnany mengatakan Presiden Donald Trump akan tetap berada di rumah sakit Walter Reed “selama beberapa hari ke depan” karena “sangat berhati-hati.”

Sejumlah orang penting yang berhubungan rutin dengan Presiden Donald Trump yang semua hasil uji adalah negatif setelah diagnosis Donald Trump ditegakkan: Barron Trump, putra bungsu Donald Trump, Wakil Presiden Mike Pence, Ibu Wakil Presiden Karen Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Menteri Keuangan Steven Mnuchin, dan penasihat Gedung Putih Ivanka Trump dan Jared Kushner.

Selain mengonsumsi koktail antibodi eksperimental Regeneron, Presiden Donald Trump mengonsumsi seng, vitamin D, famotidin, melatonin, dan aspirin setiap hari, menurut dokter yang merawatnya. (vv/asr)

https://www.youtube.com/watch?v=vlMHwGhEcUc

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine