Panah Invasi Rusia Dipertaruhkan Hingga Prancis Secara Aktif Menengahi Peningkatan Pasukan Inggris

Qiao An 

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Moskow untuk konsultasi tatap muka tentang penyelesaian krisis Rusia-Ukraina, pada Senin (7/2/2022).

Presiden Prancis Emmanuel Macron  yang akan mencalonkan diri untuk pemilihan kembali pada April mendatang, menunjukkan kesediaannya untuk memainkan peran sebagai mediator dalam krisis Rusia-Ukraina selama pertemuannya dengan Putin. Ia optimis tentang situasi di Rusia dan Ukraina. 

Sebelumnya, pihak Prancis menyatakan keraguan tertentu tentang penilaian Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain bahwa Rusia akan menyerang Ukraina.

Emmanuel Macron mengatakan, dirinya senang memiliki kesempatan untuk memahami semua masalah  dan mulai membangun respons yang efektif untuk Rusia dan seluruh Eropa. Tanggapan efektif ini tentu saja dapat menghindari perang dan membangun kepercayaan, stabilitas, dan visibilitas untuk semua. 

Namun demikian, sebelum pertemuan antara kedua belah pihak, Kremlin telah mengatakan bahwa karena kompleksitas situasi, mereka tidak mengharapkan terobosan dalam pertemuan ini. Putin berterima kasih kepada Prancis karena berpartisipasi aktif dalam mediasi.

Putin mengatakan dirinya dapat melihat bahwa kepemimpinan Prancis saat ini dan Presiden sendiri telah berupaya keras untuk memecahkan krisis, tentang bagaimana memberikan keamanan timbal balik di Eropa, dari sudut pandang sejarah yang serius, untuk menyelesaikan krisis interna di Ukraina timur ”

Pada hari yang sama, Inggris menjadi kekuatan NATO lain setelah Amerika Serikat mengumumkan peningkatan pasukan ke Eropa Timur.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan akan mengirim 300 tentara Inggris ke Polandia secara bilateral, di atas 100 engineering Kerajaan, untuk menunjukkan pihaknya bekerja sama secara erat dan  mengirim sinyal kuat bahwa Inggris dan Polandia bertempur bersama.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan pada hari Minggu, bahwa Rusia dapat melancarkan serangan ke Ukraina kapan saja. Sullivan juga memperingatkan kepada Tiongkok, jika mendukung tindakan Moskow maka juga akan membayarnya. (sin)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine