NTDTV.com
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah mendorong mundur pasukan Rusia di ibu kota Kyiv dan Chernihiv. Namun, dia memperingatkan orang-orang pada 2 April bahwa ketika tentara Rusia sedang mundur, mereka meletakkan ranjau di luar kota Kyiv, bahkan di sekitar rumah penduduk sipil dan mayat, dalam upaya untuk menciptakan “bencana total”.
“Mereka meletakkan ranjau di seluruh daerah, mereka memasang ranjau di rumah-rumah, peralatan, dan bahkan pada mayat orang yang terbunuh,” kata Volodymyr Zelensky kepada rakyatnya dalam pidato video malam, seperti yang dilaporkan oleh Associated Press.
Zelensky meminta warga untuk menunggu dengan sabar sebelum kembali ke kehidupan normal, hingga dipastikan ranjau telah dibersihkan dan ancaman bom berlalu.
Dia memperingatkan bahwa penempatan kembali pasukan Rusia di Ukraina timur memiliki pertempuran yang sulit di depan.
Keterangan Foto : Pada 1 April 2022, kendaraan lapis baja Rusia dibakar di pinggiran Kyiv di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (RONALDO SCHEMIDT/AFP via Getty Images)
Video menunjukkan seorang pengemudi mobil dipaksa untuk menyeberangi “ranjau Rusia” yang diletakkan di sebuah jembatan di Ukraina.
Video lainnya juga menunjukkan, tentara Ukraina menendang ranjau anti-tank Rusia.
Zelensky juga mengatakan, “Eropa tidak berhak untuk tetap diam tentang apa yang terjadi di Mariupol. Seluruh dunia harus menanggapi bencana kemanusiaan ini.” Setelah berminggu-minggu pengepungan, sebanyak 3.071 orang telah dievakuasi.
Rusia Tuding Ukraina Menyerang Fasilitas Penyimpanan Bahan Bakar, Ukraina Membantah
Selama periode ini, Rusia mengklaim bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar di kota Belgorod Rusia, dekat perbatasan Ukraina, diserang oleh pasukan Ukraina dan dibakar, yang dapat menyebar ke delapan tangki bahan bakar lainnya.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan insiden tersebut akan menghambat pembicaraan damai di masa depan antara kedua negara. Akan tetapi, Ukraina belum mengklaim serangan.
“Untuk beberapa alasan, mereka mengatakan bahwa kami melakukannya, tetapi menurut informasi yang kami miliki, hal demikian tidak sesuai dengan fakta,” kata Oleksiy Danilov, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional Ukraina.
Danilov membalas: “Dia mengatakan tidak membantu pembicaraan, tetapi ketika mereka membunuh wanita dan anak-anak kami dan melakukan tindakan mengerikan di negeri kami, apakah itu membantu pembicaraan? Orang-orang ini agak sakit.”
Beberapa komentator terkemuka Ukraina mengklaim serangan tersebut mungkin merupakan “peristiwa palsu” yang bertujuan merasionalisasi mobilisasi Rusia atau mencoba menggagalkan negosiasi, demikian The Guardian melaporkan.
Selain itu, Zelensky sebelumnya memecat kepala keamanan internal dan kepala Dinas Keamanan Nasional cabang Kherson , pengumuman profil tinggi pertamanya tentang pemecatan personel yang terlibat dalam pertahanan Ukraina.
Pada saat yang sama, dia juga memperingatkan bahwa Rusia sedang mengkonsolidasikan dan mempersiapkan “serangan kuat” di Ukraina timur dan selatan, termasuk kota Mariupol yang terkepung.
2
Jembatan yang hancur di pintu masuk Irpin, dekat Kyiv, pada 1 April 2022. (RONALDO SCHEMIDT/AFP via Getty Images)
Warga Lokal Natalia Khrom (tengah) dan warga lainnya berjalan ke reruntuhan desa di Svetlanya, Ukraina, 1 April 2022. (Anastasia Vlasova/Getty Images)
Warga lokal Natalia Khrom (tengah) dan warga lainnya berjalan ke reruntuhan desa di Svetlanya, Ukraina, 1 April 2022. (Anastasia Vlasova/Getty Images)
Mayat seorang tentara Rusia tergeletak di tanah di luar desa Mara-Rogan di Kharkiv timur pada 1 April 2022. (SERGEY BOBOK/AFP via Getty Images)
Seorang tentara Ukraina berdiri di samping reruntuhan tank Rusia yang terbakar di luar desa Mara-Rogan, timur Kharkov, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, 1 April 2022. (SERGEY BOBOK/AFP via Getty Images)


