Anti-Korupsi PKT dari Sudut Pandang Seorang Taipan Keuangan

oleh : Qianbaidu 

Pada 28 Agustus 2024, Kejaksaan Agung Partai Komunis Tiongkok (PKT) mengambil keputusan untuk menangkap Wang Yilin, mantan Sekretaris Partai dan Ketua Perusahaan Perminyakan Nasional Tiongkok, karena dicurigai melakukan suap.

Sebelumnya, Komisi Pusat Inspeksi Disiplin Partai Komunis Tiongkok dan Komisi Pengawas Nasional melakukan peninjauan kasus dan penyelidikan terhadap Wang Yilin. 

Hasil peninjauan menunjukkan : “Wang Yilin menggunakan kekuasaan publik sebagai alat untuk keuntungan pribadi, terlibat dalam transaksi kekuasaan- demi uang, dan menggunakan posisinya untuk memfasilitasi orang lain dalam penyesuaian pekerjaan, kontrak proyek, operasional bisnis, dan lain-lain untuk menghasilkan keuntungan, dan secara ilegal menerima uang dan materi dalam jumlah besar.”

Setelah Wang Yilin ditangkap, berita menyebar secara online bahwa jumlah suap yang diterimanya mencapai angka 900 miliar RMB.

Beberapa netizen berseru : Bahkan He Shen harus memanggilnya kakak ketika melihat Wang Yilin.

Dalam beberapa tahun terakhir, pejabat korup dengan ratusan juta dolar bermunculan satu demi satu, dan jumlah suap terus-menerus memecah rekor. Masyarakat sudah terbiasa dengan suap senilai ratusan juta, namun angka astronomi sebesar 900 miliar masih mengejutkan rakyat Tiongkok.

Siapa tahu ketika saya bangun, angka yang lebih mengejutkan terungkap di Internet —- pejabat korup terbesar bukanlah Wang Yilin, melainkan Fan Jixiang, CEO China Power Group, diikuti oleh Ding Wei, Wakil Presiden China Merchants Bank, tempat ketiga adalah Xu Zuo, wakil presiden CITIC Group. Jumlah korupsi mereka masing-masing 13 triliun, 11 triliun, dan 10 triliun.

Wang Yilin Hanya Menempati Urutan Keempat dalam Hal Jumlah Uang Korupsi

Meskipun angka-angka tersebut belum dapat dipastikan, namun satu hal yang pasti, yaitu meskipun Partai Komunis Tiongkok terus mengklaim bahwa mereka telah mencapai kesuksesan besar dalam pemberantasan korupsi dan telah menyelidiki serta menghukum banyak pejabat yang korup, namun jumlah pejabat yang korup tidak hanya tidak berkurang, jumlah uang korupsi yang terdeteksi terus meningkat.

Mengapa? Banyak orang yang bingung dengan hal ini.

Ini mengingatkan saya pada postingan online anonim yang saya lihat baru-baru ini.

Penulis menulis di postingannya bahwa beberapa hari yang lalu, saya secara tidak sengaja bertemu dengan seorang kenalan lama yang telah menjadi taipan keuangan di jamuan makan seorang teman. 

Predator ini berbaur di kalangan pejabat pemerintah Beijing dan provinsi, sering kali mendiskusikan situasi terkini dengan pejabat senior. Hampir tidak ada hal yang tidak dia ketahui. Saat mabuk, dia mengendurkan semangat orang tentang isu antikorupsi, membuat kaget semua orang yang mendengarnya.

Kata-kata Apa yang Membuat Semua Orang yang Mendengarnya Merasa Terkejut?

Dia berkata : “Anti-korupsi adalah perang yang pasti kalah!” Pemerintah pusat telah lama membuat rumor : “Anti-korupsi selalu ada!” Pemerintah tidak lagi berani mengatakan bahwa anti-korupsi telah “mencapai hasil yang menentukan kemenangan”, PKT sudah siap mengangkat bendera putih untuk menyerah.

Kemudian, taipan keuangan tersebut menganalisis empat alasan mengapa anti-korupsi PKT pasti gagal :

Pertama, dari segi sumber daya, sumber daya nasional berada di tangan orang-orang yang korup. Pemberantasan korupsi harus mengandalkan pada kelompok koruptor, jika tidak maka akan sulit untuk dilakukan. Semakin besar kekuasaan, semakin besar pula korupsinya. Bagaimana cara Anda memberantas korupsi?

Kedua, di dalam tim, tidak ada seorang pun yang tidak korup dalam sistem, tidak ada seorang pun yang terlepas dari korupsi. Orang yang paling korup ada di Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, Komisi Pusat Inspeksi Disiplin, Legislatif dan Kehakiman, Komisi Militer Pusat. Tolong tanya, siapa yang bisa memotong kepalanya sendiri dan memasangnya kembali seperti Shen Gongbao?

Ketiga, dari segi filosofi, masyarakat Tiongkok percaya pada merebut kekuasaan dan memegang kekuasaan. Pejabat generasi kedua dan generasi kedua merah mempunyai konsensus masing-masing : Nenek moyang saya yang membangun negara,  korupsi adalah masalah keluarga saya sendiri, tidak ada hubungannya dengan rakyat. Kekuasaan mutlak tidak boleh berbagi dengan rakyat. Anda bilang saya korup, padahal sebenarnya tidak. Mengapa nenek moyang kita merebut negara saat itu?

Keempat, dari segi suasana, masyarakat membenci korupsi, juga iri terhadap korupsi. Ada anggapan umum bahwa orang yang korup punya kemampuan. Ini adalah fondasi masyarakat korupsi yang sangat kokoh.

Dalam pandangan taipan keuangan ini, para birokrat Partai Komunis Tiongkok telah berubah dari yang tadinya panik terhadap antikorupsi menjadi tidak khawatir sama sekali dan 100% tenang terhadap antikorupsi. Kepada rekan-rekan yang jatuh, mereka hanya akan mengatakan dalam hati bahwa nasib Anda buruk. Atau berkata, mengapa Anda membuat Komisi Inspeksi Disiplin menguntiti Anda dan tidak bisa melepaskan diri, jadi hanya bisa meminjam kepala Anda untuk memastikan keselamatan semua orang.     

Kesimpulannya adalah kampanye antikorupsi yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok tidak dapat bertahan lama dan mendalam, juga tidak dapat mengubah sistem yang korup. Pemberantasan korupsi hanya mampu mengatasi gejalanya, bukan akar permasalahannya. Anti-korupsi selalu menjadi sebuah embusan angin, dan kemudian semuanya akan berjalan seperti biasa. Anti-korupsi medis adalah contoh terbaik. Mengapa? Semuanya korup, bagaimana kita melawannya? Apa-apaan!

Kekuatan anti-korupsi Tiongkok telah kehabisan tenaga karena melemahnya kekuatan korupsi yang kuat. Sekarang, yang takut bukan kelompok korupsi, melainkan kelompok antikorupsi. Para koruptor sangat yakin bahwa kebijakan apapun yang bersifat reformasi mendasar, seperti UU Pengungkapan Aset Pegawai Negeri Sipil, tidak akan pernah lahir.

Terakhir, taipan keuangan ini menekankan : Ingat, kekuasaan dan modal mengambil segalanya, pencarian keuntungan selalu menjadi tema utama politik Tiongkok saat ini. Sekalipun terjadi badai antikorupsi setiap 20 tahun sekali, hal tersebut hanyalah taktik sementara untuk memenangkan hati masyarakat dan menyelamatkan kekuasaan, semua orang jangan menganggapnya serius. Anti-korupsi selalu menjadi sarana politik PKT, bukan untuk kejelasan politik. Pada hakekatnya, kampanye anti-korupsi yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok tidak lebih dari “pengorbanan yang masuk akal” dan “konsesi kecil” demi korupsi yang lebih besar dan permanen. Inilah alasan mengapa Mao Zedong membunuh Liu Qingshan dan Zhang Zishan.

Setelah membaca postingan tersebut, saya harus mengakui bahwa taipan keuangan ini memang telah memahami dengan mendalam terhadap korupsi dan anti-korupsi PKT.

Mengapa PKT memerangi korupsi, namun pejabat yang korup malah semakin banyak, makin anti makin korup? Mengapa “kampanye anti-korupsi” PKT selalu dilakukan? Karena sistem PKT adalah sumber korupsi, maka anti korupsi hanyalah sebuah metode menutup-nutupi yang digunakan oleh PKT untuk menipu rakyat, tepatnya untuk memastikan bahwa PKT akan selalu korup.(lin/mgl)

Skandal Proyek Pengurangan Emisi Tiongkok Melibatkan Penipuan Massal, Jerman Segera Hentikan Program

Badan Perlindungan Lingkungan Jerman (UBA) menemukan bahwa 45 dari 66 proyek pengurangan emisi di Tiongkok terindikasi penipuan. Media juga mengungkap bahwa di Tiongkok telah terbentuk pasar perdagangan proyek pengurangan emisi. Para pengamat berpendapat bahwa penipuan ini merusak kredibilitas rencana pengurangan emisi global

Li Qian/Chun/Gao Yu – NTD

Jerman mengungkap skandal penipuan yang melibatkan kredit karbon bernilai besar. Investigasi UBA menemukan bahwa proyek-proyek tersebut melibatkan sekitar 6 juta ton kredit karbon dioksida, dengan nilai sekitar 1,5 miliar euro. 

Pemerintah Jerman telah membatalkan sertifikasi proyek-proyek ini, namun sekitar 2 juta ton kredit karbon, senilai 500 juta euro, tidak bisa ditarik kembali, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.

Dalam sistem pengurangan emisi Uni Eropa, perusahaan minyak dapat berpartisipasi dalam proyek “Pengurangan Emisi Hulu” (UER) di mana pengurangan emisi dilakukan di bagian hulu rantai pasokan, seperti meningkatkan efisiensi energi dan memodifikasi peralatan. 

Dengan cara ini, mereka bisa mendapatkan sertifikat pengurangan emisi dan memperoleh kredit karbon yang memiliki nilai pasar tinggi. Sejauh ini, pemerintah Jerman telah menyetujui 75 proyek UER, sebagian besar berada di Tiongkok.

Namun, sejak tahun lalu,  muncul laporan yang mempertanyakan keaslian dan integritas proyek-proyek pengurangan emisi di Tiongkok. Investigasi mengungkap bahwa beberapa proyek menggunakan alamat palsu, tidak memiliki fasilitas pengurangan emisi, atau bahkan lokasi proyek tidak ada.

Belum jelas apa peran perusahaan Tiongkok atau pemerintah setempat dalam skandal ini. Namun, penurunan moral di Tiongkok di bawah kekuasaan Partai Komunis dan meluasnya korupsi sudah bukan rahasia lagi.

Mantan pengacara Beijing, sekaligus Ketua Aliansi Demokrasi di Kanada, Lai Jianping, berkomentar bahwa kurangnya integritas sudah mewarnai berbagai aspek di Tiongkok, dari politik hingga ekonomi dan bisnis. Menurutnya, penipuan semacam ini sangat serius dan memerlukan perhatian dunia internasional, dengan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Jerman juga menemukan bahwa dalam proyek UER ini, pihak-pihak yang sama sering terlibat dalam pembuatan, verifikasi, dan sertifikasi proyek, menunjukkan adanya kolusi antara lembaga sertifikasi dengan pelaku penipuan di Tiongkok.

Sementara itu, seorang komentator politik, Lan Shu, yang tinggal di Amerika Serikat, menyebutkan bahwa sejumlah besar orang-orang di Tiongkok sudah mengetahui bahwa Partai Komunis Tiongkok (PKT) sering melakukan penipuan. Namun, masih ada sejumlah pihak di Barat yang percaya pada kebohongan PKT, termasuk saat melakukan negosiasi perdagangan atau hak asasi manusia. Hasilnya, mereka akhirnya tertipu.

Untuk mencegah penipuan lebih lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup Jerman  mengeluarkan peraturan baru yang berlaku mulai 1 Juli 2024, yang menghentikan penerimaan aplikasi baru untuk proyek UER. (Hui)

Putin Dikhianati “Sekutu”nya ! Dua Negara Ini Dilaporkan Diam-diam Menyediakan Banyak Senjata untuk Ukraina

www.aboluowang.com

Peranan India dan Armenia dalam perang Rusia-Ukraina sulit ditebak. Di satu sisi, mereka tampak seperti “sekutu” Rusia, tetapi baru-baru ini ditemukan bahwa mereka diam-diam menyediakan banyak amunisi dan senjata untuk Ukraina.

India memainkan peran sebagai penengah dalam perang Rusia-Ukraina, dan secara permukaan tetap netral, tetapi sebenarnya berada di wilayah abu-abu. Menurut laporan media asing, rudal yang diproduksi India dikirim ke Ukraina melalui pelanggan Eropa, dan transaksi ini telah berlangsung selama satu tahun.

 Pada awal September lalu, negara anggota NATO, Republik Ceko, mengumumkan akan membeli lebih banyak amunisi dari India untuk mendukung Ukraina, yang menunjukkan peran penting India dalam penyediaan senjata selama perang. 

Sebelumnya, Ceko melalui “program penggalangan dana internasional” berhasil mengumpulkan uang untuk membeli amunisi yang dibutuhkan oleh tentara Ukraina, dan India menjadi salah satu pemasok utama.

Keterangan gambar: India dilaporkan diam-diam memasok banyak amunisi ke Ukraina. (Gambar ilustrasi) Sumber: Dikutip dari X/Ukrain Battle Map.

India, di satu sisi, mengimpor minyak dan gas murah dari Rusia untuk mendapatkan keuntungan, sementara di sisi lain, mereka menjual senjata kepada negara-negara NATO untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. 

Sebelum perang Rusia-Ukraina, ekspor amunisi India relatif kecil, tetapi sejak konflik dimulai, ekspor amunisi meningkat pesat. Rusia merasa sangat tidak nyaman dengan hal ini dan telah menyampaikan ketidakpuasannya kepada India secara terbuka, terutama pada pertemuan puncak di bulan Juli, ketika Menteri Luar Negeri Rusia juga membahas masalah ini dengan India.

Meski demikian, hubungan erat kedua negara dalam perdagangan energi dan senjata membuat Rusia sulit untuk sepenuhnya memutuskan hubungan dengan India. India adalah salah satu pembeli senjata terpenting Rusia, dan kerja sama energi antara kedua negara juga semakin erat. 

Pada tahun lalu, India mengimpor 60% senjatanya dari Rusia, menjadikan India pilar ekonomi penting bagi Rusia, terutama di tengah latar belakang sanksi ekonomi keras yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia. Itulah sebabnya mengapa Rusia tidak mau merusak hubungan dengan India secara total.

India terus mempertahankan hubungan diplomatik yang ambigu dan netral, di satu sisi melakukan perdagangan militer dengan Rusia, namun di sisi lain mendukung Ukraina secara tidak langsung dengan menjual senjata. 

Dengan demikian, India dapat memperoleh keuntungan ekonomi dari perang Rusia-Ukraina, sekaligus mempertahankan hubungan kerjasama dengan Rusia. Mengingat pentingnya keuntungan keseluruhan, Moskow sulit mengubah situasi ini.

Sementara itu, Armenia juga menjadi pemasok senjata besar lainnya dalam konflik Rusia-Ukraina. Menurut laporan dari pakar militer Bulgaria, Boyko Nikolov, sejumlah besar sistem pertahanan udara S-300 buatan Soviet, Sistem rudal Tor dan SA-8, serta rudal Buk-M1, telah diam-diam masuk ke Ukraina melalui wilayah Kaukasus untuk melawan tentara Rusia. 

Yang mengejutkan, salah satu sumber senjata ini adalah Armenia, yang merupakan sekutu Rusia dan anggota Organisasi Traktat Keamanan Kolektif ( CSTO ). Aliran senjata buatan Soviet ini semakin memperumit situasi konflik Rusia-Ukraina. (jhon)

Bagian Bumi Berusia 120 Juta Tahun yang Hilang Sejak Pecahnya Pangea Ditemukan, Itu di Indonesia

EtIndonesia. Ilmuwan telah menemukan bagian Bumi berusia 120 juta tahun di Kalimantan yang diperkirakan telah hilang sejak lama. Keberadaan lempeng tektonik bernama Pontus terungkap setelah Suzanna van de Lagemaat, seorang geolog lulusan Universitas Utrecht di Belanda, dan pembimbingnya, Douwe van Hinsbergen, menganalisis data geologi dari pegunungan di kawasan Asia-Pasifik.

Dia menemukan tanda-tanda lempeng Pontus kuno di Kalimantan saat mempelajari formasi batuan.

“Kami pikir kami berurusan dengan peninggalan lempeng yang hilang yang sudah kami ketahui. Namun, penelitian laboratorium magnetik kami pada bebatuan tersebut menunjukkan bahwa temuan kami berasal dari tempat yang jauh di utara, dan pasti merupakan sisa-sisa lempeng yang berbeda dan sebelumnya tidak diketahui,” katanya.

Dalam upaya untuk mengetahui tentang lempeng Pontus, Van de Lagemaat mempelajari wilayah kompleks aktivitas lempeng tektonik yang dikenal sebagai Wilayah Persimpangan. Jepang, Kalimantan, Philipina, Nugini, dan Selandia Baru membentuk wilayah ini.

Ukuran lempeng tektonik

Dia mengumpulkan serangkaian data dari penelitiannya, yang dengannya dia merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik di wilayah tersebut sejak zaman dinosaurus.

Lempeng Pontus merupakan bagian dari kerak dunia sebelum benua super Pangaea terpecah. Untuk memahami seberapa besar lempeng tektonik ini 160 juta tahun yang lalu, para ilmuwan melakukan rekonstruksi berdasarkan perkiraan bahwa lempeng tersebut berukuran sekitar seperempat dari ukuran Samudra Pasifik.

Pada saat itu, samudra yang luas memisahkan Eurasia dan Australia dan Pontus berada tepat di bawah badan air ini. Saat Pangaea terpecah, lempeng ini ditelan oleh lempeng-lempeng lain yang saat ini membawa negara-negara seperti Philipina dan Kalimantan.

Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia dan salah satu Kepulauan Sunda Besar di Asia Tenggara. Malaysia dan Brunei di utara, dan Indonesia di selatan secara kolektif memiliki kendali atas pulau ini. (yn)

Sumber: wionews

Konflik Antara Israel dan Hizbullah Meningkat, Presiden Israel Bantah Perang Skala Penuh

Ketegangan antara Israel dan Lebanon meningkat tajam. Setelah Hizbullah menembakkan lebih dari 100 roket ke Israel pada Sabtu, 21 September 2024, angkatan udara Israel meluncurkan serangan udara sepanjang malam di wilayah selatan Lebanon, menghantam lebih dari 400 target

oleh Xu Zhe dan Yu Wei dari New Tang Dynasty Television

Selama tiga hari berturut-turut, bentrokan antara Israel dan Hizbullah Lebanon terus berlangsung.

Pada Jumat, Israel menargetkan sebuah bangunan di Beirut, ibu kota Lebanon, dan melancarkan serangan udara terhadap komandan Hizbullah yang sedang mengadakan pertemuan militer. Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 37 orang, termasuk Ibrahim Aqil, tokoh militer nomor dua Hizbullah.

Sebagai balasan atas serangan tersebut, Hizbullah menembakkan lebih dari 100 roket ke Israel pada Sabtu.

Militer Israel menyatakan bahwa roket-roket tersebut ditujukan ke wilayah sipil. Dalam 24 jam berikutnya, Israel melakukan serangan udara ke selatan Lebanon, menghantam sekitar 400 target, termasuk peluncur roket dan fasilitas militer.

“Ini jelas merupakan situasi yang sangat berbahaya dan berpotensi untuk meningkat dengan cepat. Hizbullah adalah pemicu perang ini, mengikuti serangan mengerikan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu. Sejak saat itu, Hizbullah terus-menerus menembaki kami. Hampir 100.000 warga Israel telah dievakuasi dari rumah mereka,” ujar Presiden Israel, Isaac Herzog.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada  Minggu, 22 September, juga menyatakan bahwa Hizbullah perlu memahami tekad Israel untuk memastikan keamanan warga di wilayah utara mereka.

Namun, Presiden Herzog membantah bahwa Israel ingin melakukan perang skala penuh dengan Lebanon, serta menyangkal keterlibatan Israel dalam insiden ledakan pager dan radio Hizbullah minggu lalu. (hui)

Badan Intelijen Hungaria Menanyai  CEO BAC Setelah Ledakan Perangkat Pager Hizbullah

NTD

BAC Consulting KFT (BAC), sebuah perusahaan yang disebut terlibat dalam pemboman berantai perangkat pager yang digunakan oleh anggota Hizbullah di Lebanon, diwawancarai oleh badan intelijen Hongaria. Baru-baru ini, CEO BACi menyatakan bahwa dia “hanya perantara” dan mengatakan  perusahaannya tidak memproduksi pager ini.

Kantor Berita CNA Taiwan mengutip Reuters yang mengatakan bahwa Kantor Informasi Internasional pemerintah Hungaria mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa badan intelijen Hongaria telah meluncurkan penyelidikan sejak 18 September dan t mewawancarai CEO BAC Cristiana Barsony-Arcidiacono beberapa kali.

Pernyataan tersebut mengutip salah satu badan intelijen Hongaria, Kantor Perlindungan Konstitusi (AH). Kantor Perlindungan Konstitusi menegaskan kembali apa yang telah diklarifikasi oleh pihak berwenang sebelumnya: perangkat pager yang digunakan dalam pemboman tersebut tidak pernah ada di Hungaria.

Pager yang digunakan oleh Hizbullah Lebanon dan kemudian meledak diduga berasal dari Perusahaan Golden Apollo Taiwan. Penanggung jawab perusahaan, Xu Qingguang, menyatakan pada 18 September bahwa produk ini diproduksi oleh perusahaan BAC asing dan menyatakan bahwa gugatan lintas batas akan diajukan. (Kantor Berita Pusat)

Perusahaan Pager Taiwan mengklarifikasi pada 18  September bahwa pager yang terlibat dalam kasus ini diproduksi oleh Perusahaan BAC, menambahkan bahwa Golden Apollo hanya mengizinkan merek dagang dan tidak terlibat dalam proses pembuatan perangkat ini.

Cristiana Barsony-Arcidiacono, CEO BAC berusia 49 tahun, yang merupakan keturunan Italia dan Hungaria, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NBC News beberapa hari  lalu bahwa perusahaan mereka tidak memproduksi produk ini, dia menyebut dirinya “hanya”. perantara.”

Pemerintahan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban sebelumnya menyatakan bahwa BAC adalah “perusahaan perantara perdagangan dan tidak memiliki basis manufaktur atau operasi di Hungaria.”

Dalam beberapa hari terakhir, sejauh ini serangkaian pemboman pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah terjadi di Lebanon, menewaskan 39 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang.  (hui)

Pada 18 September 2024, Budapest, Hongaria, pemandangan kantor pusat BAC Consulting KFT. (Janos Kummer/Getty Images)

Ahli Bedah Saraf Mengaku Dia Telah Mencapai ‘Surga’ Saat Koma, Berbagi Bukti Bahwa Itu Nyata

EtIndonesia. Seorang ahli bedah saraf mengaku bahwa dia mengalami seperti apa “surga” setelah dia koma. dr. Eben Alexander, dalam bukunya, “Map of Heaven: A Neurosurgeon Explores the Mysteries of the Afterlife & The Truth About What Lies Beyond”, berbicara tentang perjalanan melalui “serangkaian alam” yang menentang “semua hukum sains yang diketahui”.

Dia menyebut perjalanannya sebagai “peta Surga” di mana dia mengatakan dia mengalami pengalaman di luar tubuh dan pertemuan dengan malaikat. Dia juga melanjutkan dengan berbicara tentang mengapa dia tahu itu nyata dan bukan sekadar halusinasi saat dia berbaring dalam keadaan vegetatif di ranjang rumah sakit.

Alexander menulis bahwa dia mengalami koma setelah tertular meningitis dan peluangnya untuk bertahan hidup adalah nol. Dia bekerja di Rumah Sakit Umum Lynchburg di Virginia, AS, dan dirawat di sana. Dia mengatakan bahwa Dia berada dalam “koma yang dalam, kondisi vegetatif, dan semua fungsi otak yang lebih tinggi tidak berfungsi. Pemindaian tidak menunjukkan adanya aktivitas sadar”.

Koma berlangsung selama tujuh hari dan selama waktu tersebut, katanya, “kesadarannya melakukan perjalanan melalui serangkaian alam, yang masing-masing lebih luar biasa daripada yang sebelumnya”.

Dia mengatakan bahwa dia tahu bahwa “perjalanan itu bukanlah sesuatu yang terjadi di dalam kepala saya.”

Mengingat apa yang dia alami setelah mengalami koma, dr. Alexander mengatakan bahwa dia “merasa seperti terkubur di dalam tanah”, tetapi dia terkadang mendengar dan melihat entitas lain. Meskipun dia tidak dapat mengingat bagaimana rasanya menjadi manusia, dia mengatakan bahwa bahkan di sana dia masih mempertanyakan apa yang terjadi di sekitarnya.

Perjalanannya ke dunia lain

Beberapa waktu kemudian, dia mengatakan bahwa dia melihat cahaya datang dari atas, “entitas melingkar, memancarkan musik surgawi yang indah” yang dia sebut “Melodi Berputar”. “Rasanya seperti robekan pada kain” dan dia melewati robekan itu, “naik ke lembah yang penuh dengan tanaman hijau subur dan rimbun, tempat air terjun mengalir ke kolam kristal.”

Alexander mengatakan dia menyaksikan langit biru-hitam yang memukau seperti beludru yang dipenuhi bola-bola cahaya keemasan yang menukik, dan mendengar paduan suara malaikat menghasilkan himne dan lagu kebangsaan yang jauh melampaui apa pun yang pernah saya temui di bumi.

Setelah mencapai apa yang dia sebut inti, tempat perlindungan terdalam dari Yang Ilahi — yang dipenuhi dengan kegelapan pekat yang tak terbatas, dia bertemu dengan “dewa yang sangat kuat dan mahatahu”.

Dia mengatakan dia kemudian menyebutnya Om, karena suara yang bergetar melalui alam itu. Dia mengatakan sepanjang perjalanannya dia memiliki seorang pemandu, seorang wanita cantik yang belum pernah dia lihat sebelumnya, yang tatapannya mengarah pada “kelimpahan emosi” yang bukan cinta romantis atau persahabatan.

Bagaimana dia yakin itu semua nyata sementara itu, di Bumi, dia tiba-tiba sadar kembali setelah tujuh hari. Dia mengatakan bahwa dia telah melupakan kehidupan masa lalunya dan harus mempelajari semuanya dari awal. Secara perlahan, selama berminggu-minggu, pengetahuannya kembali.

Dr. Alexander, yang diadopsi saat masih anak-anak, memiliki saudara perempuan kandung bernama Betsy yang telah meninggal dunia. Dia tidak pernah melihatnya. Beberapa bulan setelah dia pulih, seorang kerabat mengiriminya foto Betsy melalui email. Dia langsung mengenalinya sebagai wanita yang sama yang dia lihat sebagai pemandunya di dunia lain.

Foto ini, katanya, menegaskan bahwa apa yang dia alami adalah nyata.(yn)

Sumber: wionews

Ledakan Pager Hizbullah, Washington Post Ungkap Rencana “Tombol Merah” Israel

www.aboluowang.com

Pager yang digunakan oleh anggota Hizbullah di Lebanon meledak secara serentak, dan pihak luar mengaitkan hal ini dengan rencana spionase Israel yang telah lama direncanakan, bernama “Tombol Merah.” Perusahaan cangkang yang diduga digunakan sebagai kedok oleh Israel masih belum terungkap, dan hingga kini semakin menimbulkan misteri.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, ledakan serentak pager yang terjadi pada 17 September lalu menewaskan setidaknya 12 orang dan melukai lebih dari 2.800 orang, termasuk warga sipil dan anak-anak. 

Gelombang kedua ledakan, yang melibatkan berbagai perangkat elektronik termasuk walkie-talkie, terjadi pada 18 September dan menyebabkan setidaknya 25 orang tewas serta 450 lainnya terluka. 

Meskipun Israel melakukan serangan udara besar-besaran di pinggiran Beirut pada 20 September, mereka tidak melakukan invasi militer skala besar setelah ledakan berantai pada pager.

Melansir laman the Washington Post, seorang mantan pejabat intelijen Israel mengungkapkan bahwa “Tombol Merah” (red button) adalah hasil dari operasi spionase jangka panjang yang menyusup ke dalam komunikasi, logistik, dan proses pengadaan Hizbullah. 

Mossad dan lembaga terkait Israel telah lama memahami secara mendetail kebutuhan Hizbullah, cara mereka menggunakan perusahaan cangkang, dan siapa penghubung yang harus mereka dekati.

Kalangan intelijen menyebut serangan semacam ini biasanya merupakan persiapan untuk tindakan militer skala penuh. Namun, upaya besar Israel dan rencana yang begitu cermat itu tidak diikuti dengan serangan langsung terhadap Hizbullah, membuat pihak luar kebingungan. Para ahli saat ini memperkirakan bahwa Israel mungkin terpaksa bertindak lebih cepat karena khawatir rencana mereka untuk memodifikasi pager menjadi bom mini akan terungkap.

Brigadir jenderal Israel yang sudah pensiun, Assaf Orion, yang sekarang menjadi peneliti di Washington Institute for Near East Policy, secara terang-terangan menyatakan bahwa jika ledakan pager ini hanya dimaksudkan sebagai langkah pencegahan dan bukan sebagai persiapan untuk serangan, maka ini adalah pemborosan sumber daya yang berharga. 

Orion berkomentar, “Kartu ini sudah dimainkan sekarang. Jika tidak ada serangan lanjutan, apakah menggunakan kartu pembuka yang sempurna ini sepadan?” Kini, Hizbullah telah menyadari bahwa Israel mampu menyusup ke rantai pasokan dan bahkan memanipulasi perangkat mereka.

Kasus “Kuda Troya modern” ini, di mana pager berasal dan bagaimana perangkat tersebut dimodifikasi, masih dalam penyelidikan. Pejabat keamanan Amerika Serikat dan Barat menduga bahwa bahan peledak dipasang di Israel karena operasi di luar negeri berisiko terungkap atau terjadi kecelakaan. Namun, hal ini masih memerlukan bukti lebih lanjut.

Perusahaan Taiwan, Gold Apollo, yang terlibat dalam ledakan pager di Lebanon menyatakan setelah kejadian, bahwa mereka memiliki hubungan jangka panjang dengan perusahaan BAC CONSULTING KFT di Hongaria sebagai mitra lisensi dan agen regional. Gold Apollo memberikan lisensi kepada BAC untuk menjual produk dengan merek mereka di wilayah tertentu, tetapi desain dan produksi sepenuhnya dilakukan oleh BAC. Perangkat yang terlibat dalam insiden, model AR924, diproduksi dan dijual oleh BAC.

Washington Post mengutip dokumen pemerintah Taiwan, menyebutkan bahwa terakhir kali Gold Apollo mengirim pager ke Hongaria adalah pada tahun 2022, dengan total hanya 254 unit diekspor sepanjang tahun itu. Sebuah kontrak komersial yang ditemukan oleh penyelidik menunjukkan bahwa setiap pager yang dijual oleh BAC memberi Gold Apollo keuntungan sebesar 15 dolar AS.

Namun, pemerintah Hongaria segera mengklarifikasi setelah kejadian bahwa BAC tidak memiliki fasilitas manufaktur atau operasi di Hongaria, dan perangkat yang terlibat dalam ledakan tersebut tidak pernah masuk ke Hongaria.

Media Hongaria, Telex, mengungkapkan setelah ledakan bahwa CEO BAC, Cristiana Barsony-Arcidiacono, memiliki kontak dengan perusahaan Bulgaria bernama Norta Global Ltd. Meskipun di permukaan BAC yang menandatangani kontrak dengan Gold Apollo Taiwan, sebenarnya Norta Global Ltd yang mengelola bisnis pager ini.

Badan Keamanan Nasional Bulgaria (DANS) pada 19 September merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa tidak ada catatan ekspor barang seperti pager di bea cukai mereka.

Washington Post melaporkan bahwa situs web BAC tidak dapat diakses sejak ledakan pada 17 September. Pejabat keamanan nasional Hongaria menduga bahwa BAC adalah perusahaan cangkang yang digunakan oleh Israel untuk menyembunyikan pengiriman pager kepada Hizbullah. Namun, belum jelas apakah CEO BAC terlibat atau mengetahui rencana Israel tersebut.

Dokumen Bulgaria menyebutkan bahwa pemilik Norta Global adalah seorang pria Norwegia berusia 39 tahun kelahiran India bernama Rinson Jose. Menurut dokumen pembukaan perusahaan yang ditandatangani di Oslo, ia mendirikan Norta Global pada April 2022 dengan fokus pada “manajemen proyek teknis.” Sebelumnya, ia juga mendirikan perusahaan teknologi bernama Nortalink di Norwegia.

Akuntan Norta Global, Dimitar Daskalov, menolak menjawab apakah perusahaannya terlibat dengan Israel, hanya menyatakan bahwa semuanya mengikuti pernyataan dari pihak keamanan nasional.

Washington Post menemukan profil Rinson Jose di situs bisnis Israel, Founders Nation, di mana ia mencantumkan beberapa unit dan lembaga yang pernah atau sedang ia hubungi, termasuk Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai mitra resmi.

Guy Franklin, salah satu pendiri Founders Nation, menyatakan bahwa ia belum pernah mendengar tentang Rinson Jose atau Norta Global.

Rinson Jose belum menanggapi panggilan telepon atau pesan teks dari Washington Post. Seorang teman Jose di Oslo, Bibin Bhaskaran, mengatakan bahwa ia dan kakak Jose tidak dapat menghubungi Jose.

Washington Post menemukan catatan dari pihak AS bahwa Jose tiba di Boston pada 17 September, dan hingga 20 September belum tercatat meninggalkan Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk menghadiri sebuah konferensi teknologi. Namun demikian, penyelenggara konferensi yang disponsori oleh perusahaan perangkat lunak HubSpot mengatakan kepada Washington Post bahwa Jose tidak mengambil kartu peserta dan tidak menghadiri satu pun sesi seminar. Washington Post juga memeriksa 30 hotel mitra yang terdaftar di situs konferensi teknologi tersebut, tetapi tidak menemukan keberadaan Jose. (jhon)

Para Arkeolog Khawatir Makam Kaisar Pertama Tiongkok Mungkin Memiliki Jebakan Mematikan untuk Membunuh Penyusup

EtIndonesia. Makam kaisar pertama Tiongkok, Qin Shi Huang, telah menjadi misteri bagi para arkeolog selama 2.200 tahun.

Kaisar Qin Shu Huang memerintah dari tahun 221 SM hingga 210 SM dan makamnya dijaga oleh pasukan prajurit terakota dan kuda.

Para petani telah menemukan makam tersebut pada tahun 1974 di Provinsi Shaanxi, Tiongkok.

Meskipun area tersebut telah dieksplorasi oleh para arkeolog, makam tersebut tidak pernah dibuka oleh mereka.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan di IFL Science, para arkeolog merasa bahwa jika mereka mencoba membuka makam tersebut, makam tersebut akan mengalami kerusakan dan mungkin terdapat jebakan mematikan yang dapat membunuh penyusup yang penasaran.

Menurut catatan sejarawan Tiongkok Sima Qian, yang ditulis 100 tahun setelah kematian Qin Shu Huang, “istana dan menara indah untuk seratus pejabat dibangun dan makam itu dipenuhi dengan artefak langka dan harta karun yang luar biasa.”

“Para perajin diperintahkan untuk membuat busur silang dan anak panah yang disiapkan untuk menembak siapa pun yang memasuki makam. Merkuri digunakan untuk meniru seratus sungai, Sungai Yangtze dan Sungai Kuning, dan laut besar, dan diatur agar mengalir secara mekanis,” sejarawan itu menambahkan.

Para arkeolog percaya bahwa jika busur silang yang diduga gagal berfungsi sekarang, masih ada kemungkinan merkuri cair merembes ke dalam celah-celah dan mengancam kehidupan.

“Merkuri yang sangat mudah menguap mungkin keluar melalui celah-celah, yang berkembang dalam struktur dari waktu ke waktu, dan penyelidikan kami mendukung catatan kronik kuno di makam itu, yang diyakini tidak pernah dibuka/dijarah,” menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020.

Oleh karena itu, para ilmuwan telah mempertimbangkan gagasan untuk menggunakan teknik non-invasif untuk membuka makam, namun hingga kini belum ada keputusan yang dibuat. (yn)

Sumber: wionews

Berita dari Orang Dalam  : 9  Pemuda Kelahiran 90-an di Beijing Bundir dengan Melompat dari Jembatan, 7 Jenazah Ditemukan

Seorang informan memberitahukan kepada Epoch Times bahwa sembilan pemuda kelahiran 90-an di Distrik Haidian, Beijing, melompat dari Jembatan Shangzhuang untuk bundir secara massal, di mana tujuh mayat telah ditemukan. Pihak berwenang Tiongkok secara ketat menutupi berita ini

oleh Zhao Fenghua, New Tang Dynasty Television, dikompilasi dari berbagai sumber.

Menurut informasi yang diperoleh Epoch Times, pada 19 September 2024 malam, sembilan pemuda kelahiran 90-an melompat ke sungai dari Jembatan Shangzhuang, Distrik Haidian, Beijing, untuk mengakhiri hidup mereka. Tujuh mayat telah berhasil diangkat, sementara dua orang lainnya belum ditemukan.

Video yang disediakan oleh sumber menunjukkan bahwa garis polisi telah dipasang di atas jembatan. Banyak warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi, dengan mobil polisi dan mobil pemadam kebakaran diparkir di sisi jalan.

Salah satu warga di lokasi berkata: “Sudah diangkat?”

Warga lainnya menjawab: “Belum.”

Warga juga menambahkan: “Polisi tidak mengizinkan berada di sana.”

Di tepi Jembatan Shangzhuang, juga terlihat polisi dan petugas medis yang mengenakan rompi penyelamat sedang memantau keadaan di permukaan air.

Seorang jurnalis senior di Beijing mengonfirmasi kepada Epoch Times bahwa peristiwa bundir secara massal sembilan pemuda kelahiran 90-an yang melompat ke sungai memang benar terjadi, namun alasan pastinya belum diketahui.

Dalam beberapa tahun terakhir, dengan memburuknya ekonomi Tiongkok, semakin banyak laporan tentang pemuda yang bundir dengan melompat dari jembatan atau bangunan.

Setelah insiden bundir karyawan kelahiran 90-an, Zheng Wenlu, dari perusahaan Zhongjin di Shanghai pada 1 Juli tahun ini, pada 9 Agustus, seorang pembuat konten media sosial “Awei Berusaha” mengungkapkan bahwa hari itu ada seorang pemuda kelahiran 90-an dengan utang yang juga melompat dari jembatan dan meninggal. Di atas jembatan ditemukan kartu identitas dan surat wasiat milik mendiang.

Dalam surat wasiat tersebut tertulis: “Pandemi selama beberapa tahun ini telah menyebabkan semua toko saya tutup, saya terlilit hutang besar, dan sekarang saya tidak punya jalan keluar lagi.”

Menurut seorang netizen yang mengetahui situasi tersebut, pada  Mei tahun ini saja, lebih dari dua puluh orang bundiri dengan melompat dari jembatan di Taiyuan; di Nanning, Guangxi, juga ada beberapa pemuda yang bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan. Di daerah lain, seperti Jembatan Sungai Yangtze di Chongqing, karena terlalu banyak orang yang bunuh diri dengan melompat, polisi terpaksa menempatkan petugas untuk berjaga setiap hari di jembatan. (Hui)

Gempa di Anhui, Tiongkok  Menimbulkan Fenomena Aneh, Warga Masih Tidur di Jalanan 5 Hari Pasca Gempa 

Luo Tingting/Zhu Xinrui – NTD

Beberapa hari terakhir, setelah gempa bumi melanda di  Feidong, Kota Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok,  gempa susulan terus berlanjut. Bersamaan itu,  berbagai fenomena aneh terjadi. Lima hari pasca gempa, banyak warga yang masih belum berani pulang dan memilih tidur di jalanan.

Gempa Susulan di Feidong, Warga Tertidur di Jalanan

Gempa berkekuatan 4,7 terjadi di Kabupaten Feidong, Kota Hefei pada 18 September. Gempa tersebut begitu kuat sehingga seluruh masyarakat setempat lari ke jalanan atau ruang terbuka untuk mencari perlindungan.

Gempa susulan terus terjadi di area tersebut. Pada 23 September, seorang netizen memposting di media sosial: “Ada gempa susulan lagi pada pukul 06.00 pagi ini. Apakah Anda merasakannya?”

(Tangkapan Layar Douyin)

Pada hari kelima pasca gempa, banyak warga yang masih belum berani pulang ke rumah. Mereka membeli tenda dan tidur di jalanan atau alun-alun. 

Beberapa netizen memposting video yang mengatakan bahwa alun-alun di Jalan Tua Feidong penuh dengan orang-orang yang sedang tidur. 

“Situasi alun-alun taman saat ini setelah gempa berkekuatan 4,7 di Feidong sudah hari kelima setelah gempa.” Demikian isi video yang beredar. 

Seorang netizen lokal menanggapi di kolom komentar: “Sekarang sangat dingin di malam hari.” “Ya, masih banyak orang yang tidur di luar setiap malam.”

(

(Tangkapan Layar Douyin)

Burung bercahaya

Banyak fenomena aneh yang terjadi pasca gempa Feidong. Beberapa netizen memotret sekelompok benda bercahaya tak dikenal yang terbang pada 22 September 2024 malam.

“Serangga jenis apa ini? Apakah itu burung? Apa ini?” Netizen yang memposting video tersebut mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dia melihat benda bercahaya terbang di langit. 

Pada hari keempat gempa terjadi, mereka masih ketakutan dan gelisah.

Netizen lokal menanggapi di kolom komentar: “Saya juga melihatnya malam ini.” “Saya juga melihatnya, ada barisan, dan sebentar lagi akan datang.”

(Tangkapan Layar Douyin)

“Saya juga melihatnya di malam hari. Seharusnya angsa liar, tapi kenapa bersinar? Bisakah ahli menjelaskannya?” “Tidak seperti (angsa liar). Tidak garis lurus.”

Air sumur mendidih

Pada 19 September, Zhao, seorang penduduk Feidong, memposting video yang mengatakan bahwa dia khawatir untuk kembali ke kampung halamannya di pedesaan setelah gempa bumi masih sama keesokan paginya, dan dia merasa terkejut.

Beberapa netizen menanggapi: “Saat gempa Wenchuan, ayah mertua saya mengatakan bahwa air di kolam ikan di halaman kami mendidih. Saat itu kami tidak di rumah, ayah mertua saya tidak peduli dengan keselamatannya sendiri, naik ke atas menggendong putra saya turun ke lantai bawah, bahkan setelah bertahun-tahun, saya masih merasa takut ketika memikirkannya.”

(

(Tangkapan Layar Douyin)

Awan aneh dan kilatan dahsyat muncul sebelum gempa bumi

Saat gempa berkekuatan 4,7 terjadi di Feidong, awan aneh muncul di langit.

Sebelum dan sesudah gempa, banyak netizen lokal dan kamera pengawas menangkap kilatan cahaya yang dahsyat.

Kabut ungu dan awan menakutkan

Foto-foto yang diposting online menunjukkan bahwa setelah gempa bumi, langit malam di Kabupaten Feidong dipenuhi kabut ungu, sebuah peristiwa yang sangat aneh.

“Awan gempa” diduga muncul di banyak tempat

Pasca gempa, netizen di banyak tempat, termasuk Feidong, mengambil foto mirip “awan gempa” dan khawatir akan terjadi gempa besar lagi.

(gambar TikTok)

“Awan Gempa” juga diduga muncul di Chengdu, Sichuan. Seorang netizen yang memposting gambar mengatakan: “Ada fenomena aneh di Chengdu tadi malam (22 September).”

(gambar TikTok)

Kucing Liar Mengadopsi Bayi Mungil yang Dibuang di Koloni Mereka

EtIndonesia. David dan Lisa, pengurus koloni kucing liar di Carolina Utara, suatu hari sedang memeriksa kucing-kucing itu ketika mereka melihat wajah yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Di antara penghuni lama koloni itu, ada seekor anak kucing kecil yang berlarian.

Mudah untuk berasumsi bahwa anak kucing itu milik salah satu kucing di koloni itu. Namun, NC Feral Cat Coalition (NCFCC) telah mengebiri kucing-kucing betina di koloni itu, jadi mereka tahu bahwa anak kucing itu tidak mungkin lahir di sana.

David dan Lisa menghubungi bendahara NCFCC, Miaja Jurgel, yang segera menyadari bahwa anak kucing itu kemungkinan besar dibuang di sana. Orang yang membuang anak kucing itu mungkin mencoba melakukan hal yang benar dengan meninggalkannya bersama kucing-kucing lain yang mungkin dapat merawatnya.

Meskipun anak kucing itu tidak lahir di koloni itu, Jurgel memperhatikan bahwa kucing-kucing itu menyambutnya dengan tangan terbuka. Mereka menjaganya seolah-olah dia adalah salah satu dari mereka.

“[Mereka] akan menuntunnya ke tempat makanan sehingga dia tahu di mana makanannya,” kata Jurgel kepada The Dodo. “Dia bermain dengan mereka. Dia berlarian mengejar kucing dewasa.”

Selama koloni tersebut merawat anak kucing itu, dia menjadi sangat dekat dengan salah satu kucing jantan di koloni tersebut yang belum dikebiri oleh NCFCC.

“Anehnya, kucing jantan menjadi ibu pengganti yang hebat,” kata Jurgel. “Saya telah melihat ini beberapa kali di berbagai … koloni liar di mana anak-anak kucing akan memanjat kucing jantan yang berbaring di tanah, membiarkan mereka bermain dan berguling-guling.”

Setelah sekitar seminggu koloni tersebut merawat anak kucing itu, Jurgel berhasil menjebaknya dan membawanya untuk dipelihara. Dia tahu bahwa dalam jangka panjang, yang terbaik bagi anak kucing itu adalah tinggal di rumah daripada di koloni. Sejak dia tiba di rumah Jurgel, dia merasa nyaman.

@ncferalcatcoalition This kitten was definitely dumped. She’s only about seven weeks old, and there are no unfixed females in the area. People will often dump cats and kittens at feral cat colonies, because they “think the cat will be taken care of.” She’s also very friendly (which I found out once I got her home!) I’ll post a video update soon! As always, donations appreciated, link in bio! #kittens #fosterkittens #fosterkittensofinstagram #fosteringsaveslives #kitties #kittensoftiktok #kittenrescue #rescuekitten #kittenlife #kittenlovers #adoptdontshop #adoptakitten #catlovers #catlife #kitty #cattok #feralkitten #feralcat #communitycats #tnrworks #spayandneuter #tnvr #cattrap #straykitten #straycat #cat ♬ Autumn Leaves – Timothy Cole

“Saat saya menyentuhnya, seluruh tubuhnya terasa rileks. Dia mulai mendengkur. Dia sangat senang karena ada yang membelainya,” kata Jurgel.

Meskipun koloni itu senang karena bisa merawat anak kucing itu, Jurgel menekankan bahwa jika Anda perlu menyerahkan kucing, sebaiknya carikan rumah baru untuk mereka atau bawa mereka ke tempat penampungan. Dan, seperti biasa, sangat penting untuk memastikan kucing Anda disterilkan.

“Saya senang dia berakhir di sana. Namun, di saat yang sama, ada juga beberapa pilihan lain,” kata Jurgel.

Setelah Jurgel selesai merawat anak kucing itu, salah satu pengasuh koloni, David, akan mengadopsinya. Dia memutuskan untuk menamainya Hermione. Meskipun Hermione telah menemukan rumah selamanya, dia tidak akan pernah melupakan kucing-kucing yang membantunya saat dia sangat membutuhkannya. (yn)

Sumber: the dodo

Di Tengah Berlangsungnya Baku Tembak Antara Israel dan Hizbullah, Korps Garda Revolusi Iran Melarang Penggunaan Perangkat Komunikasi

Ketika baku tembak antara Israel dan Hizbullah berlanjut, dua pejabat keamanan senior Iran mengungkapkan kepada Reuters bahwa Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memerintahkan semua anggotanya untuk berhenti menggunakan segala jenis perangkat komunikasi. Hal ini terjadi karena ribuan pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh sekutu mereka, Hizbullah Lebanon, meledak dalam serangan mematikan minggu lalu

www.aboluowang.com

Pada 18 September 2024, anggota tentara Lebanon bersiap melakukan ledakan terkendali terhadap perangkat walkie-talkie di luar Pusat Medis Universitas Amerika di Beirut, Lebanon. Menurut laporan eksklusif Reuters, seorang pejabat keamanan Iran menyatakan bahwa IRGC sedang melakukan operasi besar untuk memeriksa semua peralatan, bukan hanya perangkat komunikasi. Ia menambahkan bahwa sebagian besar peralatan tersebut adalah buatan lokal atau diimpor dari Tiongkok dan Rusia.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa Iran khawatir akan infiltrasi agen-agen Israel, termasuk orang-orang Iran yang menerima bayaran dari Israel. Iran telah memulai penyelidikan menyeluruh terhadap orang-orang ini, terutama di kalangan anggota menengah hingga senior Korps Pengawal Revolusi. Karena sensitivitas masalah ini, pejabat yang diwawancarai meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Pejabat keamanan itu mengatakan, “Ini mencakup pemeriksaan rekening bank mereka, baik di dalam maupun luar negeri, serta riwayat perjalanan mereka dan keluarga mereka.” Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Dalam Negeri Iran belum segera menanggapi pernyataan pejabat tersebut kepada Reuters.

Pada Selasa (17/9) lalu, ribuan pager meledak di markas Hizbullah. Dan pada Rabu (18/9), ratusan walkie-talkie Hizbullah juga meledak. Serangkaian serangan ini menewaskan 39 orang dan melukai lebih dari 3.000 lainnya.

Lebanon dan Hizbullah menuduh Israel sebagai dalang di balik serangan tersebut. Israel tidak membantah maupun mengonfirmasi keterlibatannya. Pejabat keamanan yang diwawancarai Reuters menolak untuk mengungkapkan bagaimana pasukan IRGC yang beranggotakan 190.000 orang tersebut saat ini berkomunikasi. Ia mengatakan, “Saat ini kami menggunakan sistem pesan dengan enkripsi end-to-end.”

Pejabat tersebut menyatakan bahwa kekhawatiran menyebar luas di kalangan pemerintahan Iran. Para pejabat IRGC telah menghubungi Hizbullah untuk melakukan evaluasi teknis, dan beberapa sampel alat peledak telah dikirim ke Teheran untuk diperiksa oleh para ahli Iran.

Sementara itu, Israel terus melancarkan serangan terhadap Lebanon dan Gaza. Pada Senin dini hari (23/9), Angkatan Udara Israel melancarkan puluhan serangan udara di wilayah selatan Lebanon. Militer Israel meminta penduduk setempat segera meninggalkan rumah dan bangunan lain yang menjadi tempat penyimpanan senjata oleh kelompok bersenjata Hizbullah, serta mengumumkan bahwa mereka sedang melakukan “serangan besar-besaran” terhadap Hizbullah.

Selain itu, menurut pejabat medis Palestina, serangan udara Israel pada Senin pagi di Jalur Gaza menewaskan 8 warga Palestina, termasuk 5 anak-anak. Penduduk dari berbagai desa di Lebanon selatan memposting foto di media sosial yang menunjukkan kota mereka sedang dibom. Badan berita nasional Lebanon juga melaporkan serangan udara di berbagai daerah.

Juru bicara militer Israel berbahasa Arab menyatakan bahwa Angkatan Udara Israel sedang menyerang target terkait dengan kelompok bersenjata Hizbullah di Lebanon. Karena insiden ledakan pager dan walkie-talkie serta serangan Israel, Hizbullah pada hari Minggu (22/9) menembakkan lebih dari 100 roket ke Israel bagian utara, beberapa di antaranya jatuh di dekat kota pelabuhan Haifa.

Pada hari Jumat sebelumnya (20/9), Israel melancarkan serangan udara di pinggiran Beirut, menewaskan seorang komandan militer senior Hizbullah, puluhan anggota Hizbullah lainnya, serta puluhan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak. (jhon)