Parade Tahun Baru Imlek di Flushing, New York Berlangsung Meriah,  Para Pejabat Hadir Memberi Ucapan Selamat, Barisan Falun Gong Paling Menonjol 

 Pada Sabtu pagi (21 Februari), parade perayaan Tahun Baru Imlek terbesar di wilayah Pantai Timur Amerika Serikat digelar meriah di komunitas Tionghoa Flushing, New York City. Tahun ini, berbagai pejabat dari beragam tingkatan pemerintahan hadir untuk merayakan bersama warga komunitas. 

Di antara seluruh barisan parade, yang paling besar dan paling mencolok adalah barisan Falun Dafa yang diikuti oleh para praktisi Falun Gong dari New York. Selain itu, sebagian karyawan New Tang Dynasty & Epoch Times Media Group juga turut ambil bagian, menyambut Tahun Baru bersama masyarakat.

EtIndonesia. Parade Tahun Baru Imlek Flushing 2026 kali  ini menandai peringatan 30 tahun sejak pertama kali diselenggarakan pada 1996, dan telah menjadi salah satu perayaan tahunan paling representatif bagi komunitas Asia di New York.

Skala parade tahun ini lebih besar dibanding tahun lalu. Jumlah kelompok peserta meningkat sekitar 20 persen, mencakup lembaga pemerintahan New York, sektor industri dan perdagangan, asuransi, keuangan, berbagai organisasi komunitas, serta perkumpulan diaspora Taiwan. Total hampir 100 kelompok, 50 mobil hias, dan beragam kendaraan ikut ambil bagian.

Sebuah parade besar untuk merayakan Tahun Baru Imlek akan diadakan di Flushing, New York pada 21 Februari 2026 (hari kelima Tahun Baru Imlek). Puluhan pejabat federal, negara bagian, dan kota, termasuk Anggota Kongres Grace Meng dan Pengawas Keuangan Negara Bagian New York DeNapoli, akan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada komunitas Tionghoa dan Asia. (Dai Bing/The Epoch Times)

Pada 21 Februari 2026 (hari kelima Tahun Baru Imlek), parade perayaan Tahun Baru Tiongkok di Flushing digelar dengan megah. Anggota DPR AS Grace Meng, Bendahara Negara Bagian New York Tom DiNapoli, serta puluhan pejabat federal, negara bagian, dan kota menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada warga Tionghoa dan Asia-Amerika.

Grace Meng menyampaikan, “Selamat Tahun Baru untuk semuanya! Terima kasih!”
Tom DiNapoli berkata, “Skala parade tahun ini belum pernah sebesar ini. Cuaca juga mendukung. Tahun ini adalah Tahun Kuda, saya juga lahir di Tahun Kuda, jadi saya berharap tahun ini penuh keberuntungan. Gong xi fa cai, selamat Tahun Baru!”

Jaksa Wilayah Queens, Melinda Katz, mengatakan, “Tahun ini adalah Tahun Kuda. Kami sangat senang merayakannya bersama semua orang. Lihatlah sekeliling—para pejabat dari berbagai tingkatan di New York hadir semua.”

Anggota DPR Negara Bagian New York Ron Kim menyatakan kebanggaannya dapat merayakan Tahun Baru Imlek bersama komunitas Asia dan Tionghoa-Amerika, sebagai wujud persatuan komunitas.

Anggota Dewan Kota New York Sandra Ung dan Linda Lee juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru serta doa kesehatan dan keberuntungan.

 Anggota Dewan Kota Phil Wong berharap semua orang meraih kesuksesan, kesehatan, dan kelancaran di tahun yang baru.

Tahun ini, DPR Negara Bagian New York kembali meloloskan resolusi perayaan Tahun Baru Tiongkok, yang mencerminkan pengakuan masyarakat arus utama terhadap budaya tradisional Asia.

Pada hari kelima Tahun Baru Imlek, para praktisi Falun Gong turut serta dalam parade Tahunan Tahun Baru Tiongkok di Flushing, kawasan dengan populasi Tionghoa terbesar di New York.
Penasihat utama Kamar Dagang Tionghoa Flushing, Peter Tu, menyatakan bahwa parade ini sepenuhnya menampilkan nilai keberagaman budaya Amerika, sekaligus menunjukkan kesetiaan warga Tionghoa-Amerika terhadap Amerika Serikat serta penghargaan terhadap kebebasan dan demokrasi.

Presiden Wilayah Queens, Donovan Richards, mengatakan, “Flushing memiliki makanan terbaik, orang-orang terbaik, dan parade terbaik—juga yang paling ramai. Saya sangat senang merayakan keberagaman budaya Queens bersama semua orang.”

Para penonton di lokasi memuji parade tahun ini yang dinilai lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan mobil hias, iring-iringan kendaraan, serta kehadiran aparat keamanan. Banyak yang terkesan melihat warga non-Tionghoa mengenakan pakaian tradisional Tiongkok, merasakan kentalnya nuansa budaya.

Dentuman meriam konfeti, lagu-lagu Tahun Baru, serta salam perayaan terdengar silih berganti. Dewa Rezeki, tarian naga, dan barongsai turut memeriahkan suasana, menyambut datangnya Tahun Kuda Api.

Dalam parade, tampil Tian Guo Marching Band dari barisan Falun Dafa, membawakan lagu-lagu seperti “Falun Dafa Hao” dan “Lagu Suci”, dengan irama megah yang menggema di pusat Flushing. Banyak penonton memuji barisan Falun Gong sebagai yang paling megah, teratur, dan mengesankan.

Spanduk besar bertuliskan “Falun Dafa Hao” (Falun Dafa Baik), deretan bendera warna-warni, serta pesan nilai Sejati–Baik–Sabar ditampilkan kepada masyarakat. Ketua Pusat Layanan Pengunduran Diri dari PKT Global, Wang Zhiyuan, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru dan rasa syukur atas penyebaran Falun Dafa ke seluruh dunia.

Sejumlah warga menilai prinsip Sejati–Baik–Sabar sebagai pedoman hidup yang patut diikuti dan memiliki makna besar bagi masyarakat. Para praktisi Falun Gong juga menekankan pentingnya memperlakukan sesama dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Barisan kedua terdiri dari Pusat Layanan Pengunduran Diri dari PKT Global, dengan tarian naga, barongsai, drum pinggang, formasi bendera, serta mobil hias ucapan Tahun Baru, menyampaikan harapan baik untuk tahun mendatang.

Selain itu, banyak warga Barat yang ikut menandatangani dukungan gerakan “END CCP”, menyerukan kesadaran terhadap sifat Partai Komunis Tiongkok. Para praktisi mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah Amerika Serikat atas kebebasan berkeyakinan yang diberikan.

Hingga kini, jumlah orang yang telah menyatakan keluar dari Partai Komunis Tiongkok beserta organisasi afiliasinya telah melampaui 458 juta orang, sementara tanda tangan untuk gerakan “mengakhiri PKT” telah melebihi 5 juta.

Di bagian depan barisan media, mobil hias pembawa acara berbahasa Mandarin dan Inggris dari New Tang Dynasty tampil anggun dan menyapa penonton dengan hangat. Para pembawa acara menyampaikan harapan agar di tahun baru, kesulitan segera berlalu, keberuntungan segera datang, dan masa depan dipenuhi cahaya serta harapan.

Selama lebih dari dua dekade, New Tang Dynasty Television dan Epoch Times Media Group menjunjung prinsip independen dan objektif dalam menyajikan informasi yang benar. Kini, keduanya telah berkembang menjadi kelompok media internasional lintas bahasa dan platform.

Di sepanjang parade, berbagai spanduk juga menampilkan program-program unggulan New Tang Dynasty serta kompetisi internasional yang bertujuan menghidupkan kembali budaya tradisional. Di tahun baru, New Tang Dynasty berkomitmen menghadirkan konten yang lebih kaya dan tepat waktu untuk membantu pemirsa memahami dinamika dunia yang terus berubah. (Hui)

Laporan dari Biro Reporter New Tang Dynasty New York

Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)
Pada 21 Februari, hari kelima Tahun Baru Imlek di Tahun Kuda (2016), para praktisi Falun Gong berpartisipasi dalam parade Tahun Baru Imlek tahunan di Flushing, komunitas Tionghoa terbesar di Kota New York. (Dai Bing/The Epoch Times)



Grand Mercure Malang Mirama dan Baznas Gelar Gebyar Lailatul Qadar: Berbagi Kebahagiaan dengan 1.000 Anak Yatim & Piatu

Malang, 21 Februari 2026 – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Grand Mercure Malang Mirama bersama Baznas Kota Malang kembali menggelar acara sosial tahunan bertajuk “Gebyar Lailatul Qadar: Zakat Menguatkan Indonesia”. Acara yang berlangsung di Grand Ballroom Mirama ini mengundang 1.000 anak yatim & piatu dari berbagai panti asuhan di Kota Malang, menciptakan momen kebersamaan yang penuh kehangatan dan keceriaan.

Kegiatan yang memasuki tahun kelima ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wali Kota Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM, Ketua Baznas Kota Malang Prof. Dr H. Kasuwi Saiban, MA, Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur KH. Dr. Assanul Haq, M.Ag. , serta perwakilan dari Kementerian Agama, OJK Cabang Malang, Bank Jatim Syariah, dan tamu undangan lainnya.

Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, menyampaikan rasa syukurnya atas kelangsungan acara ini. “Ini adalah momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka. Kami konsisten berupaya memberikan kontribusi sosial antar sesama, dan melihat keceriaan anak-anak hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujarnya usai acara.

Wali Kota Malang, Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM, mengapresiasi kolaborasi ini. “Kegiatan ini sangat bagus, terutama di momen bulan suci Ramadan. Kolaborasi antara Baznas dan Grand Mercure ini memberikan berkah dan manfaat bagi kita semua, terutama bagi anak-anak yatim & piatu yang hadir,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr H. Kasuwi Saiban, menambahkan, “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari sponsor, rekan media, para koordinator, dan semua yang terlibat. Semoga kebersamaan ini tetap terjalin di tahun-tahun mendatang.”

Suasana riang gembira terpancar dari wajah anak-anak yang hadir. Canda dan tawa mereka memenuhi Grand Ballroom, menciptakan atmosfer kebahagiaan yang hangat. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kebersamaan dapat memperkuat tali silaturahmi dan membawa keberkahan di bulan yang suci.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan sosial dan program mendatang, kunjungi Instagram @grandmercuremalangmirama atau situs web all.accor.com/9824.

Fenomena “Tahun Kuda Api” : Wilayah Utara Tiongkok Dilanda Badai Pasir,  Kebakaran Hutan Terjadi Beruntun di Banyak Wilayah Lainnya 

EtIndonesia. Seiring datangnya tahun 2026, yaitu tahun Bingwu (Kuda Api), yang juga bertepatan dengan peristiwa 60 tahunan yang dikenal sebagai “bencana Kuda Merah dan Kambing Merah”, yang secara tradisional diyakini membawa unsur api yang kuat dan banyak perubahan. Pada hari kelima Tahun Baru Imlek (21 Februari), wilayah utara Tiongkok dilanda angin kencang dan badai pasir, sementara di saat yang sama kebakaran hutan meletus di banyak daerah, dengan kobaran api yang ganas dan cepat menyebar.

Pada hari kelima Imlek, Badan Meteorologi Pusat Tiongkok secara berturut-turut mengeluarkan peringatan angin kencang level kuning, badai pasir level kuning, badai salju level biru, serta gelombang dingin level biru. 

Badai pasir melanda banyak wilayah di utara dan bahkan bergerak ke selatan hingga kawasan Sungai Yangtze, mencakup hampir setengah wilayah Tiongkok. Langit Beijing tampak kekuningan, konsentrasi PM10 mencapai tingkat polusi berat atau lebih tinggi, dan muncul fenomena langka yang disebut “matahari biru”.

Pada sore hari 21 Februari, kebakaran hutan skala besar terjadi di wilayah Danau Panlong, Gunung Fenglong, Kabupaten Yuanshi, serta daerah Kabupaten Jingxing di Shijiazhuang, Provinsi Hebei. Video yang diunggah warganet menunjukkan beberapa puncak gunung dilalap api, kobaran besar dan asap tebal mewarnai langit menjadi merah.

Pada hari yang sama, Shijiazhuang mengeluarkan peringatan angin kencang level oranye, dengan hembusan angin mencapai skala 8–10. Api dengan cepat membesar karena dorongan angin. Hingga dini hari 22 Februari, kebakaran masih dalam proses pengendalian. Luas area yang terbakar serta penyebab kebakaran belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Warganet Tiongkok berkomentar :

 “Pada hari kelima Imlek, Gunung Fenglong di Shijiazhuang, Yuanshi, Jingxing, Zanhuang, Gunung Cuifeng di Yangquan, Gunung Shuangluan di Chengde—katanya semua terbakar pada hari yang sama, bahkan terlihat dari jalan tol.”
“Area kebakaran makin meluas, benar-benar menakutkan. Angin terlalu kencang, api sama sekali tidak bisa dikendalikan.”

Sebagian netizen berspekulasi :
“Saya orang Zanhuang, saya rasa ada kaitannya dengan panel surya di gunung.”
“Kebakaran ini disebabkan korsleting pembangkit listrik fotovoltaik di gunung, pejabat harus dihukum dan diminta mengganti kerugian rakyat.”
“Di gunung banyak kabel listrik, tertiup angin lalu korslet.”

Pada 21 Februari sore, kebakaran juga terjadi di kawasan wisata Gunung Wutai, Kota Xinzhou, Provinsi Shanxi. Titik api berada di Desa Yangbaiyu, Kecamatan Taihuai, sekitar 2 kilometer dari kawasan inti Gunung Wutai.

Staf Biro Manajemen Darurat Gunung Wutai mengatakan kepada media Jimu News bahwa memang terjadi kebakaran pada sore hari tersebut. Saat itu angin cukup kencang, namun kini api telah berhasil dikendalikan, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kebakaran Hutan Xixiakou, Rongcheng

Pada 21 Februari sore, kebakaran hutan juga terjadi di kawasan pegunungan di seberang Taman Satwa Liar Shendiao Mountain, Xixiakou, Kota Rongcheng, Weihai, Provinsi Shandong. Karena angin kencang, api dengan cepat menyebar.

Pihak Biro Manajemen Darurat setempat menyatakan pada 22 Februari bahwa kebakaran telah dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, netizen meninggalkan pesan :
“Hingga malam hari api belum padam.”
“Kebakaran berlangsung semalaman.”
“Api ini terlihat sangat mengerikan.”
“Kebakaran hutan lagi di Weihai, beberapa gunung besar terbakar habis.”
“Saat evakuasi macet dua jam.”
“Di area parkir saja macet satu jam penuh, bergerak kurang dari 100 meter.”

Sebelumnya, staf Kawasan Wisata Xixiakou menyatakan bahwa Taman Dunia Satwa Shendiao Mountain tidak mengalami kebakaran. Namun, karena diberlakukannya pengaturan lalu lintas sementara di sekitar lokasi, pada tanggal 22 Februari Taman Dunia Satwa Shendiao Mountain dan Kawasan Wisata Chengshantou ditutup sementara selama satu hari.

Netizen daratan Tiongkok menulis pesan :
“Dua hari lalu ke Shandong, kemarin (21 Februari) pulang dan melihat banyak kebakaran di sepanjang jalan tol.”
“Saya baru wisata ke Handan, Kota Tua Guangfu terbakar, Shijiazhuang juga terbakar.”
“Banyak tempat di Shanxi juga terbakar.”

“Shijiazhuang terbakar, Chengde juga terbakar, Hebei benar-benar seperti memasuki ritme ‘lautan api’.”
“Baoding juga terbakar, Weihai di Shandong, dan Gansu juga ada gunung yang terbakar.”
“Zanhuang, Jingxing, Yuanshi di Shijiazhuang, Zhangjiakou, dan Chengde—banyak wilayah di Hebei mengalami kebakaran hutan.”

“Sudah masuk periode keberuntungan unsur api, ditambah tahun Bingwu, yang paham pasti paham.”
“Tahun api ‘Kuda Merah dan Kambing Merah’, api di atas api.” (Hui)

Reporter: Li Enzhen / Disunting oleh: Li Hong

Sumber : NTDTV.com

Mahasiswa Kedokteran UPH dan Menabung Air Foundation Bersinergi Edukasi Warga Lewat Program T-Rex: Konservasi Air dan PHBS untuk Ketahanan Lingkungan

Tangerang — Sebanyak 30 warga Posyandu Anyelir VI, Pakulonan Barat, Kabupaten Tangerang, mengikuti program pemberdayaan bertajuk “T-Rex: Tubuh Segar, Rawat Kebersihan, Extra Kuat” yang digagas oleh Asian Medical Students’ Association Universitas Pelita Harapan (AMSA-UPH) bersama Menabung Air Foundation (MAF). Program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran lintas sektor yang mengintegrasikan edukasi kesehatan masyarakat dengan praktik konservasi air berbasis komunitas.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 18 Februari 2026 ini bertujuan membangun resiliensi lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam AMSA-UPH berperan sebagai fasilitator edukasi, sementara MAF hadir sebagai mitra strategis dalam penguatan pemahaman teknis terkait pengelolaan air dan lingkungan.

Edukasi Kesehatan dan Sanitasi Berkelanjutan

Dalam sesi pertama, tim AMSA-UPH memberikan penyuluhan interaktif mengenai pentingnya sanitasi berkelanjutan dan manajemen sampah rumah tangga. Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif agar warga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan ini menjadi fondasi penting dalam upaya preventif dan promotif pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Menabung Air: Investasi Masa Depan dari Lingkungan Terkecil

Menabung Air Foundation (MAF) mengisi sesi selanjutnya dengan transfer pengetahuan tentang konservasi air. Tidak sekadar memberi ceramah, MAF bertindak sebagai edukator dan fasilitator yang mendorong perubahan perilaku warga secara bertahap. Konsep “menabung air” diperkenalkan sebagai solusi jangka panjang terhadap ancaman krisis air bersih yang kian nyata.

Warga diajak memahami bahwa menjaga ketersediaan air tidak harus dimulai dari teknologi mahal, tetapi dari kebiasaan sederhana yang ramah lingkungan. Pendekatan ini sejalan dengan visi MAF untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dalam mengelola sumber daya air.

Praktik Langsung: Biopori dan Ketahanan Pangan

Bagian paling aplikatif dari program ini adalah pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di lima titik area publik sekitar posyandu. Infrastruktur sederhana ini berfungsi ganda: meningkatkan daya serap tanah untuk mencegah genangan, sekaligus menjadi sarana pengomposan limbah organik rumah tangga. Keterlibatan aktif warga dalam proses instalasi menjadi metode pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif.

Tidak berhenti di situ, program ini juga merangkul Kelompok Wanita Tani (KWT) Sehat Gemilang dalam kegiatan penanaman benih. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan lahan produktif dan memperkuat ketahanan pangan keluarga dari lingkup paling mikro.

Testimoni Warga: Manfaat Nyata untuk Masa Depan

Ketua KWT Sehat Gemilang, Ibu Ratna, mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, program T-Rex membuka wawasan warga bahwa persoalan air bersih dan sampah rumah tangga tidak bisa diabaikan. “Kami tidak hanya diberi tahu, tetapi juga diajari dan dilibatkan langsung. Ini pengalaman belajar yang berbeda dan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Pendekatan Holistik untuk Perubahan Berkelanjutan

Kolaborasi antara organisasi mahasiswa kedokteran dan lembaga konservasi ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu antara kesehatan dan lingkungan. AMSA-UPH tidak hanya membawa perspektif medis, tetapi juga kepekaan terhadap determinan lingkungan yang memengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Sementara MAF memastikan bahwa intervensi yang dilakukan bersifat kontekstual dan dapat direplikasi secara mandiri oleh komunitas.

Program T-Rex diharapkan menjadi model pemberdayaan yang tidak hanya berdampak di wilayah Pakulonan Barat, tetapi juga dapat diadaptasi di daerah lain dengan tantangan serupa. Di sinilah esensi pendidikan sejati: membekali masyarakat bukan dengan bantuan sesaat, tetapi dengan pengetahuan yang terus tumbuh dan mengakar.

Angin Kencang dan Badai Pasir Menyelimuti Banyak Wilayah di Tiongkok, Sejumlah Tempat Wisata Ditutup Darurat

Sejak 21 Februari, wilayah utara Tiongkok dilanda gelombang dingin, badai salju, angin kencang, dan badai pasir. Di banyak tempat, pasir kuning menutupi langit. Pada hari yang sama, hembusan angin di Datong, Shanxi, mencapai level 10–11. Sejumlah wisatawan bahkan tersapu angin hingga terjatuh. Banyak objek wisata terpaksa ditutup darurat, dan penerbangan mengalami penundaan.

EtIndonesia. Pada 21 Februari 2026, badai pasir menyapu banyak wilayah di Tiongkok Utara. Badan Meteorologi Pusat mengeluarkan empat peringatan sekaligus: angin kencang, badai pasir, gelombang dingin, dan badai salju. Akibatnya, bandara di Beijing, Datong, Shijiazhuang, dan daerah lain mengalami penundaan sejumlah penerbangan.

Pada hari yang sama, berbagai tempat wisata ditutup, termasuk Jembatan Lugou di Beijing, Taman Dunia, Festival Lampion Tahun Baru di Yuanmingyuan, Festival Lampion Kota Tua Zhengding di Shijiazhuang, serta kawasan wisata Gunung Heng di Shanxi.

Pada 21 Februari pukul 11.38 waktu setempat, Stasiun Meteorologi Kota Datong menaikkan peringatan angin kencang menjadi level oranye. Kecepatan angin rata-rata di kota tersebut mencapai level 6–8, sementara di Datong, Shuozhou, dan Xinzhou, hembusan lokal dapat mencapai level 10–11 atau lebih, disertai debu beterbangan yang parah.

Pada hari itu, parade mobil hias Kota Tua Datong yang sedianya digelar pada hari kelima Tahun Baru Imlek dibatalkan sementara. Festival Lampion Kota Kuno Datong, arena ski di kawasan wisata Xiaoshizi, kawasan wisata Cangshan di Yangquan, serta area pameran patung es di objek wisata Laoniuwan, Kabupaten Pianguan, Xinzhou, semuanya ditutup sementara. Pertunjukan di Istana Pangeran Dai, Datong, juga membatalkan atraksi menggunakan kabel pengaman dan diganti dengan pertunjukan tanpa kabel.

Video yang diunggah warganet memperlihatkan kondisi badai pasir di kawasan wisata Gunung Heng, Kabupaten Hunyuan, Datong. Dalam sekejap, pasir kuning memenuhi langit dan bumi, bangunan tertutup debu tebal, dan jarak pandang menjadi sangat rendah.

Menurut laporan Jimu News, sejumlah wisatawan mengatakan bahwa setibanya di kawasan wisata Gunung Heng, mereka diberitahukan bahwa lokasi tersebut ditutup sementara. Saat itu angin sangat kencang hingga orang sulit berjalan, dan kerikil yang tertiup angin terasa menyakitkan saat mengenai wajah. Para wisatawan kemudian dievakuasi dengan aman menggunakan bus kawasan wisata ke pusat pengunjung.

Seorang wisatawan bermarga Shang mengatakan bahwa angin terlalu kencang dan pasir beterbangan di mana-mana.

Pada 21 Februari, seorang wisatawan yang mengunjungi Kuil Gantung mengatakan kepada Hongxing News bahwa cuaca sudah memburuk sejak pagi. Sekitar pukul 02.00 siang, saat mereka selesai berkunjung dan turun gunung, angin kencang tiba-tiba bertiup. Video yang direkam menunjukkan kaki gunung dipenuhi pasir kuning, angin menerbangkan barang dagangan pedagang, dan para pedagang berusaha keras menahan lapak mereka.

Warganet Tiongkok berkomentar,  “Benar-benar gila, di Datong seharian ‘makan pasir’, juga seharian antre…”

 “Badai pasir Datong benar-benar seperti film bencana, anginnya bikin badan gemetar.”
“Mengerikan, seperti film kiamat.”

Pada 22 Februari pukul 06.00 pagi , Badan Meteorologi Pusat kembali mengeluarkan peringatan biru untuk gelombang dingin, badai salju, dan badai pasir, serta peringatan kuning untuk angin kencang. 

Diperkirakan dari pukul 08.00 pada 22 Februari hingga pukul 08.00 pada 23 Februari, wilayah Xinjiang timur dan selatan, Mongolia Dalam bagian barat, Qinghai timur laut, Gansu tengah, sebagian besar Ningxia, sebagian besar Shaanxi, Shanxi bagian tengah dan selatan, Liaoning utara, Jilin tengah, Hebei selatan, Henan, Shandong selatan, sebagian besar Anhui, Jiangsu, Shanghai, dan sebagian besar Hubei akan mengalami cuaca debu beterbangan atau pasir melayang. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Keyakinan Konsumen Jatim Tetap Optimistis di Awal 2026, Meski Melambat dari Puncak Akhir Tahun

Surabaya — Keyakinan konsumen di Jawa Timur pada awal 2026 tetap berada pada zona optimistis meskipun mengalami moderasi dibandingkan bulan sebelumnya. Survei Konsumen Januari 2026 menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 122,6, masih berada di atas ambang optimistis 100, meski turun 7,2 poin dari posisi Desember 2025 sebesar 129,9. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Hasil survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur terhadap 900 responden rumah tangga ini mengindikasikan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap positif. Survei Konsumen merupakan survei bulanan yang dirancang untuk memantau persepsi rumah tangga terhadap kondisi ekonomi saat ini sekaligus ekspektasi ke depan, termasuk perkembangan harga dan aktivitas konsumsi. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Optimisme Bertahan di Tengah Moderasi

Penurunan IKK pada Januari terutama disebabkan perlambatan pada seluruh komponen pembentuk indeks, meski semuanya masih berada di zona optimistis. Komponen tersebut meliputi persepsi terhadap tingkat penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, serta konsumsi barang tahan lama (durable goods) dibandingkan enam bulan sebelumnya. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Kondisi ini menunjukkan bahwa rumah tangga masih menilai ekonomi relatif baik, tetapi laju perbaikan tidak sekuat akhir tahun lalu. Moderasi indeks pada awal tahun lazim terjadi karena efek musiman setelah periode belanja tinggi pada akhir tahun dan libur panjang.

Indikator ekspektasi konsumen juga mencerminkan pola serupa. Harapan masyarakat terhadap penghasilan, peluang kerja, dan kegiatan usaha enam bulan ke depan tetap optimistis, namun mengalami perlambatan dibandingkan periode sebelumnya. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Posisi Jawa Timur di Antara Provinsi Pulau Jawa

Dari sisi regional, posisi IKK Jawa Timur masih kompetitif dibanding provinsi lain di Pulau Jawa. Pada Januari 2026, indeks tertinggi tercatat di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 149,8, diikuti Jawa Barat 129,6 dan Jawa Tengah 120,0. Jawa Timur berada di level 122,6, lebih tinggi dibanding Banten 113,6 namun di bawah DKI Jakarta yang mencapai 142,2. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Perbandingan ini menunjukkan optimisme konsumen Jawa Timur tetap solid di tengah dinamika ekonomi regional. Stabilitas persepsi konsumen menjadi indikator penting karena konsumsi rumah tangga merupakan kontributor utama produk domestik regional bruto (PDRB).

Konsumsi Rumah Tangga Tetap Menjadi Penopang

Data survei juga menyoroti pola penggunaan pendapatan rumah tangga yang masih didominasi kebutuhan konsumsi rutin. Hal ini menegaskan bahwa daya beli masyarakat tetap menjadi pilar utama aktivitas ekonomi daerah. 01 Laporan SK Januari 2026_RF2_…

Secara ekonomi makro, indikator keyakinan konsumen sering digunakan sebagai leading indicator untuk memprediksi arah konsumsi dan pertumbuhan ekonomi. Ketika indeks berada di atas 100, konsumen cenderung meningkatkan belanja, investasi kecil, dan aktivitas ekonomi rumah tangga lainnya. Sebaliknya, indeks di bawah 100 menandakan pesimisme yang berpotensi menekan konsumsi.

Dengan posisi 122,6, tingkat optimisme masyarakat Jawa Timur masih cukup kuat untuk menopang aktivitas ekonomi pada kuartal pertama 2026. Namun, penurunan dari level Desember menandakan adanya kehati-hatian masyarakat dalam mengelola pengeluaran.

Faktor Musiman dan Ekspektasi Harga

Perlambatan indeks di awal tahun juga berkaitan dengan ekspektasi harga dan kondisi ekonomi pascalibur panjang. Setelah periode konsumsi tinggi di akhir tahun, rumah tangga biasanya menyesuaikan kembali pola belanja. Faktor ini berkontribusi pada moderasi persepsi meskipun tidak mengubah sentimen dasar yang tetap positif.

Survei konsumen juga memantau persepsi masyarakat terhadap inflasi ke depan. Ekspektasi harga yang stabil berperan penting menjaga optimisme karena tekanan harga berlebih dapat menurunkan daya beli riil. 02. Infografis SK Januari 2026_…

Sinyal Stabilitas Ekonomi Regional

Bagi otoritas moneter dan pemerintah daerah, stabilitas keyakinan konsumen menjadi sinyal penting bahwa kondisi ekonomi masih berada di jalur yang sehat. Tingkat optimisme yang bertahan menunjukkan aktivitas produksi, lapangan kerja, dan pendapatan rumah tangga masih relatif terjaga.

Selain itu, indikator ini juga menjadi referensi dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah, terutama terkait stimulus konsumsi, dukungan UMKM, serta strategi pengendalian inflasi. Ketika keyakinan konsumen stabil, risiko kontraksi permintaan domestik relatif rendah.

Prospek ke Depan

Ke depan, arah indeks keyakinan konsumen Jawa Timur akan dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain stabilitas harga pangan, kondisi pasar tenaga kerja, serta dinamika ekonomi nasional dan global. Momentum Ramadan dan Idulfitri yang biasanya meningkatkan konsumsi berpotensi menjadi katalis penguatan indeks pada bulan-bulan berikutnya.

Dengan fondasi optimisme yang masih terjaga, perekonomian Jawa Timur memiliki ruang untuk mempertahankan momentum pertumbuhan pada awal tahun. Namun, perlambatan indeks menjadi pengingat bahwa daya beli masyarakat tetap sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi.

Secara keseluruhan, Survei Konsumen Januari 2026 menggambarkan kondisi psikologis ekonomi rumah tangga Jawa Timur yang masih percaya diri, tetapi mulai lebih selektif dalam pengeluaran. Bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan, sinyal ini penting sebagai dasar membaca arah permintaan domestik dalam jangka pendek hingga menengah.

Trump Umumkan Kenaikan Tarif Global dari 10% Menjadi 15%

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (21/2/2026) mengumumkan bahwa ia akan menaikkan tarif global yang sebelumnya diumumkan sebesar 10% menjadi 15%. Langkah ini diambil sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang menyatakan mekanisme pengenaan tarif timbal balik (reciprocal tariffs) yang diterapkannya melanggar hukum.

Trump menulis di media sosial Truth Social pada Sabtu:  “Sebagai Presiden Amerika Serikat, saya akan segera menaikkan tarif global sebesar 10% yang dikenakan kepada negara-negara lain, menjadi 15%—tingkat yang sepenuhnya diizinkan dan telah teruji secara hukum.”
Ia juga mengatakan bahwa banyak negara yang dikenai tarif telah “memeras” Amerika Serikat selama puluhan tahun tanpa pernah menerima hukuman, hingga dirinya masuk ke Gedung Putih.

Beberapa jam setelah Mahkamah Agung mengeluarkan putusan pada Jumat, Trump mengumumkan pengenaan tarif global sebesar 10% terhadap barang-barang impor asing guna mempertahankan agenda perdagangannya.

Trump menerapkan tarif dasar baru tersebut berdasarkan Pasal 122 dari Undang-Undang Perdagangan 1974, yang memberikan kewenangan kepada presiden untuk secara sepihak menaikkan tarif. Namun, ketentuan ini membatasi masa berlaku tarif tersebut hingga maksimal 150 hari. Perpanjangan hanya dapat dilakukan dengan persetujuan Kongres.

Menurut briefing yang dirilis oleh Gedung Putih, tarif 10% yang diumumkan Trump pada Jumat akan mulai berlaku pada  24 Februari pukul 00.01 waktu Washington. Pada malam harinya, Trump juga dijadwalkan menyampaikan pidato Kenegaraan (State of the Union) di hadapan Kongres.

Namun, dalam unggahannya pada Sabtu, Trump tidak menjelaskan secara rinci kapan kenaikan tarif menjadi 15% tersebut akan mulai diberlakukan.

Pada Jumat, Mahkamah Agung dengan suara 6 banding 3 memutuskan bahwa langkah Trump yang menggunakan undang-undang kewenangan darurat federal untuk menerapkan tarif timbal balik adalah melanggar hukum. Pada April tahun lalu, Trump mengutip International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) untuk mengenakan tarif tambahan terhadap puluhan negara, dengan besaran antara 10% hingga 50%. (Hui)

Keterlaluan! Menunggak Pembayaran Proyek 5 Tahun Tidak Melanggar Hukum, Menagih Hutang 1 Hari Langsung Dianggap “Mencari Gara-gara”

EtIndonesia. Menjelang akhir tahun saat tibanya tahun baru Imlek, selalu menjadi puncak musim penagihan utang dan upah di industri konstruksi Tiongkok. Seorang pengacara perempuan dari Guangdong, Ye Ying, mengunggah sebuah video pada malam Tahun Baru Imlek tahun ini, mengenang rasa tak berdaya yang ia alami saat masih menjadi kontraktor pada 2023, ketika ia menagih tunggakan proyek sebesar 7 juta yuan dari sebuah BUMN pada malam Tahun Baru.

Dalam videonya, Pengacara Ye menceritakan bahwa pihak lawan bersikap sangat arogan dan secara terang-terangan mengatakan : “Menunggak pembayaran proyek itu tidak melanggar hukum, tapi kamu membentangkan spanduk di depan pintu kami itu namanya mencari gara-gara dan membuat onar!”

“Saat itu saya benar-benar merasa ini keterlaluan. Menunggak pembayaran proyek selama lima tahun tidak melanggar hukum, tapi saya menagih hutang satu hari saja sudah dianggap melanggar hukum,” katanya dalam video tersebut.

 “Ini masyarakat seperti apa, sampai memaksa orang seperti saya—yang berpendidikan tinggi—menjadi seperti perempuan kasar di jalanan.”

Menurut penuturan Pengacara Ye, BUMN tersebut telah menunggak sisa pembayaran proyek hampir 7 juta yuan selama lima tahun. Ia pernah mengadu melalui jalur pengaduan resmi, namun diberitahu bahwa pengaduan hanya menangani upah buruh migran, bukan sengketa ekonomi terkait pembayaran proyek. Ia juga mencoba berkomunikasi langsung dengan BUMN tersebut, tetapi telepon tidak diangkat dan berbagai departemen saling melempar tanggung jawab.

Dalam kondisi benar-benar buntu, pada malam Tahun Baru Imlek 2023, ia nekat turun hujan membawa spanduk dan pengeras suara untuk menagih pembayaran kepada pemilik proyek. Karena sendirian, ia membentangkan spanduk di tanah dan duduk di anak tangga pintu masuk gedung pemilik proyek. Tak lama kemudian, pihak pemilik langsung melaporkannya ke polisi.

Polisi dari kantor setempat datang dan berkata: “Kalau ada masalah, silakan ajukan gugatan ke pengadilan. Jangan mengganggu ketertiban umum di sini.”

Pengacara Ye mengatakan bahwa saat itu ia benar-benar putus asa. Selain cara seperti ini untuk memperjuangkan haknya, seolah tidak ada jalan lain yang tersisa.

Fenomena ini memicu perdebatan luas di kalangan warganet. Seorang netizen membagikan pengalamannya sendiri:

“Lebih dari sepuluh tahun lalu kakak perempuan saya ditipu skema investasi dan kehilangan 200 ribu yuan. Bosnya terlibat kasus senilai 600 juta yuan. Setelah kami menemukan alamatnya dan mendatangi rumahnya, orang itu bebas berkeliaran dengan jaminan, rumahnya penuh mobil Rolls-Royce dan Bentley, vila dibangun seperti istana. Begitu kami datang, mereka langsung lapor polisi, dan justru kami yang ditangkap.”

Sebelumnya, Kongres Rakyat Nasional Tiongkok menciptakan istilah baru bernama “penagihan upah secara jahat”. Mereka yang dianggap melakukan “penagihan upah secara jahat” akan dimasukkan ke dalam daftar hitam sistem kredit sosial. Hal ini secara tidak langsung memberi perlindungan hukum bagi praktik penunggakan upah.

Ironisnya, pencetus konsep “penagihan upah secara jahat” tersebut, Ketua Hebei Construction Group sekaligus anggota Kongres Rakyat Nasional, Li Baozhong, justru dilaporkan sering menunggak upah buruh selama bertahun-tahun, serta terlibat banyak sengketa hukum.

Seorang netizen menanggapi video Pengacara Ye dengan berkata: “Istilah ‘penagihan upah secara jahat’ itu jelas dibuat khusus untuk BUMN. Kalau tidak begitu, mana mungkin bisa lolos.”

Netizen lain menulis: “Kejahatan Partai Komunis Tiongkok ada di sini. Mereka boleh dengan jahat menunggak upah, tapi saat kamu menagih hakmu, kamu malah dicap ‘jahat’. Benar-benar kejam.”

Penyunting Penanggung Jawab: Xu Rui

Gara-gara Memberi Makan Kucing Liar Picu Perselisihan dengan Tetangga, Seorang Istri Ceritakan Suaminya Tewas Ditusuk

Gelombang kekerasan sosial di  daratan Tiongkok terus meningkat. Baru-baru ini, seorang pria di Mongolia Dalam tewas setelah ditusuk tetangganya, menyusul perselisihan akibat memberi makan kucing liar di kompleks tempat tinggalnya. Peristiwa ini memicu perhatian luas publik.

EtIndonesia. Pada 16 Februari 2026, seorang perempuan mengunggah video di internet dan mengatakan bahwa suaminya, Bai Yu (37), pada 11 Desember tahun lalu mendengar kucing liar merintih di depan pintu unit apartemen mereka. Ia kemudian memberi kucing tersebut tulang berdaging. Tindakan itu diketahui oleh seorang pria lain di kompleks yang sama. 

Pria tersebut memotret tulang-tulang itu dan mengunggahnya ke grup pengelola properti dengan keterangan bernada menghina seperti “peninggalan siapa ini” dan “persembahan rumah siapa”, yang kemudian memicu adu argumen di grup tersebut.

Setelah itu, pria tersebut membawa pisau lipat (switchblade) dan turun ke bawah gedung untuk melakukan provokasi. Bai Yu turun tanpa membawa alat pertahanan apa pun untuk menghadapi situasi tersebut, lalu ditusuk di bagian dada. Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Perempuan tersebut mengatakan bahwa suaminya adalah anak tunggal dalam keluarga—di atasnya ada ibu yang sudah lanjut usia, dan di bawahnya ada dua anak yang masih kecil. Kepergian tulang punggung keluarga itu menimbulkan dampak yang sangat menghancurkan bagi keluarganya.

Ia mengecam pelaku, menyebut bahwa pelaku telah dua kali bercerai dan kehidupannya tidak berjalan baik, lalu melampiaskan dendam kepada masyarakat hingga tega membunuh tetangga karena persoalan sepele. Ia berharap aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman berat, termasuk hukuman mati, kepada pelaku.

Perempuan tersebut juga mengatakan bahwa keluarga pelaku berupaya membela pelaku dengan menyebarkan rumor bahwa Bai Yu lebih dulu melakukan pemukulan.

Di kolom komentar video tersebut, sejumlah warganet menuliskan versi yang berbeda-beda, antara lain:

  • “Mereka melempar sisa tulang ke bawah gedung. Warga lantai satu memotret dan memaki di grup, lalu suaminya mendatangi rumah orang lain, terjadi cekcok, dan akhirnya ditusuk sampai mati.”
  • “Yang paling penting, suaminya yang lebih dulu memukul dan menampar orang itu. Orang tersebut pulang mengambil pisau lalu kembali menusuknya.”
  • “Pria itu melempar tulang sisa makanan ke bawah, dimarahi tetangga, lalu beralasan untuk memberi makan kucing. Setelah adu mulut dan saling mendatangi, ia akhirnya terbunuh.”

Kedua pihak menyampaikan versi masing-masing. Disebutkan bahwa kasus ini telah memasuki proses hukum, namun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak berwenang mengenai detail perkara tersebut.

Banyak warganet menilai:
“Ini tidak ada hubungannya dengan kucing atau perempuan itu—ini jelas pembunuhan berencana.”
“Apakah ini cara berpikir orang dewasa? Perselisihan yang tak masuk akal, kekerasan yang lebih tak masuk akal. Dua keluarga hancur.”
“Sedikit-sedikit cabut pisau, terlalu kejam.”
“Apa pun alasannya, membunuh harus dibalas dengan hukuman setimpal.”
“Ini bukan soal memberi makan kucing, ini pembunuhan acak.”
“Prinsip orang beruntung adalah mengalah—kalau bertemu orang yang kasar dan tidak rasional, lebih baik menjauh. Kekerasan sosial sekarang sangat berat.”

Laporan gabungan oleh reporter Li Li / Penyunting Penanggung Jawab: Xu Gengwen

[Berita Singkat] Dalam Tiga Hari Terjadi Empat Gugatan Anti-PKT di Texas, Temu Dituduh sebagai Perangkat Lunak Mata-mata

EtIndonesia. Jaksa Agung Texas, Ken Paxton, pada Kamis (19/2/2026) mengajukan gugatan terhadap Pinduoduo serta platform e-commerce lintas negara miliknya, Temu, termasuk entitas operasionalnya di Amerika Serikat, WhaleCo Inc..

Gugatan tersebut menuduh mereka menjalankan bisnis di AS atas nama platform belanja daring global “Temu”, melakukan penipuan terhadap konsumen secara ilegal, sekaligus secara diam-diam mengumpulkan data pribadi warga Texas dan mengeksposnya kepada Partai Komunis Tiongkok (PKT). 

Jaksa Agung Texas menegaskan bahwa Temu adalah perangkat lunak mata-mata PKT yang menyamar sebagai aplikasi belanja.

Jaksa Agung Texas, Ken Paxton (tangkapan layar)

Dalam pernyataannya, Paxton menyebutkan bahwa ketika konsumen menggunakan situs web atau aplikasi Temu, mereka menghadapi ancaman keamanan siber. Temu disebut menggunakan fungsi perangkat lunak berbahaya yang sama sekali tidak lazim bagi aplikasi ritel e-commerce biasa. Fitur-fitur tersebut mengungkapkan hakikat Temu sebagai Trojan horse, yang mampu melewati protokol keamanan dan menciptakan “pintu belakang” pada data pengguna.

Paxton juga mengecam bahwa Temu mengklaim kepada konsumen “menyediakan produk berkualitas dengan harga murah”, namun pada saat yang sama justru mengubah konsumen menjadi produk, dengan mengumpulkan data dalam jumlah besar dan menyimpannya di server yang berada di Tiongkok.

Selain Temu, negara bagian Texas juga menggugat perusahaan perangkat jaringan asal Tiongkok TP-Link, perusahaan Anzu Robotics yang memiliki keterkaitan dengan drone DJI, serta perusahaan kamera pengawas Lorex yang memiliki hubungan dengan perusahaan-perusahaan terkait PKT.

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, An Qi dan Yu Wei.

Benarkah Ada Alien dan UFO? Trump Perintahkan Pembukaan Dokumen Pemerintah yang Relevan

EtIndonesia. “Apakah kehidupan luar angkasa benar-benar ada?”—topik ini sejak lama menarik perhatian banyak orang. Pada Kamis malam (19 Februari), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth serta lembaga terkait lainnya untuk mengidentifikasi dan membuka dokumen pemerintah yang berkaitan dengan alien, kehidupan di luar Bumi, fenomena udara tak dikenal (UAP), dan benda terbang tak dikenal (UFO).

Presiden Trump menulis di platform Truth Social pada Kamis malam:

“Mengingat besarnya minat publik, saya akan menginstruksikan Menteri Pertahanan serta departemen dan lembaga terkait lainnya untuk mulai mengidentifikasi dan mempublikasikan arsip pemerintah yang berkaitan dengan kehidupan luar angkasa, fenomena udara tak dikenal, dan benda terbang tak dikenal, serta informasi lain apa pun yang terkait dengan isu-isu yang sangat kompleks namun juga sangat menarik dan penting ini.”

Pada  Kamis, saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One, Presiden Trump menjawab pertanyaan wartawan mengenai pandangannya tentang kemungkinan alien mengunjungi Bumi.

Wartawan bertanya:

“Obama mengatakan alien itu nyata. Apakah Anda pernah melihat bukti adanya pengunjung non-manusia ke Bumi?”

Presiden AS Donald Trump menjawab:

“Dia telah membocorkan informasi rahasia. Dia seharusnya tidak melakukan itu.”

Wartawan kembali bertanya:

“Jadi, apakah alien itu nyata?”

Presiden Trump menjawab:

“Saya tidak tahu apakah itu benar-benar ada. Yang bisa saya katakan, dia telah membocorkan rahasia. Dia seharusnya tidak melakukan itu. Itu kesalahan besar—dia mengungkapkan informasi rahasia. Tidak, saya tidak punya pandangan soal ini. Saya tidak pernah membicarakannya. Banyak orang membicarakannya, banyak yang percaya. Kamu percaya, Pete?”

Sebelumnya, antara tahun 2020 hingga 2023, Gedung Putih mengakui bahwa para pilot, serta Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS, pernah melaporkan penampakan fenomena udara tak dikenal.

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Tang Li dan Yuwei.

Trump Tetapkan Batas Waktu, Banyak Negara Mendesak Warganya Segera Tinggalkan Iran

EtIndonesia. Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer terhadap Iran, pada Jumat (20 Februari) Jerman, Swedia, Slovakia, dan sejumlah negara lain mendesak warga negaranya yang berada di Iran agar segera dievakuasi. Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Polandia juga mengeluarkan seruan serupa.

Dalam beberapa waktu terakhir, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat. Di tengah perundingan yang sedang berlangsung, pada 19 Februari,  Trump menetapkan batas waktu terakhir, menyatakan bahwa Iran hanya memiliki waktu sekitar 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Jerman: Iran Ancam Akan Membalas

Kementerian Luar Negeri Jerman pada 20 Februari mengeluarkan pernyataan di situs resminya yang menyebutkan :  “Karena perwakilan pemerintah Iran berulang kali mengancam akan melakukan tindakan balasan jika sanksi kembali diberlakukan, kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa kepentingan Jerman dan warga negara Jerman di Iran akan terdampak.”

Pernyataan tersebut juga memperingatkan bahwa saat ini Kedutaan Besar Jerman di Teheran hanya dapat memberikan bantuan konsuler yang terbatas.

Tidak Bisa Evakuasi Massal, Swedia Imbau Segera Pergi

Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, menulis di platform media sosial X bahwa warga Swedia “harus segera meninggalkan Iran selagi masih ada kesempatan, dan tidak terus menunggu.”

Ia menekankan bahwa saat ini masih dimungkinkan untuk meninggalkan Iran melalui penerbangan atau jalur darat.

 “Warga Swedia harus pergi sekarang, jangan menunggu. Siapa pun yang memilih untuk tetap tinggal harus menanggung risiko besar sendiri. Kementerian Luar Negeri Swedia tidak akan mampu mengorganisasi evakuasi dari Iran,” tegasnya.

Risiko Konflik Besar, Polandia Minta Warga Segera Angkat Kaki

Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, pada 19 Februari mengatakan dalam konferensi pers:  “Setiap warga negara Polandia yang masih berada di Iran harus segera meninggalkan negara itu. Dalam kondisi apa pun, tidak seorang pun seharusnya merencanakan perjalanan ke sana.”

Ia menambahkan bahwa kemungkinan terjadinya konflik besar sangat tinggi, dan dalam hitungan jam atau puluhan jam ke depan, evakuasi mungkin tidak lagi memungkinkan. Ini merupakan kali kedua dalam beberapa bulan terakhir pemerintah Polandia menyerukan warganya untuk meninggalkan Iran.

Pejabat Amerika Serikat pada 14 Februari juga menyatakan bahwa, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, AS telah mengambil langkah pencegahan dengan menarik sebagian personel dari pangkalan-pangkalan penting.

Media Inggris The I Paper melaporkan bahwa, menyikapi kemungkinan serangan oleh Amerika Serikat, Inggris juga sedang menarik sebagian personel dari sebuah pangkalan angkatan udara di Qatar.

Sementara itu, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dengan Iran, pemerintah Italia sejak 14 Januari telah dengan keras menyerukan warga negaranya di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut. Italia juga menerapkan langkah-langkah perlindungan preventif bagi lebih dari 900 tentaranya yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.

Kedutaan Besar Prancis di Iran, demi kehati-hatian, telah mengevakuasi staf non-esensial sejak 12 Januari, meski tidak mengungkapkan jumlah pastinya. Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan kepada AFP:  “Struktur kedutaan telah disesuaikan kembali untuk memastikan tugas-tugas dapat dijalankan sesuai dengan perkembangan situasi setempat. Keselamatan personel dan warga negara kami adalah prioritas utama.” (hui)

Sumber : NTDTV.com

[Liputan Terlarang] Menjual Darah Demi Bertahan Hidup : Ratapan Pengangguran di Tiongkok

EtIndonesia.  Di Tiongkok terdapat satu kelompok khusus—yang disebut “penjual darah”. Di antara mereka, ada yang pernah menjadi pengusaha dengan kekayaan puluhan juta yuan, ada pula anak muda yang baru lulus kuliah. Dalam bayang-bayang resesi ekonomi, aset mereka lenyap, utang menumpuk, pekerjaan sulit didapat, dan menjual darah menjadi satu-satunya jalan untuk bertahan hidup. Kini, di jalanan Beijing dan di depan Rumah Sakit 301 Beijing, kisah para “penjual darah” dan “mafia darah” berlangsung diam-diam.

Wang Hao (nama samaran) setelah lulus kuliah bekerja sebagai insinyur perangkat lunak otomasi. Setelah menabung ratusan ribu yuan, pada 2011 ia memulai usaha di bidang peralatan pendingin gudang berskala besar, dengan aset yang sempat melampaui puluhan juta yuan. Namun tiga tahun masa penguncian (lockdown) membuat hidupnya hancur total. Utang dan penyakit datang bertubi-tubi, hingga ia terpaksa bertahan hidup dengan menjual darah.

“Kadang saya bahkan tidak punya uang untuk biaya hidup. Saya pergi ke sekitar rumah sakit, diam-diam bertanya ke orang-orang, juga ke stasiun darah. Tapi tidak bisa bilang terang-terangan mau jual darah, karena itu ilegal. Jadi saya tanya, ‘Kalau donor darah ada kompensasi tidak?’ Dua atau tiga kali di stasiun darah, dan dua kali di rumah sakit,” kata pengusaha bangkrut Wang Hao. 

“Pernah sekali ada pasien operasi, bayaran lebih tinggi. Orangnya baik, memberi 1.500 yuan, ambil 400 atau 600 mililiter. Tapi jarang sekali dapat yang seperti itu. Kalau satu rumah sakit tidak ada, ya pindah ke yang lain. Pokoknya, saat tidak punya uang, apa pun caranya harus bertahan hidup,” tambahnya. 

Wu Hong, warga Beijing, juga pernah didekati perantara penjual darah saat hidupnya terhimpit.

“Tahun 2023 dan 2024 orangnya banyak sekali, puluhan orang. Waktu itu saya bahkan tidak punya uang makan. Mereka menyuruh saya jual darah. Penjualan darah ini terorganisasi. Ada orang yang khusus nongkrong di sini untuk membujuk Anda,” ujarnya. 

“Mereka semacam perantara dari perantara. Di atas mereka ada rumah sakit atau stasiun darah. Melihat Anda tidak punya uang dan tidak punya jalan keluar, mereka tanya mau jual darah atau tidak. Mereka dapat untung, rumah sakit juga dapat untung,” katanya. 

Seorang perantara penjual darah di Beijing, Yang Dong (nama samaran), baru-baru ini mengatakan kepada The Epoch Times bahwa harga berbeda tergantung golongan darah.

 “Sekarang darah A dan O seharga 800 yuan, AB dan B 700 yuan. Yang paling langka A dan O, karena paling banyak digunakan pasien,” katanya. Ia mengklaim bisa menghubungkan ke seluruh rumah sakit di Beijing, membantu membuat surat dan mengatur jadwal donor.

Yang Dong juga menyebut, “Hari ini saya di Rumah Sakit 301. Biasanya yang datang ke sini pasien penyakit berat.” Rumah Sakit 301 merupakan rumah sakit militer dan pusat layanan kesehatan bagi elite Partai Komunis Tiongkok, menangani perawatan penyakit untuk seluruh zona tempur dan cabang militer, sekaligus menerima pasien sipil.

Perdagangan darah dilarang oleh hukum di Tiongkok. Namun karena biaya pelanggaran sangat rendah sementara keuntungannya sangat tinggi, “mafia darah” dan pedagang darah tumbuh liar, membentuk jaringan kepentingan yang rumit. 

Sekitar 2016, otoritas mengklaim telah menindak ratusan kasus pedagang darah yang lama bercokol di titik-titik donor dan rumah sakit. Pada 2018, pemerintah juga mewajibkan penghentian “donor darah gotong royong”, yakni praktik mengumpulkan orang secara berantai.

Namun selama bertahun-tahun, pengawasan hanya formalitas belaka dan para pedagang darah tidak pernah benar-benar hilang. Saat ini, banyak pengangguran di Tiongkok tidak mendapatkan bantuan, dan terpaksa menjadi penjual darah.

Wang Hao berkata: “Kalau sudah miskin sampai harus jual darah, siapa lagi peduli aturan negara. Negara juga tidak peduli hidup mati Anda. Kalau mati di pinggir jalan, lalu bagaimana? Saya pernah coba mengajukan bantuan ke dinas sosial, itu lebih sulit dari naik ke langit. Mereka bilang, meski saya berhutang, saya lulusan universitas, punya pendidikan, lalu cari berbagai alasan untuk menolak. Intinya, mereka mudah mengambil uang Anda, tapi kalau Anda mau minta sedikit dari mereka—yang paham ya paham.”

Pada Oktober tahun lalu, Wang Hao menjual darah beberapa kali dan total hanya mendapatkan 2.000 yuan.

“Dua bulan terakhir saya tidak menjual lagi. Mau jual, tapi orang lain tidak berani ambil. Mereka bilang kalau ambil lagi, saya bisa mati. Sekali diambil saja sudah cukup merusak tubuh. Sekarang saya kadang jongkok lalu berdiri, pandangan langsung gelap. Jadi ini benar-benar tidak disarankan, kecuali kalau hidup memang sudah terjepit sekali,” katanya. 

Donor darah normal memiliki batas jumlah dan jarak waktu minimum yang ketat demi menjaga kesehatan. Namun penjualan darah mengandung risiko besar: kesehatan penjual darah tidak terjamin, kualitas darah bisa menurun, bahkan berpotensi menjadi sumber penularan penyakit melalui darah.

Editor: Shang Yan/ Wawancara: Yi Ru, koresponden khusus Gu Xiaohua