India, AS dan Sekutu Mengumumkan Pembangunan Koridor Ekonomi Baru IMEC Guna Melawan OBOR
oleh Zhang Ting
Saat KTTG20 2023 di India, Amerika Serikat, India, negara-negara Timur Tengah dan Uni Eropa pada Sabtu 9 September mengumumkan bahwa mereka telah bersepakat untuk merealisasikan proyek infrastruktur berskala besar dengan membangun jaringan kereta api dan maritim lintas batas yang menghubungkan satu sama lain negara demi kepentingan ekonomi. Adapun proyek ini dirancang untuk melawan Inisiatif Sabuk dan Jalan (One Belt One Road. OBOR) PKT.
“Koridor ekonomi India – Timur Tengah – Eropa” (India – Middle East – Europe Economic Corridor. IMEC) akan mengintegrasikan jalur kereta api dan koneksi pelabuhan dari India ke Eropa melalui Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania dan Israel guna mempercepat transit barang dan jasa.
Pentingnya IMEC
Berdasarkan MoU tersebut, IMEC terdiri dari dua koridor independen, yaitu Koridor Timur Tengah yang menghubungkan India dengan Teluk Arab, dan Koridor Utara yang menghubungkan Teluk Arab dengan Eropa.
Proyek ini akan mengembangkan infrastruktur energi yang akan memfasilitasi produksi hidrogen ramah lingkungan dan memungkinkan pengangkutannya ke semua negara mitra. Proyek ini juga mencakup kabel bawah laut baru yang menghubungkan daerah tersebut untuk meningkatkan telekomunikasi dan transmisi data.
Gedung Putih mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa koridor ekonomi ini akan menjamin keamanan rantai pasokan regional, meningkatkan akses perdagangan, dan meningkatkan fasilitasi perdagangan antara negara yang bergabung.
Berdasarkan MoU tersebut, Arab Saudi, Uni Eropa, India, Uni Emirat Arab, Perancis, Jerman, Italia dan Amerika Serikat berkomitmen untuk bersama- sama merealisasikan proyek IMEC.
Para peserta berharap bahwa koridor ini akan meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, memperkuat solidaritas ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi emisi gas rumah kaca, sehingga memungkinkan integrasi transformatif antara Asia, Eropa dan Timur Tengah.
IMEC juga akan memungkinkan barang dan jasa lebih cepat keluar – masuk India, UEA, Arab Saudi, Yordania, Israel, dan Eropa.
Perjanjian tersebut muncul ketika Biden berupaya melawan inisiatif OBOR yang dicanangkan PKT. Biden berusaha menunjukkan kepada negara-negara berkembang selama G20 bahwa Amerika Serikat adalah mitra dan investor alternatif yang dapat diandalkan.
Meskipun para pejabat AS menyangkal bahwa proyek tersebut ditujukan untuk melawan pengaruh Tiongkok di negara-negara berkembang, seorang diplomat Perancis mengatakan bahwa proyek tersebut bersaing dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, jalur kereta api akan mempercepat hingga 40% pengiriman barang dan jasa perdagangan antara India dengan Eropa.
Wakil penasihat keamanan nasional AS Jon Finer yang juga menghadiri KTT G20 di India mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan itu akan menguntungkan negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dan memungkinkan Timur Tengah memainkan peran penting dalam perdagangan global.
Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat dan Uni Eropa berupaya melawan Inisiatif OBOR yang dicanangkan oleh Presiden Xi Jinping, yang telah menyediakan ratusan miliar dolar pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur di negara-negara berkembang, namun proyek-proyek OBOR ternyata menjerumuskan banyak negara mitra ke dalam krisis utang.
“Membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan berketahanan, melakukan investasi infrastruktur yang berkualitas tinggi”, kata Presiden Biden pada hari Sabtu tentang perjanjian koridor ekonomi yang dicapai antara Amerika Serikat dan sekutunya.
Joe Biden : Investasi regional yang mengubah aturan permainan
“Ini adalah peristiwa besar”, kata Biden ketika mengumumkan koridor ekonomi baru ini, ia mengklaim bahwa proyek tersebut akan mewujudkan “Timur Tengah yang lebih stabil, lebih sejahtera, dan terintegrasi”.
Bloomberg melaporkan bahwa sejak bulan Januari tahun ini Amerika Serikat diam-diam telah merundingkan proyek infrastruktur ini dengan India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Israel.
“Ini adalah investasi regional yang mengubah aturan permainan”, kata Biden. Dia berterima kasih kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri India Narendra Modi yang duduk di antara mereka.
Putra mahkota Saudi juga memuji Biden dan mereka berjabat tangan, seolah menyoroti peningkatan hubungan kedua negara yang sempat memburuk gegara perselisihan mengenai minyak tahun lalu.
Kesepakatan IMEC terjadi di tengah upaya AS untuk menjalin perjanjian diplomatik yang lebih luas di Timur Tengah yang akan membuat Arab Saudi mengakui Israel.
Wakil Penasihat Keamanan Nasional Jon Feiner menambahkan bahwa dari sudut pandang AS, kesepakatan IMEC ini akan membantu “mendinginkan” ketegangan di wilayah dan “mengatasi konflik yang ada”.
Pada kesempatan yang sama, Ursula von der Leyen juga mengumumkan Koridor Trans-Afrika untuk meningkatkan transportasi antara wilayah Katanga di Republik Demokratik Kongo dan apa yang disebut “sabuk tembaga” di Zambia dan pelabuhan Lobito di Angola. Amerika Serikat dan Uni Eropa juga mendukung proyek yang dikenal dengan nama Koridor Lobito (Lobito Corridor).
“Kami akan terus mengembangkan koridor ekonomi Afrika, Asia, dan Amerika,” kata Biden.
“Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memobilisasi investasi triliunan dolar guna menutup kesenjangan infrastruktur di seluruh dunia, termasuk membentuk Forum Investor baru, dan Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah forum ini dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya. (sin)
Pasukan Ukraina Maju ke Garis Depan, Rusia Menyebut Prigozhin Mungkin Dibunuh
oleh Liang Dong dan Chen Li dari NTD
Minggu ini, situasi perang meningkat dengan serangan udara berskala besar di wilayah Rusia dan Ukraina. Tentara Ukraina bergerak maju lebih jauh ke selatan dan kedua belah pihak mulai bertempur di posisi Rusia. Prigozhin, mantan kepala Grup Wagner telah dimakamkan. Untuk pertama kalinya, Kremlin angkat bicara mengatakan bahwa Prigozhin mungkin sengaja dibunuh.
Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan pada 28 Agustus bahwa setelah pertempuran yang berkepanjangan, tentara Ukraina berhasil merebut kembali pemukiman Robotyne, Selatan Zaporizhzhia dan secara strategis penting untuk memajukan garis depan ke selatan serta merebut kembali Krimea.
“Di sana, tentara kami menghadapi perlawanan sengit dari pasukan Rusia. Ini adalah pertempuran yang sangat brutal antara dua pihak yang bersaing, tetapi tentara Ukraina secara bertahap maju, sementara musuh tidak maju,” kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar.
Kementerian Pertahanan Ukraina sebelumnya menyatakan bahwa tentara Ukraina telah merebut kembali wilayah seluas 44 kilometer persegi di sisi selatan. Jika kemudian maju 10 hingga 15 kilometer lagi dari Robotyne, jalur transportasi timur-barat Rusia dapat diblokir dengan senjata, memutus pasokan tentara Rusia dan tentara Rusia dapat dikalahkan tanpa perlawanan.
Staf Umum Ukraina mengatakan kemarin lusa bahwa perang Rusia-Ukraina telah memasuki hari ke-555 dengan lebih dari 260.000 orang Rusia terbunuh dalam pertempuran dan tentara Ukraina berhasil menghancurkan lebih dari 4.000 kendaraan tempur Rusia dan lebih dari 8.000 kendaraan lapis baja, ratusan pesawat tempur dan lebih dari 4.000 drone. Pihak Rusia belum menanggapi hal ini.
Pada 30 Agustus, situasi perang meningkat secara dramatis ketika serangan udara berskala besar terjadi secara bersamaan di wilayah Rusia dan Ukraina.
Pada hari itu, enam wilayah di Rusia dihantam oleh drone secara bersamaan yang merupakan serangan drone terbesar di wilayah Rusia dalam 18 bulan sejak perang Rusia-Ukraina meletus.
Sebuah lapangan terbang di wilayah Pskov di Rusia barat diserang, empat pesawat angkut berat Ilyushin-76 rusak tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Pada hari yang sama, Rusia melancarkan serangan udara terbesarnya di ibu kota Ukraina, Kiev, menewaskan sedikitnya dua orang.
Rekaman video menunjukkan bola api berwarna jingga yang menyilaukan jatuh ke arah kota dan diiringi ledakan, pemandangannya sungguh mengerikan. Pejabat Ukraina mengatakan puing-puing rudal yang jatuh berserakan di gedung, taman dan taman bermain sekolah.
Pada 1 September, militer Ukraina terus menerobos garis pertahanan Rusia ke tenggara dan pasukan terjun payung Ukraina bertempur di posisi Rusia dekat desa Verbove.
Garis pertahanan yang terdiri dari ladang ranjau, parit, dan rintangan antitank ini merupakan sistem yang sangat besar dengan perlindungan artileri dan begitu ditembus, maka akan sangat penting untuk maju ke Laut Azov dan merebut kembali Krimea.
Seorang juru bicara kementerian pertahanan Rusia pada hari yang sama mengklaim bahwa tentara Rusia menghancurkan 281 drone Ukraina pada minggu lalu, 29 di antaranya berada di atas wilayah barat Rusia.
Korea Selatan pada 29 Agustus mengindikasikan bahwa mereka akan memberikan bantuan keuangan kepada Ukraina sekitar US$394 juta tahun depan, delapan kali lebih banyak dari tahun ini.
Amerika Serikat juga mengumumkan pada hari yang sama bahwa mereka akan kembali memberikan bantuan militer sebesar US$250 juta kepada Ukraina. Bantuan ini termasuk rudal pertahanan udara dan amunisi artileri.
Wakil Sekretaris Pers Pentagon Sabrina Singh berkata : “Pemerintahan Biden telah mengumumkan bahwa untuk ke-45 kalinya sejak Agustus 2021, mereka menyediakan peralatan untuk Ukraina dari inventaris Departemen Pertahanan.”
AS dan sekutunya dikatakan sedang menyelesaikan program bantuan jangka panjang Ukraina untuk memastikan keberhasilan serangan balasan Ukraina.
Pada 29 Agustus, Prigozhin, bos Grup Wagner, dikuburkan di pemakaman yang dikelilingi pepohonan di pinggiran kota St Petersburg.
Media lokal melaporkan bahwa hanya 20 hingga 30 anggota keluarga dan teman Prigozhin yang menghadiri pemakaman, yang hanya berlangsung sekitar 40 menit, menurut seorang pekerja pemakaman. Putin tidak hadir.
Sejumlah besar polisi dan petugas Garda Nasional Rusia berkumpul di sekitar pemakaman, mencegah orang luar dan media mendekat.
Tentara Wagner, yang dipimpin oleh Prigozhin, memainkan peran penting dalam tahap awal invasi Rusia ke Ukraina. Prigozhin juga membombardir hirarki militer Rusia karena ketidakpuasannya terhadap perang.
Prigozhin akhirnya terbunuh dalam kecelakaan pesawat yang tidak diketahui penyebabnya, dan 10 orang di dalamnya tewas. Kudeta setengah hati yang dilakukan Prigozhin pada bulan Juni lalu diyakini sebagai penyebab kematiannya.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karin Jean-Pierre: “Kita semua tahu bahwa Kremlin memiliki sejarah panjang dalam membunuh lawan-lawannya. Ini adalah sejarah Kremlin.”
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba: ” Mr Prigozhin, yang memiliki konflik dengan Putin, dan kemudian berhasil bernegosiasi dengan Putin, menyelesaikan konflik, dan menerima jaminan keamanan dan kemudian Putin membunuhnya.”
Sehari setelah penguburan Prigozhin, Kremlin mengalah untuk pertama kalinya dan menyatakan bahwa Prigozhin mungkin sengaja dibunuh.
Juru bicara Kremlin Peskov berkata, “Tentu saja ada beberapa skenario yang mungkin terjadi. Salah satunya, seperti yang bisa Anda bayangkan apa yang sedang kita bicarakan, adalah pembunuhan yang disengaja.”
Namun, pernyataan itu juga berarti Kremlin akan segera “menetapkan” tersangka atas kematian Prigozhin dalam waktu dekat. (Hui)
Kasus Cacar Monyet Melonjak di Tiongkok, Infeksi Dilaporkan Terjadi pada Wanita
Alex Wu
Pejabat kesehatan Tiongkok melaporkan 501 kasus infeksi cacar monyet yang baru dikonfirmasi pada Agustus untuk pertama kalinya termasuk infeksi terhadap wanita.
Ini adalah pertama kalinya infeksi pada wanita dimasukkan sejak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC) mulai merilis data cacar monyet pada September tahun lalu.
Kasus-kasus tersebut berasal dari 25 dari 31 provinsi dan wilayah di Tiongkok, termasuk Beijing, Shanghai, Guangdong, Zhejiang, Henan, Chongqing, dan lainnya, demikian pernyataan CDC Tiongkok pada 8 September.
Meskipun 98,9 persen kasus cacar monyet terjadi pada laki-laki, dan 92,5 persen diidentifikasi mempengaruhi laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, lima kasus di antaranya adalah infeksi pada perempuan, yang semuanya memiliki riwayat kontak heteroseksual dalam waktu 21 hari sejak awal penyakit. Di antara pasangan heteroseksual mereka, tiga orang telah terinfeksi cacar monyet, 1 orang baru saja mengalami ruam dan satu orang tidak mengalami gejala yang berhubungan dengan penyakit ini.
Pada Juli, CDC Tiongkok mengatakan ada 491 kasus baru cacar monyet di 23 provinsi dan wilayah di seluruh daratan Tiongkok, setelah melaporkan 106 kasus baru di enam provinsi dan wilayah pada Juni.
Angka pada Agustus menjadi topik yang sedang tren dalam pencarian online di platform media sosial di Tiongkok. Netizen meninggalkan komentar seperti “Wow, masih menyebar!”
Unggahan lainnya berbunyi, “Ini meningkat begitu cepat.”
Seorang netizen bertanya dalam sebuah unggahan, “Mengapa tiba-tiba ada begitu banyak?”
Seorang pria Tionkok mengunggah di TikTok tentang gejalanya yang meliputi kerontokan rambut yang berlebihan dalam waktu sebulan dan diare. Unggahan tersebut menarik 90 juta penayangan dan komentar yang mengungkapkan kekhawatiran tentang meningkatnya infeksi cacar monyet di Tiongkok.
“Meskipun rezim partai komunis Tiongkok secara resmi mengakui bahwa lebih dari 90 persen kasus cacar monyet di Tiongkok terjadi di kalangan pria yang berhubungan seks dengan pria, mereka mungkin melaporkan jumlah kasus cacar monyet lebih rendah dari yang sebenarnya dengan tujuan untuk menyembunyikan jumlah total homoseksual di Tiongkok,” kata Dr. Jonathan Liu, seorang profesor di Canadian College of Traditional Chinese Medicine dan direktur Klinik Pengobatan Tradisional Tiongkok Kangmei, kepada The Epoch Times.
Liu mengatakan bahwa pada Mei 2022, epidemi cacar monyet tiba-tiba muncul dan dengan cepat menyebar ke Eropa dan Amerika, dan kemudian menyebar ke keenam wilayah yang dikelola oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan 87.000 kasus dan 112 kematian yang dilaporkan di 110 negara.
“Epidemi global ini terutama, tetapi tidak secara eksklusif, memengaruhi kaum gay, biseksual, dan laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan menyebar dari orang ke orang melalui jaringan seksual,” katanya.
Xiao Lusheng berkontribusi dalam laporan ini.
Gempa Dahsyat di Maroko Menewaskan Lebih dari 2.000 Jiwa dan 2.000 Lainnya Terluka
NTD
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 melanda Maroko di Afrika Utara pada (8/9/2023) malam. Data terakhir Kementerian Dalam Negeri Maroko menunjukkan jumlah korban tewas meningkat menjadi 2.012 orang dan lebih dari 2.000 orang terluka, 1.404 di antaranya kritis. Negara tetangganya, Aljazair, yang sebelumnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko akan membuka wilayah udaranya untuk penerbangan medis ke Maroko. Para pemimpin dari banyak negara menyampaikan belasungkawa mereka pada 9 September.
Surat kabar Spanyol El País melaporkan bahwa menurut statistik terbaru Kementerian Dalam Negeri Maroko, gempa berkekuatan Magnitudo 6,8 menewaskan lebih dari 2.012 orang dan melukai lebih dari 2.000 orang.
Daerah yang paling parah terkena dampak gempa berada di Pegunungan Atlas di selatan pusat gempa Marrakesh. Seorang pejabat lokal Maroko mengatakan pada 9 September bahwa sebagian besar korban berada di daerah pegunungan yang sulit dijangkau.
Pejabat setempat mengatakan jumlah korban terus meningkat ketika kru darurat dipindahkan ke daerah pedesaan terpencil.
Pada 9 September 2023, Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko membawa mayat-mayat korban gempa di desa pegunungan Tafqaht, barat daya Marrakesh. (FADEL SENNA/AFP melalui Getty Images)。
Selain itu, beberapa bangunan runtuh di kota tua Marrakesh, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Tayangan dari televisi Maroko menunjukkan menara masjid runtuh dan puing-puing menghancurkan beberapa kendaraan.
Beberapa ahli memperingatkan sebelumnya pada 9 September bahwa jumlah korban jiwa yang disebabkan oleh gempa bumi kuat dapat meningkat hingga ribuan. Pakar lain mengatakan bahwa ini adalah “gempa bumi terkuat yang pernah terjadi di wilayah tersebut dalam kurun waktu lebih dari 120 tahun.”
Pada 9 September 2023, Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko membawa mayat-mayat korban gempa di desa pegunungan Tafqaht, barat daya Marrakesh. (FADEL SENNA/AFP melalui Getty Images)
Negara tetangga Aljazair, yang sebelumnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko, turut bergetar. Akan tetapi, tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa. Aljazair mengumumkan akan membuka wilayah udaranya untuk bantuan kemanusiaan dan penerbangan medis ke Maroko.
Marrakesh merupakan salah satu tujuan wisata, gempa bumi yang kuat menyebabkan penduduk lokal dan wisatawan mengungsi pada tengah malam, banyak orang yang tidur di jalanan dan khawatir kembali ke tempat tinggal mereka.
Ucapan Belasungkawa dari Para Pemimpin Berbagai Negara
Pusat Geofisika Maroko mencatat kekuatan gempa berkekuatan Magnitudo 7,2 yang diukur Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) adalah 6,8 dan kedalaman fokusnya relatif dangkal, hanya 18,5 kilometer.
Gempa bumi yang kuat menghancurkan bangunan dan memaksa penduduk kota-kota besar meninggalkan rumah mereka. Kementerian Dalam Negeri Maroko mengeluarkan pernyataan di televisi, menyerukan masyarakat agar tetap tenang dan mengumumkan bahwa provinsi yang terkena dampak gempa termasuk Al Haouz, Ouarzazate, Azilal, dan Chichaoua dan Taroudant.
Demi menyelamatkan nyawa dalam waktu 72 jam penyelamatan, Departemen Pemadam Kebakaran Republik Tiongkok menyatakan telah membentuk tim pencarian dan penyelamatan sebanyak 120 orang dan akan segera berangkat ke Maroko untuk penyelamatan setelah menerima instruksi Urusan dari Kementerian Luar Negeri.
Spanyol memiliki tim sukarelawan pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari tiga organisasi non-pemerintah, termasuk “Pemadam Kebakaran Tanpa Batas”, “Organisasi Pemadam Kebakaran Dunia” dan “Organisasi Ahli Anjing Penyelamat”.Sebanyak 31 petugas pemadam kebakaran dan 13 anjing SAR dikerahkan pada 9 September. Berkumpul dan bersiap naik feri ke Ceuta, daerah kantong Spanyol di Afrika Utara, menunggu persetujuan pemerintah Maroko pergi ke Marrakesh untuk mendukung pekerjaan penyelamatan.
Para pemimpin dari banyak negara menyampaikan belasungkawa mereka pada 9 September.
Kantor Berita Central News Agency Taiwan mengutip laporan AFP, termasuk Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez , Presiden Prancis Emmanuel Macron , Presiden Rusia Vladimir Putin , Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan para pemimpin lainnya di banyak negara menyampaikan belasungkawa kepada Maroko dan keluarga para korban.
Menara Eiffel Prancis menyalakan lampu untuk berkabung atas gempa di Maroko.
Gempa bumi yang kuat di Maroko menyebabkan banyak korban jiwa.Departemen Pemadam Kebakaran Kementerian Dalam Negeri Republik Taiwan menyatakan pada tanggal 9 bahwa tim pencarian dan penyelamatan Taiwan terdiri dari 120 dokter, perawat, dokter hewan, dan teknisi sipil, serta 4 pencarian dan anjing penyelamat, pihaknya juga telah menyiapkan sekitar 12 ton perlengkapan dan perlengkapan.Jika diinstruksikan Kementerian Luar Negeri untuk berangkat ke Maroko untuk penyelamatan, bisa langsung naik pesawat khusus dan berangkat. (Disediakan oleh Pemadam Kebakaran/Kantor Berita Pusat)
Perdana Menteri India Narendra Modi yang menjadi tuan rumah KTT G20 pada akhir pekan ini, mengatakan dia “sangat sedih atas hilangnya nyawa akibat gempa bumi di Maroko.”
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia akan memberikan “segala macam dukungan kepada saudara-saudara kita di Maroko pada saat yang sulit ini”.
Aljazair memutuskan hubungan dengan Maroko pada Agustus 2021, dan gempa ini juga menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada masyarakat Maroko yang tewas.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Netanyahu “menginstruksikan semua lembaga dan pasukan pemerintah untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada rakyat Maroko, termasuk mempersiapkan pengiriman delegasi bantuan ke wilayah tersebut.”
Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani mengatakan dia “siap memberikan segala bentuk bantuan untuk mengatasi dampak gempa dahsyat tersebut.”
Presiden Nigeria Bola Tinubu menyampaikan belasungkawa kepada Raja Maroko: “Dalam menghadapi kesulitan ini, Nigeria akan terus mendukung Maroko untuk membantunya pulih, membangun kembali dan menjadi negara yang lebih baik dari peristiwa malang ini. Lebih kuat dari sebelumnya.”
Pada 9 September 2023, di kota tua Marrakesh yang hancur akibat gempa, seorang wanita dievakuasi dari reruntuhan bersama barang-barangnya. (FADEL SENNA/AFP melalui Getty Images)
Pada 9 September 2023, di kota tua Marrakesh, seorang wanita berdiri dalam kesedihan di depan rumahnya yang rusak akibat gempa. (FADEL SENNA/AFP melalui Getty Images)
Pada 9 September 2023, di Marrakesh, warga tidur di alun-alun pasca gempa. (FADEL SENNA/AFP melalui Getty Images)
Raksasa Wall Street Investasikan Uang Warga AS di Tiongkok
Shi Ping & Lin Yan
Setelah menjadikan investasi dalam negeri AS sebagai ajang perang politik, raksasa manager investasi Wall Street diboikot oleh masyarakat, sehingga mereka mau tidak mau beralih ke pasar Tiongkok, dan berharap dapat menutupi kerugian investasinya.
Di saat yang sama, para sesepuh tidak bersikeras mencari topik yang sama seperti perlindungan lingkungan hidup di Tiongkok. Fenomena ini telah memicu kewaspadaan sejumlah pakar.
Pada seminar berjudul “Jangan Berikan Modal Bagi Musuh” yang diadakan oleh wadah pemikir “Committee on the Present Danger: China”, mantan analis keuangan dari Prudential Financial Inc. dan Lehman Brothers Inc. yakni Stephen Soukup menyatakan kepada The Epoch Times, Wall Street telah terjebak di Tiongkok dan tidak bisa melepaskan diri lagi; mereka mengira, memiliki hubungan baik dengan para petinggi PKT, bisa saja bermain lebih cantik daripada orang lain
Saat ini Soukup adalah komentator senior sekaligus wakil CEO dan penerbit “Political Forum”, dan penulis buku yang berjudul “The Dictatorship of Woke Capital”.
“Mereka percaya dirinya bekerja dengan aturan yang berbeda dengan orang lain.” Soukup mengatakan, seperti yang dikatakan CEO BlackRock yakni Larry Fink, investasi di Tiongkok adalah “peluang terbesar” yang pernah didapatnya, “Ia percaya telah menjalin hubungan di Tiongkok, apapun masalah yang terjadi pada orang lain, ia selalu bisa mengatasi masalahnya dengan baik.”
Ia mengemukakan dana pensiunan terbesar AS yang dikelola oleh BlackRock yakni Dana Pensiunan Pegawai Negeri California (CaIPERS) sebagai contoh, sebesar 14 milyar dolar AS (sekitar 3% dari total asset sebesar 460 milar) yang diinvestasikan ke pasar Tiongkok, ia menyebutnya sebagai “investasi bagi Partai Komunis Tiongkok”.
Soukup menjelaskan, banyak sekali dana pensiunan publik yang sangat besar, karena melakukan investasi ESG telah mengalami kerugian, sehingga mereka sedang berupaya “menambal kerugian tersebut dengan cara melakukan investasi berisiko tinggi di Tiongkok”.
Kerugian Besar Para Sesepuh Wall Street Dalam Investasi Di Sektor ESG
Dalam laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan pada Maret tahun ini, raksasa Wall Street mengatakan, pandangan berbagai pihak terhadap ESG berbeda, dan telah membentuk risiko keuntungan. Anggota DPR dari negara bagian konvensional sedang mempertimbangkan untuk membuat atau meloloskan undang-undang yang menuntut raksasa Wall Street yang mengelola dana pensiunan pemerintah agar menarik dana investasinya dari proyek investasi ESG. Apakah ESG itu?
Investasi ESG (Environmental, Social and Governance Investing) adalah investasi yang mempertimbangkan keseluruhan kinerja meliputi faktor perlindungan lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola perusahaan. Seiring dengan bangkitnya Gerakan ESG, investasi telah menjadi suatu ajang perang politik.
Jika hendak berpijak di sisi gerakan “kesadaran” ini, para manajer investasi seharusnya meninggalkan investasi pada hal yang menyangkut hidrokarbon atau apapun yang dapat memperburuk pemanasan global. Jadi ESG juga dipandang sebagai bagian dari upaya politik yang lebih luas untuk menentang raksasa energi konvensional seperti minyak bumi.
Surat kabar Wall Street Journal memberitakan, pendiri GMO LLC yakni Jeremy Grantham menyatakan, “Cara seperti ini dampak ekonominya sangat terbatas, tetapi memiliki fungsi propaganda.”
Namun, sekarang gelombang menentang ESG di AS kian hari kian sengit, Fink dari BlackRock mengatakan, pejabat keuangan dari berbagai negara bagian yang didominasi oleh Partai Republik (konservatif) telah menarik dana sekitar 4 milyar dolar AS pada 2022 karena kekhawatiran akan ESG.
Kebijakan investasi ESG di BlackRock dan State Street Corporation dikritik habis-habisan pada forum dengar pendapat di Dewan Legislatif Negara Bagian Texas pada Desember lalu. Dalam dokumen deklarasi State Street Corporation disebutkan, ulasan terhadap tindakan ESG, telah menimbulkan risiko politik dan reputasi, dan para investigator negara bagian telah menuntut agar diserahkan data terkait. Saat ini Komite Peradilan DPR yang dikuasai oleh Partai Republik sedang mendalami maksud dan tujuan investasi ESG terhadap CaIPERS (California Public Employees’ Retirement System).
Wall Street Sangat Canggung
Soukup mengatakan, berdasarkan data tahun lalu, imbal hasil (ROI) investasi ESG pada CaIPERS hanya sepertiga dari investasinya di S&P500, “Karena mayoritas (investasi ESG) adalah faktor politik, dan bukan untuk mendapatkan keuntungan, mereka tidak melakukan hal yang seharusnya dilakukan untuk menjaga kewajiban fidusianya.”
Soukup selanjutnya menambahkan, dengan demikian CaIPERS tidak dapat memenuhi komitmennya, berarti para penerima dana pensiun harus menyelesaikan sendiri masalah ini, atau daerah setempat harus menaikkan pungutan pajak untuk bisa memberikan dana pensiun dengan nominal yang sesuai; CaIPERS bisa melakukan hal ketiga yakni diinvestasikan ke tempat lain untuk memperoleh pendapatan tambahan, walaupun harus menempuh investasi yang berisiko tinggi.
CaIPERS telah berinvestasi sebesar 14 milyar dolar AS di Tiongkok, terhadap rencana penarikan modal ini, Soukup berkata, “Mereka sungguh tak berdaya, karena kalau mereka keluar sekarang, mau tidak mau mereka harus menanggung kerugian yang serius, dan ini akan semakin merugikan para pensiunan dan berbagai distrik di negara bagian California.”
Pada 22 Agustus lalu, Direktur Investasi (CIO) CaIPERS yakni Nicole Musicco menyatakan kepada Bloomberg, investasi mereka di Tiongkok adalah “benar”, tetapi mereka “harus berhati-hati”. Tidak hanya Dana Pensiunan Pegawai Negeri California saja, Dana Masa Tua Pensiunan Guru California, Dana Pensiunan Kota New York, juga dilakukan investasi dalam jumlah besar di Tiongkok.
Investasi ESG Secara Langsung Atau Tidak Langsung Membantu PKT
Dalam suatu seminar lain awal bulan ini, Soukup menjelaskan bagaimana perusahaan investasi besar di AS telah secara sengaja atau tanpa sengaja membantu PKT. Ia mengatakan, contoh PetroChina “sangat tipikal” mewakili masalah yang dialami AS dalam hal berurusan dengan PKT, khususnya investasi ESG memberikan keunggulan kompetitif bagi PKT.
BlackRock adalah pemegang saham asing terbesar PetroChina, juga merupakan pemegang saham besar di perusahaan multinasional minyak bumi Texas yakni ExxonMobil atau EM.
Di Amerika, pengelola asset dapat memengaruhi dewan direksi. BlackRock memanfaatkan ESG, memaksa ExxonMobil menetapkan program nol emisi, memaksa mereka membatasi investasi pada produksi bahan bakar fosil; sedangkan di PetroChina, BlackRock justru tidak mengatakan apapun soal emisi karbon, faktanya mereka pun tidak bisa berkata apapun.
“Mereka selamanya tidak akan bisa berurusan langsung dengan kalangan manajemen PetroChina, karena mereka dikendalikan oleh PKT.” Soukup berkata, “Oleh karena itu, PetroChina tidak hanya memperoleh keunggulan kompetitif, juga tidak perlu berurusan dengan kepentingan politik dan bukan kepentingan finansial yang didorong oleh perusahaan manajemen asset berskala besar di AS.” Menurut Soukup cara ini telah membuat perusahaan AS memiliki daya saing yang sangat buruk, juga menimbulkan risiko kepentingan yang sangat besar bagi para investor Amerika.
Wakil Direktur “Committee on the Present Danger: China” Frank Gaffney menyatakan, perusahaan asset di AS menuntut standar ESG pada perusahaan AS, tapi tidak mempedulikan tanggung jawab ESG bagi kompetitornya yakni perusahaan Tiongkok. Namun beberapa waktu lalu Komite Khusus Tiongkok DPR telah mulai melakukan investigasi terhadap BlackRock berikut perusahaan indeks mereka yakni MSCI.
“Saya sangat senang mereka melakukannya,” kata Gaffney.
Seiring dengan melambatnya arus transaksi bank investasi AS di Tiongkok dan imbal hasil investasi yang tidak menggembirakan, banyak pihak mengatakan mimpi Wall Street untuk menjadi kaya di Tiongkok telah berantakan.
Hingga artikel ini diterbitkan, pihak BlackRock tidak merespon permintaan komentar dari surat kabar The Epoch Times. (sud/whs)










