Kru Misi Bulan Pertama NASA Setelah 50 Tahun: 1 Wanita dan 3 Pria

THE ASSOCIATED PRESS

Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA pada Senin (3/4) menyebut- kan, akan ada empat orang astronot yang terbang ke Bulan pada akhir tahun depan, termasuk seorang wanita dan tiga pria.

Tiga orang warga Amerika dan satu orang Kanada diperkenalkan dalam sebuah upacara di Houston, rumah bagi para astronot negara serta Pengendali Misi.

“Ini adalah para kru manusia,” kata Administrator NASA, Bill Nelson.

Keempat astronot itu akan menjadi yang pertama menerbangkan kapsul   Orion   NASA,   diluncurkan di atas roket  Space Launch System dari Kennedy Space Center, yang diperkirakan  akan  berlangsung pada akhir 2024. Namun mereka tidak akan mendarat atau bahkan pergi ke orbit Bulan, melainkan hanya terbang mengelilingi Bulan dan langsung kembali menuju ke Bumi. Awal dari pendaratan di Bulan akan dilakukan oleh dua orang lainnya setahun kemudian.

Komandan misi, Reid Wiseman, akan bergabung dengan Victor Glover, seorang penerbang angkatan laut  Afrika-Amerika;   Christina Koch, yang memegang rekor dunia untuk penerbangan ruang angkasa terlama oleh seorang wanita; dan Jeremy Hansen yang berasal dari Kanada. Semuanya adalah veteran ruang angkasa kecuali Hansen.

“Ini adalah hari besar. Kami memiliki banyak hal untuk dirayakan dan itu lebih dari sekadar empat nama yang telah diumumkan,” kata Glover.

Akhir tahun lalu, sebuah kapsul Orion kosong terbang ke Bulan dan berhasil kembali dalam gladi resik yang telah lama ditunggu-tunggu.

Selama misi Apollo, NASA telah mengirim 24 astronot ke Bulan sejak 1968 hingga 1972. Dua belas di antaranya mendarat. Semuanya adalah pilot uji yang terlatih militer  kecuali Harrison Schmitt dari Apollo 17, seorang ahli geologi yang menutup era pendaratan di Bulan bersama mendiang Gene Cernan.

Jika misi 10 hari ke Bulan ini berjalan dengan baik, NASA bertujuan akan mendaratkan dua astronot di Bulan pada 2025.

NASA memilih dari 41 astronot aktif untuk  kru  Artemis  pertamanya. Kanada memiliki empat kandidat. (zzr)

Jangan Mengemudi Jika Anda Tidur Kurang dari 5 Jam

0

Sama Berbahayanya dengan Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

CHEN JUNCUN

Banyak orang tahu bahwa mereka tidak dapat mengemudi setelah minum alkohol, tetapi mereka mungkin tidak tahu bahwa mereka tidak boleh mengemudi jika kurang tidur. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengemudi dengan waktu tidur kurang dari 5 jam pada malam sebelumnya sama berbahayanya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk, dan begadang semalaman dapat meningkatkan risiko kecelakaan mobil hingga 15 kali lipat!

Madeline Sprajcer, dosen psikologi di Central Queensland University di Australia, dan Drew Dawson, Direktur Appleton Institute, menulis artikel di situs web The Conversation bahwa mengemudi ketika kurang tidur sama berbahayanya dengan mengemudi sambil mabuk.

Sebuah studi yang melibatkan dua cendekiawan, yang baru saja diterbitkan bulan ini di jurnal Nature and Science of Sleep, menemukan bahwa jika Anda tidur kurang dari lima jam tadi malam, kemungkinan besar Anda akan seperti mengemudi sambil mabuk sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.

Sebuah studi yang ditugaskan dan disponsori oleh Australian Automobile Association dan diterbitkan pada 2021 itu menemukan bahwa sekitar 20 persen kecelakaan disebabkan oleh kelelahan. Kurang tidur akan sangat mengurangi kecepatan reaksi, penilaian, dan konsentrasi seseorang, yang mirip dengan kondisi mengemudi dalam keadaan mabuk.

Kedua cendekiawan tersebut mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kecelakaan mobil yang disebabkan oleh mengemudi dalam keadaan mabuk telah sangat berkurang, yang dapat dikaitkan dengan publisitas pemerintah, pendidikan, dan tindakan pelarangan untuk masyarakat, termasuk tindakan seperti konsentrasi alkohol dalam darah sebesar 0,05% sebagai batas legal untuk mengemudi dalam keadaan mabuk.

Mereka berdua bertanya-tanya, mungkinkah kecelakaan terkait kelelahan dapat dikurangi dengan menerapkan tindakan serupa? Apakah ada standar terukur untuk kurang tidur?

Untuk mencari jawaban, mereka menganalisis 61 penelitian berdasarkan investigasi laboratorium dan lapangan. Ditemukan bahwa orang yang tidur kurang dari empat hingga lima jam dalam 24 jam terakhir hampir dua kali lebih mungkin terlibat dalam kecelakaan mobil. Itu risiko yang sama terhadap seseorang dengan kadar alkohol dalam darah 0,05 persen terlibat dalam kecelakaan mobil.

Selain itu, untuk setiap jam tidur yang hilang pada malam sebelumnya, risiko terlibat dalam kecelakaan mobil meningkat secara signifikan. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa orang yang tidur antara 0 dan 4 jam pada malam sebelumnya 15 kali lebih mungkin terlibat dalam kecelakaan mobil.

Berdasarkan studi tersebut, Spreitzer dan Dawson mengatakan dalam makalah mereka bahwa jika standar hukum seperti konsentrasi alkohol 0,05 persen diberlakukan, mereka mungkin mempertimbangkan untuk membutuhkan minimal empat hingga lima jam tidur sebelum mengemudi.

Namun, mungkin ada lebih banyak lagi yang harus dipertimbangkan. Dalam kebanyakan kasus, minum dan mengemudi adalah pilihan. Tetapi banyak orang tidak memiliki pilihan untuk tidur lebih lama, seperti orang tua, pekerja shift, atau orang dengan gangguan tidur. Selain itu, perlu mendapat dukungan yang cukup dari masyarakat umum untuk mengendalikan situasi berkendara saat kelelahan. (osc)

Apa Saja Masalah Manajemen Waktu yang Paling Sering Terjadi-dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

0

Claire Tak

Kita semua memiliki waktu yang terbatas setiap harinya untuk menyelesaikan tugas-tugas kita. Namun, mengapa selalu terasa ada begitu banyak hal yang harus dilakukan namun hanya ada sedikit waktu?

Ketika kita berpikir tentang cara mengatur waktu dengan lebih baik, kita mungkin akan teringat betapa banyak waktu yang kita buang. Meskipun penting untuk tetap memperhatikan gangguan seperti menelusuri media sosial, pada akhirnya, untuk bisa mengatur waktu dengan lebih baik, kita harus fokus dan termotivasi.

Mungkin akan lebih berguna jika kita menganggap manajemen waktu sebagai manajemen atensi. Kemudian, pikirkan bagaimana Anda dapat mengalihkan fokus dan energi Anda ke proyek dan orang-orang yang membutuhkan prioritas tertinggi.

Apa Masalah Manajemen Waktu yang Buruk?

Tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas penting berarti Anda kemungkinan besar akan melewatkan tenggat waktu dan target. Tidak hanya itu, tidak ada yang menyukai perasaan hampir tidak bisa memantau email, apalagi proyek yang lebih besar.

Ketika Anda merasa tidak memiliki kendali atas hari-hari Anda, tingkat stres akan meningkat dan Anda mungkin akan kelelahan. Hal ini bisa berdampak negatif pada motivasi dan tingkat pencapaian Anda.

Apa Saja 10 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Orang dalam Manajemen Waktu?

Semuanya dimulai dengan niat – ini adalah kesalahan umum dalam manajemen waktu yang harus dihindari.

1-Tidak meluangkan waktu untuk membuat prioritas. Tempelkan tiga hal utama yang harus diselesaikan di meja kerja Anda. Bahkan jika Anda memiliki tugas-tugas mendesak lainnya yang muncul di siang hari, kembalilah ke tiga hal teratas di tempelan Anda.

2- Terlalu banyak hal yang harus dilakukan. Apakah tujuan Anda selalu terasa tidak mungkin tercapai? Mungkin ini saatnya untuk mengakui bahwa beban kerja Anda terlalu berat. Jangan mengambil pekerjaan yang melebihi kemampuan Anda, dan tolaklah tugas-tugas baru dengan sopan – orang-orang akan mengerti.

3- Tidak menggunakan kalender Anda untuk menjadwalkan pekerjaan yang mendalam. Alokasikan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang memiliki prioritas tinggi dengan memasukkannya ke dalam kalender Anda.

4- Memulai hari Anda dengan tugas-tugas dengan prioritas rendah. Mulailah dengan pekerjaan yang membutuhkan perhatian penuh Anda. Ini adalah tugas-tugas dengan prioritas tinggi yang membutuhkan pemikiran strategis.

5- Tidak mengetahui perbedaan antara mendesak dan penting. Kerjakan tugas-tugas yang mendesak terlebih dahulu, baru yang penting.

6- Berpikir bahwa Anda bisa melakukan banyak tugas. Ini adalah mitos-otak kita tidak dirancang untuk melakukan dua hal sekaligus. Anda tidak bisa melakukan multitasking, Anda hanya melakukan satu hal dalam satu waktu secara berurutan. Ketika Anda berganti-ganti tugas seperti ini, Anda menurunkan kemampuan kognitif dan IQ Anda. Pelan-pelan dan berikan otak Anda waktu untuk mengikuti arus untuk pekerjaan yang berat.

7- Tidak membuat perencanaan untuk hari berikutnya. Saat Anda menutup hari Anda, pikirkan tiga hal utama untuk hari esok. Ketika Anda lebih siap untuk apa yang akan terjadi selanjutnya, ini akan membantu Anda tetap termotivasi.

8-Tidak memiliki tujuan jangka panjang dan jangka pendek. Mengetahui apa yang harus diselesaikan dalam beberapa hari ke depan vs beberapa bulan ke depan dapat membantu Anda tetap fokus pada hari ini. Hal ini memberi Anda pola pikir yang lebih baik untuk merencanakan ke depan dan mengetahui apa yang harus dilakukan terlebih dahulu

9- Mengisi tenaga. Jika Anda duduk di meja kerja selama lima jam tanpa istirahat, Anda menghambat kemampuan Anda untuk berpikir lebih kreatif. Setel alarm di ponsel Anda untuk beristirahat secara teratur.

10- Membiarkan gangguan mengambil alih. Media sosial, email, dan pesan teks dapat dengan mudah menyita waktu Anda. Tetap fokus pada tugas dengan mematikan notifikasi dan mengatur jadwal untuk memeriksanya.

Apa Saja 3 Pemboros Waktu Terbesar?

Banyak cara untuk membuang-buang waktu, namun menurut survei Wasting Time At Work tahun 2022 dari perangkat lunak manajemen proyek TeamStage, berikut ini adalah pemboros waktu teratas.

Mengecek email terus-menerus. Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa 31 persen menggunakan notifikasi mereka untuk memeriksa email segera setelah masuk. Pertimbangkan untuk mengelompokkan email Anda, misalnya setiap satu jam sekali untuk mengurangi gangguan.

Rapat yang tidak perlu. Kita semua pernah mengikuti rapat yang tidak penting. Rata-rata karyawan menghabiskan 21,5 jam untuk rapat setiap minggu dan 62 rapat setiap bulan. Memiliki agenda dan tujuan untuk setiap rapat dapat membantu mengurangi rapat yang tidak berguna.

Media sosial. Kecuali jika pekerjaan Anda mengharuskannya, matikan notifikasi media sosial dan tetapkan batas waktu untuk mengeceknya.

Bagaimana Anda Mengatasi Masalah Manajemen Waktu?

Tidak ada solusi ajaib yang akan langsung memperbaiki masalah manajemen waktu Anda. Ini dimulai dari kebiasaan Anda dan mengidentifikasi apa yang perlu diubah. Inilah mengapa penting untuk memahami apa kesalahan dan pemborosan waktu terbesar.

Perubahan tidak datang dengan mudah, tapi dengan niat dan konsistensi, hal itu bisa terjadi. Mulailah hari Anda dengan tiga hal yang harus Anda selesaikan dan sediakan waktu di kalender Anda untuk menyelesaikannya, misalnya. Ketika Anda mulai memberikan perhatian pada prioritas Anda, Anda akan merasa lebih bersemangat untuk menyelesaikannya.

Anda juga akan mulai memahami berapa banyak waktu yang Anda perlukan untuk menyelesaikan tugas dan proyek tertentu. Teruslah menguji apa yang berhasil dan lakukan penyesuaian untuk menyempurnakan dan meningkatkan metode ini sambil membuang apa yang tidak bermanfaat bagi Anda.

Apa Saja 3 Faktor yang Mempengaruhi Keterampilan Manajemen Waktu?

Penentuan prioritas, sikap, dan komunikasi memengaruhi fokus dan energi Anda.

Menentukan prioritas dimulai dengan apa yang perlu Anda selesaikan dari tingkat mikro (harian) dan makro (kuartalan atau tahunan). Penetapan tujuan juga merupakan bagian dari penentuan prioritas. Pikirkan tentang di mana Anda ingin berada di tahun depan atau 10 tahun ke depan. Menentukan prioritas membantu memperjelas apa yang layak dan tidak layak untuk Anda lakukan.

Sikap atau motivasi dapat membuat perbedaan besar dalam mengelola waktu dan fokus Anda. Salah satu pendorong besar dalam motivasi adalah otonomi dan kemampuan untuk mengerjakan proyek-proyek yang menarik. Kedua hal inilah yang kemungkinan besar memicu kreativitas dan kegembiraan. Cara terbaik untuk tetap termotivasi adalah dengan memprioritaskan proyek-proyek yang menarik ini setelah proyek yang lebih membosankan agar Anda memiliki sesuatu yang bisa dinantikan.

Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang pesan, rapat, dan email. Anggap saja sebagai keterlibatan dengan orang lain dan memastikan tingkat pemahaman dan keselarasan yang lebih tinggi. Jangan pernah membuat asumsi apa pun, selalu minta klarifikasi, dan pastikan Anda bersikap lugas.

Alih-alih merasa puas dengan jawaban “ya” dari rekan kerja, melangkahlah lebih jauh. Tanyakan tentang tindakan apa yang perlu dilakukan secara terpisah dan bersama-sama sebagai hasil langsung dari percakapan tersebut. Hal ini membantu menghindari pengulangan percakapan atau rekan kerja Anda melakukan tugas yang salah.

Perubahan Membutuhkan Waktu

Ketika Anda mengadopsi kebiasaan baru untuk mengelola fokus dan perhatian dengan lebih baik, bersabarlah karena dibutuhkan waktu untuk mengembangkan keterampilan yang belum dikenal. Melalui konsistensi dan menguji apa yang berhasil dan apa yang tidak, Anda mungkin menyadari bahwa Anda tidak terlalu stres atau merasa lebih terkendali dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.

Membebaskan diri dari pemborosan waktu dan gangguan sembari meningkatkan manajemen waktu dan perhatian Anda dapat membantu Anda memaksimalkan hasil dan mencapai tujuan Anda. (asr)

Jenazah Menumpuk, Antrian Panjang di Krematorium, Suasana 3 Tahun Wabah yang Tak Terlupakan

oleh Li Yun dan Wang Yanqiao

Epidemi virus COVID-19  telah mengakibatkan sejumlah besar kerusakan bagi Tiongkok, selain kematian jutaan penduduk dalam 3 tahun terakhir, juga menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Namun, Partai Komunis Tiongkok (PKT) justru mencoba untuk menghapus ingatan buruk ini yang tidak mungkin dapat dilupakan orang.

Warga Shanghai mengatakan : “Pada 28 Maret tahun lalu, Shanghai Pudong mulai melakukan pemblokiran yang menciptakan rekor penutupan kota terlama selama 2 bulan yang sangat jarang terjadi dalam sejarah Kota Shanghai. Ketika teringat, pandangan saat itu seakan-akan muncul kembali di depan mata”.

Baru-baru ini, otoritas PKT mencoba dengan segala upaya untuk menghalangi peringatan satu tahun blokade Shanghai. Pada saat yang sama, PKT juga terus memblokir komentar di media sosial tentang bencana sekunder yang disebabkan oleh blokade ekstrim, terus memblokir jumlah kematian akibat epidemi. Ini semua dalam upayanya untuk mengubah ingatan rakyat Tiongkok tentang epidemi yang berlangsung selama 3 tahun.

Jenazah terlihat menunggu untuk memasuki krematorium di Beijing pada 22 Desember 2022. (STF/AFP via Getty Images)

Seorang warga Tiongkok bermarga Hu mengatakan : “Saya tidak mungkin dapat melupakan penderitaan yang kami hadapi di masa lalu. Bahkan saya akan menceritakan kepada orang yang saya jumpai semua yang saya alami selama 3 tahun epidemi”.

Seniman Tiongkok Tong Yimin mengatakan : “Jenazah warga menumpuk seperti gunung, antrian panjang peti jenazah di depan krematorium. Gambaran bekas luka ini terus terbayang dalam ingatan. Hanya rezim yang sangat jahat seperti PKT yang menyelesaikan masalah dengan menutupi fakta dan mencoba mengalihkan ingatan orang dengan cara yang konyol”.

Epidemi mulai menyebar dari Kota Wuhan pada akhir tahun 2019. Karena PKT Menyembunyikan fakta epidemi, virus korona jenis baru yang juga dijuluki virus komunis Tiongkok menyebar dengan cepat ke seluruh dunia selama lebih dari 3 tahun.

Tong Yimin mengatakan : “Langkah-langkah pencegahan ekstrim PKT yang berlangsung selama 3 tahun telah menyebabkan banyak tragedi kemanusiaan. Seperti warga sipil yang bepergian ke luar kota untuk urusan bisnis tidak bisa pulang ke rumah, mobil disegel agar tidak jalan, orang tidak bisa turun ke jalan raya, tidak bisa pergi ke toilet, satu orang terinfeksi seluruh area disegel, pintu rumah disegel tak peduli ada atau tidak makanan bagi warga yang ada di dalam, banyak orang tidak lagi dapat bertahan hidup, banyak pasien tidak dapat mencari bantuan medis, tidak dapat membeli obat sehingga mengakibatkan banyak kematian”.

Tsunami epidemi melanda seluruh Tiongkok, dan rumah duka di banyak kota penuh. Tempat parkir rumah duka di Anshan, Liaoning diubah menjadi kamar mayat (gambar di sebelah kiri) Pukul 02.00 di rumah duka di Kabupaten Nanchang, 80 mobil jenazah berbaris (Tangkapan layar video)

Setelah PKT gagal dalam merealisasikan kebijakan Nol Kasus, tiba-tiba upaya pencegahan penyebaran epidemi dibatalkan mendadak pada awal bulan Desember tahun lalu, sehingga sistem medis lumpuh, rumah duka dan krematorium menjadi penuh sesak, jenazah menumpuk seperti gunung, tungku kremasi segera dibangun untuk mengejar target. Tempat pemakaman baru muncul di beberapa daerah pedesaan.

Warga Tiongkok bermarga Zhang mengatakan : “Keluarga yang kehilangan anggota yang mereka cintai pasti sangat sulit untuk melupakan tragedi ini. Setelah terjadi tren Tang Ping setelah 7 Desember tahun lalu, rumah duka besar dan krematorium tidak cukup waktu untuk mengkremasi jenazah kiriman dari rumah sakit. Hal itu masih jelas teringat dalam pikiran. Sekarang gejala sisa itu masih ada. Bagaimana ingatan orang bisa begitu mudah dialihkan mengingat mencari pekerjaan masih sulit ?”

“Selama epidemi, banyak orang yang meninggal dunia. Warga di kota kabupaten kecil kami yang meninggal dunia sampai lama baru bisa dikremasi karena antriannya panjang”, kata warga bermarga Hu.

Pada Februari tahun ini, PKT mengklaim “kemenangan dalam perang melawan epidemi”. Pihak berwenang bahkan menyimpulkan bahwa metode pencegahan dan pengendalian epidemi yang dilaksanakan PKT selama tiga tahun adalah “sepenuhnya benar”.

Warga Mr. Zhang mengatakan : “Seluruh teknologi digunakan untuk mempertahankan tekanan yang tinggi terhadap manusia demi kebijakan Nol Kasus yang diterapkan secara intensif selama 3 tahun. Manusia diperlakukan seperti binatang. PKT selain tidak mengintrospeksi diri, malahan berusaha membungkam mulut orang, Mengharap orang melupakannya. Tapi begitu banyak keluarga yang kehilangan orang yang cintai, bagaimana mereka bisa begitu mudah melupakan tragedi ini ?” (sin)

Lusinan Pejabat New York Menyambut Pertunjukan Kembali Shen Yun di Lincoln Center

EPOCH NEWSROOM

Pada tahun 2006, sekelompok seniman terkemuka yang telah meninggalkan Tiongkok untuk mencari kebebasan berkeyakinan dan berekspresi membentuk perusahaan seni Shen Yun Performing Arts di New York.

Sejak saat itu, nama Shen Yun menjadi terkenal di seluruh dunia, dan perusahaan tari klasik Tiongkok terkemuka di dunia telah naik ke panggung di banyak teater bergengsi.

Dari tanggal 6 hingga 16 April, Shen Yun akan menampilkan 13 pertunjukan di Lincoln Center. Dari tanggal 20 hingga 23 April, Shen Yun akan memberikan lima pertunjukan di Purchase, New York.

Lebih dari 40 pejabat New York di tingkat kota, kabupaten, negara bagian, dan federal mengeluarkan surat ucapan selamat, menyambut Shen Yun kembali ke New York.

Sambutan dari Senat dan DPR

“Senang sekali menyampaikan salam hangat saya saat Anda berkumpul dengan Shen Yun Performing Arts untuk menghargai dan menikmati keagungan budaya tradisional Tiongkok,” tulis Senator Charles Schumer (D-N.Y.).

“Dengan tarian berbasis cerita,  tarian etnis dan rakyat serta iringan orkestra, Shen Yun telah menjadi bagian integral dari hiburan budaya negara kita. Warga New York mengapresiasi bahwa Shen Yun Performing Arts telah menemukan rumahnya di Lincoln Center.”

Perwakilan Pat Ryan (D-N.Y.) menulis bahwa Shen Yun telah “sejak menjadi fenomena internasional.

“Dari Tokyo hingga Paris, Sydney hingga Washington DC, pertunjukan langsung Shen Yun mengumpulkan 1 juta penonton setiap musimnya. Beberapa penonton berkendara selama empat jam atau lebih untuk menonton pertunjukan.”

Perwakilan Nicole Malliotakis (R-N.Y.), Yvette Clarke (D-N.Y.), Grace Meng (D- N.Y.), dan Anthony D’Esposito (D-N.Y.) juga mengeluarkan proklamasi untuk menyambut Shen Yun.

Pejabat Negara Menyambut Shen Yun

Misi Shen Yun adalah menghidupkan kembali 5.000 tahun peradaban Tiongkok, dan para pejabat menyadari bahwa hal ini tidak dapat dicapai jika perusahaan berada di Tiongkok.

Senator Negara Bagian George Borrello, Neil Breslin, Leroy Comrie, Brad Hoylman- Sigal, Robert Jackson, Andrew Lanza, Thomas O’Mara, Roxanne Persaud, Luis Sepúlveda, James Skoufis, Andrea Stewart- Cousins, James Tedisco, dan Alexis Weik juga memperpanjang sambutan untuk Shen Yun.

“Setelah beberapa dekade pemerintahan komunis, banyak dari budaya yang diilhami oleh Ilahi ini telah dihancurkan atau dilupakan, dan kebebasan artistik dari Barat memungkinkan para seniman Shen Yun untuk menghidupkan kembali tradisi asli Tiongkok kuno yang berakar pada kebaikan, keyakinan, dan nilai-nilai moral dan membawanya ke untuk hidup di atas panggung,” tulis Alexis Weik.

George Borrello menulis: “Saya ingin berterima kasih kepada anggota grup Shen Yun Performing Arts atas dedikasi Anda pada kebebasan artistik dan kontribusi Anda pada seni dan kemanusiaan.”

Andrea Stewart-Cousins mendeklarasikan 6 April 2023 sebagai Hari Shen Yun.

“Shen Yun adalah kebangkitan artistik yang cemerlang dan perayaan warisan budaya Tiongkok yang kaya, dan menyampaikan kedalaman dan keluasan budaya Tiongkok asli yang luar biasa dan mengembalikan kemegahan peradaban lima ribu tahun kembali ke kehidupan di atas panggung; sekarang, oleh karena itu saya, Senator Negara Bagian dan Pemimpin Mayoritas Senat, Andrea Stewart-Cousins, mengakui kontribusi dan pencapaian signifikan Shen Yun Performing Arts,” tulis Andrea.

Anggota Majelis Negara Bagian Jeffrion Aubry, Michael Benedetto, Karl Brabenec, Vivian Cook, Catalina Cruz, Michael Durso, Michael Fitzpatrick, Jarett Gandolfo, Aileen Gunther, Andrew Hevesi, Pamela Hunter, Latoya Joyner, Ron Kim, John McDonald III, John Mikulin, Angelo Morinello, Ed- ward Ra, J. Gary Pretlow, Angelo Santabar- bara, dan Mary Beth Walsh juga menulis surat sambutan Shen Yun.

“Dengan misi untuk menghidupkan kembali esensi budaya tradisional Tiongkok, para seniman Shen Yun berkembang dalam kebebasan artistik Barat, menghidupkan kembali tradisi Tiongkok kuno di atas panggung untuk penonton di seluruh dunia,” tulis McDonald. “Negara bagian New York dengan bangga menyambut Shen Yun Performing Arts.”

Latoya Joyner menulis: “Sebuah bagian berharga dari keragaman bahan yang berkontribusi begitu besar bagi kesejahteraan Kota New York, Shen Yun Performing Arts adalah sumber daya budaya yang penting dan pertunjukan di Capital District dan Lincoln Center mereka pasti akan menempatkan talenta musisi yang kaya, penari, dan artis lain yang tampil bagus.”

Pejabat Kabupaten dan Kota Mengucapkan Selamat kepada Shen Yun

Eksekutif Orange County Steven Neu- haus, Jaksa Distrik Orange County David Hoovler, Walikota Albany Kathy Sheehan, Walikota Schenectady Gary McCarthy, Walikota Middletown Joseph Destefano, Supervisor Town of Islip Angie Carpenter, Supervisor Town of Southampton Jay Schneiderman, Supervisor Town Smithtown Edward Wehrheim, Nassau County Eksekutif Bruce Blakeman, dan Badan Legislatif Kabupaten Nassau juga menyambut Shen Yun.

Walikota Kathy Sheehan mengumumkan April 2023 sebagai Bulan Seni Pertunjukan Shen Yun.

“Wilayah Ibukota dengan senang hati menyambut Shen Yun Performing Arts di Negara Bagian New York,” tulis Walikota Kathy.

Walikota Schenectady Gary McCarthy berterima kasih kepada “para pemain atas upaya tak kenal lelah mereka dalam memastikan kisah budaya mereka tetap hidup melalui penampilan mereka.

“Pertunjukan Shen Yun mengangkat kemanusiaan melalui pesan keberanian, kebajikan, dan keharmonisan yang diberikan kepada penonton melalui presentasi panggung yang kreatif dan menarik.”

Anggota Dewan Kota New York Joseph Borelli, David Carr, Christopher Marte, dan Sandra Ung juga menyambut dan berterima kasih kepada Shen Yun.

“Dengan segala keanggunannya, Shen Yun mementaskan produksi yang membangkitkan semangat dan mengharukan,” tulis Joseph Borelli.

David Carr, yang mewakili Distrik Dewan ke-50 Staten Island, rumah bagi banyak orang Tionghoa-Amerika, menulis: “Pertunjukan Shen Yun mencakup budaya tradisional Tiongkok yang dimiliki oleh begitu banyak orang di komunitas ini. Saya senang mendukung pertunjukan Shen Yun 2023 di Lincoln Center dan berharap acara ini semakin populer daripada sebelumnya. (jen)

Hipotesis Biophilia: Apakah Kita Terprogram untuk Disembuhkan oleh Alam?

Ada banyak sekali bukti bahwa semua waktu yang kita habiskan di dalam ruangan selama pandemi membuat kita sakit. Apakah pikiran dan tubuh kita terhubung untuk menyembuhkan diri sendiri hanya dengan pergi keluar?

JEFF GARDNER

Ada pepatah yang berbunyi, “Jika Anda ingin merebus katak hidup, jangan panaskan air terlalu cepat, atau katak akan melompat keluar dari panci.”

Diluar dari alasan mengapa Anda ingin merebus katak, intinya adalah kita mungkin tidak melihat perubahan yang mengancam jiwa secara bertahap sampai kerusakannya parah.

Jika itu benar, penguncian karena Covid-19 selama dua tahun terakhir mungkin telah merebus kesejahteraan kolektif kita menjadi kulit sepatu.

Mulai tahun 2022, The Epoch Times melaporkan secara luas tentang dampak buruk dari penguncian COVID-19. Dari peningkatan obesitas dan depresi hingga pembelajaran yang tertunda dan perkembangan kognitif pada anak-anak, buktinya sangat banyak bahwa penguncian COVID-19 menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Seburuk apa pun efek dari penguncian, kerugian terbesar bagi kesehatan kita mungkin adalah peningkatan jangka panjang dalam waktu yang kita habiskan — dan terus habiskan — di dalam ruangan.

Mulai tahun 1980-an, jumlah waktu yang dihabiskan orang Amerika di dalam ruangan terus meningkat. Bahkan sebelum penguncian, data menunjukkan bahwa orang Amerika menghabiskan 90 hingga 93 persen waktunya di dalam ruangan. Itu tidak sehat.

Bertahun-tahun sebelum mandat pemerintah COVID-19 memaksa orang berada di dalam ruangan, segunung bukti mengungkapkan banyak efek fisik dan psikologis negatif dari terlalu banyak waktu di dalam ruangan: depresi, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, peradangan, dan banyak lagi.

Meskipun kesehatan kita jelas menderita karena penguncian, namun ada kabar baik: Sejumlah besar bukti menunjukkan bahwa tubuh kita dirancang untuk disembuhkan secara alami. Hanya 20 menit sehari dihabiskan di luar telah terbukti meningkatkan kesehatan secara dramatis.

Pada awal 1980-an, seorang peneliti Jepang bernama Tomohide Akiyama mulai menerbitkan temuan tentang bagaimana tubuh kita merespons berada di lingkungan alami. Dalam serangkaian penelitian,

Tomohide mendorong para peserta untuk pergi ke hutan atau taman dan perlahan- lahan, dengan penuh perhatian, meng- habiskan waktu singkat di sana, sebuah proses yang dia sebut shinrin-yoku, atau “mandi hutan”. Tomohide menemukan bahwa berada di alam bebas menurunkan tekanan darah, meningkatkan fungsi jantung, dan menekan pelepasan hormon stres.

Mengapa tubuh kita merespons dengan sangat baik ketika kita menghabiskan waktu di luar?

Pada tahun 1984, seorang ahli biologi Amerika, Edward O. Wilson, menerbitkan sebuah buku berjudul “Biophilia”, di mana dia berspekulasi bahwa kita secara genetis dirancang untuk tertarik pada alam dan benda-benda alami. Edward mengusulkan agar tubuh dan pikiran kita beradaptasi untuk hidup di luar dan karenanya tidak merespons dengan baik jika disimpan di dalam ruangan.

“Hipotesis biofilia dengan berani menegaskan keberadaan kebutuhan manusia yang melekat dan berbasis biologis untuk berafiliasi dengan kehidupan dan proses yang mirip kehidupan,” tulisnya.

Hipotesis biofilia Edward tampaknya mendukung karya Tomohide Akiyama, namun tetap memicu perdebatan selama 20 tahun dalam komunitas ilmiah.

Pada  tahun   2005,   jurnalis   Richard Louv menerbitkan buku “Last  Child  in the Woods.” Dalam buku tersebut, Richard menciptakan istilah “gangguan defisit alam” untuk menggambarkan apa yang dia yakini terjadi pada anak-anak seiring bertambahnya waktu yang mereka habiskan di dalam ruangan.

Richard mencatat tingkat obesitas yang meledak, depresi remaja yang meroket, dan sejumlah besar efek negatif yang ditimbulkan oleh “kesenjangan yang semakin besar antara kaum muda dan dunia alami”.

Richard setuju dengan Edward bahwa kita secara genetik terhubung untuk berada di luar dan menulis bahwa anak-anak kita menderita kekurangan alam yang parah, yang dia sebut “Vitamin N” (Nature). Tanggapan terhadap “Last Child in the Woods” sangat sensasional, dan buku itu dipuji oleh paduan suara pemikir, penulis, dokter, dan politisi terkemuka.

Sifat Biologis atau Dipelihara Secara Ilahi?

Berabad-abad sebelum kami mulai mengumpulkan data klinis tentang manfaat berada di luar, orang tahu bahwa alam memiliki kekuatan untuk menyembuhkan. Dari orang Yunani kuno hingga Romawi, hingga penduduk asli pribumi, ada sejarah panjang yang memuji manfaat berada di dalam dan di sekitar alam.

Sementara Tomohide, Edward, dan Richard berteori bahwa respons penyembuhan ini terkait dengan biologi evolusioner, yang lain seperti teolog dan ahli ekologi Christopher Thompson mengklaim bahwa kita tertarik pada alam karena asal- usul sifat Ilahi kita.

Meskipun Christopher tidak menyangkal manfaat fisik dari berada di luar, dia menekankan bahwa kekuatan pendorong dari manfaat ini adalah bahwa alam, dengan keteraturan, struktur, dan ritme yang dapat diprediksi, telah diciptakan seba- gai “ruang kelas” pertama kita di mana kita belajar tentang Sang Pencipta dan bagaimana kita menyesuaikan diri dengan tatanan ciptaan.

Dalam bukunya “The Joyful Mystery”, Christopher mempermasalahkan teori bahwa kita merasa lebih baik saat berada di alam karena hubungannya dengan “ketidaksadaran yang didorong secara biologis… sisa-sisa masa lalu yang  sekarang  sudah lama terlupakan selama berabad-abad evolusi dan kemajuan.”

Sebaliknya, Christopher  menegaskan  bahwa kegembiraan, bahkan kesehatan yang kita rasakan saat berada di alam, berasal dari hubungan yang mendalam dengan asal-usul metafisik kita—wawasan “tentang status kita sebagai makhluk dalam kosmos, yang diciptakan oleh Tuhan yang adalah belas kasih”. Sederhananya, Christopher menulis bahwa kita merasa lebih baik di alam karena kita merasakan kekaguman, yang merupakan “sekilas anugerah keberadaan”.

Apakah manfaat berada di alam bebas muncul dari biologi kita atau hubungan dengan pencipta, bukti dari manfaat tersebut jelas dan konklusif. Manfaat ini sangat kuat selama bulan-bulan musim  dingin, di mana siang hari lebih pendek dan, saat suhu turun, kita cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan.

Menurut beberapa penelitian, selama bulan-bulan musim dingin, kita menghabiskan hampir dua kali lebih banyak waktu di dalam ruangan daripada selama musim panas. Meskipun hal ini tidak mengherankan, lebih banyak waktu di dalam ruangan meningkatkan paparan alergen— seperti tungau debu — yang diketahui menyebabkan kesulitan pernapasan seperti asma, terutama pada anak-anak.

Saat kita menggabungkan peningkatan waktu di dalam ruangan dengan hari musim dingin yang lebih pendek, kita mengurangi paparan sinar matahari, yang pada gilirannya mengurangi kadar vitamin D kita, yang penting untuk melawan infeksi seperti COVID-19. Secara keseluruhan, penurunan sinar matahari selama musim dingin, peningkatan paparan alergen, dan kekurangan vitamin D berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik kita.

Namun, ada kabar baik: Hanya 10 hingga 20 menit dihabiskan di luar ruangan selama bulan-bulan musim dingin telah terbukti meningkatkan kesehatan fisik dan mental, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychology pada 2019. Dan manfaat berada di luar tidak ada hubungannya untuk  aktivitas  tertentu—berjalan,  bermain, atau hanya berdiri di luar semuanya dapat membantu meningkatkan kesehatan selama bulan-bulan musim dingin.

Pada hari yang lebih dingin, saat suhu di bawah titik beku, pastikan untuk berpakaian dengan benar. Lapisan pakaian bekerja paling baik, dan pakaian yang terbuat dari serat alami seperti wol dan bulu halus cenderung bekerja lebih baik daripada sintetis. Pakaian katun akan membuat Anda lebih hangat daripada poliester, tetapi karena merupakan serat alami, ia cenderung menyerap dan menahan kelembapan (dari cuaca atau keringat), dan merupakan insulator yang buruk saat basah.

Berpakaian layak dan tetap hangat dapat membuat kegiatan di luar ruangan di musim dingin menjadi menyenangkan daripada tugas dan membantu memastikan Anda benar-benar ingin keluar. Seperti kata pepatah Skandinavia kuno, “Tidak ada cuaca buruk, hanya pakaian yang buruk.” (and)

Dr. Jeff Gardner, Ph.D., memiliki latar belakang biologi dan mengajar serta meneliti di Regent University. Minatnya mencakup hubungan antara penggunaan media dan kesejahteraan fisik dan spiritual kita. Dia juga seorang backpacker yang rajin, saat tidak menulis, mengajar, atau bepergian, dia dapat ditemukan di suatu tempat di jalan setapak. Anda dapat menghubunginya di [email protected]

10 Fakta Tentang Trauma : Melihat Dari Dekat pada Masalah yang Kompleks

GREGORY JANTZ

Sebagai seorang optimis yang tak tersembuhkan, setiap hari saya menemukan banyak hal di dunia kita yang membuat kita tersenyum dan bahagia.

Sebagai seorang profesional kesehatan mental, setiap hari saya mengenali banyak hal di dunia kita yang menyebabkan orang sakit dan berisiko.

Banyak masalah yang melanda masyarakat kita membuat orang mengalami pengalaman traumatis, meskipun bukan karena kesalahan mereka sendiri. Nyatanya, hampir setiap orang akan menghadapi peristiwa traumatis entah pada saat tertentu maupun dalam bentuk tertentu.

Trauma terkadang terjadi dengan cara yang paling menyedihkan dan tidak dapat kita bayangkan, seperti penyerangan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, tawuran, atau penembakan di depan umum. Bentuk lain yang lebih umum tetapi tidak kalah menghancurkan yakni: kehilangan orang yang dicintai, perceraian yang tidak baik-baik, atau didiagnosis menderita penyakit yang mengancam jiwa.

Pandemi COVID-19 membawa trauma tak terduga bagi jutaan orang melalui penyakit yang berkepanjangan, kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba, krisis keuangan, kehilangan orang yang dicintai, atau kambuhnya penyalahgunaan zat. Sederhananya, pengalaman apa pun yang membuat seseorang sangat terluka dan merasa hancur di dalam dapat memiliki efek merugikan yang bertahan lama.

Selama 30 tahun terakhir, saya telah menangani berbagai macam masalah serius, termasuk kecanduan, depresi, kecemasan, gangguan makan, dan masalah hubungan. Ketika saya mendirikan klinik kesehatan dan perawatan mental pada 1984, saya tidak sepenuhnya memahami bahwa sebagian besar penyakit dan penderitaan yang dialami orang dapat ditelusuri kembali ke semacam trauma. Banyak orang menderita akibat trauma—termasuk depresi, kecemasan, kecanduan, serangan panik (panic attack), insomnia, dan keinginan bunuh diri—selama bertahun-tahun atau bahkan seumur hidup.

Fakta Kehidupan yang Sangat Umum

Banyaknya jumlah orang yang pernah mengalami satu atau lebih dari peristiwa traumatis ini dalam hidup mereka, sungguh sangat mencengangkan. Dengan menggunakan data tentang prevalensi gangguan stres pasca-trauma (PTSD) di Amerika sebagai panduan, sebuah gambaran yang gamblang muncul:

• Diperkirakan 70 persen orang dewasa di Amerika Serikat pernah mengalami peristiwa traumatis setidaknya sekali dalam hidup mereka, dan hingga 20 persen dari orang- orang ini terus berkembang menjadi PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma.

• Sekitar 8,7 persen dari semua orang dewasa AS—1 dari 13 orang—akan menderita PTSD selama hidup mereka.

• Diperkirakan satu dari sembilan wanita akan mengalami PTSD pada suatu waktu dalam hidup mereka. Wanita dua kali lebih mungkin menderita PTSD dibandingkan pria.

• Lebih dari dua pertiga anak dilaporkan mengalami setidaknya satu peristiwa traumatis dalam hidup mereka sebelum usia 16 tahun—dengan lebih dari 13 persen mengalami beberapa gejala stres pascatrauma.

Jika benar peristiwa traumatis adalah fakta kehidupan yang tidak menguntungkan, maka langkah bijak pertama yang perlu dilakukan untuk penyembuhan adalah dengan bertanya: Apa itu trauma dan bagaimana cara kerjanya? Saya telah menyusun daftar 10 ciri penting dari trauma yang akan menjelaskan segala tentang musuh ini dan apa yang dapat kita harapkan darinya saat kita berupaya melakukan penyembuhan.

1. Trauma Datang dalam Berbagai Bentuk dan Ukuran

Saat melakukan penelitian untuk buku saya “Triumph Over Trauma”, saya menemukan banyak definisi tentang apa arti Trauma. Salah satu yang paling dekat dengan topik adalah pernyataan dari National Council for Mental Wellbeing: “Trauma adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa apa pun yang dialami atau disaksikan oleh seseorang dan memiliki efek sosial, fisik, spiritual, atau psikologis yang bertahan lama.”

Saya fokus pada frasa “peristiwa apa pun”. Tidak ada definisi tunggal tentang apa yang dimaksud dengan trauma dan tidak ada serangkaian efek pasti yang dapat diprediksi pada kesehatan dan kesejahteraan. Kita memiliki parameter pribadi atas suatu peristiwa yang membuat diri kita traumatis—karena kita semua adalah individu berbeda yang dibentuk oleh kombinasi pengalaman masa lalu, kepribadian, sifat fisiologis, dan kondisi lain yang unik dari diri kita sendiri.

2. Semua Trauma bersifat Pribadi dan Sangat Terasa

Baru-baru ini, saya berbicara dengan seorang wanita berusia 81 tahun yang ditinggal mati anjing dachshund miliknya yang berusia 14 tahun. Telah menjanda selama 20 tahun, anjing ini telah menjadi pendamping dan penghiburnya selama bertahun-tahun. Menggambarkan kesedihannya, wanita ini menggunakan kata “traumatis”, dan tidak diragukan lagi kata itu memang tepat disematkan padanya.

Orang lain mungkin menganggap kehilangan hewan peliharaan sebagai hal yang menyedihkan tetapi tidak menghancurkan. Demikian pula, beberapa orang mungkin menganggap kehilangan pekerjaan sebagai “kemunduran”, sementara yang lain akan menganggapnya sebagai peristiwa traumatis. Intinya adalah tidak ada yang bisa memutuskan untuk orang lain apa yang traumatis atau tidak.

3. Korban Trauma Sering Merasa Malu

Ini adalah salah satu ironi trauma yang tragis: Mereka yang tidak bersalah menderita gejolak emosional, menciptakan banyak masalah terkait yang kemudian juga harus mereka tangani. Komponen penting penyembuhan adalah mengenali emosi tidak sehat yang bukan milik Anda dan menggantinya dengan emosi sehat yang memang milik Anda. Tidak semua perasaan malu, bersalah, atau menyesal dapat dibenarkan atau adil.

4. Trauma Bukan Tanda Kegagalan

Ini adalah fakta yang menyedihkan bahwa masyarakat kita tampaknya terobsesi dengan mencari-cari kesalahan. Lihatlah, misalnya, “suasana dan nada” dari konten media sosial. Saat postingan itu sendiri tidak menunjuk sesuatu atau menyalahkan seseorang, Anda dapat melihat komentar dari orang lain yang menulisnya. Ini telah menciptakan budaya pengawasan di mana kita melihat segala sesuatu yang terjadi di dunia dengan mata mikroskop untuk menemukan siapa yang salah.

Mengingat keterkondisian ini, ketika seseorang mengalami peristiwa traumatis, kita sering tidak menyadari betapa mudahnya menyampaikan asumsi halus bahwa – dengan cara tertentu – menganggap terjadi karena kesalahan mereka sendiri. Kerusakan terbesar terjadi ketika orang yang trauma mulai mempercayainya juga.

5. Waktu Sendiri Tidak Cukup untuk Menyembuhkan Stres Traumatis

Ungkapan seperti “waktu menyembuhkan semua luka” dan “berikanlah waktu” mungkin merupakan saran yang paling menyesatkan dan tidak membantu setelah Anda mengalami pengalaman traumatis. Memang benar beberapa orang memiliki cadangan ketahanan yang memungkinkan mereka bangkit kembali setelah masa pemulihan. Itu bisa dijelaskan oleh fakta bahwa setiap orang itu unik dan merespons trauma secara berbeda daripada “hanya” menyembuhkan melalui perjalanan waktu.

6. Trauma yang Tidak Terselesaikan Menimbulkan Trauma Lebih Lanjut

Banyak orang yang menderita akibat rasa sakit di masa lalu tidak mau atau tidak mampu mengatasi peristiwa traumatis awal dan karena itu dia tetap terjebak dalam pola perilaku dan tekanan emosional yang tidak sehat.

Orang yang selamat dari kecelakaan, bencana, pelecehan masa kanak-kanak, dan trauma lainnya sering mengalami gejala seumur hidup. Gejala-gejala ini berkisar dari kecemasan dan depresi hingga rasa sakit fisik yang tidak dapat dijelaskan, kelelahan, penyakit, dan perilaku yang membahayakan (penyalahgunaan zat, seks berisiko, aktivitas kriminal, dan sebagainya).

Trauma yang tidak segera diobati dan tidak ditangani sering akan mereplikasi dirinya sendiri menjadi sumber trauma baru.

7. Anda Tidak Dapat ‘Melalui Otot’ Stres Traumatis

Kemauan keras, tekad, dan ketabahan sangat memungkinkan membantu Anda mengambil langkah maju, tetapi tidak cukup untuk mengatasi kesusahan Anda. Itu karena trauma sangat memengaruhi Anda secara emosional, fisik, mental, dan spiritual. Beberapa orang secara keliru percaya bahwa tekanan trauma- tis akan “hilang” jika mereka terus menekannya. Berusaha menjadi kuat dan tabah adalah pengejaran yang berharga—tetapi tidak cukup untuk mencapai kesehatan yang langgeng.

8. Trauma Membentuk Kembali Hidup Anda—tetapi Bukanlah Akhir

Sudah umum bagi orang yang mengalami peristiwa traumatis, secara mental akan membagi hidup mereka menjadi “sebelum” dan “setelah” peristiwa. Itu wajar dan mungkin tidak dapat dihindari, karena trauma mengantarkan perubahan mendasar yang tidak boleh disangkal. Bahayanya terletak pada cara kita berpikir tentang “sesudah”.

Sejak awal, sangat sulit membayangkan kembali ke sesuatu yang menyerupai normal. Tetapi inilah mengapa mencari bantuan profesional sangatlah penting—agar ada seseorang di tim Anda yang dapat membuka ruang untuk rasa sakit Anda sambil dengan lembut mengarahkan Anda kembali ke kesehatan. Memang benar bahwa Anda tidak akan pernah menjadi orang yang sama seperti sebelumnya — tetapi juga sepenuhnya salah bahwa hidup Anda sekarang selamanya ditentukan oleh ketakutan, kemarahan, atau rasa malu yang tak berkesudahan.

9. Pemulihan Trauma Membutuhkan dan Membangun Ketahanan

The American Psychological Association (APA) mendefinisikan resiliensi sebagai “proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi kesulitan, trauma, tragedi, ancaman, atau sumber stres yang signifikan.” Dengan kata lain, itu adalah kemampuan untuk bangkit kembali ketika hidup menjatuhkan Anda.

Tidak benar bahwa beberapa orang dilahirkan dengan ketahanan dan yang lainnya tidak. Resiliensi merupakan kualitas yang dapat dimiliki dan dikembangkan oleh siapa saja. Catatan APA: “Sementara faktor-faktor tertentu mungkin membuat beberapa individu lebih tangguh daripada yang lain, ketahanan belum tentu merupakan sifat kepribadian yang hanya dimiliki beberapa orang. Sebaliknya, ketahanan melibatkan perilaku, pemikiran, dan tindakan yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh siapa pun.”

10. Penyembuhan Trauma Bisa Terjadi pada Siapa Saja

Kehancuran setelah peristiwa traumatis bukanlah tiket satu arah atau hukuman seumur hidup. Kita pasti diubah oleh trauma dan tidak pernah bisa membatalkan apa yang telah terjadi pada kita. Peristiwa itu akan menjadi bagian dari diri kita, seperti semua hal lain yang pernah kita alami. Tapi itu adalah kebohongan besar jika membayangkan diri kita seperti Humpty Dumpty yang terjatuh berkeping- keping di tanah, tanpa harapan menjadi utuh kembali.

Setiap penyintas trauma yang bersedia bekerja keras untuk penyembuhan dapat melanjutkan hidup mereka dengan menjalin hubungan baru, memiliki kedamaian batin, dan energi untuk mengejar impian mereka.

Gregory Jantz adalah pendiri dan direktur klinik kesehatan mental The Center: A Place of Hope di Edmonds, Wash. Dia adalah penulis “Triumph Over Trauma, Healing Depression for Life,” dan banyak buku lainnya.

Temukan Dr. Jantz di APlaceOfHope.com

Debi Preston Membaca Artikel Master Li Hongzhi : Panggilan dari Kehidupan Tingkat Tinggi

0

oleh Terri Wu, Shi Ping

Debi Preston, seorang warga Florida berusia 59 tahun telah melakukan banyak pekerjaan dan mengalami banyak liku-liku dalam hidupnya. Dia pernah bekerja sebagai perwakilan rumah sakit, sebagai pedagang perhiasan, sekarang dia adalah seorang manajer properti. Di masa lalu dia pernah kaya raya, tetapi sekarang dia menjadi orang biasa yang bekerja untuk menghasilkan uang.

Dia menganggap dirinya adalah seorang Kristen, tetapi dia tidak percaya pada “agama buatan manusia”. Dia adalah seorang pemikir independen. Ketika membaca Alkitab, dia akan bertanya : “Ini tafsiran siapa ?”

Namun ketika Debi Preston membaca “Mengapa Ada Umat Manusia“, pemahaman yang diperolehnya adalah artikel ini bukanlah “penjelasan”, tetapi “panggilan” dan “persyaratan” dari kehidupan tingkat tinggi.

“Sejati, Baik, Sabar” adalah “hal yang paling penting”

Ketika ditanya apa yang dia peroleh dari membaca artikel Master Li, Debi Preston mengatakan bahwa dia melihat prinsip-prinsip “Sejati, Baik, Sabar”.

“Hal favorit dan terpenting bagi saya adalah prinsip ‘Sejati, Baik, Sabar’ ” katanya. “Terutama setelah melihat apa yang terjadi hari ini, menyaksikan kejadian mengejutkan yang dialami banyak orang”.

“Anda dapat melihat mereka beremosi karena frustrasi, karena mereka hanya berfokus pada hal-hal yang harus mereka lakukan, seperti membeli bahan makanan, membeli bahan bakar, atau berurusan dengan sistem di sekolah, yang pada dasarnya juga tidak mudah bisa mereka lakukan. Maksud saya, waktu dan perhatian mereka hampir dihabiskan untuk berurusan dengan hal-hal ini, sehingga lupa dengan yang lebih terpenting yaitu kasih karunia Allah”.

Dengan mengutip kalimat dalam artikel tersebut Debi Preston mengatakan : “Karena tubuh manusia dapat melenyapkan karma di tengah penderitaan, dan pada saat yang sama di tengah kondisi tidak adanya prinsip yang lurus, jika dapat memegang teguh pada kebenaran yang diajarkan Tuhan, dan dapat mempertahankan kebajikan maka kehidupan itu akan memperoleh peningkatan”. Debi mengatakan bahwa dirinya melihat prinsip “Sejati, Baik, Sabar” dari artikel Master Li.

Debi Preston memahami bahwa “Sejati, Baik, Sabar” itu bukanlah slogan, tetapi gaya hidup yang dapat diikuti dan dipraktikkan oleh siapa saja, dan sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.

“Poin pemikiran dalam artikel ini adalah : kita berada di sini untuk tingkat kehidupan yang lebih tinggi, dan untuk mewujudkannya, itulah tujuan kita”, kata Debi Preston. Dari pengalaman hidupnya, dia memahami makna yang disampaikan oleh Master Li. “Bahkan saat Anda melewati masa-masa yang sangat sulit, Anda tetap harus mempertahankan keyakinan Anda kepada Tuhan, dan memiliki hati yang gembira. Artikel ini pada dasarnya memperkuat pemikiran saya tentang hal ini”, katanya.

Preston mengatakan bahwa apakah dia adalah seorang wanita kaya di masa lalu atau seorang pekerja kantoran yang sekarang masih perlu berjibaku demi mendapatkan uang untuk membayar sewa rumah, “Saya masih orang yang sama” karena dia masih orang yang baik hati.

“Kita memiliki setidaknya dua hal : iman dan integritas, yang tidak dapat dirampas oleh siapa pun”, kata Preston. Apa pun yang terjadi di dunia ini, tidak peduli seberapa buruknya, di hadapan semua kehancuran dan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, kita harus menjaga iman kita. Karena, semua tujuannya tak lain adalah masuk surga”.

Oleh sebab itu, “Saya pikir hal penting adalah kita harus melakukan apa yang benar menurut standar Tuhan. Jaga integritas dan iman kita, serta terus berusaha untuk menuju surga. Hanya itu yang benar-benar kita miliki”.

Panggilan dari Kehidupan Tingkat Tinggi

Preston adalah seorang yang beriman teguh kepada Tuhan, tetapi dia ingin menempuh “jalur yang langsung” menuju Nya.

“Saya seorang Kristen tetapi tidak menganggap agama buatan adalah apa yang benar-benar saya inginkan, tetapi agama buatan bukan yang saya inginkan. Saya tidak berpikir bahwa doa-doa saya membutuhkan perantara, saya akan menempuh jalur yang langsung, jadi saya tidak mengatakannya, kecuali melalui doa”.

Tuhan itu pemaaf dan penyayang, kata Preston, bukan sebagaimana “interpretasi mereka” yang disampaikan gereja kepada Anda. “Pada awal mula saya membaca Alkitab, yang timbul dalam pikiran saya adalah ‘siapa penafsirnya ?’ Yang mereka beritahukan kepada Anda adalah jangan melakukan hal ini, jangan melakukan hal itu, dan Tuhan akan melakukan ini dan itu untuk Anda”.

Debi Preston mengatakan bahwa artikel Master Li memberinya perasaan bahwa itu bukanlah sebuah “penjelasan”, tetapi panggilan langsung dari Kehidupan Tingkat Tinggi.

“Saya pikir ini sudah hampir tidak perlu diragukan lagi adalah panggilan dari Kehidupan Tingkat Tinggi, beliau dapat melihat Kehidupan Tingkat Tinggi, juga dapat mempraktikkan panggilan itu dan membantu membuka pikiran manusia”.

“Saya pikir artikel ini dapat menyadarkan banyak orang. Artikel ini harus menjadi peringatan kepada kita semua untuk benar-benar memahami hakikat kita ada di sini dan apa yang dapat kita berikan kepada alam semesta ketimbang cuma mengambilnya”, katanya.

Di akhir wawancara, Debi Preston tak lupa mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada media The Epoch Times.

“The Epoch Times memang luar biasa. Saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa bersyukurnya saya terhadap segala sesuatu yang telah dilakukan oleh segenap personil Epoch Times”. (sin)

Renminbi Menggantikan Dolar ? Ucapan Tiongkok Dibantah, Ucapan AS Juga Dibantah, Lalu Ucapan Siapa yang Diterima ?

Di masa yang penuh gejolak dan ketidakpastian, berita-berita mengejutkan akan terus muncul bahkan tersebar luas. 

Namun, maklumlah karena itu adalah sifat manusia, yang pada dasarnya ingin hidup di lingkungan yang stabil, berjalan di atas rel yang terprediksi arahnya, agar bisa hidup lebih nyaman, menghindari terjadinya hal-hal yang di luar dugaan, sehingga bebas dari kecemasan.

Namun kenyataannya dunia tidak damai, jalannya tidak selalu mulus. Di lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian ini, di saat menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, orang cenderung ingin menemukan suatu jawaban, Inilah alasan yang mendasari mengapa di era yang bergejolak justru rumor yang bertebaran ke mana-mana.

Banyak orang juga suka ikut-ikutan membuat pernyataan tegas dengan asumsinya sendiri, tetapi setelah itu sering terbukti bahwa pendapat mereka itu tidak masuk akal. Contoh semacam ini tidak sulit kita temukan.

Krisis moneter tahun 2008, The Fed melakukan pelonggaran kuantitatif, epidemi COVID-19, perubahan iklim dan lain sebagainya.

Beberapa waktu lalu, 2 bank di AS mengalami kepailitan, memicu kekhawatiran terhadap krisis keuangan, pasar cryptocurrency telah mengalami perombakan besar-besaran, dan dominasi dolar AS kembali dipertanyakan, rumor dolar AS bakal tidak laku acap kali terdengar sekarang.

Minggu ini, pembawa berita kabel bernama Fareed Zakaria merilis video berdurasi lima menit di platform media sosial pribadinya, memperingatkan pemirsa bahwa hegemoni dolar akan runtuh, dan era hegemoni dolar akan segera berakhir. Amerika Serikat akan berada dalam kekacauan.

Pandangan tersebut sedang menyebar di media sosial belakangan ini, tapi maaf, itu tidak benar. 

Salah satu alasan utama mengapa anggapan ini menjadi populer adalah akibat lonjakan penggunaan renminbi dalam perdagangan bilateral Tiongkok – Rusia. 

Menurut laporan Kantor Berita Rusia “Sputnik”, pada tahun 2022, yaitu tahun lalu, penggunaan renminbi dalam settlement atas total impor Rusia adalah 23%, sedangkan penggunaan renminbi dalam settlement atas total ekspor Rusia adalah 16%. Padahal di masa lalu, penggunaan renminbi dalam settlement atas total impor Rusia hanya 4%, malahan untuk settlement atas total ekspor Rusia lebih rendah lagi, yakni 0,4%.

Untuk meningkatkan status RMB dalam perdagangan internasional, pemerintah Beijing dan bank sentral beberapa negara telah membentuk mekanisme pertukaran mata uang antar mereka dengan tujuan adalah untuk memotong kompas terhadap dolar AS, sehingga dapat menggunakan mata uang antar mereka dalam transaksi perdagangan. Selain itu, Beijing juga bekerja sangat keras untuk mengembangkan infrastruktur pembayaran internasionalnya sendiri, yang bertujuan untuk menghindari sanksi sistem keuangan internasional, untuk berjaga-jaga jika Tiongkok terkena sanksi internasional karena menyerang Taiwan. 

Beijing masih sedang mencoba untuk meyakinkan negara penghasil minyak seperti Arab Saudi untuk menetapkan harga minyak dalam renminbi, mengusulkan penggantian petro-dolar dengan petro-renminbi. Inilah alasan mengapa Fareed Zakaria berpendapat bahwa dolar AS mulai tenggelam, renminbi mulai menonjol. Naif dan menyesatkan untuk mengatakan bahwa renminbi akan menggantikan dolar AS.

Adalah fakta bahwa lebih banyak renminbi yang digunakan dalam perdagangan bilateral antara Tiongkok dengan Rusia. tetapi bukan karena renminbi lebih populer di Rusia, itu karena Rusia tidak dapat memperoleh dolar AS secara bebas. Dalam hal ekonomi dan perdagangan, Rusia yang terkena sanksi semakin menjadi negara vasal Tiongkok. Penggunaan renminbi dalam transaksi perdagangan mereka memang meningkat. Namun ini tidak berarti renminbi semakin populer, menjadi mata uang cadangan banyak negara, apalagi renminbi adalah mata uang pengganti dolar AS.

Bagaimana negara-negara penerima pembayaran dengan renminbi menggunakan renminbi yang mereka miliki ? Jalan keluarnya hanya satu, yaitu menggunakannya untuk membeli komoditas Tiongkok. Ketika Xi Jinping berkunjung ke Arab Saudi pada akhir tahun lalu, Xi Jinping cuma memiliki satu permintaan, yaitu memohon Arab Saudi untuk menerima pembayaran pembelian minyaknya dengan mata uang renminbi. tetapi ditolak mentah-mentah oleh Arab Saudi.

Karena kebanyakan negara penghasil minyak telah mematok mata uang mereka terhadap dolar AS dan membutuhkan dolar AS sebagai cadangan devisanya. Jadi, petro-renminbi masih sebatas gagasan belaka.

Di saluran self-media Fareed Zakaria, pembawa acara CNN yang termasuk selebriti, dia mengatakan bahwa karena dominasi dolar AS, pemerintah federal AS mengalami defisit anggaran. sehingga utang pemerintah federal tak kunjung menurun. Maksudnya adalah karena dolar AS adalah mata uang yang dominan, selama AS mencetak uangnya, ia tidak takut kalau mata uangnya tidak laku, jika begitu ia bisa terus mencetaknya. Tampaknya seakan-akan pemerintah AS telah diuntungkan karena status mata uangnya. Namun, pernyataan semacam ini adalah memutar balikkan antara sebab dengan akibat.

Situasi sebenarnya adalah karena status mata uang dolar AS yang dominan, lebih dapat dipercaya, serta investor dapat membeli aset Amerika dengan relatif mudah, sehingga utang Amerika Serikat tetap tinggi tidak kunjung menurun, dan defisit pemerintah federal juga meningkat.

Negara seperti Tiongkok yang nilai output industrinya jauh lebih tinggi daripada permintaan pasar domestik, sehingga sejumlah besar output industrinya perlu diekspor ke pasar AS, menyebabkan surplus perdagangannya dengan AS menjadi sangat besar. Dan karenanya AS mengalami defisit perdagangan. Surplus Anda adalah defisit saya. Surplus di akun Anda adalah defisit di akun saya. Jika akun perdagangan itu harus diseimbangkan, bukankah Anda harus meminjam uang ? Meminjam dari Tiongkok, itulah sebab-akibat yang benar.

Jika renminbi ingin menggantikan kedudukan dolar AS, menggantikan dolar AS sebagai mata uang hegemonik, dua syarat berikut harus dipenuhi : Pertama, untuk mentolerir atau bahkan mendorong defisit perdagangan, agar mitra dagang dapat mengakumulasi renminbi, dan membuat mitra dagang mau membeli treasury bond renminbi. Tetapi karena ekonomi Tiongkok lepas landas dengan mengandalkan perdagangan luar negeri dan ekspor, jadi ekspor dan perdagangan luar negeri merupakan pilar bagi ekonomi Tiongkok, terutama surplus perdagangannya dengan negara maju, sudah luar biasa besarnya yang sulit diubah. Lagi pula Beijing juga tidak bersedia mengubahnya.

Kedua, yakni membiarkan modal bebas mengalir, mengizinkan renminbi keluar dan masuk negara secara bebas, dan nilai tukar renminbi ditentukan oleh pasar bukannya Beijing. Bisakah Tiongkok menyetujuinya ? Tidak mungkin. Sampai aliran modal tanpa kontrol, renminbi akan runtuh seperti bendungan yang jebol. Jika mengizinkan nilai tukar renminbi mengambang bebas sesuai pasar, maka renminbi akan terdepresiasi dengan cepat. Sistem perbankan milik negara Tiongkok akan runtuh.

Lingkungan keuangan Tiongkok saat ini dipertahankan oleh surplus devisa dan kontrol modal. Sedangkan negara mitra dagang dan pengusaha asing cuma menggunakan renminbi untuk menerbitkan faktur dan membayar komoditas yang dibeli dari Tiongkok, atau untuk membeli obligasi Tiongkok dalam denominasi renminbi. Hanya itu saja. Maka dapat dikatakan masih berjarak “ribuan kilometer” jauhnya dari target menjadi mata uang yang hegemoni.

Ada sebuah sistem penyelesaian dan platform informasi dalam perdagangan internasional yang didirikan pada tahun 1973. Nama lengkapnya adalah (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) atau yang disingkat SWIFT. ia adalah tempat untuk pertukaran informasi dan transaksi keuangan yang aman dan cepat antar lembaga keuangan di seluruh dunia. juga standar untuk pengiriman uang internasional, pembayaran lintas batas, transaksi valuta asing, dan pembiayaan perdagangan. Ia merupakan landasan sistem keuangan global saat ini.

Total pembayaran renminbi lewat SWIFT pada bulan Maret hanya menyita 2,2%, hampir sama dengan 2 tahun lalu. Sedangkan dolar AS menyita 41% dan Euro menyita 36% dari total pembayaran lewat SWIFT. 

Tiongkok juga mengembangkan sistem pembayarannya sendiri yang mirip dengan SWIFT. Jumlah bank yang berpartisipasi dalam sistem pembayaran ini hanya sepersepuluh dari SWIFT dengan total volume transaksi yang kurang dari 0,5% SWIFT. 

 Mau menjadi mata uang cadangan negara lain, apalagi menjadi mata uang hegemoni, Tiongkok harus memiliki keunggulan kelembagaan tertentu, seperti : kepercayaan, transparansi, prediktabilitas, supremasi hukum, administrasi yang sehat. tata kelola, dan likuiditas. Tiongkok tidak memiliki kualitas ini, tidak memenuhi persyaratan pasar modal. Sedangkan dolar AS memiliki semua kualitas ini. Tentu saja, bukan hanya dolar AS, pangsa dolar AS sebagai mata uang cadangan global telah turun dari 70% di masa lalu menjadi 60% saat ini. Penurunan itu terutama disebabkan karena substitusi oleh dolar Australia, dolar Kanada, won Korea Selatan, dan krona Swedia.

Renminbi hanya menyumbang 5% dari mata uang cadangan dunia. Sejak krisis keuangan tahun 2008, Tiongkok merasa dirinya sudah mampu untuk bersaing dengan AS, dan selalu berharap dunia untuk bersamanya menyingkirkan sistem mata uang yang didominasi dolar AS. Namun sejauh ini, belum ada tanda-tanda bahwa hal itu bisa terjadi, juga tidak akan terjadi di masa mendatang. (sin)

Ukraina: Lebih Banyak Suku Cadang Tiongkok Ditemukan di Persenjataan Rusia

Zhang Ting

Seorang penasihat senior di kantor presiden Ukraina mengatakan bahwa tentara Ukraina menemukan semakin banyak komponen Tiongkok dalam senjata yang digunakan oleh pasukan Rusia.

Vladyslav Vlasiuk adalah kepala staf presiden Ukraina dan memberi nasihat tentang kebijakan sanksi. Di antara “senjata yang ditemukan dari medan perang, kami terus menemukan perangkat elektronik yang berbeda,” kata Vlashuk kepada Reuters.

Dia mengatakan dalam panggilan video bahwa tren sekarang adalah bahwa dalam senjata daur ulang Rusia ini, semakin sedikit komponen buatan Barat dan lebih banyak komponen buatan Tiongkok.

Sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, negara-negara Barat  menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, termasuk melarang ekspor teknologi militer dan teknologi penggunaan ganda ke Rusia, seperti yang dapat digunakan pada peralatan listrik biasa dan microchip senjata.

Para ahli Ukraina telah mengumpulkan informasi dari medan perang bahwa komponen Tiongkok telah ditemukan dalam sistem navigasi drone Orlan Rusia (juga dikenal sebagai drone Sea Eagle). Drone tersebut sebelumnya menggunakan sistem Swiss.

Informasi tersebut dibagikan kepada Reuters oleh para ahli Ukraina.

Para ahli juga melaporkan bahwa komponen Tiongkok ditemukan dalam sistem pengendalian kebakaran tank Rusia, yang sebelumnya menggunakan komponen buatan Prancis.

Reuters tidak dapat memverifikasi informasi ini secara independen atau mengonfirmasi apakah komponen yang disebutkan dalam laporan intelijen itu dijual untuk tujuan non-militer atau oleh pihak ketiga ke Rusia.

Vlashuk mengatakan militer Ukraina menemukan banyak barang buatan Tiongkok yang berbeda.

Ditanya apakah perusahaan Tiongkok memasok komponen untuk perangkat keras militer Rusia, kantor juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya melakukan “kerja sama perdagangan normal” dengan semua negara, termasuk Rusia, atas dasar “kesetaraan dan saling menguntungkan.” Dalam hal ekspor militer, Tiongkok mengklaim selalu mengambil sikap hati-hati dan bertanggung jawab.

Mengenai komponen Tiongkok yang digunakan oleh militer Rusia, Vlaschuk mengatakan bahwa Ukraina dapat mengidentifikasi beberapa pabrikan atau pemasok Tiongkok dan membagikan informasi ini dengan sekutu Barat.

Dia mendaftarkan China Ordnance Industry Corporation (Norinco) sebagai salah satu pemasok, dan China Xinxing Guangzhou Import and Export Corporation sebagai pemasok lainnya. Namun dia tidak mengatakan bagian apa yang disediakan kedua perusahaan itu.

Seorang karyawan China Ordnance Industry Group yang menolak disebutkan namanya mengatakan perusahaan itu “tidak memasok Rusia dengan komponen untuk peralatan militer”.

Perusahaan Impor dan Ekspor Xinxing Guangzhou tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters; kementerian luar negeri Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pejabat Amerika Serikat memantau dengan cermat perkembangan tersebut, dengan fokus khusus pada apa yang disebut produk penggunaan ganda, seperti elektronik yang dapat digunakan dalam oven microwave serta rudal.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri mengatakan Amerika Serikat dan mitranya terus bekerja “untuk membatasi akses Rusia ke teknologi kritis yang dapat memicu kekejamannya di Ukraina.”

“Kami akan terus mengambil tindakan untuk melemahkan mesin perang Putin,” kata pejabat itu.

Amerika Serikat pada minggu ini memberlakukan sanksi terhadap lebih dari 120 entitas dan individu, lebih lanjut menindak gangguan Rusia ke Ukraina. Sanksi-sanksi ini juga menyasar dua perusahaan Tiongkok, Jinpai Technology (Hong Kong) Inc. dan Beijing He De Aerospace Technology Co.

Vlashuk  menyebutnya sebagai “pertempuran yang sedang berlangsung”, pertama untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, dan kemudian menutup celah yang membantu Rusia mengelak dari sanksi tersebut. (Hui)

Dokumen  AS yang Bocor : Komisi Militer Tiongkok Menyetujui Memasok Senjata Mematikan untuk Rusia

 Lin Yan

Di antara laporan intelijen Pentagon yang bocor, informasi sangat rahasia dari Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menunjukkan bahwa Beijing  menyetujui secara diam-diam memasok senjata mematikan ke Rusia .

Kebocoran materi militer AS yang dirahasiakan baru-baru ini di Internet mencakup sejumlah besar informasi tentang militer Ukraina dan Rusia, tetapi juga melibatkan penilaian dan analisis terhadap PKT dan negara-negara lain.

The Washington Post melaporkan pada Kamis (13 April) bahwa sebuah dokumen intelijen rahasia dari Kantor Direktur Intelijen Nasional AS (ODNI), tertanggal 23 Februari, mengatakan bahwa Komisi Militer Pusat Partai Komunis Tiongkok (CPC) telah menyetujui pendekatan bertahap terhadap “bantuan yang mematikan” untuk Rusia, dengan rencana untuk menyamarkan peralatan militer sebagai barang sipil dan ingin merahasiakannya.

Dokumen berjudul “Laporan Pengamatan” yang diproduksi oleh ODNI berjudul “Ringkasan Laporan Terkini dan Item Terpilih dari Sistem Intelijen” dan  ditandai sangat rahasia dengan peredaran terbatas.

Informasi yang berkaitan dengan China tercantum di bawah subjudul yang ditulis dengan huruf kapital semua: “Beijing Dilaporkan Mengizinkan Pengiriman Rahasia Bantuan Senjata Mematikan ke Rusia.”

ODNI tidak memberikan komentar.

The Washington Post mengatakan bahwa dokumen yang bocor tersebut memberikan bukti paling rinci hingga saat ini tentang apa yang menyebabkan pemerintahan Biden mengeluarkan serangkaian peringatan publik dan pribadi ke Beijing mulai akhir Februari, meminta Beijing untuk tidak memasok senjata ke Rusia.

Pejabat senior AS memperingatkan Beijing untuk tidak memasok senjata ke Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat  Anthony Blinken bertemu dengan Wang Yi, direktur Kantor Urusan Luar Negeri Partai Komunis Tiongkok, pada Konferensi Keamanan Munich di Jerman pada 19 Februari. Dalam wawancara berikutnya, Blinken mengatakan bahwa berdasarkan intelijen yang diperoleh, Amerika Serikat memperingatkan PKT untuk tidak membantu Rusia.

Dia mengatakan AS telah melihat Beijing memasok senjata tidak mematikan ke Rusia dan sekarang khawatir bahwa Beijing sedang mempertimbangkan bantuan mematikan.

Direktur CIA William Burns juga mengatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi CBS pada 26 Februari bahwa pemerintah AS yakin bahwa pimpinan Partai Komunis Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk memasok senjata mematikan ke Rusia, dan AS mengumumkan hal ini untuk mengintimidasi Beijing.

Informasi yang bocor ini juga menjadi bukti semakin dalamnya hubungan bilateral antara Tiongkok dan Rusia. Perang agresi Putin di Ukraina telah membuat Rusia semakin terisolasi, dan Beijing sekarang menjadi teman asing utama Moskow.

Kunjungan kenegaraan tiga hari  Xi Jinping ke Moskow pada Maret memperkuat hubungannya dengan Putin, tetapi dia belum sepenuhnya mendukung perang Putin di Ukraina, memposisikan dirinya sebagai pembawa damai yang potensial.

Namun, Xi Jinping tidak pernah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama lebih dari setahun sejak dimulainya perang.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan AS menyambut baik dialog setelah laporan media bahwa keduanya mungkin melakukan panggilan telepon setelah kunjungan Xi ke Rusia.

Namun, Xi Jinping sejauh ini belum berbicara dengan Zelensky.

PKT  berulang kali membantah tuduhan AS mengirim senjata ke Rusia, menekankan bahwa  tidak akan pernah menerima “paksaan atau tuduhan” dari AS, dan menuduh AS mengirimkan senjata dalam jumlah besar ke medan perang Ukraina.

Presiden AS Joe  Biden  berulang kali menekankan bahwa saat ini belum ada tanda-tanda Tiongkok memberikan bantuan militer kepada Rusia.

Dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Justin Trudeau pada 24 Maret, Biden mengatakan bahwa dia telah mendengar selama tiga bulan terakhir bahwa Beijing akan memberikan senjata kepada Rusia, tetapi hal ini belum terjadi, yang tidak berarti hal tersebut tidak akan terjadi di masa depan, tetapi sejauh ini belum terjadi. (Hui)

Tiongkok Menduduki Urutan Ketiga dalam 10 Besar Negara Asal Imigran ke Amerika Serikat

oleh Zhang Ting

Hasil sensus terbaru menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki jumlah penduduk imigran lebih banyak daripada negara mana pun di dunia. Jumlah imigran yang 45 juta orang merupakan 13,6% dari populasi AS. Meskipun persentase itu masih tidak jauh berbeda dengan angka seabad yang lampau, tetapi perubahan yang mencolok itu terjadi pada negara asal imigran, dan pertimbangan soal peluang setelah mereka tiba di Amerika Serikat.

Menurut CNN, orang Meksiko adalah kelompok imigran terbesar yang tinggal di Amerika Serikat. Imigrasi Meksiko menempati urutan teratas sejak 1980, demikian menurut analisis Lembaga Kebijakan Migrasi (Migration Policy Institute. MPI) yang non-partisan.

Jumlah total imigran Meksiko yang tinggal di Amerika Serikat telah menurun selama lebih dari satu dekade. Diperkirakan, jumlah imigran asal Meksiko yang tinggal di AS pada tahun 2021 hanya 10,7 juta jiwa, berkurang sekitar 1 juta dari satu dekade lalu.

Sementara itu, menurut MPI bahwa jumlah imigran dari negara lain (termasuk India dan Tiongkok) terus meningkat.

Tiongkok berada di urutan ketiga dari 10 besar negara asal imigran ke Amerika Serikat

Seorang ahli mengatakan kepada CNN tahun lalu bahwa orang dari berbagai belahan dunia pindah ke AS karena berbagai alasan, antara lain karena mencari peluang ekonomi, melarikan diri dari kekerasan, penganiayaan atau bencana iklim, juga karena ingin reuni dengan keluarga.

Menurut analisis MPI terhadap data sensus 2021, 10 besar negara asal imigran ke Amerika Serikat semuanya berada dari Amerika Latin dan Asia, yaitu Meksiko (10,7 juta), India (2,71 juta), Tiongkok (2,38 juta), Filipina (1,98 juta), El Salvador (1,42 juta), Vietnam (1,34 juta), Kuba (1,28 juta), Republik Dominika (1,26 juta), Guatemala (1,11 juta), Semenanjung Korea (Korea Selatan dan Korea Utara 1,01 juta).

Data tersebut mencakup imigran yang datang ke Amerika Serikat secara legal dan imigran tidak berdokumen yang tidak diizinkan untuk tinggal di Amerika Serikat.

Sebuah laporan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (Department of Homeland Security) memperkirakan, bahwa 6 negara teratas asal imigran yang datang ke AS dengan tidak dilengkapi dokumen adalah Meksiko, El Salvador, Guatemala, India, Honduras, dan Tiongkok.

Perkiraan terbaru dari Pew Research Center menunjukkan bahwa ada sekitar 10,5 juta imigran tanpa dokumen yang tinggal di Amerika Serikat. Ini berarti bahwa sebagian besar (77%) orang kelahiran asing yang tinggal di Amerika Serikat adalah legal.

Struktur imigrasi telah berubah selama beberapa dekade terakhir

Orang Meksiko tidak selalu menjadi kelompok imigran terbesar di Amerika Serikat. Pada tahun 1960, struktur imigrasi di Amerika Serikat sangat berbeda dengan sekarang. Kelompok imigran terbesar pada saat itu adalah orang Italia, kemudian diikuti oleh orang Jerman dan Kanada, demikian menurut MPI.

Mengapa perubahan besar itu bisa terjadi kemudian ? Itu karena Undang-undang Imigrasi yang disahkan oleh Kongres pada tahun 1924 mendukung imigran dari negara-negara Eropa utara dan barat dan mengecualikan orang Asia. Pada tahun 1965, Undang-Undang Keimigrasian dan Kewarganegaraan AS menciptakan sistem baru yang memprioritaskan imigran berketerampilan tinggi dan imigran yang sudah memiliki keluarga yang tinggal di Amerika Serikat. Ini membuka jalan bagi jutaan imigran non-Eropa untuk datang ke Amerika Serikat.

Tujuan akhir imigran asing setelah tiba di Amerika Serikat telah berubah

Tujuan akhir imigran asing setibanya di Amerika Serikat juga telah berubah secara signifikan selama beberapa dekade.

Kota-kota metropolitan besar seperti New York City, Chicago, dan Boston pernah menjadi gerbang utama imigran ke Amerika Serikat. Tetapi selama lebih dari satu dekade, wilayah AS yang lebih luas telah berfungsi sebagai pintu gerbang masuknya imigran yang jumlahnya terus bertambah.

Saat ini, negara bagian AS dengan imigran terbanyak adalah California, Texas, Florida, New York, dan New Jersey.

Selama bertahun-tahun, sebagian besar imigran tinggal di AS bagian timur laut dan barat tengah. Tapi kira-kira dua pertiga imigran sekarang tinggal di barat dan selatan, demikian menurut analisis baru dari Pew Research Center.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah populasi imigran dari beberapa negara bagian telah tumbuh lebih cepat daripada negara bagian yang lain. Seperti yang dicatat oleh studi Institut Bush, peluang kerja, ikatan keluarga, kebijakan ramah imigran dan perumahan yang terjangkau adalah faktor utama yang dipertimbangkan imigran ke negara bagian mana mereka ingin menetap. (sin)

Perang Saudara Meletus di Sudan, Sejumlah Warga Sipil Tewas Hingga Istana Presiden Diduduki Paramilter

oleh Yan Shu dan Ruili, reporter dari NTDTV

Organisasi paramiliter utama Sudan “Rapid Support Force” (RSF) dan pasukan pemerintah pada Sabtu (15 April) terlibat pertempuran sengit di ibu kota. Kini situasi politik Sudan jatuh ke dalam kekacauan lagi. Amerika Serikat dan banyak pihak internasional telah menyerukan gencatan senjata kepada kedua pihak.

Terjadi rentetan tembakan dan ledakan di Khartoum pada Sabtu. Pasukan Pendukung Cepat (RSF) terlibat dalam pertempuran sengit dengan pasukan reguler pemerintah.

Saksi melaporkan bentrokan di banyak daerah lain, termasuk kota Merowe di utara, dan kota El Fasher dan Nyala di wilayah Darfur. 

Dokter mengatakan sedikitnya tiga warga sipil tewas dalam bentrokan itu.

RSF mengatakan telah menduduki istana kepresidenan, kediaman KSAD, Bandara Internasional Khartoum dan bandara di kota Merowe. Namun militer membantah klaim itu, dengan mengatakan telah merebut lokasi-lokasi strategis.

Situasi di lapangan masih belum jelas.

Setelah kekuasaan 30 tahun diktator Sudan Bashir digulingkan pada tahun 2019, militer memerintah negara itu bersama-sama dengan pejabat sipil melalui dewan kedaulatan. RSF juga terlibat dalam penggulingan Bashir. Pemimpinnya, Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo menjabat sebagai wakil ketua Dewan Kedaulatan.

Pada tahun 2021, militer melancarkan kudeta lagi, dan Sudan jatuh ke dalam kekacauan. Sejak itu, Dagalo berselisih dengan pemerintahan militer.

Junta militer mencoba memasukkannya ke dalam tentara reguler, tetapi RSF enggan melepaskan komando saat ini.

Dagalo mengatakan serangan pada Sabtu merupakan serangan balik terhadap tentara reguler, yang menyerang RSF terlebih dahulu.

Analisis menunjukkan bahwa konfrontasi besar antara RSF dan tentara reguler dapat menjerumuskan Sudan ke dalam konflik yang luas.

Mantan Perdana Menteri Sudan Abdullah Hamdok menegaskan: “Pertempuran harus segera dihentikan, suara nalar harus menang, semua orang kalah, tidak ada kemenangan ketika dibangun di atas mayat rakyat kita”.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken juga men-tweet pada hari yang sama, mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang konflik tersebut.

“Kami mendesak semua peserta untuk segera menghentikan kekerasan, menghindari eskalasi atau mobilisasi kekuatan lebih lanjut, dan melanjutkan negosiasi untuk menyelesaikan masalah yang belum selesai,” katanya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa dan Uni Negara Afrika juga telah mendesak kedua pihak dalam konflik untuk mengakhiri permusuhan. (Hui)

Pemudik dan Kendaraan Mulai Ramai Menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera 

ETIndonesia- Kendati trafik penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera mulai alami peningkatan, arus mudik Lebaran dari Pelabuhan Merak, Banten terpantau ramai lancar pada Minggu (16/4) atau memasuki H-6 Lebaran.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, per data Minggu (16/4) pagi ini, tercatat total reservasi pada H-7 hingga H-1 dari Merak menuju Bakauheni sebanyak 28.536 kendaraan atau baru sekitar 20,67 persen, dimana reservasi tertinggi pada 19 April 2023 atau H-3 sebanyak 3.628 kendaraan atau sebanyak 18,40 persen. 

Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 15 April 2023 pukul 08.00 WIB hingga 16 April 2023 pukul 08.00 WIB) atau H-7, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 37 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 74.104 orang atau naik 72 % persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 43.126 orang. 

“Peningkatan dapat terlihat dari tren pemudik pejalan kaki yang alami peningkatan. Tercatat, jumlah pejalan kaki pada H-7 sebanyak 4.696 orang, atau naik 129 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 2.054 orang. Alhamdullilah, sebagian masyarakat sudah mulai melakukan mudik sejak awal, sehingga dapat menghindari antrian pada saat puncak arus,” ujar Shelvy dalam siaran pers ASDP. 

Lalu, realisasi kendaraan roda empat mencapai 9.305 unit atau naik 70% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.481 unit. Sedangkan truk logistik yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 2.676 unit atau naik 4% dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 2.564 unit. 

Adapun total seluruh kendaraan tercatat 16.492 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-7 atau naik 68% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 9.837 unit.

Tercatat, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-10 hingga H-7 tercatat 186.023 orang atau naik 16 % dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 160.809 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 45.347 unit atau naik 15 % persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 39.406 unit.

Dari pelabuhan Ciwandan, tercatat jumlah reservasi tiket roda dua rute Ciwandan – Bakauheni dari H-7 hingga H-1 sebanyak 16.875 unit atau baru sebesar 17,41 persen. Adapun reservasi tertinggi sebanyak 4.343 unit sepeda motor atau baru mencapai 18,29 persen pada 20 April 2023 atau H-2.

Untuk rute Ciwandan – Panjang yang dilayani KM Dobonsolo (Pelni) pada H-3 s/d H-2 dengan total 3 trip tercatat jumlah reservasi sebanyak 2.614 unit sepeda motor atau sebesar 69,71 persen dengan reservasi tertinggi pada 20 April 2023 atau H-2 sebanyak 1.444 unit sepeda motor atau sebesar 57,76 persen.

Dari pemberangkatan perdana pemudik motor via Pelabuhan Ciwandan pada Sabtu (15/4) dini hari hingga Minggu siang ini total produksi roda dua yang diangkut sebanyak 4.129 unit, dan truk logistik sebanyak 1.171 unit. Sehingga total jumlah kendaraan yang dilayani dari Ciwandan sebanyak 5.300 unit.

“Pantauan lapangan, trafik roda dua dan truk logistik via Pelabuhan Ciwandan masih ramai mengalir. Sejak dini hari, 8 kapal yang melayani dari Ciwandan, yakni KMP. Rishel, KMP. Raja Rakata, KMP. Trimas Fadhila, KM Mutiara Ferrindo 7, KMP. Athaya, KMP. Amadea dan KMP. ALS Elvina, dan KMP Kumala,” ujarnya.

Sebaliknya, data Posko Bakauheni pada H-7 (24 jam) tercatat realisasi total penumpang mencapai 38.608 orang atau naik 10% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.075 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda empat mencapai 4.360 unit atau naik 16% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.763 unit. Sedangkan truk logistik yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 2.276 unit atau turun 16% dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 2.703 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 7.550 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-7 atau naik 4% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.260 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mulai dari H-10 hingga H-7 tercatat 121.799 orang atau naik 5% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 115.820 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 27.958 unit atau naik 4% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 26.848 unit.

Melihat tren pergerakan kendaraan dan penumpang di lintasan tersibuk Merak – Bakauheni, pengguna jasa diwajibkan membeli tiket Lebaran mulai dari sekarang, karena tiket sudah dapat dipesan melalui aplikasi dan web Ferizy sejak H-60 sebelum keberangkatan.

“Bagi seluruh calon pemudik, ayo beli tiket dari sekarang, bisa lewat  aplikasi atau website Ferizy. Ingat, sudah tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, dan minimal H-1 keberangkatan sudah bertiket,” tutur Shelvy.

Demi kenyamanan para pemudik dimohon agar tidak membeli tiket di calo. Selain online, pemudik dapat membeli tiket di gerai retail seperti Alfamart, Indomaret, Agen BRILink, dan lainnya. Sementara, pembayaran tiketnya dapat dilakukan melalui cara transfer antarbank, e-wallet, gerai retail, internet banking, dan lainnya.

“Para pemudik diharapkan mengisi data diri untuk manifest dengan lengkap dan benar, jangan gunakan data diri orang lain. Pastikan data penumpang dan kendaraan tercatat, supaya terlindungi asuransi penyeberangan,” tutur Shelvy. (ASDP/asr)

Peserta Pameran Canton Fair Mengeluh : Hampir Tidak Ada Orang Asing yang Datang Berkunjung

0

oleh Xue Fei

Meski pemerintah Tiongkok mengklaim bahwa Canton Fair tahun ini yang dimulai pada 15 April dan digembar-gemborkan sebagai “jendela dan arah pemantauan penting bagi perdagangan luar negeri Tiongkok”, dan merupakan pameran dagang produk Tiongkok terbesar, dengan kepastian bahwa masuk venue tanpa antrian. Namun, para peserta pameran mengeluh karena hampir tidak ada orang asing yang datang berkunjung, semua pengunjungnya adalah warga lokal dan jumlahnya pun jauh lebih sedikit daripada Canton Fair masa lalu. 

Menurut laporan resmi Partai Komunis Tiongkok (PKT), Canton Fair atau China Import and Export Fair yang tahun ini merupakan penyelenggaraan kali ke-133 telah dibuka pada 15 April. Ini adalah pertama kalinya event ini diadakan secara online dan offline bersamaan setelah diadakan secara online selama 3 kali berturut-turut (lantaran COVID-19). Canton Fair kali ini khusus membuka ruang pameran baru seluas 100.000 meter persegi untuk menampung sekitar 35.000 perusahaan peserta pameran offline. Tahun ini, baik area pameran maupun jumlah pesertanya telah memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah Canton Fair.

Pejabat PKT mengumumkan bahwa pada hari pertama pembukaan (15 April), jumlah pengunjung mencapai 370.000 orang, termasuk 67.000 orang asing. Namun, beberapa video dan pesan yang disampaikan oleh peserta pameran Canton Fair menceritakan hal yang sangat  berbeda.

Sebuah video menunjukkan bahwa seorang peserta pameran yang memposting video rekaman gambar suasana dalam gedung Canton Fair menunjukkan bahwa meskipun ada antrian panjang yang tampak di luar gedung, tetapi aneh orang yang berada di dalam gedung pameran hanya sedikit.

Dengan kamera ponsel yang diarahkan kepada dirinya ia berkata : “Lihat saja bagaimana situasi antrian di luar sana ? Bukannya semua orang itu akan terserang udara panas. Aneh di dalam sini pengunjung tak seberapa orangnya, ulah penyelenggara ?! Lihat saja, semua orang (peserta pameran) sedang tidak berbuat apa-apa. Coba lihat, lihat koridor itu, yang sudah dibuka, mengapa para tamu (pengunjung) tidak masuk ke venue ?”

Video tersebut memicu diskusi hangat di Twitter, ada netizen berkomentar bahwa bukan karena pengunjung diblokir di luar, tetapi orang di luar itu hanyalah “orang sewaan”. “Yang mengantri di luar itu adalah agen-agen yang disewa penyelenggara. Mereka hanya bertugas mengantri dan tidak masuk ke venue. He he he …”

“Menyewa orang untuk berbaris dan berjalan di luar gedung, sehingga seluruh dunia dapat melihat betapa suksesnya pameran”. “Untuk menciptakan ilusi kesibukan-lah”. “Entah berapa banyak orang sewaan yang dipakai untuk merekam video promosi !”

Yang lain mengatakan bahwa pihak berwenang sengaja menciptakan efek kerumunan : “Ini memang sengaja, bergerombol di depan pintu masuk untuk menciptakan efek padat pengunjung ?” “Pada 15 April, panitia Canton Fair di Guangzhou secara terang-terangan berbohong dengan sengaja menciptakan efek keramaian untuk menipu 1,4 miliar orang Tiongkok dan orang-orang di dunia. Dalam beberapa hari ini, stasiun TV PKT pasti akan menggunakan hal ini untuk promosi konyolnya !”

Di video lain, seorang wanita mengatakan bahwa biaya sewa stand di pameran Canton Fair tahun ini sangat mahal, tetapi nama pengunjung terdaftar yang saya peroleh jumlahnya cuma segelintir, jauh lebih rendah dari jumlah tahun sebelumnya, jelas input dan outputnya tidak sebanding.

“Hari ini adalah hari pertama, tampaknya jumlah orang yang masuk venue masih tidak termasuk jelek, orang asing mungkin sekitar 10%, tetapi ini cuma secara pandangan mata lho, yang mungkin saja keliru”. Dia mengatakan bahwa stan pamerannya hari ini telah dikunjungi oleh 8 pengunjung Barat, tetapi anehnya mereka datang dan meninggalkan stan kami secara tergesa-gesa, dan tidak duduk untuk membicarakan hal-hal serius sebagaimana orang dalam bernegosiasi urusan bisnis.

“Dulu, hari pertama saya mengikuti pameran adalah yang tersibuk, saya bisa memperoleh sedikitnya 50 lembar kartu nama (pengunjung yang berminat). Namun, tahun ini saya kecewa karena biaya sewa stan Canton Fair kali ini sangat tinggi, tidak sebanding dengan input yang diharapkan. Saya meminta karyawan untuk mengamati rekan-rekan lainnya untuk mengetahui apakah itu diakibatkan oleh stan saya terlalu kecil dan kurang menarik sehingga hanya mengumpulkan 8 lembar kartu nama ? Namun setelah karyawan menanyakan rekan-rekan lainnya datang dengan melaporkan bahwa hasil yang mereka peroleh juga kurang menggembirakan”.

Menurut beberapa pemilik kios peserta pameran yang merilis video tersebut, biaya sewa kios yang membumbung sampai mencapai RMB. 158.000,- jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ada juga pemosting video dalam rekamannya mengatakan bahwa semua pengunjung pameran adalah warga sipil Tiongkok. Nyaris tidak terlihat ada orang asing.

Menurut catatan percakapan, ada orang melaporkan hasil pameran mengatakan bahwa hampir semua pengunjung adalah warga sipil Tiongkok, setidaknya 30% dari mereka berkunjung dari satu stan ke stan lainnya, biaya pameran RMB. 80.000,-, hari pertama pameran dengan 0 transaksi. Kartu nama yang diterima berjumlah total 20 lembar, padahal di masa lalu bisa mencapai di atas 100 lembar.

Dari rekaman gambar maupun percakapan diketahui bahwa sangat sedikit orang asing, terutama pengunjung dari Eropa dan Amerika Serikat yang datang di Canton Fair tahun ini. Paling-paling adalah pengunjung dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin. “Peserta pameran dan pembeli domestik merupakan mayoritas, menunjukkan fenomena tipikal yang menggambarkan antusiasnya peserta pameran tetapi cuma ditanggapi dengan acuh tak acuh oleh pangunjung”.

Komentar netizen : “Ada di mana para pengusaha asing ?” “Mana barisan orang-orang Barat ? Ini kan bukan perdagangan dalam negeri ?” “Mayoritas adalah peserta pameran, pihak yang menjual produk”, “Yang penting adalah jumlah pembeli, bukan jumlah penjual”.

Ada juga netizen yang mencibir dengan menuliskan : Mengapa para saudara yang berkulit hitam tidak berkunjung ? (sin)