Kesan dan Pesan Pengusaha AS Setelah Membaca Artikel : Peningkatan Melalui Latihan Spiritual Adalah Perjalanan yang Terindah

oleh Shi Ping

Pengusaha Amerika Serikat David J. Buckner merasakan hatinya bergema setelah membaca artikel Master Li Hongzhi berjudul “Mengapa Ada Umat Manusia”. Dalam suratnya, David mengungkapkan ketertarikannya pada konsep tentang menghapus karma negatif melalui penderitaan dan kesengsaraan yang dialami seseorang. Dengan demikian akan terjadi peningkatan spiritual. Dia mengatakan bahwa petunjuk Master Li itu menambah kekuatan mentalnya dalam menghadapi segala tantangan yang dialami dalam kehidupan.

Setelah membaca artikel Master Li, David J. Buckner memahami : “Agar seseorang dapat kembali ke surga, pertama-tama yang bersangkutan harus meningkatkan moralitas melalui latihan spiritual atau berkultivasi untuk menanggalkan nafsu keduniawian, mengikuti ‘hukum alam yang lebih tinggi’. Sesungguhnya manusia hidup di ‘tumpukan sampah kosmik’ yang terdiri dari debu dan tanah, yakni suatu tingkat yang termasuk rendah di keseluruhan tingkat selestial. Jadi kesulitan dalam hidup yang dialami oleh seseorang itu sebenarnya adalah kesempatan untuk melatih spiritual, agar yang bersangkutan bisa naik tingkat. Bagaimana sikap yang bersangkutan, apakah ia tetap bersikap positif di tengah kesulitan yang dihadapi itulah kuncinya.”

“Saya suka sekali dengan konsep tentang potensi akan bangkit saat seseorang menghadapi kesulitan”. Dalam suratnya ia menyebutkan : “Ketika Anda mampu tumbuh dalam situasi sulit, Anda akan memiliki kepribadian yang baik dan memenuhi syarat, proses pengurangan karma negatif juga terjadi pada saat yang sama. Itu adalah hal yang indah dan menginspirasi, saya benar-benar sudah merasakannya. Terkadang di saat mengalami kesedihan atau depresi, kita sering lupa melihat gambaran keseluruhannya, dan kita tidak ingat bahwa kita masih memiliki tujuan (keilahian).”

Karena kebanyakan orang hidup dalam tubuh yang pada akhirnya membusuk dan pikiran yang belum berbentuk, Buckner mengatakan : “Maka sebagian besar waktu kita habiskan dalam kekhawatiran atau ketakutan, sehingga orang menjadi ‘gila’ dengan segala cara yang bisa dibayangkan untuk membangun kesadaran diri, keserakahan, korupsi, dan ateisme yang tampaknya sudah ada di mana-mana dalam masyarakat modern ini.”

“Apa potensi hidup kita ? Apa misi dalam kehidupan kita ? Mengapa kita berada di dunia ini ? Apakah kelangsungan hidup hanyalah sebuah tragedi yang tak tertahankan ? Dalam dunia yang penuh dengan keributan dan kekacauan, kita dapat menemukan makna dan tujuan akhir dalam hidup menjadi keharusan. Nah, inilah tujuan yang ingin dicapai banyak orang sepanjang waktu.”

Buckner menemukan jawabannya di artikel ini. “Seperti yang disampaikan Master Li Hongzhi, tahap terakhir alam semesta telah tiba, kita sudah memasuki tahap ‘kepunahan’ saat ini. Kita hidup di dunia yang tidak bermoral karena kita berada di sini adalah untuk menebus dosa-dosa kita dan membayar karma negatif kita. Tapi kita tidak punya alasan untuk berputus asa, karena kita bisa menjalani proses ini dengan berbuat kebaikan, bersikap baik, melakukan perbuatan baik dengan hati yang tulus.”

“Seseorang harus menjaga pikiran baik dan tindakan tanpa pamrih altruistik. Apa yang dilakukan orang di kehidupan sebelumnya memiliki konsekuensi karma”. “Konsep lain dari artikel ini adalah bahwa alam semesta ini ‘adil’. Mereka yang berbuat baik akan dibalas dengan keberkahan, dan mereka yang berbuat jahat akan dibalas dengan keburukan.”

Buckner mengatakan bahwa artikel Master Li memberinya dukungan, semangat dan memahami alasan untuk hidup.

“Tujuan kami adalah untuk mengangkat jiwa kami ke tingkat yang lebih tinggi – sebuah konsep yang bagi saya bukan hanya sumber kekuatan, tetapi alasan untuk mendorong orang berpartisipasi dalam perjalanan akhir ini dengan mempraktikkan kebaikan, kesabaran, dan toleransi”.

Dia mengatakan : “Ini adalah perjalanan yang paling indah. Dari aspek dalam, ini adalah perjalanan menuju sublimasi jiwa, sedangkan dari aspek luar, ini adalah perjalanan menuju tempat yang dapat mengarah ke ruang tanpa bata.” (sin)

Benda Bulat Misterius yang Ditemukan di Pantai Jepang Menjadi Perhatian Masyarakat

0

 oleh Ren Hao

Hari Rabu 22 Februari, sebuah benda bulat misterius tiba-tiba muncul di sebuah pantai di Jepang, membuat bingung polisi dan para ahli mengenai dari mana asalnya benda tersebut dan apa pula gunanya.

Sebuah benda bulat berwarna coklat kekuning-kuningan dengan diameter 1,5 meter tiba-tiba muncul di pantai Enshuhama, Kota Hamamatsu, Jepang. Dugaan awal benda tersebut adalah terbuat dari besi, dan warna coklat kekuning-kuningan itu adalah karat.

Setelah mendapat laporan dari warga setempat, tidak ada satu pun dari semua pihak yang datang ke TKP tahu benda apa itu. Para ahli yang mungkin adalah penjinak bom mengenakan pakaian pelindung dan menggunakan sinar-X untuk melakukan pendeteksian.

Satu-satunya hal yang dapat dipastikan oleh mereka adalah bahwa benda bulat misterius itu kosong, tidak mengandung bahan peledak. Tampaknya tidak menjadi ancaman bagi manusia.

Seorang penduduk setempat mengatakan bahwa benda bulat itu sangat berat sehingga dia gagal menggerakkan sekali pun telah berusaha dengan sekuat tenaga.

Melihat adanya dua pegangan yang terdapat pada permukaan benda bulat besar itu, ada orang menebak bahwa benda tersebut mungkin adalah pelampung tambat yang digunakan untuk mengikat tali tambat kapal. Ada juga yang spekulasi bahwa itu mungkin adalah peralatan untuk spionase dari Korea Utara atau Tiongkok. Bahkan ada yang menduga bahwa benda itu adalah bagian dari piring terbang alien. (sin)

Biden Tiba di Polandia yang Diduga akan Membahas Soal Penempatan Militer AS

oleh Jin Shi

Setelah tinggal di Ukraina selama 6 jam, Presiden AS Joe Biden meneruskan perjalanan ke Polandia pada Senin (20 Februari) untuk membahas soal penguatan dukungan bagi Ukraina dan mengadakan diskusi dengan sekutunya NATO.

CBS melaporkan bahwa Presiden Joe Biden tiba di Polandia pada  Senin (20 Februari).

CBS mengutip laporan reporter yang mendampingi presiden memberitakan bahwa Biden dan rombongannya melakukan perjalanan dari Kiev ke Polandia dengan kereta api.

Rencananya, Biden akan bertemu dengan Presiden Polandia Andrzej Duda pada  Selasa.

Sejak pecahnya perang Rusia – Ukraina, Polandia terus berada di garis depan bantuan ke Ukraina. Selain menerima pengungsi Ukraina dalam jumlah besar, Polandia juga menjadi titik transit bagi negara-negara untuk membantu Ukraina dengan senjata dan perbekalan.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan pada  Senin bahwa kunjungan Biden ke Polandia sangat penting.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan : “Kunjungan presiden AS ke Polandia sangat penting bagi kami, karena Polandia, sebagai tetangga Ukraina, memainkan peran yang menentukan dalam mendukung pengiriman senjata ke Ukraina”.

Dunia luar menduga bahwa selama pertemuan dengan Biden, Presiden Polandia Andrzej Duda akan meminta Amerika Serikat untuk meningkatkan kehadiran militernya di Polandia dan menjadikannya permanen demi mempertahankan diri dari ancaman Rusia.

Saat ini ada sekitar 11.000 orang tentara AS yang ditempatkan di Polandia.

Selain itu, Biden juga diperkirakan akan bertemu dengan para pemimpin “Bucharest Group of Nine” di Polandia.

Bucharest Group of Nine mengacu pada 9 negara anggota NATO di Eropa Timur yang semuanya adalah negara sosialis selama Perang Dingin. (sin)

Puncak Infeksi Kedua akan Tiba? 2 Sekolah Dasar dan Menengah di Hangzhou, Tiongkok Ditutup karena COVID-19

Luo Tingting/Fan Ming

 Beberapa hari lalu, dua sekolah dasar dan menengah di Hangzhou kembali terjangkit COVID, dengan banyak orang yang terinfeksi dan beberapa kelas diliburkan, dan orang-orang khawatir apakah puncak kedua wabah akan tiba di Tiongkok.

2 Sekolah Dasar dan Menengah di Hangzhou meliburkan kelas setelah kasus COVID

Pada 19 Februari malam hari, sebuah pemberitahuan kepada orang tua siswa kelas 2 sekolah dasar di Distrik Xihu, Hangzhou, diedarkan di antara kelompok-kelompok orang tua siswa. Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa pada sore hari, 10 siswa di kelas tersebut mengalami demam, sakit tenggorokan,  gejala COVID dan semuanya dinyatakan positif. Untuk mencegah penyebaran wabah, kelas diliburkan selama empat hari dari  20 hingga 23 Februari, dan siswa yang tidak merasa sakit dan dinyatakan negatif kembali ke sekolah pada  24 Februari.

Pada hari yang sama, sebuah sekolah menengah di distrik Gongshu, Hangzhou, terdapat beberapa siswa yang memiliki gejala penyakit ini, yang sebagian besar belum pernah terinfeksi sebelumnya, dan berita ini menyebar di antara grup-grup orang tua murid.

Kasus COVID di sekolah dasar dan menengah membuat banyak orang tua khawatir: “Apakah akan ada gelombang baru infeksi coronavirus?

Pada 20 Februari, hastag pelajar di dua sekolah dasar dan menengah di Hangzhou dinyatakan positif COVID memuncaki daftar pencarian populer di Weibo, yang memicu kekhawatiran. Artikel yang diposting di Weibo tersebut memicu kekhawatiran. Netizen, “-menyamarkan rasa rendah diri‖, mengatakan, “Tidak nyaman menjadi positif, saya sudah batuk selama dua bulan dan saya takut terinfeksi lagi. Saya selalu merasa bahwa pernapasan tidak semulus dulu. Saya tidak tahu kapan bisa normal kembali.”

Akun dengan nama “Kucing yang tidak makan gula” menulis : “Konsekuensi dari seorang anak setelah positif juga sangat serius. Lindungi anak-anak dan jangan diabaikan.” 

Akun “Hari ini adalah awal yang baru 827″ menuliskan pesan :  “Saya masih batuk-batuk sejak tes positif pertama saya.”

Li Ye Wuwei menulis juga meninggal pesan :”Virus ini belum hilang, jadi kita tidak bisa menganggap enteng.”

Beberapa netizen mengatakan bahwa tidak hanya Hangzhou, tetapi juga sekolah dasar dan menengah di kota lain telah berulang kali ditemukan kasus COVID. Akun “wulibabyhhh” menulis: “Di daerah kecil kami di Jiangsu, beberapa sekolah dinyatakan positif, dan seluruh kelas diliburkan.”

Pakar: Fokus pada pemantauan galur mutan baru dan tingkat infeksi

Profesor Zeng Guang, mantan kepala ilmuwan epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok memperkirakan pada pertengahan Januari bahwa puncak kejadian penyakit di Tiongkok akan berlanjut selama dua hingga tiga bulan.

Zeng Guang mengatakan kepada media partai People’s Daily Health Client pada 19 Februari bahwa virus COVID-19 belum sepenuhnya hilang, tetapi baru memasuki “tahap penularan tingkat rendah” dan pengawasan masih perlu diperkuat dan orang-orang harus terus melakukan tindakan pencegahan.

Menurut informasi yang dikeluarkan oleh oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok pada  18 Februari, lebih dari 5.000 kasus infeksi baru masih dilaporkan setiap hari di seluruh negeri. Pada 16 Februari, terdapat 124.000 kunjungan rawat jalan ke klinik demam di seluruh negeri, dengan 20.000 pasien yang terinfeksi dirawat di rumah sakit, di mana 56 di antaranya mengalami sakit parah. Karena Partai Komunis Tiongkok menutup-nutupi penyakit ini, ada keraguan bahwa angka resmi mengenai jumlah infeksi mungkin  benar-benar dikurangi.

Selain itu, berita tersebut juga menyatakan bahwa dari 1 Desember 2022 hingga 16 Februari 2023, 15 kasus galur asli yang menjadi perhatian utama telah diidentifikasi di Tiongkok, termasuk satu XBB.1, satu XBB.1.5, satu BQ.1, lima BQ.1.1, satu BQ.1.1.17, empat BQ.1.2, dan dua BQ.1.8.

Zeng Guang memperingatkan bahwa “Kemunculan dan prevalensi strain baru yang bermutasi, apakah ada peningkatan tingkat infeksi dan pulih kembali, dan apakah strain baru telah diimpor dari luar negeri tetap menjadi fokus pengawasan kami.”

Partai Komunis Tiongkok mengklaim ‘kemenangan dalam perang melawan wabah’, yang memicu rentetan kritik

Setelah Tahun Baru, para pejabat mengklaim bahwa epidemi telah berakhir. Pada pertemuan Komite Tetap Politbiro Partai Komunis pada 16 Februari, pemimpin Partai Komunis Xi Jinping mengatakan bahwa Partai Komunis berhasil meraih “kemenangan yang menentukan dalam memerangi epidemi” selama tiga tahun terakhir, dengan mempertahankan angka kematian “pada tingkat terendah di dunia”, yang memicu rentetan kritik.

Zhang Hai, seorang korban wabah Wuhan, mengatakan kepada Epoch Times pada 16 Juni, “Saya sangat marah dengan upacara pengakuan semacam ini. Ini adalah serangan terang-terangan terhadap masyarakat umum. Ini juga menunjukkan pengabaian terhadap kehidupan orang-orang biasa. Ini bukan keajaiban, tapi kejahatan.

Menurut komentator masalah terkini, Tang Jingyuan, apa yang diklaim sebagai “tingkat kematian terendah di dunia” adalah kebohongan besar lainnya dari Partai Komunis Tiongkok. Ini hanyalah cara Partai Komunis Tiongkok untuk mengelak dari tanggung jawabnya atas hilangnya nyawa dan kehancuran ekonomi yang disebabkan oleh penutupan kota.”

Pada awal Desember tahun lalu, Tiongkok dilanda tsunami epidemi setelah Partai Komunis Tiongkok tidak siap untuk melepaskan kendali epidemi, dengan jumlah orang yang terinfeksi dan kematian yang melonjak, rumah sakit membludak, rumah duka diwarnai dengan orang-orang berbaris dalam antrean panjang, serta mayat-mayat yang menumpuk. 

Perawat Beijing: Banyak yang Meninggal dunia Akibat Gejala Sisa di Rumah Sakit

Terlepas dari klaim pihak berwenang bahwa gelombang pertama epidemi telah berlalu, beberapa informan telah mengungkapkan bahwa sejumlah besar pasien yang terinfeksi masih menderita akibat dampak gejala COVID di rumah sakit, dan banyak yang meninggal dunia karena kekurangan obat.

Pada  17 Februari, Liu, seorang perawat di sebuah rumah sakit di Beijing, mengatakan kepada New Tang Dynasty, “Masih banyak orang di rumah sakit yang  terinfeksi, dan mereka semua berada di rumah sakit dengan penyakit yang mendasarinya. Dia telah berada di rumah sakit untuk waktu yang lama, terhubung dengan oksigen dan diberi obat anti-inflamasi. Ini adalah situasi yang sangat umum di rumah sakit.

Ms Liu mengatakan bahwa dia memiliki saudara ipar di Shenzhen yang menderita paru-paru putih setelah positif COVID, dia diopname di rumah sakit selama 4 bulan dan meninggal dunia setelah pulang ke rumah.  “Sekarang setelah negatif, ada banyak gejala sisa, dan rumah sakit tidak memiliki obat untuk mengobati penyakit ini, dan belum ada penelitian kasus seperti ini.”

Sejumlah besar lansia meninggal dunia di Beijing sekitar Tahun Baru Imlek, yang mengakibatkan penurunan tajam dalam permintaan akan pengasuh. Liu, seperti banyak pengasuh lainnya, kehilangan pekerjaan dan kembali ke rumah. Baru-baru ini, dengan meningkatnya jumlah pasien yang menderita akibat COVID, mereka berbondong-bondong datang ke kota-kota besar untuk bekerja sebagai perawat di rumah sakit.

Dokter Tiongkok: Ada 16 jenis gejala sisa dari Coronavirus

Selain itu, seorang dokter Tiongkok daratan memposting video di media sosial yang mengatakan, “Masih ada sejumlah besar pasien dengan gejala yang berhubungan dengan Coronavirus di klinik, dan gejala  terus-menerus yang tidak boleh diabaikan.

Dokter daratan Sun Guojun mengungkapkan dalam video: “Jumlah gejala sisa dari Coronavirus telah meningkat dari 12 menjadi 16 macam, terutama gelombang pertama orang yang  pernah positif COVID telah menunjukkan berbagai gejala.”

Seorang  yang berprofesi di bidang medis di daratan Tiongkok berkata : “Akhir-akhir ini, saya semakin sering mendengar tentang kematian mendadak orang-orang yang belum terlalu tua. Jumlahnya semakin banyak, dan banyak di antara mereka yang ahli dalam pengobatan dan medis, tetapi ketika berita itu dirilis, penyebab kematian mereka sebagian besar dirahasiakan, sehingga menyisakan banyak ruang bagi orang-orang untuk memikirkannya.” (hui)

Berapa Lama Telur Bertahan di Dalam Freezer?

Madeline Buiano

Jika Anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, kemungkinan besar Anda mencoba menyimpan  makanan Anda selama mungkin. Namun, bukan berarti Anda harus menghindari membeli makanan favorit Anda hanya karena khawatir makanan tersebut akan cepat kedaluwarsa atau rusak. Sebaliknya, ini hanya berarti saatnya menjadi kreatif untuk mengetahui cara membuat makanan Anda bertahan lebih lama.

Semua orang mengetahui bahwa sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam keseharian. Dan, saat Anda bekerja dari rumah, Anda sebenarnya punya waktu untuk menyiapkan beberapa pilihan sarapan yang lezat. Tapi cara terbaik untuk memulai hari Anda adalah dengan telur – telur yang merupakan salah satu makanan sarapan paling ikonik  dan kaya akan protein.

Satu-satunya kekurangannya adalah sekotak telur memiliki masa simpan yang pendek… atau begitulah yang Anda pikirkan. Menurut Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, jika Anda memasukkan putih telur mentah dan kuning telur mentah ke dalam freezer, keduanya dapat bertahan hingga setahun.

Untuk membekukan telur, langkah pertama adalah memecahkannya dari cangkangnya. Kemudian,  mengocok telur hingga rata, tuangkan ke dalam wadah pembeku dan tutup rapat. Sebaiknya beri label pada wadah dengan tanggal penyimpanan dan berapa banyak telur yang dibekukan.

Dan begitulah – hari-hari ketika Anda berharap dapat membuat resep sarapan favorit di tempat tidur setiap hari tanpa harus pergi ke toko bahan makanan kini menjadi nyata. Sayangnya, FDA tidak merekomendasikan pembekuan telur rebus, tapi Anda memiliki waktu seminggu setelah memasak untuk menikmati telur yang Anda masak dan mewarnainya misalnya untuk Paskah, Ulang Tahun, dan sebagainya.

Sekarang Anda tahu hidup di dunia di mana kemungkinan telur tidak terbatas, cobalah untuk mengkombinasikan cara memasak telur atau menambahkan beberapa bahan tak terduga yang cocok dengan telur ke dalam menu sarapan Anda.

Entah Anda memilih untuk membeli telur cokelat atau telur putih, tidak dapat disangkal bahwa menu sarapan Anda akan berubah setelah Anda tahu bahwa telur dapat dibekukan. 

© 2020 Tribune Publishing; Didistribusikan oleh Tribune Content Agency, LLC

Pensiunan Kolonel : Kehidupan Adalah Kesempatan yang Diberikan oleh Tuhan

oleh Catherine Yang dan Shi Ping

Seorang warga Amerika Serikat pensiunan kolonel yang memeluk agama Kristen bernama Jim Smith kini berusia 78 tahun, ia menceritakan kesannya kepada “Epoch Times” setelah membaca artikel Master Li Hongzhi yang berjudul “Mengapa Ada Umat Manusia”. Artikel tersebut ia baca sampai 3 kali dan merekomendasikannya kepada istri dan teman-teman. Tak lama setelah itu mereka mendiskusikan artikel tersebut. Pasangan Jim Smith dan teman-teman menemukan adanya resonansi yang kuat antara ajaran dalam artikel dengan keyakinan mereka.

“Artikel ini sangat bagus, menunjukkan kepada kita bagaimana untuk meningkatkan diri sampai kita mencapai titik kehidupan kekal dan keselamatan”, kata Jim Smith dalam wawancaranya dengan Epoch Times beberapa hari yang lalu.

Artikel itu sangat penting, Tuhan memberi manusia kesempatan

Mr. Jim Smith adalah seorang Kristen, dibesarkan di Gereja Baptis Selatan, menjadi Katolik setelah menikah, dan punya iman yang kuat. Setelah membaca artikel Master Li dia merasa bahwa artikel ini sangat penting.

“Tentu saja, jika Anda membacanya, Anda dapat melihat seberapa baik beliau menulis, betapa bermaknanya, dan sangat bermanfaat bagi Anda. Apa lagi jika Anda mempraktekkan apa yang Anda baca dan yakini, maka itu benar-benar akan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Dia mengatakan : “Benar, menurut saya artikel ini sangat, sangat berarti, atau sangat membantu bagi siapa saja yang membacanya dan pasti terinspirasi olehnya”.

Smith dan istrinya percaya sepenuhnya pada pembahasan dalam artikel tersebut, termasuk reinkarnasi dan takdir antar manusia.

“Ketika saya membaca artikel itu, saya menemukan ada begitu banyak hal di dalamnya yang dijelaskan dengan sangat masuk akal dan mampu mencerminkan keyakinan kami. Dia (istri Jim Smith) juga membaca artikel itu, lalu kami berdiskusi : Kami sangat setuju dengan konten dari artikel itu sehingga dapat dikatakan bahwa apa yang beliau katakan adalah yang paling dekat dengan perasaan kita yang sebenarnya.”

Pasangan Smith bertemu di pesta Malam Tahun Baru pada tahun 1974, ketika itu mereka berdua sama-sama merasakan sepertinya pernah bertemu sebelumnya.

“Anda mungkin pernah mendengarnya, tetapi saya yakin sekali bahwa ketika Anda bertemu dengan orang yang tepat (jodoh), seolah-olah ‘bel akan berbunyi’ untuk kita”. Jim mengatakan : “Saat saya memintanya untuk berdansa, terasa seperti kita sebelumnya sudah lebih dari 100 kali dansa bersama”.

“Sejak saat itu, kami berdua seperti telah lama saling mengenal, dan sepanjang tahun berikutnya, perasaan itu semakin kuat”, kata Smith, yang melangsungkan pernikahan pada akhir tahun 1975.

Smith mengatakan, dirinya percaya bahwa kehidupan manusia bukanlah semata sebuah kebetulan, tetapi adalah kesempatan yang diberikan oleh Pencipta. Dia mengatakan bahwa artikel Master Li selain menegaskan juga semakin memperkuat keyakinannya.

Dia dan istrinya menemukan dari artikel tersebut bahwa ada orang-orang di dunia yang tampaknya telah mencapai jenjang kemurnian yang cukup tinggi dan lebih siap.

“Tuhan memberi kita kesempatan untuk kembali dan memperbaiki kesalahan kita, untuk memurnikan diri kita sendiri, untuk mempraktekkan apa yang DIA ajarkan kepada kita,  menjadi orang seperti yang DIA inginkan, untuk melakukan apa yang DIA ingin kita lakukan. Sampai suatu tempat : kita telah mengalami transformasi, cukup religius, dan siap masuk surga,” tuturnya.

Perkuat Imanmu, jadilah orang yang lebih baik agar masuk surga

Jim Smith mengatakan : “Kami sangat percaya kepada Tuhan, dan kami juga percaya pada apa yang dikatakan dalam artikel itu : Kami hidup di bumi ini adalah untuk menjadi orang yang lebih baik, untuk melakukan perbuatan baik, sampai kami mendapatkan jalan ke surga”. “Jika Anda belum siap, Anda tidak bisa mencapai sana. Seperti yang dikatakan dalam artikel itu bahwa Anda terpaksa harus bertanggung jawab atas kesalahan Anda, kami telah melakukan hal-hal yang harus kami pertanggungjawabkan, kami telah melaluinya”.

“Artikel ini memperkuat keyakinan saya, memang benar, memperkuat keyakinan saya, bisa juga dibilang telah membangun keyakinan saya, artikel ini sangat bagus, sampai saya membacanya tiga kali, kemudian saya membagikannya dengan beberapa teman”, katanya. “Tak lama setelah itu kami mengadakan tukar pendapat dengan mereka, yang semua orang mengakui bahwa artikel ini berbicara tentang apa yang kita semua yakini. Sungguh sangat bagus artikel tersebut”.

Suatu hari setelah membaca artikel, antara sadar dan tidak Jim Smith bermimpi yang sangat jelas masih teringat, bahwa dirinya melihat seutas “tali kehidupan”. Jika dia melakukan sesuatu kesalahan, maka tali tersebut menjadi licin seperti dilumasi oli yang membuatnya sulit dipegang sampai terjatuh. Namun, ketika dia menjaga imannya dan memperkuat kepercayaan kepada Tuhan, maka dirinya tidak perlu meraih tali itu dengan tangannya, tetapi tali itu yang melilit tangannya kemudian menarik badannya ke atas”.

“Anda mungkin jatuh tergelincir dari ‘tali kehidupan’ menuju surga ini, tetapi Anda juga dapat mempertahankan keyakinan Anda yang benar dan mengikuti ‘tali kehidupan ini untuk menuju kehidupan kekal,” pungkas Jim Smith. (sin)

Ribuan Perusahaan Chip Tiongkok Bangkrut di Tahun 2022 Menyusul Sanksi AS

0

Alex Wu

Para pakar mengatakan Kebangkrutan massal di industri semikonduktor Tiongkok melonjak pada tahun 2022, dipicu oleh sanksi AS dan kemerosotan ekonomi Tiongkok, yang akan menyulitkan sektor chip Tiongkok untuk bangkit kembali.

Sebanyak 5.746 perusahaan chip Tiongkok dicabut pendaftarannya pada tahun 2022, meningkat 68 persen dari 3.420 pada tahun sebelumnya, menurut laporan media Tiongkok Titanium Media App pada 16 Februari. Artinya, rata-rata ada sekitar 15 perusahaan chip yang tutup setiap harinya.

Alasan penutupan termasuk operator tidak berpengalaman yang bergabung dengan bisnis semikonduktor secara terburu-buru dan, setelah merasa tidak menguntungkan, menutup pintu mereka, menurut analisis yang diterbitkan pada 17 Februari oleh Chip Language, sebuah situs web yang berfokus pada industri semikonduktor di Tiongkok. Kontrol ekspor AS terhadap semikonduktor Tiongkok juga berdampak signifikan terhadap kinerja dan kepercayaan diri perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Yangtze Memory, produsen memori flash terkemuka di Tiongkok, mengurangi volume produksinya dan berencana mem-PHK 10 persen karyawannya dua bulan setelah dimasukkan ke dalam “daftar entitas” kontrol ekspor Washington pada Desember. Rencana pembangunan pabrik baru di Wuhan juga telah ditangguhkan.

AS Memperketat Kontrol Ekspor

Liu Pei-chen, direktur Database Ekonomi Industri dari Institut Penelitian Ekonomi Taiwan, mengatakan kepada The Epoch Times pada 18 Februari bahwa alasan utama kebangkrutan besar-besaran perusahaan chip Tiongkok adalah perang teknologi AS-Tiongkok. Berbagai kontrol ekspor Amerika Serikat terhadap semikonduktor Tiongkok terus diperketat tahun lalu. Bahkan jika perusahaan-perusahaan Tiongkok mendapatkan subsidi dari pemerintah, operasional mereka secara keseluruhan akan ditutup.

Partai Komunis Tiongkok sudah terlibat dalam pencurian teknologi selama bertahun-tahun. Pada 9 Agustus 2022, Presiden Joe Biden secara resmi menandatangani CHIPS dan Science Act 2022. Selain mempromosikan pengembangan industri semikonduktor dalam negeri, undang-undang ini menetapkan bahwa perusahaan chip yang menerima subsidi dari pemerintah AS tidak akan diizinkan untuk berinvestasi dalam industri semikonduktor di Tiongkok.

Pada 7 Oktober 2022, Departemen Perdagangan AS mengumumkan serangkaian langkah pengendalian ekspor chip, termasuk bahwa perusahaan AS dilarang mengekspor chip canggih dan peralatan manufaktur terkait ke Tiongkok kecuali jika mereka mendapatkan izin pemerintah; chip yang diproduksi di negara lain yang menggunakan teknologi AS juga tunduk pada peraturan ini. Selain itu, tenaga teknis Amerika dilarang mengembangkan dan memproduksi chip canggih di Tiongkok.

Liu mengatakan kepada The Epoch Times bahwa hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih relatif tegang, dan kontrol Amerika Serikat atas semikonduktor Tiongkok akan terus meningkat di masa mendatang. Negara-negara lain juga menghadapi masalah dalam memilih sisi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Jika perusahaan chip Tiongkok ingin mencari sumber daya di luar negeri, apakah itu kerja sama dalam hal talenta atau teknologi, mereka akan menghadapi kesulitan.

Henry Wu, seorang ekonom di Taiwan, mengatakan kepada The Epoch Times pada 18 Februari bahwa karena semua teknologi utama chip berada di luar daratan Tiongkok, Tiongkok belum membangun sistem industrinya sendiri untuk memproduksinya.

Wu mengatakan bahwa proses produksi seluruh industri semikonduktor dibagi menjadi banyak tahap, setiap tahap memiliki negara berbeda yang memiliki keunggulan utama, tetapi tidak ada yang dapat memimpin seluruh proses kecuali perusahaan AS. Tidak ada cara bagi Tiongkok untuk menerobos situasi ini.

Ia menjelaskan : “Di bawah situasi persaingan ini, Tiongkok harus bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk meningkatkan hubungan Tiongkok-AS sebelum dapat mengembangkan industri semikonduktornya. Namun Xi Jinping sekarang sedang berperang melawan Amerika Serikat dan ingin bersaing untuk mendominasi dunia, jadi, tentu saja, Amerika Serikat menghalangi perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam pengembangan semikonduktor.”

Kemerosotan Ekonomi

Liu mengatakan bahwa alasan kedua dari kebangkrutan massal di industri chip Tiongkok adalah penurunan ekonomi Tiongkok.

“Tahun lalu, Tiongkok terus menerapkan kontrol ” Nol-COVID “, termasuk lockdown. Selain mempengaruhi sisi produksi, yang lebih signifikan, hal tersebut berdampak negatif besar pada sisi demand, termasuk PC consumer electronics dan smartphone. Kinerja ekonomi secara keseluruhan tahun lalu relatif buruk, jadi kami melihat bahwa tahun lalu tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya sekitar 3 persen.”

Ning Haiphong dan Luo Ya berkontribusi dalam laporan ini.

Indeks Kargo Peti Kemas Tiongkok Anjlok Lima Bulan Berturut-turut Akibat Ekspor Melemah

0

Pelabuhan-pelabuhan dipadati kontainer kosong dan pabrik-pabrik bangkrut karena berkurangnya order perdagangan luar negeri

 Kathleen Li dan Lynn Xu

The China Container Freight Index (CCFI) atau Indeks Kargo Kontainer Tiongkok dilaporkan anjlok di Januari setelah merosot di empat bulan sebelumnya, mengindikasikan penurunan secara keseluruhan pada tarif angkutan internasional di pelabuhan-pelabuhan Tiongkok, perdagangan ekspor yang lesu, dan krisis saat perusahaan-perusahaan perdagangan luar negeri Tiongkok menghadapi kemunduran bisnis atau bahkan gulung tikar karena sepinya pesanan.

Pada 13 Februari, Pelabuhan Peti Kemas merilis CCFI untuk Januari, yang menunjukkan penurunan 11,2 persen year-over-year (YoY) dalam indeks komposit, di antaranya indeks untuk rute Eropa turun 16,7 persen, dan rute Barat AS dan Timur AS masing-masing turun 7,8 persen dan 9,8 persen.

Ini adalah penurunan month-over-month (MoM) berturut-turut sejak CCFI merosot di semua rute pada September lalu, diikuti oleh sebulan berikutnya (Oktober 2022) yang mengalami penurunan 24,8 persen YoY dalam indeks pengiriman komposit, penurunan terbesar dalam lima bulan terakhir.

CCFI adalah indikator kompleks dari tarif angkutan laut dari pelabuhan peti kemas Tiongkok ke 12 rute pengiriman di seluruh dunia, yang secara kasar mencerminkan status ekspor Tiongkok.

Kontainer Menganggur yang Menumpuk

Kementerian Transportasi Tiongkok merilis data pelabuhan pada  Januari yang menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan throughput kargo di pelabuhan-pelabuhan Tiongkok turun 1,9% pada  Desember lalu YoY.

Namun, kenyataannya lebih buruk dari angka resmi tersebut, dengan banyak pelabuhan di Tiongkok yang sudah menumpuk lebih banyak peti kemas kosong.

Pada awal Desember lalu, jumlah peti kemas kosong di Pelabuhan Nansha, di kota Guangzhou selatan, meningkat secara dramatis, melebihi 90 persen dari jumlah peti kemas yang ditimbun di dermaga, rekor tertinggi sejak Maret 2020, selama tahap awal wabah COVID-19 di Tiongkok.

Kemudian pada awal Januari, Pelabuhan Yantian di kota Shenzhen selatan terlihat kontainer kosong menumpuk setinggi enam hingga tujuh lantai – sesuatu yang tidak pernah terlihat dalam 29 tahun sejak pelabuhan mulai beroperasi, menurut laporan 4 Januari dari media pemerintah China National Shipping.

Kelesuan besar dalam perdagangan luar negeri saat ini dimanifestasikan dalam melemahnya permintaan eksternal dan berkurangnya order, dibandingkan dengan tahun lalu yang disebabkan oleh rantai pasokan yang terputus dan ketidakmampuan untuk memenuhi kontrak. “Ini adalah perubahan yang penting,” kata Li Xingqian, direktur jenderal departemen perdagangan luar negeri di Kementerian Perdagangan, pada sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Dewan Negara pada 2 Februari.

Prospek Ekspor

Menurut Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur untuk Januari yang diterbitkan oleh U.S. Bureau of Labor Statistics atau Biro Statistik Tenaga Kerja AS, indeks order ekspor baru naik ke 46,1, sedikit lebih tinggi daripada 44,2 pada Desember lalu.

Namun, angka ini lebih rendah dari 46,7 di bulan November lalu, kata Li Songyun, seorang ekonom yang telah lama mengamati perekonomian Tiongkok, dan menambahkan bahwa “angka ini masih di bawah 50-nilai ambang batas yang memisahkan kontraksi dan ekspansi-yang berarti bahwa order-order ekspor baru bergerak ke periode kontraksi.”

Mengenai tren ekspor Tiongkok, Li mengatakan kepada The Epoch Times pada 17 Februari bahwa “meskipun ekspor secara keseluruhan tumbuh pesat selama dua tahun terakhir, tingkat pertumbuhan mulai menurun month by month, setelah mencapai puncaknya pada Juli tahun lalu dan menjadi negatif pada  Oktober, dan penurunannya semakin memburuk.”

Sebuah laporan terbaru dari Institut Ekonomi Akademi Ilmu Sosial Tiongkok memprediksi bahwa pertumbuhan ekspor negara ini akan berbalik negatif tahun ini, demikian lapor media ofisial The Paper pada 4 Februari.

Li percaya bahwa penurunan ekspor akan tetap sama tahun ini, mencatat bahwa ekspor Tiongkok

Migrasi Keluar dari Lini Manufaktur

Li Songyun menuturkan, Tiongkok kehilangan statusnya sebagai pabrik dunia,  merupakan salah satu faktor yang menyebabkan lesunya ekspor, dan juga fakta yang cenderung dihindari oleh Partai Komunis Tiongkok  (PKT). 

Dalam satu atau dua tahun terakhir, rantai pasokan manufaktur bergerak keluar, dan pergerakannya kini semakin melesat. 

Eksodus manufaktur dapat disalahkan pada langkah-langkah anti-epidemi PKT yang ekstrem dan pemadaman listrik yang mengganggu rantai pasokan industri, serta meningkatnya konfrontasi AS-Tiongkok serta meningkatnya risiko geopolitik di Selat Taiwan.

Contoh yang paling mencolok, menurut Li, adalah penarikan rantai pasokan Apple, yang diwakili oleh Foxconn Taiwan, perakit iPhone terbesar di dunia. “Faktanya, sebagian besar pesanan ekspor daratan Tiongkok berasal dari perusahaan-perusahaan Taiwan, dan penarikan diri mereka pasti akan berdampak besar pada ekspor Tiongkok.”

Berkurangnya Order

Sejak 2022, sejumlah besar perusahaan perdagangan luar negeri Tiongkok sudah berada dalam posisi untuk menanggung beban akibat penurunan order secara drastis. 

Quanzhou, yang terletak di pantai tenggara Provinsi Fujian, adalah salah satu dari 100 kota teratas di Tiongkok untuk perdagangan luar negeri. Asosiasi produsen peralatan lokal mengatakan bahwa mereka menggelar pertemuan mobilisasi pada Agustus 2022 yang bertujuan untuk “merebut order dari luar negeri” dan telah mengorganisir delegasi untuk menghadiri pameran di luar negeri untuk mendapatkan order pada September, November, dan Januari ini.

Media keuangan ofisial Tiongkok, Yicai, melaporkan pada 27 Januari bahwa sektor-sektor seperti alat-alat kebugaran, produk outdoor, dan masker di Quanzhou, Xiamen, dan Zhangzhou-semua kota di Provinsi Fujian-menderita kerugian besar karena gelombang penundaan shipment dan order yang terbengkalai di paruh pertama tahun 2022 yang menyebabkan ketidakseimbangan input bahan mentah yang berlebihan dan penumpukan inventaris.

Kebangkrutan Perusahaan

Terus menurunnya ekspor Tiongkok, dan bagi banyak perusahaan perdagangan luar negeri milik swasta, dapat menjadi rintangan besar yang akan menentukan apakah mereka dapat bertahan atau tidak.

Zhaofeng Knitting Garment Co, Ltd, misalnya, adalah salah satu korbannya. Perusahaan ini baru-baru ini bangkrut setelah lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam bisnis perdagangan luar negeri. Pada 8 Februari, sebuah video yang menunjukkan para pekerja yang menuntut gaji mereka di luar perusahaan beredar di internet, memberikan gambaran suram tentang perdagangan ekspor yang berujung pada kebangkrutan perusahaan Tiongkok.

Salah satu perusahaan wol yang terkenal dengan jangkauan dan kekuatannya di Tiongkok Selatan, Zhaofeng Knitting Garment didirikan pada tahun 2002 di kota Dalang, pesisir kota Dongguan, yang terkenal dengan produk wolnya. Perusahaan ini memiliki area pabrik seluas 15.000 meter persegi  dan lebih dari 300 karyawan.

Biden Kunjungan Mendadak ke Kiev dan Menjanjikan Bantuan Militer Putaran Baru untuk Ukraina

 oleh Li Yan

Pada Senin (20 Februari) Presiden AS Joe Biden melakukan kunjungan mendadak ke Kiev untuk menyatakan dukungan kuat AS kepada Ukraina. Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung selama setahun, Moskow melancarkan serangan besar-besaran ke front bagian timur Ukraina

Biden bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksiy dan ibu negara Olena Zelenska di istana kepresidenan Ukraina di Kiev pada Senin.

Ketika Biden berkunjung ke Kiev suara sirine terdengar di seluruh ibu kota, tetapi tidak ada laporan tentang serangan rudal atau serangan udara Rusia.

Zelensky mengatakan bahwa selama kunjungan Biden keduanya telah membahas masalah senjata jarak jauh. Gedung Putih mengatakan Biden akan mengumumkan lebih banyak sanksi terhadap Rusia dan lebih banyak dukungan militer untuk Ukraina.

Saat Biden berada di ibu kota Ukraina untuk melakukan kunjungan kenegaraan, Presiden Rusia Vladimir Putin hendak menyampaikan pidato penting pada Selasa (21 Februari). Setahun lalu (24 Februari 2022) Putin meluncurkan invasi militer ke Ukraina, sehingga diperkirakan ia akan memberikan pidato yang menjelaskan soal target yang akan dicapai pada tahun kedua perang.

Reuters melaporkan bahwa peringatan satu tahun perang Rusia – Ukraina lebih dari sekadar simbolis. Barat melihat ini sebagai dorongan bagi Rusia untuk mencoba memenangkan perang sebelum ulang tahun pertama. Selama Serangan Musim Dingin, Moskow telah mengirim ribuan orang wajib militer dan tentara bayaran ke medan perang di Ukraina.

Namun dalam beberapa minggu terakhir, Rusia hanya memperoleh sedikit keuntungan dari perang paritnya di Front Timur.

AS menjanjikan lebih banyak dukungan

Biden mengatakan bahwa kedatangannya ke Kiev saat ini untuk menegaskan kembali dukungan “tak tergoyahkan” Amerika Serikat untuk Ukraina. Selama kunjungan bersejarah ini, dia mengumumkan bantuan militer putaran baru senilai USD. 500 juta kepada Ukraina, serta memberlakukan sanksi babak baru terhadap Rusia.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Biden menegaskan : “Saat dunia bersiap untuk memperingati satu tahun invasi brutal Rusia ke Ukraina, saya bertemu dengan Presiden Zelensky di Kiev hari ini untuk menegaskan kembali komitmen teguh kami terhadap demokrasi, kedaulatan, dan integritas wilayah Ukraina.”

“Ketika Putin meluncurkan invasinya hampir setahun yang lalu, dia mengira Ukraina lemah dan Barat juga kurang kompak. Dia berpikir dia bisa mengalahkan kita. tetapi dia salah besar”.

Dalam pidato bersama dengan Volodymyr Zelensky, Biden mengatakan bahwa bantuan putaran baru untuk Ukraina akan mencakup lebih banyak peralatan militer, termasuk amunisi artileri, lebih banyak lembing, dan howitzer.

Zelensky mengatakan dia dan Biden telah membicarakan tentang “senjata jarak jauh yang, jika sebelumnya belum dipasok ke Ukraina, mungkin sekarang dapat dikirim (untuk Ukraina)”.

Biden selain memberikan konfirmasi tentang sumbangan peralatan militer lain ke Ukraina, ia juga mengatakan bahwa akhir pekan ini pemerintahannya “akan mengumumkan sanksi tambahan terhadap para elit dan perusahaan yang berusaha menghindari atau mendukung mesin perang Rusia”.

Dalam pidatonya, Biden menyinggung soal ketahanan Ukraina saat perang memasuki tahun kedua. “Satu tahun kemudian, Kiev bangkit, Ukraina bangkit. Demokrasi pun bangkit”, katanya.

Zelensky telah berulang kali mengundang Biden berkunjung ke Ukraina

CNN melaporkan bahwa beberapa bulan lalu, Zelensky telah mengundang Biden untuk mengunjungi Kiev, dan dia yakin bahwa penting bagi para pemimpin AS untuk mengamati secara cermat situasi Ukraina.

Zelensky berkata pada 15 Februari : “Anda tahu, kami telah mengundang presiden (AS). Saya pikir jika memiliki kesempatan, beliau akan dengan senang hati mengunjungi Ukraina. Ini akan menjadi sinyal dukungan penting bagi negara kita”.

Zelensky melakukan perjalanan ke Washington pada bulan Desember tahun lalu untuk bertemu dengan Biden di Oval Office dan berpidato di Sidang Bersama Kongres AS. Ini adalah perjalanan pertama Zelensky ke luar negeri sejak meletusnya perang Rusia – Ukraina.

Baru minggu lalu, Zelensky mengatakan bahwa undangannya kepada Biden untuk mengunjungi Ukraina masih efektif.

Akhir pekan ini, Biden berencana untuk mengunjungi Polandia. (sin)

Sebuah Mobil Sedan Terekam Menabrak Pembatas Tengah Jembatan Layang Hingga Hancur, Terbalik dan Terbakar

0

NTD

Pada 19 Februari, sebuah mobil sedan menabrak pembatas tengah jembatan layang di pusat kota Shanghai menyebabkan pengemudinya meninggal seketika.

Dari rekaman video yang diposting di Internet menunjukkan bahwa sebuah mobil sedan pribadi berwarna putih yang berjalan dengan kecepatan tinggi menabrak pembatas bagian tengah jembatan layang di Kota Shanghai, menyebabkan mobil terpental, terbalik, lalu jatuh ke bawah jembatan dan terbakar. 

Pada 19 Februari, Kantor Keamanan Publik Cabang Pudong, Shanghai mengeluarkan pemberitahuan yang menyebutkan bahwa pada pukul 08:41 hari itu, terjadi kecelakaan lalu lintas di belokan bawah Jalan Jinke bagian lingkaran dalam Pusat Kota Shanghai. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa kecelakaan menimpa sebuah mobil sedan putih yang melaju dengan kecepatan tinggi lalu menabrak bagian tengah jalur pembatas jembatan layang, mungkin karena human error, sehingga mobil tersebut terguling, terbakar dan jatuh ke bawah jembatan. Sopir tewas seketika. Saat ini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Reporter media daratan Tiongkok yang tiba di TKP sekitar pukul 10 pagi menyebutkan bahwa dirinya melihat ada pekerja yang sedang melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Terlihat di bagian kanan pagar jembatan jebol akibat hantaman mobil dan bekas hangus, dan di atas tanah masih terlihat ada bekas air dari pemadaman api, juga puing-puing dari mobil yang hancur di bertebaran di sisi jalur sepeda dan trotoar, udara pun masih dipenuhi bau terbakar.

Netizen daratan Tiongkok mengatakan : “Beruntung tidak ada orang lain yang menjadi korban”. “Diduga mungkin pengemudinya kurang konsentrasi ! Mengerikan sekali”. “Apakah itu karena pengemudinya kelelahan ? Kecepatannya sangat tinggi ?”. “Gagal mengendalikan ….. istilah ini sudah kurang populer dalam 2 tahun terakhir ini. Meskipun sudah menjadi kebiasaan berita melaporkan penyebab kecelakaan yang belum diketahui penyebabnya dengan alasan rem blong.” (sin)

Kemenlu AS Menanggapi Kematian Tragis Pang Xun dalam LP di Tiongkok : Minta Tanggung Jawab PKT

 oleh Ke Tingting

Pang Xun, seorang praktisi Falun Gong berusia 30 tahun dan pembawa acara Radio Sichuan meninggal dunia dalam penjara akibat perlakuan brutal para sipir Partai Komunis Tiongkok (PKT). Kementerian Luar Negeri AS menuntut PKT untuk bertanggung jawab terhadap insiden, dan Ketua Himpunan Falun Dafa New York, Yi Rong meminta rezim PKT untuk segera menghentikan penganiayaan.

Pria berusia 30 tahun yang ceria, yang merupakan pembawa acara Stasiun Radio Sichuan ditangkap secara ilegal oleh polisi PKT dan pukuli sampai meninggal dunia dalam penjara karena berlatih menjadi orang baik dengan mengikuti prinsip “Sejati, Baik, Sabar” yang diajarkan Falun Gong.

Terdengar dalam rekaman video suara : “Pang Xun, tahukah bahwa ibu mencintai dirimu, ibu akan menuntut klarifikasi untuk kepentingan dirimu !”

Video online menunjukkan seorang pemuda terlihat sudut mulutnya berdarah dan sekujur tubuhnya penuh dengan luka dibaringkan dalam kantong mayat berwarna hitam.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut membenarkan bahwa korban adalah pemuda bernama Pang Xun, sarjana lulusan Universitas Komunikasi Tiongkok tahun 2010 yang ditangkap secara ilegal oleh polisi PKT dan dijatuhi hukuman pada 27 Juli 2020 karena menempelkan selebaran berisikan klarifikasi fakta yang berhubungan dengan Falun Gong. Dia ditahan di Penjara Jiazhou, Provinsi Sichuan dan dianiaya hingga meninggal pada 2 Desember tahun lalu.

Pada Rabu (15 Februari), Kementerian Luar Negeri AS dalam memberikan tanggapan kepada media mengenai “kasus Pang Xun” ini menyebutkan : Sejumlah besar bukti menunjukkan bahwa pemerintah komunis Tiongkok masih terus menindas dan menganiaya kelompok Falun Gong, hingga setiap tahunnya ada ribuan praktisi Falun Gong menghadapi penahanan, pelecehan dan penyiksaan karena menjalankan keyakinan mereka.

Pada saat yang sama, Kementerian Luar Negeri AS selain meminta pemerintah Tiongkok untuk segera menghentikan pelecehan dan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong, membebaskan mereka yang masih ditahan dalam penjara karena keyakinan mereka, dan menunjukkan keberadaan praktisi yang selama ini hilang, juga akan terus mempertimbangkan penggunaan semua sarana yang dimiliki untuk mempromosikan akuntabilitas bagi para pejabat PKT di Tiongkok dan tempat lain yang harus bertanggung jawab terhadap perbuatan melanggar hak asasi manusia.

Yi Rong, Ketua Himpunan Falun Dafa New York, mengatakan kepada New Tang Dynasty TV bahwa “kasus Pang Xun” adalah puncak gunung es dari penganiayaan terhadap ribuan praktisi Falun Gong di Tiongkok. Dia untuk kesekian kalinya meminta rezim PKT untuk menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong.

“Segera menghentikan penganiayaan brutal terhadap praktisi Falun Gong di Tiongkok, segera membebaskan semua praktisi Falun Gong yang dipenjara karena keyakinan mereka pada ‘Sejati, Baik, Sabar’. Saya berharap semua pejabat partai, pemerintah, dan militer dari Partai Komunis Tiongkok dapat memperlakukan praktisi Falun Gong dengan baik, dengan tulus bertobat demi menebus dosa atas perbuatan salah yang lalu,” ujar Yi Rong.

“Kasus Pang Xun” telah menarik perhatian para warganet. Di antara mereka ada yang meninggalkan pesan : “Hanya iblislah yang dapat menggunakan cara yang begitu brutal terhadap orang baik”. “Saya berempati dengan ibunda dari Pang Xun yang memiliki dua orang anak”. “Partai Komunis yang jahat paling takut rakyatnya beriman, ingin menggunakan kekerasan untuk mengubah pemikiran orang. Demi mempertahankan kediktatoran, mereka tidak segan-segan menghancurkan setiap kehidupan. Rakyat Tiongkok sangat menyedihkan”. (sin)

Berkat Integrasi Militer Sipil di RRT, Investasi Industri AI Jadi Sasaran Boikot AS

Reporter Departemen Tematik The Epoch Times Zhang Wan

Setelah semikonduktor, industri teknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligent) RRT telah menjadi bidang yang disoroti oleh Gedung Putih. Baru-baru ini wadah pemikir AS (Amerika Serikat) merilis laporan, mengungkap perkembangan bidang AI di RRT yang memanfaatkan investasi AS, dan mengusulkan kepada pembuat kebijakan AS agar mengambil tindakan, menghentikan modal tersebut mengalir ke industri AI – RRT. Karena strategi yang disebut “integrasi militer dan sipil” oleh Beijing itu telah membuat teknologi AI dipasok untuk digunakan oleh pihak militer.

Center for Security and Emerging Technology (CSET) bulan ini merilis laporan yang menunjukkan, sejak 2015 hingga 2021, peneliti telah mendapati sebanyak 1.239 perusahaan AI di RRT telah meraup dana sebesar USD 110 Milyar ( 1.671 triliun rupiah, kurs per 12/02) dari 2.299 transaksi investasi yang dilakukan pada 36 negara.

Di antaranya, sebanyak 401 transaksi melibatkan 167 orang investor AS, yang telah menginvestasikan USD 40,2 Milyar ( 611 triliun rupiah) pada 251 perusahaan AI di RRT, atau sekitar 37% dari seluruh dana yang berhasil dikumpulkan oleh seluruh perusahaan AI milik RRT pada periode yang sama.

Laporan itu menyebutkan, dalam transaksi para investor AS tersebut, sekitar 91% di antaranya ditempatkan pada tahap awal invetasi modal ventura (VC). Padahal tahap awal investasi VC ini sering kali memberikan manfaat tak berwujud di luar modal, termasuk mendapat bimbingan dan pelatihan, meningkatkan popularitas dan relasi. Oleh sebab itu, laporan menilai, investasi AS terhadap teknologi Beijing (terutama AI) patut untuk disoroti dan ditelusuri lebih lanjut.

Pada 27 Januari lalu, situs berita Politico memuat artikel yang mengatakan, Gedung Putih sedang mempertimbangkan sebuah perintah eksekutif, melarang seluruh investasi AS terhadap sebagian bidang teknologi tinggi RRT, termasuk AI, komputasi quantum, 5G, dan semi konduktor canggih.

Ketua Komisi Urusan Diplomatik DPR AS yakni Michael McCaul yang turut serta dalam pembahasan tersebut mengatakan kepada Politico, sasaran Gedung Putih adalah melarang investasi pada perusahaan AI di RRT dan segala perusahaan RRT yang bergerak di bidang internet atau sektor terkaitnya. Oktober tahun lalu AS merilis satu titik berat pada perintah kendali semi konduktor, yaitu menghentikan perkembangan AI Beijing secara menyeluruh. Strategi konkritnya antara lain: memutus ekspor cip AI teknologi canggih ke RRT untuk menghentikan industri AI RRT; mencegah Beijing menggunakan peranti lunak perancang cip bikinan AS untuk menghadang PKT (Partai Komunis Tiongkok) merancang cip AI di dalam negerinya; lewat pembatasan ekspor peralatan canggih menghentikan RRT memproduksi cip canggih.

Cip jaringan internet yang digunakan pada pusat data untuk melatih dan mengoperasikan model AI ukuran besar atau digunakan pada instalasi super komputer adalah titik berat larangan ekspor AS kali ini. Cip jenis ini harus memiliki kemampuan pemrosesan paralel yang sangat kuat (di atas 300 Mbps), dan kecepatan interkoneksi yang super cepat (di atas 600 Gbps). Di seluruh dunia hanya perusahaan AS yakni Nvidia dan AMD serta segelintir perusahaan yang mampu menyediakan cip jenis ini.

Sedangkan laporan terbaru CSET mengusulkan pemerintah AS mengambil tindakan, memutus lebih lanjut investasi AS terhadap industri AI – RRT. Rekomendasi laporannya adalah:

1. Melakukan audit keamanan terhadap setiap potensi investasi ke luar negeri atau menetapkan sasaran kebijakan yang jelas sistemnya. 

2. Merancang suatu proyek uji coba, dan mengumpulkan data investasi AS terhadap RRT. Merevisi persyaratan pengungkapan terhadap dana AS, serta persyaratan pengungkapan terhadap perusahaan AS yang telah berinvestasi pada perusahaan RRT, khususnya pada industri kritis terkait keamanan nasional.

3. Mengusulkan pada Kementerian Keuangan AS untuk melakukan kerjasama lintas departemen, memperluas dan merevisi ruang lingkup daftar perusahaan RRT yang terlibat dalam industri militer, sasarannya termasuk perusahaan swasta RRT yang mampu menyerap investasi VC, serta departemen kritis yang berperan penting dalam keamanan nasional serta pertahanan dan logistik.

4. Membentuk suatu mekanisme, mencegah AS berinvestasi pada perusahaan RRT yang ada dalam daftar entitas di Kemendag AS. Hal ini mungkin dibutuhkan divestasi aset pada perusahaan RRT yang ada dalam daftar entitas, serta membatasi investasi mendatang terhadap entitas yang terdaftar.

Industri AI PKT Adalah Sasaran Baru AS

Dikeluarkannya laporan CSET bertepatan dengan diperluasnya sanksi peralatan semi konduktor AS terhadap PKT setelah Jepang dan Belanda juga ikut bergabung. Faktanya, industri AI – RRT adalah sasaran penumpasan yang potensial bagi pemerintah AS setelah semi konduktor.

Pada 7 Oktober tahun lalu, Kemendag AS telah mengeluarkan kebijakan pengawasan ekspor semi konduktor terbaru, yang membatasi cip canggih berikut peralatan produksinya diperoleh rezim RRT.

Dua puluh hari kemudian, dalam kegiatan yang diadakan pada Center for a New American Security, saat ditanya wartawan apakah pemerintahan Biden berencana memberlakukan pengawasan ekspor teknologi sistem informasi quantum, komputasi AI dan bioteknologi, Wakil Menteri Kemendag yang bertanggung jawab atas masalah industri dan keamanan yakni Alan Estevez menyatakan, semua ini memang benar merupakan bidang teknik yang disoroti oleh Gedung Putih.

Estevez menyatakan, kebijakan pengawasan ekspor semi konduktor terbaru hanya sebagian dari evaluasi yang tengah dilakukan oleh Kemendag AS. Tidak hanya semi konduktor, ia menilai tindak lanjutan pemerintah AS akan memberlakukan pengawasan ekspor di bidang yang kemungkinan akan dimanfaatkan oleh PKT untuk mengancam keamanan AS dan sekutunya. Ia menegaskan, menerapkan langkah-langkah pengendalian ini adalah demi keamanan nasional AS.

Strategi “Integrasi Militer – Sipil” RRT Membantu Militer Dapatkan Teknologi AI

Di Tiongkok, teknologi AI tak hanya digunakan secara luas untuk mengawasi warga dan juga tokoh oposisi, di saat yang sama juga banyak digunakan oleh PKT untuk meningkatkan peralatan militernya. Perintah pengawasan ekspor semikonduktor oleh pemerintah AS pada Oktober tahun lalu, telah menempuh jalan melarang penjualan cip canggih berikut peralatan produksinya kepada militer Beijing maupun entitas sipilnya, karena taktik “militer & sipil bersatu” PKT dapat membuat teknologi AI komersil yang terbaik diserahkan pada pihak militer, menyebabkan sanksi AS sebelumnya menjadi tidak efektif lagi. Pihak militer RRT juga memanfaatkan perusahan bodong untuk secara tidak langsung membeli dan terhindar dari pembatasan ekspor AS.

Pada Februari 2022 lalu CSET mengemukakan dalam laporan lainnya bahwa pihaknya telah memeriksa lebih dari 343 kontrak pembelian peralatan AI yang terkait dengan pihak militer RRT, dan ditemukan pihak militer Beijing telah mengalihkan AI tersebut ke dalam program mekanis militer, untuk mengembangkan berbagai jenis sistem tempur elektronik. Laporan menyebutkan, sejak 2009 pihak militer Beijing telah mulai mengembangkan sistem tempur laut dan udara yang pintar dan otomatis. Catatan kontrak pembelian menunjukkan, badan usaha pertahanan RRT telah membeli produk komersil dengan dibantu oleh forum pembelian publik yang dinamakan “Drone Internet”.

Di saat bersamaan CSET mendapati, militer RRT telah mendanai penelitian aviasi otomatis, serta membeli modul pemroses data dan pengacau “pintar” untuk pesawat nirawak. Seperti China Academy of Science (CAS) dan Shenyang Intelligence Autonomous (SIA) didanai oleh pemerintah untuk meneliti mobil pintar. Tahun 2020, kedua akademi tersebut telah memperoleh kontrak pembuatan “sistem anti tabrakan pintar 3D” bagi China Aviation Science Company (CASC, BUMN milik RRT) dan juga kontrak pembuatan “pesawat terbang pintar otomatis” bagi Angkatan Udara PLA (People’s Liberation Army Air Force atau PLAAF) RRT.

Disamping itu, CSET juga menemukan bahwa di antara kontrak pembelian peralatan AI bagi militer RRT itu, seperlima di antaranya adalah peralatan seputar intelijen, pemantauan, dan pelacakan (ISR).

Misalnya, kesatuan pendukung strategis (PLASSF) militer RRT pada 2020 lalu telah menandatangani kontrak pembelian peralatan terkait sistem pelacakan satelit dengan China Aviation Science Company (CASC). Selain itu, PLASSF juga menandatangani kesepakatan pengembangan pendeteksian informasi ruang geografis dan sistem analisis pintar dengan Uxsino Software Co. Beijing. Laporan mengemukakan, militer RRT juga sedang mengembangkan peranti simulasi taktik militer yang berbasis AI. Contohnya, suatu perusahaan Tiongkok yang bernama DataExa telah mengembangkan simulator permainan perang berbasis AI yang bernama AlphaWa.

Selain itu, pada pesawat terbangnya pihak militer RRT telah memasang peranti lunak pengenal target otomatis (ATR) yang berbasis AI. Pada Juni 2020 lalu, Shandong Hie-Tech yang mengaku sebagai pemasok sistem ATR pada pesawat nirawak bersama perusahaan swasta lainnya diminta untuk membuat pesawat nirawak dan perlengkapan penunjangnya bagi pihak militer RRT. (Sud/whs)

Para Ahli Tak Optimis Tentang Pembukaan Kembali Pasar Tiongkok akan Meningkatkan Perekonomian

Huang Yimei/i Yi Ru/Tony – NTD

Inflasi ekonomi RRT meningkat di Januari ketika  mengakhiri hampir tiga tahun dari langkah-langkah pencegahan COVID-19 yang ketat. Meskipun data keuangan resmi yang diklaim oleh Partai Komunis Tiongkok melebihi ekspektasi, pemulihan hanya memiliki efek yang terbatas dalam hal struktur dan detail.

Dengan dibukanya kembali pintu masuk dan keluar Tiongkok, semua bagian Tiongkok telah merilis daftar investasi proyek besar pada tahun 2023, dengan total 7.652 proyek, total investasi RMB. 21,5 triliun , dan total investasi tahunan yang direncanakan sebesar RMB. 3.357,067 miliar .

Seorang Ekonom Tiongkok  Ma Guangyuan menulis pada 13 Februari bahwa konferensi berturut-turut di berbagai tempat dan target pertumbuhan ekonomi yang sebagian besar lebih tinggi dari 5% adalah tanda bahwa ekonomi adalah satu-satunya tema penting tahun ini, dan segala sesuatu yang lain adalah untuk melayani tema tersebut. Beberapa angka telah dirilis, dan data keuangan bank sentral untuk Januari menunjukkan bahwa mesin pencetak uangnya memang sedang aktif.

Ekonom Amerika DAVY J. WANG berkata : “Tiongkok tak sepenuhnya berorientasi pada pasar seperti kapitalisme, dan juga tidak sepenuhnya ekonomi terencana seperti Uni Soviet, namun ada beberapa bagian dari keduanya, jadi ini adalah sesuatu yang unik. Namun masalahnya adalah kita dapat menemukan penyebut yang sama, yaitu penerbitan uang yang terus menerus atau peningkatan utang, namun efek pendorongnya terhadap perekonomian semakin lama semakin kecil. Jadi, ini seperti mesin pencetak uang yang masuk ke dalam perangkap. Anda terus memompa bensin dan mengeluarkan uang, tetapi ekonomi tidak bergerak maju. Sederahanya disebat jebakan likuiditas.” 

Partai Komunis Tiongkok baru-baru ini merilis data keuangan untuk Januari, yang menunjukkan bahwa saldo M2  (uang beredar) mencapai $273,81 triliun, naik 12,6% dari tahun ke tahun, dan tingkat pertumbuhan penerbitan uang juga mencapai level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

David Wong : “Di RRT, lebih dari dua pertiga penerbitan mata uang disebabkan oleh kredit macet, dan yang kedua disebabkan oleh penerbitan kredit baru.  Ini membawa utang baru untuk membayar yang lama, sehingga berdampak pada perekonomian. Namun, mengapa kita menyaksikan inflasi tahun ini? Alasannya adalah bahwa ekonomi Tiongkok telah macet dalam dua tahun terakhir, dan sekarang, setelah pembukaan kembali ekonomi, telah terjadi peningkatan terus menerus dalam penerbitan mata uang, yang pada akhirnya akan menyebabkan penurunan serius dalam kandungan emas mata uang, sehingga hal-hal ini akan berbahaya bagi perekonomian dalam jangka panjang.”

Akun Twitter “Hao Ge” men-tweet: Kami akan mengantarkan RMB. 300 triliun pada akhir tahun ini Bisakah nilai tukar RMB bertahan?

Akun Twitter “Hao Ge” menulis: “Dalam beberapa dekade terakhir, jumlah uang beredar di Tiongkok meningkat pada tingkat tahunan rata-rata lebih dari 10%, mungkin 15%, dan jika Anda mengurangi tingkat pertumbuhan PDB, hanya beberapa harga rumah di kota tingkat pertama dan kedua, saham perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa saham, Maotai dan Bitcoin yang dapat mengungguli, sementara sisanya berkinerja buruk.”

Netizen mengatakan bahwa overdraw moneter adalah masalah, tetapi semuanya menganggur dalam sistem keuangan, tidak ada permintaan dari dunia riil dan tidak ada proyek baru yang menghasilkan uang; apakah jumlah yang besar itu disebabkan oleh besarnya skala utang?

Pakar keuangan Taiwan, Huang Shih-chung: “Hanya terdapat beberapa cara untuk menstimulasi perekonomian, salah satunya adalah kebijakan fiskal pemerintah, memperbesar pengeluaran pemerintah. Yang lainnya adalah mengeluarkan lebih banyak uang, yaitu, untuk menurunkan suku bunga saat ini di seluruh pasar, mengeluarkan lebih banyak uang, suku bunga akan lebih rendah, untuk menjaga likuiditas seluruh pasar, sehingga orang memiliki lebih banyak uang, jadi tentu saja, sampai batas tertentu, melalui metode pelonggaran moneter yang terus menerus, dengan harapan seluruh perekonomian dapat memulihkan momentum pertumbuhan.

Artikel Ma Guangyuan menyebutkan bahwa alasan utama tingginya pertumbuhan M2 tidak hanya karena tingginya pertumbuhan kredit, tetapi juga peningkatan signifikan dari simpanan penduduk, yang bertambah 6,87 triliun yuan pada bulan Januari, meningkat 3,04 triliun yuan dari tahun ke tahun. Di satu sisi, hal ini menunjukkan bahwa ekspektasi ekonomi masih lemah, dan di sisi lain, konsumsi belum pulih.

Huang Shicong: “Karena setelah Anda mengeluarkan terlalu banyak mata uang, situasi yang mungkin terjadi adalah RMB akan terdepresiasi. Dampak jangka panjang dari RMB menjadi tidak berharga akan menyebabkan seluruh rakyat Tiongkok menderita. Kemungkinan yang disebut pengurangan lebih lanjut dalam pendapatan, atau apakah itu akan menyebabkan tekanan inflasi yang berpotensi lebih besar di masa depan, semuanya akan mungkin terjadi.”

Wall Street Journal melaporkan bahwa di masa lalu, Tiongkok mengandalkan stimulus pemerintah dan investasi besar-besaran untuk keluar dari kemerosotan ekonominya. Namun kali ini, Tiongkok terlilit utang, pasar properti bermasalah, banyak infrastruktur yang dibutuhkan telah dibangun dan kepercayaan konsumen di Tiongkok tetap rendah. Dengan banyak orang memilih untuk menabung daripada membelanjakan uangnya ketika orang kaya membuka dompet mereka. (hui)

Helikopter Rombongan Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Bukit Tamiai, Personil Basarnas  Diterjunkan untuk Evakuasi

ETIndonesia- Kantor Basarnas Jambi Menerima info pada Minggu 19 Februari 2023 pukul 13.00 WIB,bahwa Hellikopter milik Polairud Polda Jambi dengan nomor P-3001 Bell 412 dengan rute Jambi-Kerinci mendarat darurat di Hutan Desa Tamiai Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Menurut Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis “Info yang kita terima bahwa Helikopter dengan POB 9 Orang yang didalamnya terdapat Rombongan Kapolda Jambi Mendarat darurat di Hutan Desa Tamiai Kecamatan Batang Merangin Kabupaten”

“Saat ini dari Basarnas Jambi telah menerjunkan 11 Personil menuju lokasi Kejadian dengan rincian 8 Personil Rescue Pos SAR Kerinci Melalui Darat menggunakan Rescue truck dan Motor Trail dengan estimasi sampai lokasi sekitar 2 hari. Selanjutnya kita terjunkan Personil Rescue Basarnas Jambi sebanyak 3 orang bergabung dengan Personil dari Polda Jambi,TNI, dan Dokpol menggunakan Helikopter milik SinarMas dengan estimasi sampai di sekitar lokasi kejadian yaitu 40-45 menit,” ungkapnya dalam siaran pers Basarnas.

“Untuk peralatan yang dibawa oleh Personil Basarnas Jambi antara lain : Peralatan Ekstrikasi, Peralatan Vertical Rescue, Peralatan Medis, dan Peralatan Komunikasi Hp Satelit,” ujarnya.

Heli rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira (Dir Reskrimum Polda Jambi), Kombes Pol Michael Mumbunan (Dir Polair Polda Jambi), Kompol ayani (Koorpripim) dan Briptu Muhardi Aditya (ADC). Sedangkan kru Helikopter yakni AKP Ali Nurdin S Harahapp (Pilot), AKP Amos Freddy P Sitompul (Copilot) dan AIPDA Susilo (Mekanik). (Basrnas)