Harga Perak Meroket Mendekati US$80 per Ons, Euforia Investor Ritel Menguat—Lembaga Keuangan Global Memperingatkan Ancaman Kejatuhan Tajam

Belakangan ini, seiring dengan lonjakan tajam harga logam mulia secara keseluruhan, harga perak spot juga meroket secara gila-gilaan. Dalam sehari perdagangan terakhir, harga perak sempat mendekati level 80 dolar AS (Rp 1.33 juta) per ons. Di pasar investasi, sentimen optimistis dari investor ritel dan sebagian institusi meningkat tajam. Namun, sejumlah bank investasi besar, perusahaan sekuritas, serta analis teknikal memperingatkan bahwa harga perak berisiko mengalami lonjakan lalu koreksi tajam, bahkan pada tahun depan mungkin terjadi apa yang disebut sebagai “penarikan besar abad ini.”

EtIndonesia. Pada 26 Desember 2025, harga perak spot internasional melonjak ke atas 79 dolar AS per ons, hanya selangkah lagi menembus level psikologis 80 dolar. 

Sepanjang tahun ini, kenaikan kumulatifnya telah mencapai 170%. Perkiraan pasar terhadap arah pergerakan harga perak selanjutnya menunjukkan perpecahan yang jelas—sebagian pakar industri dan banyak trader ritel sangat optimistis, meyakini bahwa pada 2026 perak berpeluang melanjutkan penguatan, bahkan berpotensi menembus 100 dolar AS per ons atau lebih. Pada saat yang sama, sejumlah bank besar dan lembaga keuangan mulai bersikap lebih hati-hati.

Media keuangan FX168 pada  27 Desember menerbitkan artikel yang merangkum perubahan tren harga perak sepanjang tahun ini pada berbagai tahap.

Menurut laporan tersebut, saat memasuki awal 2025, harga perak spot bergerak relatif datar, diperdagangkan di sekitar level dukungan 29,50 dolar AS per ons. 

Pada Januari dan Februari, harga perak mulai pulih dan menembus 31,50 dolar AS per ons. Memasuki Maret, perak spot menunjukkan tren naik yang lambat namun stabil. Hingga Mei, harga perak spot masih berkisar di area 32–33 dolar AS.

Pada Juni, harga perak spot mengalami terobosan yang nyata, naik ke 34,76 dolar AS per ons. Pada September meningkat ke sekitar 41 dolar AS. Setelah itu, perak terus naik secara stabil dan pada 15 Oktober menembus 54 dolar AS per ons, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Pada awal November, harga perak sempat terkoreksi singkat sebelum kembali menguat. Pada 1 Desember, perak kembali naik ke 58,50 dolar AS, lalu melesat tajam; pada 8 Desember menembus level 60 dolar AS, dan dalam waktu dua minggu menembus 70 dolar AS. Hingga 26 Desember, harga melonjak ke atas 79 dolar AS per ons.

Menatap 2026, mayoritas investor ritel bersikap optimistis dan menilai perak masih memiliki potensi untuk terus menguat. Namun, sikap lembaga keuangan profesional menunjukkan perbedaan yang signifikan: sebagian institusi industri bertaruh harga perak bisa mencapai 100 dolar AS atau lebih tinggi; sementara sejumlah bank investasi besar dan analis teknikal memperingatkan kemungkinan puncak harga diikuti penurunan, serta periode konsolidasi dan koreksi yang relatif panjang.

Bank investasi dan penyedia jasa keuangan asal Kanada, TD Securities, dalam laporannya memperkirakan bahwa harga perak pada 2026 kemungkinan akan mengalami penurunan dan “koreksi moderat” ke kisaran pertengahan 40 dolar AS per ons.

TD menjelaskan bahwa London Bullion Market Association (LBMA) telah mengalami pengisian ulang persediaan yang dapat diperdagangkan secara historis, dengan perkiraan lebih dari 212 juta ons perak kembali tersedia. Dalam kondisi persediaan yang kembali melimpah, momentum kenaikan harga perak dinilai melemah.

Sementara itu, BMO Capital Markets (pasar modal Bank of Montreal) menilai bahwa logam mulia secara keseluruhan pada 2026 masih berpotensi relatif kuat, tetapi perak dan platina menunjukkan tanda-tanda “overbought”. Seiring menyempitnya kesenjangan pasokan dan permintaan, kepercayaan untuk mempertahankan harga perak di level tertinggi historis diperkirakan akan menurun. BMO memperkirakan harga rata-rata tahunan perak pada 2026 sekitar 56,3 dolar AS per ons.

Analis Elliott Wave, pendiri ElliottWaveTrader Avi Gilburt, juga berpendapat bahwa reli emas dan perak sedang memasuki tahap akhir siklus. Meskipun dalam jangka pendek perak masih berpeluang naik selama level dukungan kunci tidak ditembus, secara teknikal para investor sebaiknya bersiap menghadapi kemungkinan koreksi berskala multi-tahun pada 2026.

He Yating / Lin Qing

Takut Terjadi Peristiwa Besar? Banyak Daerah di Tiongkok Batalkan Acara Malam Tahun Baru 2026

EtIndonesia. Menjelang berakhirnya tahun 2025 dan memasuki Tahun Baru 2026, sejumlah daerah di Tiongkok daratan secara beruntun mengumumkan pembatalan seluruh kegiatan malam pergantian tahun. Alasan resmi tidak dijelaskan secara rinci, namun keputusan ini memicu perbincangan dan spekulasi luas di kalangan warganet.

Berdasarkan gambar pemberitahuan yang beredar di media sosial, berbagai provinsi dan kota di Tiongkok mengeluarkan pengumuman pembatalan acara malam tahun baru. Daerah-daerah tersebut antara lain Xi’an (Shaanxi), Hefei dan Suzhou (Anhui), Guangzhou, Suzhou (Jiangsu), Zhengzhou (Henan), dan sejumlah wilayah lainnya.

Media daratan Tiongkok melaporkan bahwa menjelang 1 Januari 2026, banyak pemerintah daerah menyatakan tidak akan menyelenggarakan acara resmi malam pergantian tahun.

Pada 25 Desember, akun resmi Zhengdong Release mengumumkan bahwa kawasan Qianxi Plaza, Financial Island, Smart Island, serta pusat-pusat perbelanjaan di sekitarnya di Zhengzhou tidak akan mengadakan kegiatan hitung mundur, pertunjukan, atau acara publik berskala besar apa pun pada malam tahun baru.

Sehari kemudian, 26 Desember, Kepolisian Kota Guangzhou mengumumkan bahwa pada malam 31 Desember 2025, di sejumlah lokasi publik seperti Beijing Road, Dongshankou, Menara Guangzhou, Yongqingfang, Huacheng Square, serta kawasan di sepanjang Sungai Mutiara, tidak akan ada kegiatan resmi penyambutan tahun baru maupun acara hitung mundur massal.

Masih pada 25 Desember, panitia “Meet the Beauty · Beihai New Year Music Festival” mengumumkan pembatalan festival musik yang semula dijadwalkan berlangsung pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Pada 19 Desember, otoritas Hefei juga mengumumkan bahwa pada malam tahun baru, kawasan Jalan Pejalan Kaki Huaihe Road dan Taman Luogang tidak akan mengadakan kegiatan terkait perayaan pergantian tahun.

Sementara itu, pada 17 Desember, akun resmi Suzhou Tongqiao mengumumkan bahwa akibat faktor “force majeure”, acara “2026 Suzhou New Year Music Carnival Night” yang semula dijadwalkan pada 31 Desember 2025 resmi dibatalkan.

Pusat perbelanjaan Suzhou Center Mall juga mengumumkan bahwa pada malam tahun baru tidak akan mengadakan acara hitung mundur, serta tidak menyediakan jam operasional tambahan khusus malam pergantian tahun.


Reaksi dan Spekulasi Warganet

Serangkaian pembatalan ini langsung memicu diskusi hangat di kalangan netizen, baik di dalam maupun luar negeri. Beragam komentar bermunculan, antara lain:

  • “Kenapa bisa begitu?”
  • “Ada apa sebenarnya? Mengapa begitu banyak daerah membatalkan acara malam tahun baru?”
  • “Bukankah katanya ingin mendorong konsumsi?”
  • “Apakah ini berarti kita diminta ramai-ramai tinggal di rumah menonton acara tahun baru CCTV?”

Ada pula komentar bernada sinis dan curiga:

  • “Apakah ini larangan terselubung untuk tidak mengadakan acara malam tahun baru?”
  • “Bagaimana bisa semuanya berkembang sampai ke titik seperti ini?”
  • “Kami juga tidak berani bertanya, apalagi bicara.”

Sebagian warganet bahkan menilai ada ketakutan yang lebih dalam:

  • “Sebenarnya mereka takut apa?”
  • “Takut terjadi peristiwa besar.”
  • “Pemerintah Tiongkok selalu takut pada kerumunan massa.”
  • “Situasi sudah seperti dikepung dari segala arah.”
  • “Kondisi ekonomi sedang buruk, acara besar berpotensi memicu kekacauan.”

Ada pula analisis yang menyoroti aspek finansial dan stabilitas:

  • “Intinya, pemerintah daerah sudah kehabisan uang, termasuk anggaran pemeliharaan stabilitas.”
  • “Membatalkan acara malam tahun baru berarti tidak ada kerumunan besar pekerja lembur ‘996’, sehingga tekanan biaya stabilitas bisa berkurang.”

(jhon)

Perebutan Kekuasaan di Zhongnanhai Makin Panas? Beredar Kabar Menhan Tiongkok Dong Jun Mendadak Dicopot

EtIndonesia. Pembersihan besar-besaran di tubuh militer Partai Komunis Tiongkok (PKT) terus berlanjut. Di tengah tumbangnya banyak jenderal senior, kini beredar luas kabar bahwa Menteri Pertahanan Tiongkok, Dong Jun, ikut terseret masalah.

Menurut sejumlah bocoran terbaru, militer Tiongkok kembali mengalami perubahan personel besar. Disebutkan bahwa Zhong Shaojun, sekretaris militer pribadi pemimpin PKT, telah dibawa untuk diperiksa, sementara Dong Jun dikabarkan telah dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan. Namun hingga kini, otoritas resmi belum mengumumkan apa pun, sehingga kebenaran informasi tersebut masih belum dapat diverifikasi.

Pada Kamis, 25 Desember, Politbiro PKT menggelar rapat dan menyatakan bahwa pada tahun depan mereka akan meningkatkan intensitas kampanye anti-korupsi. Pernyataan ini pun memicu spekulasi: sinyal apa sebenarnya yang sedang dilepaskan oleh Beijing?

Isyarat dari Politbiro

Media resmi PKT melaporkan bahwa pada 25 Desember, Politbiro Komite Sentral mengadakan pertemuan untuk mendengarkan laporan kerja Komisi Inspeksi Disiplin Pusat dan Komisi Pengawas Negara, sekaligus membahas rencana pembangunan integritas dan pemberantasan korupsi tahun depan.

Dalam rapat tersebut ditegaskan perlunya mendorong kerja pengawasan disiplin dengan “standar yang lebih tinggi”, serta menempatkan “kekuasaan di dalam sangkar sistem”.

Pembawa acara program Tianliang Commentary, Zhang Tianliang, menilai: “Kita kemungkinan besar akan melihat, pada 2026, gelombang pejabat tinggi pemerintahan tumbang dalam skala yang mirip dengan pembersihan di tubuh militer. Bahkan, pembersihan terhadap aparat pemerintah, partai, dan kementerian pusat bisa setara dengan apa yang sekarang terjadi di militer. Ini menandakan eskalasi pembersihan.”

Pembersihan Militer Terus Meluas

Sejak 2023, PKT memulai pembersihan besar di militer. Dimulai dari Pasukan Roket, kemudian merembet ke Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan kini bahkan menyentuh Angkatan Udara.

Menjelang Sidang Pleno Keempat, pada 17 Oktober, Kementerian Pertahanan Tiongkok secara langka mengumumkan dalam satu hari yang sama tumbangnya sembilan jenderal berpangkat penuh, termasuk He Weidong dan Miao Hua.

Setelah itu, media militer PKT terus menerbitkan artikel yang membahas kasus tersebut, menekankan perlunya “membersihkan racun sisa”. Para analis menilai, para jenderal ini justru merupakan orang-orang yang diangkat langsung oleh pemimpin PKT, dan nada pemberitaan media militer justru memperlihatkan posisi sang pemimpin yang semakin canggung di internal partai.

Pengamat politik yang bermukim di AS, Chen Pokong, menyatakan: “Dengan tumbangnya dua pilar utama di militer, serta tekanan yang kini merambah sistem partai dan pemerintahan, Xi Jinping perlahan menjadi ‘panglima tanpa pasukan’, kekuasaannya semakin terpinggirkan.”

Penulis kolom Epoch Times, Wang He, juga menilai: “Pemberantasan korupsi di militer saat ini justru menghantam para jenderal yang diangkat langsung oleh Xi Jinping. Hampir semuanya tumbang. Ini sama saja menampar wajah Xi. Kekuasaan Xi kini berada pada fase yang sangat berbahaya, bahkan mendekati tahap akhir.”

Dong Jun Ikut Terseret?

Pada hari yang sama dengan rapat Politbiro, media militer PKT kembali mengangkat kasus He Weidong dan Miao Hua, menegaskan bahwa “militer tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi koruptor” dan harus “membersihkan oknum perusak dari dalam”.

Wang He menambahkan: “Keseimbangan kekuasaan di puncak PKT telah berubah secara fundamental. Media militer yang menggaungkan kembali pembersihan sisa pengaruh He Weidong dan lainnya, sejatinya bertujuan untuk menyapu bersih pengaruh Xi Jinping di tubuh militer.”

Pengamat politik Cai Shenkun membocorkan pada 25 Desember bahwa, seiring semakin banyaknya jenderal senior yang terseret kasus Miao Hua dan He Weidong, Zhong Shaojun, sekretaris militer pribadi Xi Jinping, telah dipastikan ditangkap. Sementara itu, Dong Jun disebut telah dicopot dari jabatan Menteri Pertahanan, meski masih mempertahankan pangkat jenderal penuh.

Namun demikian, pada 22 Desember, Dong Jun masih terlihat menghadiri upacara kenaikan pangkat jenderal, sehingga memunculkan tanda tanya besar.

Dong Jun sendiri baru menjabat Menteri Pertahanan pada Desember 2023, menggantikan Li Shangfu yang tumbang lebih dulu. Hingga kini, ia belum diangkat sebagai anggota Komisi Militer Pusat maupun anggota Dewan Negara—sesuatu yang lazim bagi seorang Menhan. Setelah kasus Miao Hua mencuat, Dong Jun beberapa kali diterpa rumor penyelidikan.

Karena sistem politik Tiongkok yang tertutup dan tidak transparan, kebenaran informasi ini hingga kini masih sulit diverifikasi. (jhon)

Pasca Natal, Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran

AS dan Ukraina Kembali Bahas Rencana Perdamaian

EtIndonesia. Tak lama setelah Hari Natal berlalu, pada Sabtu pagi Rusia kembali melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Ukraina. Di saat yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan kembali berdiskusi dengan Donald Trump untuk membahas “Rencana Perdamaian 20 Poin”. Namun, persoalan wilayah tetap menjadi tantangan paling rumit dalam konflik Rusia–Ukraina.

Pada Sabtu dini hari, serangkaian ledakan terdengar di ibu kota Kyiv. Rusia meluncurkan sejumlah rudal hipersonik “Kinzhal” (Belati), empat rudal balistik “Iskander”, serta beberapa rudal jelajah “Kalibr”. Presiden Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia mengerahkan sekitar 500 unit drone dan 40 rudal dalam serangan tersebut.

Serangan udara ini menyebabkan 1 orang tewas dan setidaknya 28 orang luka-luka, termasuk dua anak-anak. Para petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang melahap gedung-gedung permukiman. Akibat serangan tersebut, lebih dari 320.000 rumah tangga kehilangan pasokan listrik dan pemanas di tengah cuaca musim dingin yang ekstrem.

Gelombang serangan ini terjadi tepat ketika Zelensky bersiap melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk mendorong proses perundingan damai.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan: “Kami sedang dalam perjalanan menuju Florida, Amerika Serikat. Di tengah perjalanan kami akan singgah di Kanada untuk bertemu Perdana Menteri Mark Carney.”

Diperkirakan pada hari Minggu, delegasi Amerika Serikat dan Ukraina akan bertemu di resor Mar-a-Lago milik Donald Trump, guna membahas Rencana Perdamaian 20 Poin. Sebelumnya, pihak AS mengusulkan skema jaminan keamanan mirip Pasal 5 NATO, yakni jika Rusia kembali menyerang Ukraina, maka Amerika Serikat dan sekutunya akan memberikan pertahanan kolektif.

Zelensky menegaskan: “Yang terpenting adalah jaminan keamanan apa yang akan diberikan Presiden Trump kepada Ukraina.”

Sebelum keberangkatannya, Zelensky juga menyampaikan dalam sebuah konferensi pers bahwa rencana perdamaian tersebut telah selesai sekitar 90%, namun persoalan wilayah masih menjadi hambatan paling sulit. Ia menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menyerahkan wilayahnya secara sepihak.

Zelensky berkata: “Kami harus memastikan keamanan wilayah udara dan kedaulatan teritorial negara, setidaknya hingga pemilihan umum atau referendum dilaksanakan.”

Ia menambahkan bahwa jika ada perubahan terkait wilayah negara, hal tersebut harus diputuskan melalui referendum nasional, sehingga keputusan benar-benar diambil oleh rakyat Ukraina sendiri.(jhon)

Mantan Menteri Pertahanan Rusia Meninggal Dunia Secara Mendadak di Hari Natal, Picu Berbagai Spekulasi

EtIndonesia. Media Inggris melaporkan bahwa pada Hari Natal, 25 Desember, mantan Menteri Pertahanan Rusia berusia 56 tahun, Yuri Sadovenko, meninggal dunia secara tiba-tiba. Media Rusia menyebutkan penyebab kematian adalah serangan jantung, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sadovenko lahir di Ukraina dan merupakan tokoh penting di jajaran tinggi militer Rusia. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan hingga Mei 2024, sebelum diberhentikan dalam gelombang pembersihan pejabat tinggi Kementerian Pertahanan yang dilakukan oleh Presiden Vladimir Putin.

Sadovenko dikenal sebagai orang kepercayaan lama mantan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, serta menguasai berbagai rahasia inti Kementerian Pertahanan. Sejumlah analis menilai, sebagai sosok “penjaga gerbang” kekuasaan, kematiannya yang mendadak menimbulkan banyak kecurigaan.

Laporan menyebutkan bahwa sebelum kematiannya, tidak ada informasi mengenai Sadovenko menderita penyakit serius.

Dalam beberapa waktu terakhir, serangkaian kematian misterius yang menimpa pejabat tinggi dan perwira militer Rusia telah menarik perhatian media dan memicu spekulasi luas. Banyak dari kasus tersebut terjadi setelah yang bersangkutan dicopot dari jabatan, terjerat penyelidikan korupsi, atau mengalami ketegangan dengan Kremlin.

Surat kabar The Sun melaporkan bahwa pada pekan yang sama, kematian perwira Rusia lainnya juga dikonfirmasi. Seorang letnan kolonel berusia 44 tahun, Stanislav Orlov, yang dikenal sebagai pemimpin unit “hooligan sepak bola” yang kontroversial dan pernah bertempur di Ukraina, dilaporkan tewas. Menurut The Guardian, media independen Rusia menyebut Orlov diduga disergap dan ditembak oleh pasukan keamanan Moskow pada awal bulan ini.

Awal tahun ini, mantan anggota parlemen Rusia sekaligus letnan kolonel berusia 49 tahun, Buvaisar Sayditiev, ditemukan tewas setelah jatuh dari jendela sebuah gedung di Moskow. Istrinya mengatakan ia percaya kejadian itu adalah kecelakaan, namun laporan lanjutan menyebutkan bahwa penyebab kematiannya adalah henti jantung mendadak.

Pada Juli, Menteri Transportasi Rusia berusia 53 tahun, Roman Starovoit, ditemukan tewas hanya beberapa jam setelah diberhentikan dari jabatannya. Kematian tersebut secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri.

Di hari yang sama, pejabat lain berusia 42 tahun, Andrei Kornechuk, meninggal dunia setelah pingsan di kantor Kementerian Transportasi. Media pemerintah Rusia menyebutkan penyebab kematiannya kemungkinan adalah “gagal jantung akut”.

Laporan juga menyebutkan bahwa sejak pecahnya perang Rusia–Ukraina pada tahun 2022, puluhan pejabat pemerintah Rusia, perwira militer, serta eksekutif perusahaan energi telah meninggal dunia secara misterius. (jhon)

Setelah Larangan Ponsel di Sekolah New York, Terungkap Banyak Siswa Tak Bisa Membaca Jam Analog

Sejak awal semester tahun ini, sekolah-sekolah di New York City memberlakukan larangan penggunaan ponsel pintar di lingkungan sekolah. Namun kebijakan ini justru memunculkan temuan yang mengejutkan: banyak siswa ternyata sudah tidak mampu membaca jam dinding analog dengan jarum penunjuk.

EtIndonesia. Laporan Gothamist menyebutkan Wakil Kepala Sekolah Cardozo High School di Queens, New York, Amerika Serikat, Tiana Milner, mengungkapkan bahwa sejak ponsel dilarang, semakin banyak remaja yang kesulitan membaca jam tradisional.

 “Ini adalah keterampilan penting yang sama sekali sudah tidak mereka biasakan lagi,” ujarnya.

Di sebuah SMA di Manhattan, guru Bahasa Inggris Maddie Monshonwig juga menghadapi situasi serupa. Ia mengatakan bahwa murid-muridnya kerap bertanya, “Bu, sekarang jam berapa?” hanya untuk memastikan berapa lama lagi waktu pelajaran akan berakhir.
“Ini cukup membuat frustrasi. Setiap kali saya harus mengarahkan mereka lagi: jarum panjang di mana, jarum pendek di mana,” tuturnya.

Beberapa siswa mengaku pernah diajarkan membaca jam analog saat kelas satu sekolah dasar, tetapi kemampuan itu perlahan hilang karena dianggap sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Meski generasi Z dikenal sangat unggul dalam penguasaan teknologi, para orang tua dan guru menilai bahwa ketergantungan pada teknologi juga berdampak pada menurunnya sejumlah keterampilan dasar. Di antaranya adalah tulisan tangan yang semakin buruk serta kemampuan konsentrasi yang menurun.

Sebuah penelitian di Oklahoma pada tahun 2017 menemukan bahwa dari anak-anak usia 6 hingga 12 tahun, hanya sekitar seperlima yang mampu membaca jam analog. Sementara itu, di United Kingdom, sejak tahun 2018 banyak sekolah mengganti jam jarum dengan jam digital. Akibatnya, jam dinding klasik dan jam bandul semakin jarang ditemui, sehingga anak-anak pun makin minim kesempatan berlatih membaca jam tradisional.

Juru bicara Departemen Pendidikan New York, Isla Gessin, menegaskan bahwa kemampuan membaca jam analog maupun digital sama-sama penting.

 “Ketika anak-anak tumbuh di dunia yang semakin digital, keterampilan membaca waktu secara tradisional tidak boleh sampai dilupakan,” katanya.

Di luar persoalan membaca jam, para guru juga melaporkan bahwa larangan ponsel membawa dampak positif yang cukup signifikan. Siswa terlihat lebih fokus di kelas, lebih banyak berinteraksi secara sosial saat jam makan siang, arus lalu lintas di koridor sekolah menjadi lebih tertib, dan tingkat keterlambatan masuk kelas pun menurun. (jhon)

Pria Sejati

EtIndonesia. Pria, sejak dilahirkan, dia seolah telah ditakdirkan untuk menempuh perjalanan hidup yang berat dan panjang. Sebab yang dia pikul bukan hanya hidupnya sendiri, melainkan juga gelar “pria”—sebuah sebutan yang bobotnya terasa ribuan kati. Apa pun yang terjadi, panji ini tak boleh roboh. Seorang pria harus memikul panjinya sendiri dan melangkah maju dengan kepala tegak.

Perjuanganlah yang membentuk seorang pria

Sebagai pria sejati, sepanjang hidup dia memanggul janji dan tanggung jawab terhadap kehidupan.

Seorang pria harus hidup dengan lurus dan bermartabat

Melangkah benar, bertindak jujur; tidak merugikan orang lain, tidak mengkhianati nurani. Hatinya lapang, dadanya terbuka, tidak sibuk menghitung dendam pribadi, tidak diliputi rasa takut kehilangan. 

Dia berjiwa besar—mampu menampung hal-hal yang bahkan dunia pun sulit menerimanya. Dia bekerja keras tanpa menggubris gosip dan cibiran: aku berjalan di jalanku sendiri, aku bernyanyi dan menangis di jalanku sendiri. Bertemu gunung, dia belah; bertemu harimau, dia hadapi. Karena tak selalu ada alasan untuk berbagi, kebosanan, keluh-kesah, dan rasa sakit pun dia telan sendiri. Begitulah pria.

Kebahagiaan pria sering kali bersumber dari pencapaian diri, bahkan kadang kebahagiaan yang semu. Karena tak selalu punya tempat untuk berbagi, kebahagiaan itu sering datang dan pergi diam-diam—hingga beban di pundaknya kian bertambah. 

Kesepian pria adalah kesepian yang menggantung sendirian di dunia. Saat ingin menangis, dia menahan air mata demi kekuatan; saat ingin menyesal, dia menguatkan diri dan tak mengelak. Maka bahunya justru semakin kokoh oleh beban. Keteguhan pria adalah keteguhan yang berdiri tegak di hadapan dunia.

Pria—senyum boleh dibagi, pahit dia telan sendiri

Namun pria sejati juga memiliki sisi lembut. Dia melindungi istri, berbakti kepada orangtua, menyayangi anak-anak, tulus pada sahabat. Dia ramah pada orang asing, peduli pada kemanusiaan. Kadang dia menatap bintang di malam hari, melamun pada bulan; tertarik pada bunga, burung, dan serangga; membaca hingga fajar; sesekali melontarkan humor sederhana.

Pria sejati tidak memasang wajah kaku, juga tidak menempelkan senyum palsu. DIa tak memerlukan topeng—cahayanya lahir dari jati diri lelaki itu sendiri.

Kesedihan terbesar hidup bukanlah kemiskinan atau kerendahan, melainkan kehilangan rasa nilai dan arah—ketika tak lagi menemukan alasan, bahkan sebutir pun, untuk dibanggakan. Jika seorang pria kehilangan modal harga dirinya, dia akan runtuh.

Ada kalanya seorang pria mengepalkan tangan dan berkata pada diri sendiri: “Aku bisa. Aku pasti berhasil.”

Menjadi pria berarti membusungkan dada hingga akhir. Pria sejati tidak gentar oleh kesulitan apa pun, tidak menyembah siapa pun sebagai dewa, dan tidak gemetar di hadapan siapa pun yang disebut “maestro”.

Sebetulnya, tidak semua pria ingin menjadi pahlawan. Mereka hanya berharap, dari bayang-bayang pahlawan, dapat melihat secercah makna untuk menenangkan jiwa yang kadang hampa.

Pria yang baik bukanlah yang berusaha keras agar perempuan tak pernah terluka sedikit pun, melainkan yang memandang cinta kepada perempuan setara dengan keyakinan—sesuatu yang dijalani dengan segenap hidup. Seorang pria justru memperoleh tenaga dan vitalitas yang lebih besar dari pengakuan, penghargaan, dan cinta perempuan; dari sanalah dia menuntaskan banyak hal. Pria unggul membuat perempuan merasa setara, bebas, bahagia, aman, dan dipercaya. Yang paling berharga dalam diri manusia adalah kualitas dan karakter yang utuh sepanjang hidup—tak memudar oleh waktu. Jika pada usia 18 engkau pria sejati, dan pada usia 80 engkau tetap pria sejati, itulah pria yang sesungguhnya.

Yang paling harus dihindari seorang pria adalah pengecut dan rendah diri. Penilaian terendah bagi pria ialah: “tak berjiwa lelaki.” Layar yang harus dikibarkan pria adalah kepercayaan diri. Melakukan apa pun dengan keyakinan; saat berhasil tak terlena, saat gagal tak runtuh. Pria yang merasa dirinya tak mampu melakukan apa-apa adalah pria paling tak berguna—bahkan nyaris tak layak disebut pria.

Engkau mungkin tak mampu memeluk dunia, tetapi setidaknya milikilah kelapangan hati—ringan memikul yang berat, berjalan di jalan besar.  Engkau mungkin tak mampu membidik jauh ke cakrawala, tetapi setidaknya milikilah iman—terang, jujur, dan menapaki jalan yang lurus.(jhn/yn)

Iblis dan Petani


EtIndonesia.
Saat pertama kali membaca kisah ini, mungkin orang hanya berniat melihatnya sekilas. Namun setelah selesai membacanya, getaran maknanya justru sangat dalam. Kisah ini layak dibagikan kepada siapa pun yang sedang berjuang mengejar mimpi—sebuah pengingat agar dalam mengejar impian, kita tidak kehilangan hati nurani dan tujuan awal.

Kisah ini berasal dari kumpulan fabel karya sastrawan besar Rusia, Leo Tolstoy, dalam bukunya Si Bodoh Ivan.

Suatu hari, iblis tua melihat kehidupan manusia yang terasa terlalu damai dan bahagia. 

Dia berkata: “Kalau manusia hidup terus begini, iblis akan kehilangan arti keberadaannya. Kita harus membuat kekacauan.”

Dia pun mengutus iblis kecil pertama untuk mengganggu seorang petani. Petani ini bekerja sangat keras setiap hari, hasilnya sedikit, tetapi dia tetap hidup bahagia dan merasa cukup.

Iblis kecil berpikir: Bagaimana caranya membuat petani ini menjadi buruk?

Dia lalu membuat tanah petani itu menjadi sangat keras, berharap petani akan menyerah. Petani mencangkul tanah itu lama sekali, tubuhnya lelah, tetapi dia hanya beristirahat sejenak lalu kembali bekerja tanpa mengeluh sedikit pun.

Rencananya gagal. Iblis kecil pun pulang dengan tangan kosong.

Iblis tua mengutus iblis kecil kedua.

Iblis ini berpikir, Kalau membuatnya lebih menderita tidak berhasil, maka ambil saja apa yang dia miliki.

Dia mencuri roti dan air minum petani itu. Dia yakin, setelah bekerja keras lalu mendapati makanan dan airnya hilang, petani pasti akan marah besar.

Petani yang kehausan dan kelaparan duduk berteduh di bawah pohon. 

Saat menyadari roti dan airnya lenyap, dia justru berkata :  “Mungkin ada orang lain yang lebih membutuhkan roti dan air itu daripadaku. Kalau dengan itu dia bisa kenyang, syukurlah.”

Rencana itu pun kembali gagal. Iblis kecil kedua melarikan diri dengan kecewa.

Iblis tua mulai heran: “Apakah benar-benar tidak ada cara membuat petani ini menjadi buruk?”

Saat itu, iblis kecil ketiga maju dan berkata : “Aku punya cara. Aku pasti bisa mengubahnya.”

Dia mendekati petani dan berteman dengannya. Petani pun dengan senang hati menerima persahabatan itu. Karena iblis memiliki kemampuan meramal, dia berkata kepada petani bahwa tahun depan akan terjadi kekeringan, dan menyarankan agar benih ditanam di tanah yang lembap.

Petani menuruti saran itu.

Tahun berikutnya, semua orang gagal panen—kecuali petani itu. Ladangnya penuh hasil. Dia pun mulai hidup berkecukupan. Tahun demi tahun, iblis terus memberi saran apa yang sebaiknya ditanam. Dalam tiga tahun, petani itu menjadi sangat kaya.

Iblis lalu mengajarinya mengolah padi menjadi arak dan menjualnya. Keuntungannya semakin besar.

Perlahan, petani berhenti bekerja sendiri. Dia hidup dari perdagangan dan uang terus mengalir.

Suatu hari, iblis tua datang. 

 Iblis kecil berkata dengan bangga: “Lihatlah hasilnya. Sekarang petani ini sudah memiliki darah babi.”

Petani mengadakan pesta besar. Semua orang kaya datang. Mereka minum arak terbaik, menyantap hidangan paling mewah, dilayani banyak pelayan. Mereka makan dan minum dengan berlebihan, pakaian berantakan, mabuk tak sadarkan diri—perlahan berubah rakus, gemuk, dan bodoh seperti babi.

Iblis kecil melanjutkan: “Sebentar lagi, Tuan akan melihat bahwa dia juga memiliki darah serigala.”

Seorang pelayan membawa anggur, tetapi terpeleset dan menjatuhkannya.

Petani langsung memaki: “Kamu ini ceroboh sekali!”

Pelayan menjawab dengan lemah: “Tuan… kami belum makan seharian. Kami sudah terlalu lapar.”

Petani membentak : “Pekerjaan belum selesai, bagaimana kalian berani makan?!”

Iblis tua tertawa puas dan berkata: “Kamu luar biasa! Bagaimana kamu melakukannya?”

Iblis kecil menjawab dengan tenang:  “Aku hanya memberinya lebih dari yang dia butuhkan. Dari situlah keserakahan manusia muncul dengan sendirinya.”

Ketika hati berubah, sikap pun berubah.
Sikap berubah, kebiasaan ikut berubah.
Kebiasaan berubah, watak pun berubah.
Watak berubah, maka hidup pun ikut berubah.

Kisah ini mengingatkan kita:  yang paling berbahaya bukanlah kekurangan, melainkan kelebihan tanpa kendali. Dan sering kali, bukan penderitaan yang merusak manusia—melainkan kelimpahan yang membuatnya lupa diri.(jhn/yn)

Kisah tentang Sisa Makanan

EtIndonesia. Sebuah keluarga berkecukupan hidup sederhana. Suami bekerja di luar rumah, sementara sang istri mengurus rumah tangga dan membesarkan tiga orang anak yang semuanya masih bersekolah.

Setiap kali pulang kerja, sang suami kerap berkata kepada istrinya : “Kamu ini benar-benar beruntung. Seharian di rumah tidak ada pekerjaan. Aku di luar sibuk bekerja untuk negara, urusannya banyak dan melelahkan.”

Istri hanya diam dan menahan perasaan, dengan kelembutan khas seorang perempuan.

Anak-anak pun tak kalah. Setiap pulang sekolah mereka berteriak-teriak, minta makan, minta istirahat, mengeluh betapa capeknya belajar, betapa sibuknya tugas-tugas sekolah. 

Bahkan ada yang menyalahkan sang ibu :  “Ibu kan di rumah saja, tidak tahu rasanya capek belajar di sekolah.”

Suatu hari libur, sang ibu berkata kepada suami dan anak-anak bahwa dia ingin pulang ke rumah orangtuanya untuk menjenguk keluarga. Dia meminta izin satu hari, dan pekerjaan rumah untuk sementara diserahkan kepada anggota keluarga lainnya.

Sang suami—yang kebetulan ahli manajemen—langsung membagi tugas.

Dia sendiri bertanggung jawab memasak tiga kali sehari. Putri sulung yang berusia 17 tahun bertugas memilih sayur, mencuci bahan makanan, dan menyiapkan peralatan makan. Anak kedua bertanggung jawab menyiram tanaman dan menyapu halaman. Anak bungsu yang berusia 13 tahun, karena masih kecil, kebagian tugas mengelap meja, menyapu lantai, dan merapikan rumah.

Satu hari berlalu.

Semua kelelahan. Punggung pegal, kaki sakit, dan mulut tak henti mengeluh: “Capek sekali… Pekerjaan rumah ternyata begitu banyak!”

Tiba-tiba mereka tersadar:  Empat orang bekerja bersama, tapi ibu selama ini mengerjakan semuanya sendirian.

Saat itulah mereka menyadari betapa kelirunya anggapan bahwa ibu “tidak melakukan apa-apa”.

Ibu sangat sibuk.  Ibu luar biasa.

Barulah saat itu mereka benar-benar memahami bahwa menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah.

Waktu berlalu dengan cepat. Sang ibu akan segera berulang tahun ke-60. Anak-anak ingin mengadakan perayaan untuk menghormati ibu yang selama puluhan tahun telah berkorban mengurus keluarga.

Seluruh keluarga berkumpul untuk berdiskusi: hadiah apa yang cocok untuk ibu?

Ada yang mengusulkan pakaian, tapi semua tahu—selama ini ibu selalu berkata: “Tidak usah, tidak perlu.”

Ada yang ingin membuat jamuan besar, tetapi ada pula yang mengingatkan: “Ibu tidak suka makanan yang terlalu banyak.”

Setelah lama berpikir, si bungsu tiba-tiba berkata:  “Bukankah ibu paling suka makan sisa makanan? Kalau begitu, di hari ulang tahunnya, kita sajikan saja sisa makanan untuk ibu.”

Hari ulang tahun ke-60 pun tiba.

Dengan senyum, suami dan anak-anak berkata kepada sang ibu : “Ibu selalu bilang paling suka makan sisa makanan. Jadi hari ini, kami merayakan ulang tahun Ibu dengan sisa makanan, supaya Ibu senang.”

Mata sang ibu berkaca-kaca.

 Dengan suara bergetar dia berkata:  “Selama puluhan tahun… memang itulah yang paling sering Ibu makan. Sisa makanan.”

Sebuah kisah sederhana tentang sisa makanan, namun menyimpan begitu banyak liku perasaan dan pengorbanan yang tak terucap.

Seorang ibu yang penuh kasih. Seorang perempuan yang luar biasa.

Begitulah kehidupan seorang ibu rumah tangga— menghabiskan satu kehidupan penuh,
dalam diam, dalam memberi,  dan dalam cinta yang jarang disadari.(jhn/yn)

Myanmar Mulai Pemungutan Suara, Dunia Internasional Kecam: Didukung Tiongkok, Rezim Militer Hanya “Mengemas Ulang” Darurat Militer

EtIndonesia. Myanmar pada 28 Desember memulai proses pemungutan suara di tengah berbagai pembatasan ketat. Pemerintah militer menegaskan bahwa pemilu ini merupakan langkah simbolis menuju “kembalinya demokrasi”. Namun, komunitas internasional secara luas menilai pemilu tersebut hanyalah sebuah sandiwara, karena partai-partai utama telah dibubarkan dan banyak tokoh oposisi dipenjara. Pemilu ini dinilai sekadar mengemas ulang kekuasaan darurat militer tanpa perubahan substansial.

Di wilayah-wilayah yang berada di bawah kendali junta, tahap pertama dari tiga fase pemungutan suara dimulai pukul 06.00 waktu setempat, mencakup daerah Yangon, Mandalay, dan ibu kota Naypyidaw.

Tahap kedua pemungutan suara dijadwalkan berlangsung dua minggu kemudian, sementara tahap ketiga dan terakhir akan digelar pada 25 Januari.

Pihak militer mengakui bahwa hampir seperlima kursi parlemen majelis rendah tidak dapat menggelar pemilu. Negara Asia Tenggara dengan populasi sekitar 50 juta jiwa ini masih terjerumus dalam perang saudara, dan wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok perlawanan tidak akan membuka tempat pemungutan suara.

Menurut laporan AFP, mantan pemimpin demokrasi Aung San Suu Kyi saat ini masih dipenjara. Partai yang ia pimpin, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD)—yang selama ini mendapat dukungan luas dari rakyat—dibubarkan setelah militer merebut kekuasaan pada Februari 2021, mengakhiri satu dekade eksperimen demokrasi di Myanmar.

Kelompok aktivis sipil, diplomat Barat, serta Komisioner Tinggi HAM PBB mengecam keras pemilu yang berlangsung selama satu bulan dan dilakukan secara bertahap ini. Mereka menilai proses pemungutan suara sangat berpihak pada sekutu militer dan disertai penindasan keras terhadap suara oposisi.

Partai pro-militer Union Solidarity and Development Party (USDP) diperkirakan akan memenangkan pemilu. Para pengkritik menegaskan bahwa pemilu ini hanyalah cara lain untuk melanggengkan kekuasaan militer, dengan mengganti kemasan tanpa mengubah esensinya.

Menurut laporan BBC, militer Myanmar saat ini bertempur di berbagai front—baik melawan kelompok bersenjata yang menentang kudeta maupun melawan pasukan etnis bersenjata yang memiliki milisi masing-masing. Dalam sejumlah kekalahan besar, militer sempat kehilangan kendali atas wilayah yang luas. Namun, dengan dukungan Tiongkok dan Rusia, militer tahun ini berhasil merebut kembali sebagian wilayah melalui serangan udara yang intensif dan berkelanjutan.

Perang saudara telah menyebabkan ribuan orang tewas, jutaan warga mengungsi, perekonomian hancur, dan krisis kemanusiaan semakin parah. Situasi memburuk setelah gempa bumi dahsyat pada Maret serta pemotongan dana bantuan internasional.

Para pengamat menilai bahwa dengan dukungan Beijing, junta militer berupaya melegitimasi dan mengokohkan kekuasaannya, demi keluar dari kebuntuan politik dan militer yang menghancurkan negara.

Berdasarkan undang-undang baru, lebih dari 200 orang telah dituntut karena dianggap mengganggu atau menentang pemilu. Sejumlah tokoh publik, termasuk sutradara film Mike Tee, aktor Kyaw Win Htut, dan komedian Ohn Daing, dijatuhi hukuman penjara tujuh tahun hanya karena mengkritik sebuah film propaganda pemilu. Undang-undang tersebut mulai berlaku sejak Juli lalu.

Komisioner Tinggi HAM PBB Volker Türk menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa warga sipil “menghadapi tekanan dari berbagai pihak”. Ia juga menyoroti bahwa kelompok pemberontak bersenjata telah mengeluarkan ancaman agar masyarakat memboikot pemungutan suara. (jhon)

Korea Utara Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh di Bawah Pengawasan Kim Jong Un

EtIndonesia. Pada hari Minggu, Korea Utara melakukan peluncuran rudal jelajah strategis jarak jauh, dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengamati uji coba tersebut, lapor Reuters.

Kantor berita tersebut mencatat bahwa peluncuran tersebut merupakan acara terbaru yang dihadiri oleh Kim Jong Un, bagian dari serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menyoroti kemajuan militer dan ekonomi negara menjelang kongres penting partai yang berkuasa. Kongres tersebut diperkirakan akan berlangsung pada awal tahun 2026.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea, pemimpin Korea Utara tersebut menyatakan “kepuasan yang besar” ketika rudal jelajah, yang terbang mengikuti lintasannya di atas laut lepas Semenanjung Korea, mengenai sasarannya.

Kim Jong Un mengatakan bahwa “memeriksa keandalan dan respons cepat komponen penangkal nuklir Korea Utara secara teratur” hanyalah latihan yang bertanggung jawab, karena negara tersebut “menghadapi berbagai ancaman keamanan.”

Dia juga menegaskan bahwa Korea Utara akan terus melakukan segala upaya untuk pengembangan “tanpa batas” kekuatan tempur nuklirnya.

Kantor Berita Pusat Korea juga melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara menghadiri upacara pembukaan pabrik kertas sehari sebelumnya.

Korea Selatan mengkonfirmasi peluncuran rudal

Pada hari Senin, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan militer mendeteksi peluncuran beberapa rudal jelajah sekitar pukul 8 pagi pada hari Minggu. Peluncuran tersebut terjadi dari daerah Sunan dekat Pyongyang.

Serangkaian aksi militer Korea Utara selama seminggu terakhir, termasuk pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung pada kapal selam bertenaga nuklir, digambarkan sebagai “aktivitas yang merusak perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea,” kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Apa lagi yang diketahui tentang aksi Korea Utara baru-baru ini

Peluncuran rudal hari Minggu terjadi setelah Kantor Berita Pusat Korea melaporkan pekan lalu bahwa Kim Jong Un mengamati pembangunan kapal selam bertenaga nuklir bersama putrinya, calon penerus. Dia juga mengawasi uji peluncuran rudal permukaan-ke-udara jarak jauh.

Selain itu, Kantor Berita Yonhap, mengutip seorang pejabat militer Korea Selatan, melaporkan bahwa Korea Utara mungkin akan melakukan uji coba rudal tambahan selama periode liburan Tahun Baru.

Sebagai rangkuman situasi, Reuters mencatat bahwa Kim Jong Un menghadiri berbagai upacara pembukaan sepanjang Desember, termasuk di pabrik dan hotel, seiring negara tersebut bergegas menyelesaikan rencana pembangunan lima tahunnya menjelang kongres ke-9 Partai Buruh Korea yang berkuasa pada awal tahun 2026.(yn)

Trump Mengatakan Putin Telah Membuat ‘Kemajuan Besar’ Terkait Pembangkit Listrik Nuklir Zaporizhzhia

EtIndonesia. Presiden AS, Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat kemajuan signifikan terkait Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia, menurut pernyataan Trump pada konferensi pers bersama dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy setelah pembicaraan di Mar-a-Lago.

“Kami membahasnya secara panjang lebar hari ini. Kondisinya cukup baik. Pembangkit ini dapat segera beroperasi. Presiden Putin sebenarnya bekerja sama dengan Ukraina untuk mengoperasikannya kembali. Itu adalah langkah besar mengingat dia tidak lagi membom pembangkit tersebut,” kata Trump.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan fasilitas tersebut adalah pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia dan mencatat bahwa pembangkit tersebut dapat dioperasikan kembali dengan cepat.

Presiden AS menambahkan bahwa hal itu menandai kemajuan besar, dan mencatat bahwa Rusia telah berhenti menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut dengan pemboman.

Situasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia telah berada di bawah pendudukan Rusia sejak Maret 2022. Selama periode ini, kekuatan pendudukan telah berulang kali berupaya melegitimasi kendalinya atas fasilitas tersebut, yang melanggar hukum internasional.

Tindakan terbaru oleh regulator nuklir Rusia dipandang sebagai tindakan pemaksaan nuklir lainnya, yang meningkatkan risiko keamanan bagi kawasan dan sekitarnya.

Sebagai bagian dari inisiatif perdamaian AS, Washington telah mengusulkan pengelolaan bersama pembangkit tersebut yang melibatkan Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat. Volodymyr Zelenskyy mengatakan pendekatan seperti itu tidak adil.

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa pada 19 November, Ukraina memulihkan pasokan listrik ke pembangkit yang diduduki setelah jalur transmisi rusak akibat serangan Rusia. Sebelumnya, fasilitas tersebut telah kehilangan pasokan listrik eksternal sepenuhnya sebanyak sepuluh kali.

Pada 6 Desember, pembangkit tersebut kembali kehilangan pasokan listrik eksternal dan saat ini hanya terhubung ke satu jalur eksternal, yang terus menimbulkan risiko keselamatan nuklir.

Pada hari Sabtu, 28 Desember, Ukraina dan Rusia menyepakati gencatan senjata lokal di dekat pembangkit listrik tersebut, sehingga memungkinkan pekerjaan perbaikan dimulai pada jalur transmisi listrik di sekitarnya.(yn)

 Kisah Mengharukan Seorang Tukang Sepatu

EtIndonesia. Demi 36 yuan, seseorang rela mencari orang lain selama tiga tahun penuh. Orang yang mencari itu bernama Pak Zhang, seorang tukang sepatu. Dia membuka lapak kecil di pinggir jalan—melayani memperbaiki sepatu dan menyemir sepatu. Usahanya sudah berjalan delapan sampai sembilan tahun, tak pernah berpindah tempat. Karena keahliannya baik dan sikapnya jujur, pelanggannya pun banyak dan sebagian besar menjadi pelanggan tetap.

Orang yang dicari Pak Zhang bernama Shi Hui. Dia tinggal di sekitar sana dan merupakan salah satu pelanggan Pak Zhang.

Pak Zhang punya kebijakan: pelanggan boleh menyetor uang di muka dan mendapat potongan harga 20%. Ide ini menarik banyak orang. Dia menyimpan tiga buku besar yang tebal, berisi catatan rapi setiap setoran dan setiap transaksi—tak pernah ada kesalahan.

Di antara catatan itu, ada satu pelanggan yang masih memiliki sisa saldo 36 yuan, tetapi tiga tahun tidak pernah datang lagi. Pelanggan itulah yang dicari Pak Zhang. Dia ingin mengembalikan uang itu, atau setidaknya meminta agar uang tersebut dihabiskan untuk jasanya.

Masalahnya, Pak Zhang hanya tahu namanya Shi Hui dan dia tinggal di sebuah kompleks perumahan di sekitar situ. Dia tak punya alamat pasti, tak ada nomor telepon, tak ada kontak apa pun. Maka Pak Zhang pun memakai cara paling sederhana: bertanya dari orang ke orang.

Setiap pelanggan yang datang menyemir atau memperbaiki sepatu, selalu dia tanyai: “Apakah Anda mengenal seseorang bernama Shi Hui?”

Lama-kelamaan, pertanyaan itu menjadi kebiasaan.

Ada pelanggan yang heran lalu bertanya balik: “Kenapa Bapak terus mencari orang ini?”

Pak Zhang pun menjelaskan semuanya. 

Ada yang menasihatinya :  “Mungkin dia sudah pindah, atau memang tak datang lagi. Uangnya kan sedikit, sudahlah.”

Namun Pak Zhang menjawab dengan serius: “Tidak bisa begitu. Sekecil apa pun, itu uang titipan orang. Kalau dia tidak menggunakannya, saya wajib mengembalikannya.”

Perlahan, semua pelanggan tahu bahwa Pak Zhang sedang mencari seseorang bernama Shi Hui.

Suatu hari, seorang pelanggan berkata dengan berat hati bahwa dia pernah mengenal Shi Hui, tetapi dua tahun lalu Shi Hui telah meninggal dunia karena sakit. Dia juga tidak tahu alamat pasti atau cara menghubungi keluarganya.

Pak Zhang sangat sedih. Namun dia tidak berhenti. Dia berpikir, kalau Shi Hui sudah tidak ada, setidaknya aku harus menemukan keluarganya dan mengembalikan uang itu kepada mereka. Maka dia tetap bertanya kepada setiap pelanggan lama yang datang :  “Apakah Anda mengenal Shi Hui?”

Hari-hari pun berlalu, diiringi pertanyaan yang sama, berulang-ulang.

Akhirnya, seorang pelanggan baru berkata : “Saya mengenal suami Shi Hui.”

Keesokan harinya, suami Shi Hui datang ke lapak kecil Pak Zhang. Pak Zhang mengambil sebuah buku catatan lama yang tebal, membukanya pada satu halaman, lalu berkata dengan sopan : “Sisa uang titipan istri Anda masih 36 yuan. Saya akan kembalikan, atau kalau Bapak mau, bisa digunakan untuk memperbaiki atau menyemir sepatu.”

Namun suami Shi Hui menolak dengan tegas. 

Dia berkata:  “Hanya demi uang sekecil ini, Anda mencari kami selama tiga tahun. Itu sudah sangat menyentuh hati saya. Uang ini tidak bisa saya terima.”

Yang satu bersikeras mengembalikan, yang satu lagi bersikeras menolak menerima.

Akhirnya, Pak Zhang mendapat sebuah ide: “Bagaimana kalau kita sumbangkan saja uang ini, sebagai kenang-kenangan untuk Shi Hui?”

Keesokan harinya, Pak Zhang mendatangi Palang Merah setempat, dan menyumbangkan 336 yuan atas nama Shi Hui. Dari jumlah itu, 36 yuan adalah sisa uang titipan Shi Hui tiga tahun lalu, sedangkan 300 yuan sisanya adalah tambahan dari suami Shi Hui.

Kisah ini pun berakhir dengan penutup yang hangat dan penuh kebaikan.

Aku menceritakan kembali kisah ini dengan rinci karena ingin menyampaikan satu hal: masyarakat ini tidak pernah kekurangan kebaikan—yang kita butuhkan adalah kejujuran, tanggung jawab, komitmen, dan kesetiaan pada janji, serta begitu banyak nilai luhur lainnya.(jhn/yn)

Video: Satu Pilot Tewas, Satu Lagi Luka Parah Akibat Tabrakan Dua Helikopter di Udara di AS

EtIndonesia. Dua helikopter bertabrakan di udara di New Jersey pada hari Minggu (28/12), menewaskan satu orang dan melukai satu orang lainnya secara kritis, kata pihak berwenang.

Kepala Polisi Hammonton, Kevin Friel, mengatakan tim penyelamat menanggapi laporan kecelakaan penerbangan sekitar pukul 11:25 pagi. Video dari lokasi kejadian menunjukkan sebuah helikopter berputar cepat menuju tanah. Polisi dan petugas pemadam kebakaran kemudian memadamkan api salah satu helikopter.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menggambarkan kecelakaan itu sebagai tabrakan di udara antara helikopter Enstrom F-28A dan helikopter Enstrom 280C di atas Bandara Kota Hammonton. Hanya pilot yang berada di dalam masing-masing pesawat. Satu orang tewas, dan yang lainnya dibawa ke rumah sakit dengan luka yang mengancam jiwa.

Sal Silipino, pemilik kafe di dekat lokasi kecelakaan, mengatakan para pilot adalah pelanggan tetap di restoran tersebut dan sering sarapan bersama. Dia mengatakan bahwa dia dan pelanggan lain menyaksikan helikopter-helikopter itu lepas landas sebelum salah satunya mulai berputar-putar ke bawah, diikuti oleh yang lainnya.

“Itu mengejutkan,” katanya. “Saya masih gemetar setelah kejadian itu.”

Warga Hammonton, Dan Dameshek, mengatakan kepada NBC10 bahwa dia sedang meninggalkan pusat kebugaran ketika dia mendengar suara keras dan melihat dua helikopter berputar tak terkendali.

“Seketika itu juga, helikopter pertama berubah dari posisi tegak menjadi terbalik dan mulai berputar cepat, jatuh dari udara,” kata Dameshek kepada stasiun TV tersebut. “Dan kemudian helikopter kedua tampak baik-baik saja untuk sesaat, dan kemudian terdengar seperti suara patahan lain atau semacamnya … dan kemudian helikopter itu mulai berputar cepat jatuh dari udara.”

Hammonton adalah kota berpenduduk sekitar 15.000 jiwa yang terletak di Atlantic County di bagian selatan New Jersey, sekitar 35 mil (56 kilometer) tenggara Philadelphia. Kota ini memiliki sejarah pertanian dan terletak di dekat Pine Barrens, area hutan belantara yang meliputi lebih dari 405.000 hektar.

FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional akan menyelidiki kecelakaan tersebut, kata Friel.

Para penyelidik kemungkinan akan terlebih dahulu meninjau komunikasi antara kedua pilot dan apakah mereka dapat saling melihat, kata Alan Diehl, mantan penyelidik kecelakaan untuk FAA dan NTSB.

“Hampir semua tabrakan di udara adalah kegagalan dalam apa yang mereka sebut ‘melihat dan menghindari’,” kata Diehl. “Jelas mereka akan melihat pandangan dari luar kokpit kedua pesawat dan melihat apakah salah satu pilot mendekat dari sisi buta.”

Meskipun sebagian besar berawan pada saat kecelakaan, angin bertiup ringan dan jarak pandang baik, menurut perusahaan prakiraan cuaca AccuWeather.(yn)